26/04/2019
Haruskah Guruh Ismariyanto Tergeser ?
Lumajang, KaJe
Peta politik dan perolehan suara caleg di Kabupaten Lumajang pada pemilu 2019, bisa berubah. Perubahan itu bisa terjadi setelah adanya penghitungan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu di tingkat desa dan kecamatan, maupun yang dilakukan oleh internal parpol masing – masing dan tim sukses caleg.
Di Dapil 5 misalnya. Partai Demokrat (PD) yang asalnya dihitung dan diprediksi mendapatkan 1 kursi atas nama caleg Arif Rahman, terancam melayang tergantikan oleh caleg dari Partai Gerindra, Nur Fadilah, S.Ag.
Dengan begitu, maka jumlah perolehan kursi Partai Demokrat yang awalnya diprediksi 6 kursi melorot menjadi 5 kursi. Sementara, perolehan kursi Partai Gerindra yang asalnya dihitung dan diprediksi 7 bertambah menjadi 8 kursi, antara lain:
1. Ir. Gatot Sarworubedo . (Dapil 1 (Lumajang, Tekung, Jatiroto, Sumbersuko dan Sukodono).
2. Eko Wahyudi, SH. (Dapil 1 (Lumajang, Tekung, Jatiroto, Sumbersuko dan Sukodono)
3. Susilo Yuan Permadi (Dapil 2 (Rowokangkung, Yosowilangun, Kunir dan Tempeh)
4. Sugiyanto (Dapil 3 : Pasirian, Candipuro, Pronojiwo dan Tempursari)
5. Oktaviyani, SH, (dapil 4 : Gucialit, Senduro, Padang dan Pasrujambe)
6. Amin (dapil 4 – Gucialit, Senduro, Padang dan Pasrujambe)
7. Dedi Marta, SE (dapil 5 : Klakah, Randuagung, Kedungjajang, Ranuyoso)
8. Nur Fadilah, S.Ag (dapil 5 (Klakah, Randuagung, Kedungjajang, Ranuyoso).
Begitu pula di dapil 3. Data hasil rekapitulasi suara yang diperoleh saksi internal Saiful Anam (Caleg PDIP), menyebutkan, Saiful Anam lebih unggul dibandingkan caleg separtai yang diprediksi jadi.
Sebelumnya, caleg PDIP dapil 3 yang diprediksi jadi sebanyak 2 orang, yakni Musta’nul umam dan Guruh Ismariyanto. Namun, setelah dicek hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan oleh tim Saiful Anam bersama saksi-saksi yang dia miliki, perolehan suaranya lebih tinggi dibandingkan Guruh Ismariyanto.
“Berdasarkan rekap data yang kami peroleh, perolehan suara untuk tiga besar Caleg PDIP antara lain :
Berikut Nama - Namanya
1. Musta’inul Umam : 1.590 (Pasirian), 1.146 (Candipuro), 2.836 (Pronojiwo), dan 407 (Tempursari). Total 5.979 suara
2. Saiful Anam
: 2.954 (Pasirian) (Candipuro), 23 (Pronojiwo), dan 26 (Tempursari). Total = 4.640 suara
3. Guruh Ismariyanto
: 1.397 (Pasirian), 2.566 (Candipuro), 51 (Pronojiwo), dan 104 (Tempursari). Total = 4.118 suara.
Dengan jumlah tersebut, maka ada selisih 522 suara (milik Saiful Anam).
Karena untuk dapil 3 PDIP dapat 2 kursi, dengan komposisi perolehan suara tersebut yang lolos adalah Musta’inul Umam dan Saiful Anam”, ungkap saksi dan Tim Sukses Saiful Anam.
Sementara, Saiful Anam, menyampaikan, data yang beredar luas sebelumnya, dirinya kalah tipis dengan Guruh Ismariyanto.
Namun Bang Ipul (panggilan karibnya), memaklumi karena data tersebut masih sementara dan belum memasukkan hasil perhitungan semua TPS.
“Sementara, berdasarkan data-data yang dikumpulkan timses saya, tampaknya saya unggul cukup signifikan. Oleh karena itu saya menunggu hasil final perhitungan dari KPU. Jika hitungan dari KPU memang menempatkan perolehan suara saya di peringkat kedua setelah Umam, Insya Allah sejalan dengan data salinan C1 yang saya pegang,” paparnya optimis.
Dari awal pencalegkan, Saiful Anam memandang proses ini sepenuhnya dalam kendali Tuhan. Karena itu Ia selalu bersikap pasrah.
“Kalau jadi ya, alhamdulillah, kalau tidak jadi berarti Tuhan belum merestui”, tuturnya seraya menambahkan, data C1 yang dimiliki bisa dikroscek dan dicocokkan dengan yang ada di KPU. (woko)
Prodi Pendidikan Biologi Unej Gelar kuliah Tamu
Jember, KaJe
Bertempat di ruang aula lantai 3 gedung rektorat Universitas Jember, Lab Konservasi Hayati C-Dast Universitas Jember bersama Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi menggelar kuliah Tamu dengan tema Konservasi Gajah Sumatera tentang Kebijakan, Permasalahan dan Tantangannya.
