28/05/2019
Bagi Sembako Sekitar Sekret PWI, PWI Jember Bareng Kinansyah
Jember, kabarejember.com
Pada Bulan Ramadan 1440 Hijriah ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember membagikan 100 paket sembako kepada warga sekitar kantor sekretariat Jalan Anggrek 12 Lingkungan Paga, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa sore (28/5/2019).
Dalam kegiatan tersebut, PWI Jember juga menggandeng Kinansyah Grup Jember. "Alhamdulillah Ramadan tahun ini, kami bisa membagikan 100 Paket sembako bagi warga sekitar tetangga kami yang membutuhkan," kata Ketua PWI Jember Sigit Maryanto saat dikonfirmasi sejumlah media.
Menurut Sigit, berbagi merupakan cara yang paling baik untuk menjaga silaturrahmi dengan sesama. "Karena selama ini kami berusaha menjaga hubungan baik, agar dalam bersosialisasi dapat saling memberikan manfaat. Karena sebaik-baik manusia, adalah yang bisa saling memberikan manfaat," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya warga sekitar yang mendapatkan sembako. Sejumlah tukang becak, tukang parkir yang berada di sekitar kantor PWI juga mendapatkan paket sembako tersebut.
"Karena kebetulan kantor kami ini berada tidak jauh dari Stasiun Jember, sehingga juga banyak abang-abang becak dan tukang parkir sekitar stasiun yang juga mendapatkan paket sembako ini," ujarnya.
Sementara itu Abdus Salam Owner Kinansyah Grup menjelaskan, sinergi berbagi dengan PWI ini adalah yang pertama kali. "Biasanya di pinggiran, Alhamdulillah kita bisa berbagi bersama wartawan di Kelurahan Jember lor ini," katanya.
"Kita kan tidak tahu dimana saja warga yang membutuhkan, sehingga dibantu PWI kita juga membantu menyampaikan kepada yang berhak. Semoga memberikan manfaat," kata pengusaha pengembang perumahan di Jember ini.
Salam berharap sinergi bersama PWI ini bisa berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, setelah melakukan kegiatan berbagi paket sembako kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh anggota PWI Jember. .(Mia/hms)
1.322 Botol Miras Dimusnahkan Polres Lumajang
Lumajang, kabarejember.com
(28/05/2019), Operasi pekat yang dilaksanakan selama 12 hari sejak tanggal 15 Mei sampai dengan 26 Mei merupakan bentuk cipta kondisi agar suasana bulan ramadhan dan idul fitri dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. Hari ini Polres Lumajang memusnahkan minuman keras berbagai merk dari hasil operasi pekat dengan jumlah 1.322 botol miras.
kegiatan pemusnahan diikuti oleh seluruh jajaran forkopimda, diawali dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti, kemudian dilanjutkan dengan menghancurkan botol - botol miras dengan menggunakan alat berat ( tendem roller ) dengan cara melindas.
Diawali dengan Kapolres Lumajang dan dandim 0821 Lumajang bersama - sama menaiki tendem roller dan melindas barang bukti miras serta dilanjutkan oleh unsur forkopimda yang lain.
Menurut Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menjelaskan, " Tahun ini terjadi penurunan kasus ungkap yang signifikan dimana tahun 2018 ungkap kasus penyakit masyarakat selama operasi sebanyak 101 kasus, sedangkan tahun in hasil operasi pekat hanya 59 kasus. Ini menandai bahwa kriminalitas di Lumajang turun drastis. Ini pun dirasakan oleh masyarakat Lumajang terkait situasi yang semakin kondusif. Padahal Kekuatan besar sudah saya lakukan serta menggerakkan semua fungsi - fungsi dibawah pimpinan kepala Bagian Operasi polres Lumajang langsung. Akan tetapi hasil ungkap yang turun sekitar 41, 58 % ini menandakan bahwa tingkat kriminalitas di Lumajang semakin berkurang. Momentum ini kita harapkan terus terjaga." Tegas Arsal.
Kasat Narkoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito menambahkan, " Miras lokal oplosan ( milo ) menjadi target utama kami di Lumajang. Dimana milo merupakan pencampuran 1 botol alkohol 70 % yang biasanya digunakan untuk obat luar atau digunakan untuk perawatan luka luar dicampur dengan 3 sachet komik. Obat - obatan tersebut merupakan obat - obatan legal yang kemudian dicampur menjadi satu dan biasa disebut MILO. Hal ini sangat berbahaya sehingga jajaran kami fokus untuk memberantas peredaran dengan operasi milo oplosan," 7
uj.ar Priyo.( Suatman)
27/05/2019
PPDB TK, SD, SMP Mengacu Pada Permendikbud 51 tahun 2018
Jember, kabarejember.com
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Dr. H. Edy Budi Susilo, MSi menjelaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TK, SD, SMP Negeri, SMA, SMK Kabupaten Jember tahun ajaran 2019/2020 menggunakan Permendikbud 51 tahun 2018.
