03/05/2019

Elemen Masyarakat Sambut Bulan Ramadhan Gelar Tarhib Ramadhan

Jember, KaJe
Menjelang datangnya Bulan Ramadhan 2019, sejumlah elemen masyarakat menggelar kegiatan untuk menyambut bulan mulia itu.
Seperti yang dilakukan oleh siswa SD Khoiruh Ummah pada Jum’at 3 Mei 2019. Puluhan siswa penghafal Al Qur’an ini menyambut Bulan Ramadhan dengan menggelar Tarhib Ramadhan.
Kegiatan ini dimulai dari halaman kantor Pemkab Jember. Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief memberikan wejangan.
Kepada para siswa peserta Tarhib Ramadhan, Wabup berdoa agar mereka menjadi hafidz dan hafidzah yang dapat mewarnai kehidupan masyarakat Jember.
“Untuk menjadi masyarakat yang agamis dan menjadi calon-calon pemimpin masa depan," tutur pria yang juga pengasuh POndok Pesantren Al Falah Silo ini.
Wabup juga berharap suatu saat nanti para penghafal Al Qur’an ini mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci itu.
"Semoga pada saatnya nanti adik- adik tidak hanya bisa menghafal Al-Quran, tetapi bisa mengamalkan Al-Qur'an di dalam kehidupan sehari-hari," harap wabup.
Agar nantinya dapat mengamalkan Al Qur’an seperti yang dilakukan Rasulullah Muhammad SAW, para penghafal Al Qur’an hendaknya dapat mendalami makna ayat-ayatnya.
“Harus rajin belajar. Jangan pernah merasa lelah dalam menghafal Al-Quran, sambil belajar ilmu pengetahuan lainnya," pesan wabup.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, Bupati dan Wakil Bupati Jember menyampaikan selamat datang Bulan Ramadhan. “Marhaban. Ahlan wa sahlan bihudurikum," ucapnya.
Ketua Yayasan Khoiru Ummah Jember Ari Rahman menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Jember sehingga acara Tarhib Ramadhan dapat berjalan lancer.
Tarhib Ramadhan merupakan acara tahunan yayasan yang bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan datangnya bulan yang mulia dan penuh rahmat yaitu Bulan Ramadhan.
"Juga sebagai bentuk rasa bahagia menyambut Bulan Ramadhan," ujarnya.
Ari Rahman berharap sekolah Tahfidz Khoirul Ummah Jember bisa menjadi bagian pendidikan yang melahirkan generasi hafidz dan hafidzah yang bertaqwa, patuh dan taat kepada Allah SWT, juga menjadi calon-calon pemimpin kelak. (Mul/Mia/fra/hms)

Wabup Berharap Kembali Sikon yang Damai



 Lumajang, KaJe
( 2 Mei 2019)  -- Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengembalikan aituasi dan kondisi ( aikon) yang damai pasca Pemilu 2019.

 Ajakan itu disampaikan Wabup saat menemui mahasiswa peserta Unjukrasa, di jalan Alun- alun Utara depan Kantor Bupati Lumajang, Kamis (02/05/2019) pagi.

Wabup yang akrab dipanggil Bunda Indah itu menyampaikan, usai pelaksanaan pemungutan suara Pemilu pada  17 April 2019, sudah seharusnya situasi dan kondisi kembali kondusif tanpa ada permusuhan dan pertengkaran..

"Tidak ada lagi pertengkaran. Pemilu sudah berkahir," tuturnya.

Bunda Indah yang  merupakan Politisi Partai Gerindra itu,  mencontohkan, meskipun berbeda partai politik dengan Bupati  Lumajang, Thoriqul Haq, namun tidak pernah terlibat dalam pertengkaran dan tetap bekerja secara profesional untuk melayani masyarakat.

 "Meskupun berbeda pilihan, kami tidak pernah bertengkar, kami sama-sama paham kerja politik adalah kerja politik, tidak boleh dicampur dengan pelayanan masyarakat," jelasnya.

Bunda Indah mengatakan, saat ini yang terpenting adalah masalah perdamaian dan kondisi yang aman, tentram dan nyaman pasca pelaksanaan pemilu.
Bunda Indah menggimbau masyarakat, agar tetap tenang menunggu keputusam resmi dari KPU.