Kuliah umum yang digelar dalam muatan mata kuliah Biologi Konservasi tersebut mengundang Priyambodo, S.Pd., M.Sc. yang merupakan pengajar di Jurusan Biologi Fakultas Mipa Universitas Lampung dan juga aktif dalam kegiatan konservasi gajah sumatera, sebagi pemateri.
"Hari ini kami datangkan pemateri yang background keilmuannya merupakan genetika, yang mengarah pada genetika populasi dalam arti khusus yang mempelajari tentang konservasi gajah dalam kajian perspektif pendidikan biologi," Ujar Drs. Wachyu Subchan, M.S., Ph.D. dosen pendidikan biologi.
Dalam kuliahnya, Priyambodo, S.Pd., M.Sc banyak menjelaskan terkait kegiatan konservasi gajah yang dilakukan dan di Waay Kambas serta di Bukit Barisan, strategi-strategi konservasi, dan juga bagaimana regulasi-regulasi yang mengatur tentang kegiatan konservasi gajah secara umum. (UR)
Bupati Berpesan Kepada PNS Agar Bertugas Sebaik baiknya
Jember, KaJe
Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, berpesan kepada CPNS untuk bersyukur dengan cara menjalankan tugas sebaik-baiknya.
Dan fokus pada tugas masing-masing," pesan bupati dalam pengarahannya kepada 711 CPNS di lingkungan Pemkab Jember.
Pengarahan kepegawaian kepada CPNS berlangsung dalam acara penyerahan SK CPNS di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis 25 April 2019.
Lebih jauh bupati meminta para CPNS kedepannya mampu berprestasi sebagai aparatur sipil negara (ASN). Fokuskan energi terhadap hal-hal yang perlu dilakukan," imbuh bupati.
Bupati juga berpesan agar CPNS mengawali sebagai pegawai dengan satu niat dan semangat semata-mata beribadah kepada Allah SWT.
Peserta tes CPNS yang lolos seleksi sebanyak 719. Dari jumlah ini baru 717 yang bisa mendapatkan SK dan dibagikan langsung.
Masih ada 12 orang yang belum selesai pemberkasannya. Diantaranya yaitu lima orang tidak memenuhi syarat, 6 orang belum menyelesaikan proses pemberkasan.
Satu orang lagi masih menunggu jawaban dari Kemenpan RI. "SK ini terhitung 1 Mei pada tugasnya masing-masing," terang bupati.
CPNS masih harus menjalani masa percobaan selama satu tahun. Selama itu mereka menerima gaji 80 persen berdasarkan standar, mengikuti Diklat prajabatan selama 51 hari, dan selambat-lambatnya 2 tahun harus lulus diklat prajabatan.
Masa percobaan itu untuk membangun integritas moral, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, mengasah kepribadian yang unggul, bertanggungjawab dan memperkuat profesionalisme serta berkompetensi di bidang masing-masing. (Mia/ded/bbg/hms)
Bupati Resmikan Kota Cinema Mall Jember
Jember, KaJe
Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR meresmikan Kota Cinema Mall Jember yang terletak di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates.
Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh orang pertama di Jember ini.
Dalam kesempatan tersebut, bupati menyebut Kota Cinema Mall bisa menjadi wisata edukasi melalui tayangan bioskop.
“Untuk komunikasi publik yang mengedukasi generasi di masa yang akan datang dan menghibur masyarakat," katanya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada investor yang menanamkan modal dengan membangun sarana rekreasi ini.
Bupati Faida berharap sarana ini akan meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Jember.
Sementara itu, Direksi Kota Cinema Mall Jember Irwan Sasongko berharap dapat memberikan konstribusi kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jember.
Kontribusi tersebut antara lain penambahan pendapatan asli daerah dan lapangan pekerjaan baru untuk Masyarakat Jember.
Karena karyawan Kota Cinema Mall Jember semuanya berasal dari penduduk asli Jember," katanya. Kontribusi lainnya, dapat memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah.
Karena di Kota Cinema Mall Jember terdapat 22 food court yang semuanya diisi usaha orang Jember," imbuhnya.
Direktur Utama Kota Cinema Mall Jember Shieny Wijaya mengatakan semangatnya untuk berinvestasi di Jember dengan mendirikan Kota Cinema Mall di Jember.
Sebagai orang Jember ingin memajukan Jember, dan Jember mempunyai potensi besar," ungkapnya. (Mul/Mia/hms)
25/04/2019
Bupati Ajak Mahasiswa Jadikan Seni Budaya Kunci Sukses Berdakwah
Jember, KaJe
Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR mengajak mahasiswa menjadikan seni budaya sebagai bagian penting dan kunci sukses dalam berdakwah.
Ajakan itu disampaikan bupati dalam pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Mahasiswa Dakwah Indonesia (Amdin) di lantai 3 Ruang Kuliah Terpadu IAIN Jember.
"Karena Indonesia punya budaya khusus, yaitu budaya nusantara yang tidak bisa dipisahkan dari upaya berdakwah mahasiswa kita, ujar bupati, Kamis 25 April 2019.