"Untuk PPDB tahun 2019 kita mendasarkan kepada Permendikbud nomor 51 tahun 2018, yang mengatur tentang jalur jalur PPDB," terangnya saat Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru yang bertempat di Aula Dinas Pendidikan, Senin 27 Mei 2019.
Jalur yang dipakai ada tiga jalur utama. Untuk PPDB TK dan SD hanya memakai 2 jalur utama, yakni jalur perpindahan orang tua sebesar 10 persen dan jalur zonasi kewilayahan sebesar 90 persen.
Untuk PPDB SMP menggunakan tiga jalur plus. Pertama, jalur perpindahan orang tua 5 persen. Kedua, jalur prestasi 5 persen, dan ketiga jalur zonasi murni melalui daring 90 persen. Ada jalur tambahan, yakni jalur kelas prestasi olahraga untuk dua SMP di Jember yakni SMPN 1 Jember dan SMPN 7 Jember.
"Untuk jalur online itu sudah jelas melalui faktor jarak. Misalnya siswa rumahnya Jalan Kertanegara ingin daftar SMA 2 Jember maka dimasukkan ke laman pendaftaran nomer KK-nya, nanti akan tertera sendiri jumlah jaraknya, dan itu ada aplikasi sendiri seperti google maps," jelas Edy.
Edy Budi berharap sosialisasi PPDB tahun ini dapat betul-betul dipahami oleh panitia kabupaten maupun panitia sekolah.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember Drs. Lutfi Isa Anshori, MM,. menjelaskan, untuk PPDB SMA banyak perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah satunya tentang jalur zonasi murni.
Sesuai dengan Permendikbud nomor 51 tahun 2018, zonasi dibagi menjadi tiga zona di Jember. Info selengkapnya di website ppdbjatim.net.
Pendaftaran jalur online dari jalur zonasi, ada 70 persen untuk zonasi murni. Dengan rincian 50 persen dari rangking berdasarkan jarak dari rumah ke sekolah, dan 20 persen dari rangking berdasarkan ujian nasional.
"Hal ini bertujuan untuk mengakomodir siswa yang nilainya bagus, tetapi ingin sekolah yang sedikit jauh dari tempat tinggal tetapi masih dalam satu zona, dan adanya sebuah pemerataan siswa dan nilai," ungkapnya.
Sedangkan jalur offline 10 persen untuk jalur prestasi dan jalur perpindahan orang tua. Dan, paling baru di tahun ini ada jalur khusus lintas zona.
Misalnya ada siswa rangking satu kabupaten dan rumahnya terpencil. Ini bisa lintas zona mengikuti jalur prestasi, dengan kuota 2 persen dari masing-masing sekolah," jelas Lutfi.
Khusus untuk PPDB SMA tidak ada zonasi. "Jadi murni menggunakan nilai UN, karena SMK full bisa lintas zona," paparnya.
Diharapkan kepada seluruh perwakilan yang mengikuti sosialisasi, informasi ini dapat disosialisasikan kepada siswa-siswi. (Mia/Mul/hms)
Edarkan Sabu, Sekeluarga Ditangkap Satuan Narkoba Polres Lumajang
Lumajang, kabarejember,com
(26/05/2019)---- Pemuda asal Dusun Kramad Desa Ranuwurung Kecamatan Randuagung Kab Lumajang diamankan petugas karena kepemilikan sabu seberat 2,77 Gram. Tersangka adalah BUDI HERMAWAN (22) diamankan di rumahnya sendiri karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu. Tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menuturkan, dirinya akan terus memberantas peredaran narkotika meskipun di bulan ramadhan. "Saya tak akan melunak serta tak kan pandang bulu dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Lumajang. Saya lebih tega melihat pelaku merayakan hari raya di balik jeruji besi, ketimbang harus merusak ribuan penerus generasi bangsa," ungkap Arsal.
Kapolres menambahkan, pihaknya menemukan fakta yang cukup mencengangkan, yakni satu keluarga dari tersangka (tsk) ini adalah pelaku pengedar Narkoba. Ayah dari tersangka Budi Hermawan yaitu Tsk Sunaryo dalam tahanan Polres Lumajang karena kedapatan memiliki Shabu sebesar 16,78 Gram. Sedangkan Si Ibu sedang dalam pencarian karena kasus yang sama.
"Satu keluarga menggeluti profesi sebagai Pengedar Narkotika jenis Shabu dan 2 dari 3 anggota keluarga sudah tertangkap. Semoga dengan tertangkapnya 2 orang anggota keluarga ini dapat membuat jera Si ibu Tsk Budi yang masih Buron agar segera menyerahkan diri ke Mapolres Lumajang," ungkap Kapolres.
Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito SH yang memimpin langsung penangkapan ini sendiri mengatakan pelaku melanggar Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 UU RI No. 35 th 2009. " pelaku akan mendapat ancaman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah karena memang terbukti menyimpan, mengedarkan dan juga menggunakan narkotika tersebut," ungkapnya. (Suatman)
452 CPNSTerima SK
Lumajang, kabarejember.com
Sejumlah 452 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menerima Surat Keputusan (SK), untuk formasi 2018. Penyerahan SK berlangsung dalam Apel khusus di halaman Kantor Bupati, Senin (27/05/2019).
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., berharap, agar CPNS yang baru menerima SK dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya. Hal itu diutarakan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M. ML., saat bertindak sebagai Pembina Apel penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS 2019 di Halaman Pemkab. Lumajang, Senin (27/05/19).
"Saya harap kepada para CPNS agar menjalankan tugasnya dengan baik dan Profesional," ujarnya.
Pada Apel tersebut, CPNS yang menerima SK tercatat sekitar 452 orang, terdiri dari, Tenaga kependidikan sebanyak 254 orang, terdiri dari k2 sebanyak 47 orang dan dari umum sebanyak 207 orang. Sedangkan tenaga kesehatan sebanyak 132 orang, dan tenaga teknis sebanyak 66 orang.
Cak Thoriq mengatakan, bahwa dengan turunnya SK CPNS tersebut, akan diberikan masa percobaan paling lama 2 tahun. Artinya, belum ada jaminan pasti untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Apabila dalam menjalani masa percobaan tersebut tidak menunjukkan disiplin dan kinerja yang baik, maka hal ini dapat memberhentikan yang bersangkutan dari CPNS," ujarnya.
Untuk itu, Ia berharap kepada CPNS yang baru saja menerima SK CPNS, agar dapat mensyukuri serta dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara professional, baik dalam mengabdikan diri kepada negara maupun melayani masyarakat demi terwujudnya masyarakat Lumajang yang sejahtera dan bermartabat.
Usai memimpin apel, Bupati mendatangi barisan CPNS untuk memberikan ucapan selamat sembari selfi bersama (wok)
150 Orang Berebut 12 Formasi Dosen Tetap Non PNS
Jember, kabarejember.com
Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, sebanyak 150 orang mengikuti seleksi
Calon Dosen Tetap Non PNS IAIN Jember, di Aula Gedung Kuliah Terpadu, Senin (27/5).
150 orang tersebut akan bersaing untuk memperebutkan 12 formasi Dosen Tetap Non PNS. “Sebenarnya yang mendaftar cukup banyak, yakni 202 orang namun setelah kita lakukan seleksi administrasi ternyata yang lolos hanya 150 orang,” ungkap Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Umum, Moch Chotib.
Menurut Chotib, untuk hari ini 150 orang tersebut akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berupa psikotest. “Nanti kita lihat hasilnya seperti apa, baru kemudian kita umumkan tanggal 11 Juni, untuk mengetahui siapa yang akan masuk ke tahap berikutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” tambahnya.
Chotib meminta kepada seluruh peserta, apabila nanti hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan agar tidak berkecil hati. Sebab, formasinya memang sangat terbatas, hal ini tidak terlepas dari kemampuan anggaran yang dimiliki kampus. “Kalau kita inginnya diterima semua, tapi karena kemampuan anggaran kita terbatas akhirnya kami tidak bisa berbuat banyak,” katanya.
Salah satu peserta, Achmad Fawaid, mengaku sengaja mengikuti tes calon Dosen Tetap Non PNS, karena dirinya berniat untuk mengabdi di IAIN. “Saya ingin mengabdi sekaligus berkarier di IAIN Jember. Karena, kampus ini mengalami kemajuan yang cukup pesat,” katanya. (Mia/win/hms)
26/05/2019
Ketua Fraksi PKB Apresiasi Gerakan PMII Jember
Jember,kabarejember.com
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Mohammad Hafidi pada jumat kemarin (25/9) memberikan apresiasi didepan massa aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jember.
Dalam sambutannya, Hafidi mengapresiasi semangat dan pengabdian puluhan aktivis PMII Jember ditengah suasana bulan puasa, serta mendukung gerakan yang telah digalang oleh PMII Jember.
"Kami F-KB akan mengawal tuntas atas selesainya penolakan tambang di Silo. Bagi kami, apapun alasannya karena itu adalah suara rakyat yang menjadi harga final yang tidak boleh diutak-atik oleh siapapun." tegas Muhammad Hafidi dihadapan puluhan massa PMII Jember.
Persoalan tambang menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh PMII Jember, mengingat di Jember terdapat beberapa titik area pertambangan antara lain di Silo, Puger, serta di Gunung Manggaran. Berdasarkan data Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), terdapat sekitar 608.193 hektare hutan di Jawa Timur yang sedang dalam kondisi krisis akibat aktifitas eksploitasi pertambangan. (Ulu)
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari ad...
-
Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu me...
-
Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi ma...