"Jangan dengarkan kalimat provokatif yang memancing pertikaian," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lumajang, Agus Wicaksono, S.Sos., yang ikut menemui mahasiswa aksi unjukrasa mengapresiasi aksi damai terkait rekondisi pasca Pemilu.

 Menurutnya, aksi damai perlu dilakukan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang menunggu keputusan resmi dari KPU.

"Hasilnya akan kita tunggu. Kerukunan, persatuan dan kedamaian adalah kunci utama membangun bangsa," ujarnya.

Agus Wicaksono menegaskan, pelaksanaan Pemilu yang disinyalir terdapat kecurangan akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi.

Senada dengan Wabup, Ketua DPRD Lumajang mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu di media sosial.     "Tidak boleh terprovokasi oleh kabar-kabar di media sosial ya," ajaknya.

Di sisi lain, Kapolres Lumajang, AKBP. DR. M. Arsal Sahban, S.H., S.IK., M.M., M,H., meminta agar semua pihak menunggu hasil resmi oleh penyelenggara pemilu, yaitu KPU.
Kapolres mengatakan kehadiran mahasiswa akan berimplikasi positif yang berfungsi menjadi cooling system atau mesin pendingin suasasa pasca Pemilu 2019  (atman)

Bertemu Pengurus IAA, Bupati Bahas Fun Bike Harlah IAA ke 47

Jember, KaJe
Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., bertemu dengan pengurus Ikatan Alumni Airlangga (IAA) Cabang Jember, Kamis 2 Mei 2019, di Pendapa Wahyawibawagraha.

Pertemuan itu untuk membahas kegiatan bersama Fun Bike memperingati hari ulang tahun IAA ke-47 di Jember.

Dalam arahannya, bupati mengatakan agar berkoordinasi dengan beberapa hotel untuk mempersiapkan tampat menginap bagi tamu.

Bupati juga memberi masukan agar dilakukan pendaftaran secara online. “Di jaman sekarang pendaftaran online menjadi pilihan yang absolut,” katanya.

Kegiatan ini juga diharapkan ada pelayanan bagi difabel juga anak-anak. “Bikinlah satu even ini inklusi,” saran bupati, yang juga alumni Airlangga.

Kegiatan ini bisa dikaitkan dengan spirit Pancasila, karena pelaksanaannya nanti memasuki Bulan Pancasila.

Sementara itu, ketua panitia, dr. I Nyoman Semita Sp, OT menyampaikan persiapan Airlangga Fun Bike untuk memperingati ulang tahun Ikatan Alumni Universitas Airlangga ke-47.

“Airlangga fun bike ini, intinya, alumni dan masyarakat bergembira, bersilaturrahmi,” katanya.

Target peserta sebanyak 5.000 orang yang berasal dari beberapa kota. Peserta dari Jember sendiri sebanyak 1000 orang.

“Tujuan dari fun bike ini juga untuk tetap menjaga kesehatan peserta IAA. Juga mengajak masyarakat sekitar untuk ikut berolahraga, serta mengenalkan Jember pada daerah lain,” ungkapnya.

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari Minggu 30 Juni 2019. Titik awal dan akhir di Jember Sport Garden  (JSG). Ada agenda lain selain gowes ini.

“Semoga bisa merajut sukses bersama. Airlangga sukses sehingga bisa memberikan konstribusi bagi Jember,” katanya. (Mia/ags/Mul/hms)

02/05/2019

Diperlukan Sumbangsih Mahasiswa yang Telah Lulus Untuk Imbangi Perkembangan Zaman