Sementara itu, Pengurus Besar Amdin M. Faizal Efendi Utomo mengatakan, rakernas dan pelantikan ini dikemas sesuai dengan arahan Bupati Jember.
Dengan menampilkan kebudayaan, keragaman yang dimiliki Jember," terangnya tentang arahan yang diberikan bupati.
Kesenian dan kebudayaan yang ditampilkan dalam perhelatan itu bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor IAIN Jember Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE. MM. mengajak mahasiswa berada di tengah-tengah masyarakat.
Berada di tengah-tengah masyarakat, karena mahasiswa menjadi yang terdepan untuk memberikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat, katanya.
Jangan sampai kita yang berilmu malah menyesatkan masyarakat, pesan pria yang baru saja dilantik sebagai rektor untuk kedua kalinya ini.
Pelantikan dan rakernas Amdin dihadiri 20 delegasi perguruan tinggi Islam negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia, dengan jumlah undangan mencapai 500. (Mul/Mia/fra/hms)
Peredaran Rokok Harus Dikendalikan
Lumajang, KaJe
(25 April 2019) -- Rokok merupakan komoditas khusus, yang berbeda dengan barang dagang lainnya. Artinya, rokok tersebut boleh dijual belikan, namun, peredarannya harus dikendalikan oleh pemerintah.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M. Si., (Bunda Indah) saat membuka Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai, di Gedung Guru, Jln. Veteran no 18, Kacamatan Lumajang, Kamis (25/4/19) pagi.
Lebih jauh, Bunda Indah menyampaikan, bahwa, pengendalian peredaran rokok tersebut dilakukan pemerintah, melalui penerapan kebijakan Cukai dan pajak rokok.
Cukai merupakan pungutan Negara yang dikenakan terhadap barang barang tertentu yang ditetapkan dalam Undang undang No 39 tahun 2007.
Menurutnya, Cukai tembakau maupun pajak rokok merupakan salah satu pendapatan terbesar Negara, " dimana di setiap Kabupaten itu ada yang namanya bagi hasil cukai tembakau," jelasnya.
Menurut Wabup, Pemerintah akan ikhtiar bagaimana rokok itu dibolehkan, tetapi dikendalikan. Misalnya, rokok rokok resmi hanya boleh diedarkan di pasaran. Sedangkan, rokok rokok ilegal tidak boleh diedarkan," ujarnya
Bunda Indah mengungkapkan, bahwa rokok ilegal diklasifikasikan menjadi 5 kriteria, diantaranya, Rokok polos (Rokok tanpa pita cukai), menggunakan Pita cukai palsu, menggunakan Pita cukai bekas, menggunakan Pita cukai yang bukan haknya, menggunakan Pita cukai yang tidak sesuai jenis dan golongan.
Ia berharap, dengan adanya sosialisasi tersebut, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan dapat mengetahui cukai resmi dan cukai palsu, sehingga dapat mempersempit perderan rokok ilegal di Kab. Lumajang.
Sementara itu, Sekertaris Dinas Kominfo, DR. Sukamto, M. Pd., melaporkan, bahwa penyelenggaraan Sosialisasi tersebut bertujuan agar seluruh peserta mengenali nama cukai asli dan palsu.
Sosialisasi itu, diikuti kurang lebih 250 peserta, terdiri dari, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari 21 Kecamatan se - Kab. Lumajang, Ketua RT/ RW di lingkup Kelurahan Jogoyudan dan Rogotrunan serta para pedagang rokok
Pada kesempatan tersebut, Bea Cukai Probolinggo dan Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan penandatanganan Deklarasi Stop rokok ilegal.
Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber perwakilan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C, Probolinggo, Bambang Sutejo. (suatman)
Di Jalan Srikaya Patrang, Bengkel Mobil Dibantai Teman
Jember, KaJe
Kasus pembunuhan terjadi pada Dadak (59), warga jalan srikaya yang ditemukan telah meninggal pada kamis pagi (25/4), jam 5 pagi.
Korban yang kesehariannya berkerja di bengkel mobil ditemukan telah meninggal di ruang tamu rumah korban dengan kondisi luka di dada akibat tusukan benda tajam.
"Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi, bahwa dugaannya adalah asmara. Tersangka adalah teman korban, sering bertamu kerumah korban belakangan ini, dan korban tidak mengira bahwa pelaku akan melakukan upaya pembunuhan. Sempar terjadi percekcokan, yang disaksikan istri korban sebelum akhirnya pelaku membunuh korban dengan pisau yang kemungkinan besar dibawa oleh pelaku." ujar Kapolres Jember dalam keterangannya.
Hingga saat ini, korban masih menjalani proses otopsi di instalasi jenazah Rumah Sakit Dr. Soebandi Jember, sedangkan pelaku pembunuhan yang diduga masih teman dalam pekerjaannya tengah dalam proses pengejaran dari tim kepolisian. (UR/ggk)
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari ad...
-
Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu me...
-
Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi ma...