Jember, KaJe
Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR menegaskan bahwa dunia nyata banyak memerlukan  uluran tangan mahasiswa yang telah lulus. "Selamat datang di dunia nyata," kata Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR kepada ratusan mahasiswa yang menjadi peserta Wisuda Sarjana S1, S1, dan S3 IAIN Jember.
Di dunia nyata, lanjut orang nomor satu di Jember ini, banyak memerlukan uluran tangan  bantuan mahasiswa yang telah lulus. Uluran tangan itu akan mampu membuat bangsa ini lebih cepat dalam mengimbangi perkembangan zaman.
Di hadapan sekitar 394 wisudawan, bupati juga mengajak mahasiswa yang menempuh jurusan Ekonomi Syariah untuk membantu Pemerintah Kabupaten Jember dalam manajemen pasar pasca renovasi.
"Saya berharap ada KKN IAIN di pasar, karena pasar kita perlu sentuhan mereka yang ahli pada bidang manajemen, dan saya yakin IAIN bisa membantu," katanya.
Wisuda bukanlah akhir dari tugas sebagai pemuda. Bupati menegaskan, wisuda adalah awal yang paling menentukan untuk terjun di tengah-tengah masyarakat.
Masyarakat, menurut bupati, tidak bertanya soal indeks prestasi atau dimana tempat kuliah. Masyarakat hanya tahu llmu yang dimiliki seseorang itu menjadi solusi bagi masalah masyarakat.
"Hingga mereka tahu seberapa kalian manfaatkan ilmu ini untuk menyelesaikan masalah mereka," tutur bupati.
Mahasiswa yang telah menempuh pendidikan tinggi tidak lepas dari perjuangan orang tua, guru, dan teman. Karena itu, bupati mengajak untuk memiliki rasa kesetiakawanan.
Dalam kesempatan itu, bupati menyatakan dukungan keberadaan IAIN Jember sebagai kampus Islam terbesar di Kabupaten Jember. (Mia/Mul/ded/hms)

Transparansi Pengelolaan Zakat di Baznas Sebagai Bagian Edukasi



Jember, KaJe
Transparansi pengelolaan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jember diperlukan sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat. Hal itu disampaikan  Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR dalam pembukaan Rapat Kerja Baznas Kabupaten Jember di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis 02 Mei 2019.
"Prinsip keterbukaan dan transparansi serta kewajiban mengedukasi termasuk bagian tanggung jawab pengurus Baznas," terangnya.
Seperti dalam Sistem Manajemen Baznas (Simba) yang memuat program kemanusiaan. Masyarakat perlu mendapatkan edukasi terkait permasalahan di masyarakat yang dapat diselesaikan dengan zakat.
Bupati juga berpesan kepada segenap kepala dinas supaya anggotanya membayar zakat. "Zakat ini bukan himbauan, tetapi zakat ini wajib," katanya.
Bupati juga mengungkapkan akan membuat program potong penghasilan pegawai Pemkab untuk zakat, sodakoh, dan infaq secara otomatis.
"Pastikan di Bulan Ramadhan ini anak buah kita tidak lengah membayar zakat, pesannya.
Sementara pengurus Baznas Provinsi Jawa Timur, KH. Najib Hamid, menyampaikan, sejatinya zakat tidak bisa hanya menunggu kerelaan orang yang berzakat.
"Secara normatif zakat itu dipungut, bukan menunggu kerelaan," terangnya.
Karena menyangkut otoritas, maka Baznas melakukan upaya yang bersifat persuasive. Sebab, betapa pun zakat itu wajib tidak ada sanksi bagi yang tidak berzakat.
"Terkait optimalisasi zakat, yang terpenting adalah kita memulai dari diri kita sendiri," jelasnya.
Zakat sendiri harus diniatkan bahwa di dalam harta yang dimiliki seseorang terdapat hak orang lain yang harus diberikan.
"Jika kita eman berzakat, maka kita memakan hak orang lain yang ada pada harta kita," ungkapnya.
Pengurus Baznas Jember KH. Lutfi Ahmad menjelaskan, dalam penyelenggaraan pengumpulan zakat dimulai dengan pendataan dan pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat).
"Kami melakukan optimalisasi pengumpulan zakat sodakoh menuju Jember yang mandiri melalui pembentukan UPZ di berbagai tempat," jelasnya.
UPZ bisa dibentuk di berbagai tempat. Baik di lembaga pendidikan, masjid, serta kelompok masyarakat.
"UPZ sendiri merupakan kepanjangan tangan dari Baznas untuk mengumpulkan zakat di masyarakat," terangnya.
Tidak hanya UPZ, Baznas juga melakukan kegiatan sosial dengan membina  masyarakat tentang bisnis hingga membantu pembuatan jembatan serta memberikan santunan bantuan ekonomi. (Mul/Mia/hms)

Kembangkan Skill Agronursing, Universitas Jember Kampus Lumajang Gandeng Puskesmas Klakah




Lumajang, 2 Mei 2019
Universitas Jember adalah salah satu perguruan tinggi yang lahir dan berkembang di daerah pertanian dan perkebunan. Untuk itu visi dan misi yang diusung oleh Kampus Tegalboto tidak lepas dari pembangunan daerah pertanian dan perkebunan. Visi Universitas Jember adalah menjadi universitas unggul dalam pengembangan sains, teknologi dan seni berwawasan lingkungan, bisnis, dan pertanian industrial. Visi ini juga menjadi semangat setiap program studi yang ada, termasuk Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang yang ingin mengembangkan Agronursing.
Agronursingadalah penatalaksanaan manejemen pelayanan keperawatan  dan asuhan keperawatan, dalam ruang lingkup pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan serta agroindustri. Dan untuk mewujudkan lulusan perawat yang memiliki skill agronursing, maka kami memutuskan menggandeng Puskesmas Klakah, Lumajang sebagai mitra tempat mahasiswa berpraktek,” jelas Nurul Hayati Kepala Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang (2/5).
Menurut Nurul Hayati, pemilihan Puskesmas Klakah dilandasi beberapa alasan, diantaranya mayoritas warga Klakah bermata pencaharian sebagai pekebun dan petani, sehingga beresiko mengalami kecelakaan dan mengalami problema kesehatan  yang masuk dalam dalam bidang agronursing. Kedua, Kecamatan Klakah dengan Puskesmas Klakah sebagai ujung tombak pelayanan kesehatannya, merupakan salah satu kecamatan dengan pelayanan kesehatan yang terbaik di Lumajang. Hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi di bidang kesehatan yang diraih. Misalnya membina Desa Kudus sebagai Desa Bebas Buang Air Sembarangan 2013, Desa dengan Puskesmas Pembantu terbaik kedua di tahun 2013, Juara ketiga Desa dengan inovasi Posyandu tahun 2018, serta Desa Siaga terbaik tahun 2018. 
Jalinan kerjasama ini disambut positif oleh Puskesmas Klakah, seperti yang disampaikan oleh, Munirul Anam, perawat yang juga pembimbing klinik. Menurut Munirul Anam, kehadiran mahasiswa Universitas Jember Kampus Lumajang menjadi kerjasama yang saling menguntungkan. Pasalnya Puskesmas Klakah juga mendapatkan ilmu mengenai penerapan Agronursing. “Puskesmas Klakah juga terbantu dengan kehadiran mahasiswa yang turut membantu tugas-tugas kami, contohnya seperti kegiatan Gelora Sapa, Gerakan Olahraga Sabtu Pagi yang dipadukan dengan kegiatan rutin kami, Pos Pembinaan Terpadu,” kata Munirul Alam.
Di lain sisi, mahasiswa Universitas Kampus Lumajang dapat mengasah skill agronursing-nya dengan melakukan praktek di Puskesmas Klakah dua kali seminggu. ‘’Mahasiswa kami kirim ke Puskesmas Klakah untuk menggali informasi kesehatan yang ada ada disana, mulai dari kebiasaan hingga dan pekerjaan warganya. Saya minta mahasiswa untuk mengkritisi semua informasi dan data yang ada yang terkait masalah kesehatan. Dari sini saya harapkan mereka dapat mengembangkan skill agronursing. Bahkan kami bekerjasama dengan Puskesmas Klakah menyediakan ruang baca bagi mahasiswa sehingga memudahkan mereka dalam praktek dan menyelesaikan tugas yang dibebankan,” imbuh Nurul Hayati.
“Kami senang dengan diadakannya kegiatan belajar bersama ini, tadi saya dan teman-teman sempat berdiskusi dengan pembimbing klinik untuk memperdalam agronursing. Kebetulan yang tengah kami bahas adalah bagaimana penanggulangan kecelakaan dalam bidang agronursing,” ujar Putri Ayu Holiping Wahyu, salah satu mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang yang mengikuti praktek di Puskesmas Klakah. (mia/Tim hms)
      


Peringati Hari Pendidikan Nasional, Bupati Beri Penghargaan kepada Siswa, Guru dan Sekolah Berprestasi


Jember, KaJe
Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2019 di Alun-alun Jember, 02 Mei 2019, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa, guru, dan sekolah berprestasi.
"Hari ini kita bisa memberi apresiasi kepada anak-anak kita yang berhasil menempuh lomba-lomba, serta penghargaan bagi sekolah Adiwiyata," jelasnya usai upacara.
Penghargaan itu diberikan kepada siswa pemenang lomba olimpiade sains nasional bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat SMP. Ada 12 siswa yang menerima penghargaan di bidang ini.
Siswa pemenang lomba olimpiade sains nasonal tingkat SD juga mendapatkan penghargaan dari bupati. Enam siswa memenangi lomba bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Ada juga siswa SMP yang mendapat penghargaan karena memenangi lomba Seni Lukis Poster tingkat provinsi.
Penghargaan juga diberikan kepada guru berprestasi setelah berhasil memenangi lomba tingkat nasional dalam bidang membuat bahan ajar berbasis TIK (Membatik).
Sekolah berprestasi juga mendapatkan apresiasi dari bupati, atas prestasinya sebagai sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur.
Salah seorang penerima penghargaan, Bill Clinton, mengatakan, ia memenangkan Olimpiade Sains Nasional pada tahun 2018 di Padang, Sumatera Barat.
Siswa SMPK Maria Fatimah ini mengucapkan terima kasih kepada bupati atas penghargaan yang baru saja diterimanya.
"Saya senang bisa mengikuti upacara di Hari Pendidikan ini dan mendapatkan penghargaan," ujarnya kepada wartawan. (Mia/Mul/hms)

Berikut daftar lengkap penerima penghargaan di Hari Pendidikan Nasional 2019 :

LOMBA OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) TINGKAT SMP
Bill Clinton (SMPK Maria Fatimah Jember) Juara II Bidang Matematika Tingkat Nasional tahun 2018
Charisma Pramudya R. (SMP Negeri 1  Jember) Juara III Bidang Matematika Tingkat Nasional Tahun 2018
Nauroh Salsabila (SMP Al Furqon Jember) Juara II Bidang Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat Nasional Tahun 2018
Kaditya Rakan Pandyansa (SMP Negeri 2 Jember) Juara I Bidang Matematika Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Ivan Hadinata (SMP Negeri 3 Jember) Juara II Bidang Matematika Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Laura Intan Rusdiana (SMP Al-Furqan Jember) Juara III Bidang Matematika Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Askana Mirza Mawlana Irfany (SMP Negeri 2 Jember) Juara I Bidang Ilmu Pengetahuan Alam Kabupaten Tahun 2019
Sheilla Ramadhania Aulia Putri (SMP Nuris Jember) Juara II Bidang Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat Kabupaten Tahun 2019
M. LUQMAN HAKIM AR RASYID (MTs Negeri 2 Jember) Juara III Bidang Ilmu Pengetahuan Alam Kabupaten Tahun 2019
Azzahara Nurmasyitah (SMP Al-Furqan Jember) Juara I Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Bagas Prisandy (SMP Negeri 1 Jember) Juara II Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Banyu Bening Winasis (SMP Negeri 1 Ambulu) Juara III Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial Tingkat Kabupaten Tahun 2019
LOMBA OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) TINGKAT SD
Sutan Daiyan Raifa Z (SDIT Harapan Umat Sumbersari) Juara I Bidang Matematika Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Muhammad Arkananta P (SD Al Furqan Kaliwates) Juara II Bidang Matematika Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Aulia Rahma Sayyidatina (SD Lukman Hakim Sumbersari) juara III Bidang Matematika Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Addison Wong (SD Tiga Bahasa Rukun Harapan) Juara I Bidang Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Nayla Firdausa R (SD Jember Lor 03) Juara II Bidang Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat Kabupaten Tahun 2019
IKHDA MUMTADZAH AL K. AHMAD (SD Lukman Al Hakim Sumbersari) Juara III Bidang Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat Kabupaten Tahun 2019

PEKAN CIPTA SENI PELAJAR JENJANG SMP
Ananda Fara Auradifa (SMP Negeri 7 Jember) Juara II Cabang Lomba Seni Lukis Poster Tingkat Provinsi Tahun 2019

GURU BERPRESTASI
Eko Susilo, S.Pd (Guru SMP Negeri 14 Jember) Juara II Membuat Bahan Ajar Berbasis TIK (Membatik) Judul Karya "Media Pembelajaran Interaktif Tata Surya" Tingkat Nasional Tahun 2018

SEKOLAH BERPRESTASI
SMP Negeri 1 Kencong Menerima Piagam Penghargaan Gubernur Jawa Timur Adiwiyata Provinsi Jawa Timur Tahun 2