29/03/2020

Pemkab Jember Libatkan TNI-Polri Dalam Pemeriksaan di 5 Pintu Masuk Kabupaten Jember


Jember, Kabarejember.com 
---  Keputusan tegas diambil Bupati Jember dr. Hj Faida MMR,demi mencegah penularan Virus Corona semakin meluas, TNI-Polri dilibatkan dalam pemeriksaan (Skrining) yang dilakukan secara ketat di 5 pintu masuk ke Kabupaten Jember. 29/03/2020

Pernyataan tersebut disampaikan dr.Faida di tengah-tengah kegiatan bersama Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono di Jl.  Sultan Agung Jember yang turut dihadiri Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf. Laude M Nurdin.

" Ya untuk mencegah meluasnya Covid-19, kami bekerja sama dengan TNI-Polri untuk melakukan skrining ketat untuk masyarakat yang masuk ke Kabupaten Jember dari 5 pintu masuk yang ada.," jelasnya.

Semuanya kita akan mulai sekrening ketat, untuk suhu yang meningkat atau masyarakat Jember yang berasal dari zona merah, kita akan melakukan karantina di tempat tertentu sampai terbukti sehat agar tidak masuk ke Jember ini tampa terditeksi dengan jelas.

" Kita akan segera mengumumkan secara prosedur,  ini agar tidak lengah, Jember bisa terkendali dan masyarakat bisa lebih tenang," terangnya. 

Karantina ini kata dia, menjadi kebaikan untuk kita semua, dipastikan lebih baik sehat dari pada sebelum ada kepastian sehat statusnya dan beresiko pada keluarga dan lingkunganya," pungkasnya. (Lilik)

Pedagang di Pasar Jember Turut Terdampak Covid-19


Jember, Kabarejember.com 
----- Dampak ditetapkanya Kabupaten Jember KLB Covid-19,kegiatan  ekonomi pedagang pasar akan terancam lumpuh,pasalnya mulai hari ini Minggu tanggal 29/03/2020 beberapa pasar akan di tutup oleh Pemkab Jember.

Kabar sedih tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember dr. Hj Faida MMR, usai menyaksikan kegiatan launching Physical Distancing oleh Polres Jember di Jl. Sultan Agung depan pos jalan raya 9.0 Jember.

Dihadapan awak media bupati menyampaikan" mulai besok kita akan mengendalikan pasar-pasar tradisional baik pasar-pasar di kota maupun di Desa-Desa.," tuturnya.

Untuk seluruh pasar hewan kita intruksikan untuk di tutup dan untuk pasar tradisional yang menjual bahan-bahan kering kita intruksikan untuk di tutup. Khusus  untuk yang jual sayur,buah dan daging kita atur dengan jam terbatas, hanya 3 jam, sekitar jam 7 hingga 8 pagi sudah kita tutup, hanya beberapa jam saja.

Untuk itu pedagang harus menjaga jarak mengikuti prosedur kesehatan sampai ada perkembangan lebih lanjut.

Saya berharap tidak sampai berkepanjangan dan tidak sampai lockdown dan menutup segala aktifitas,untuk itu saya mintak kerjasama seluruh masyarakat lebih baik disiplin sehingga masalah ini dapat teratasi daripada berkepanjangan.

"Kalau kita setengah-setengah maka ini akan berkepanjangan,kalau kita disiplin,kompak bersama-sama Insya Allah masalah ini segera teratasi,tidak perlu panik tetapi kita perlu mengikuti prosedur-prosedurnya,," jelas bupati.

Kedepan masih ada pengaturan - pengaturan lebih lanjut,terima kasih kepada pengelola pariwisata yang telah kompak menutup kegiatan kunjungan pariwisata,namun demikian saya berharap ada kegiatan yang bisa dilakukan,di antaranya melalui pesanan online.

"Terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah menunda kegiatan resepsi pernikahanya, pengajian,khitanan, karna ini demi kepentingan bersama," pungkasnya. (Lilik)

Cegah Covid 19, Dusun Krajan Barat Mlokorejo Lakukan Penyemprotan Mandiri


Jember, kabarejember.com 
---- Sejak hari Senin(23/03) sampai hari ini(29/03), Kasun maupun RT/RW   Dusun Krajan Barat Desa Mlokorejo Kecamatan Puger melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran covid 19. Kegiatan penyemprotan ini dipimpin oleh Kasun Krajan Barat, Ahmad Zaenuri bersama babinsa, babinkamtibmas, RT/RW maupun masyarakat.

Para penyemprot secara serentak melakukan penyemprotan sesuai dengan pembagian wilayah. Dengan  tangki penyemprot di punggung, dan memakai masker para petugas bekerja dengan penuh keceriaan. 

Semua bangunan di wilayah Dusun Krajan Barat tidak luput dari penyemprotan. Sekolah, masjid, mushola maupun rumah penduduk disemprot secara merata luar dan dalam. Bahkan jalan yang dilewati petugas tidak lupa juga disemprot.

Disela-sela kegiatan, Kasun Krajan Barat, Ahmad Zaenuri menyatakan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan sampai seluruh wilayah tercover. "Kegiatan ini kita lakukan secara mandiri, baik alat penyemprot maupun pengadaan disinfektan. Harapan kami semoga desa Mlokorejo khususnya dan negara Indonesia segera terbebas dari Virus Covid 19,"  ujarnya. (Heri)

Kapolres Adewira Kunjungi Perum Sadar Phisical Distancing


Lumajang, Kabarelumajang.com
---- Secara bertahap, kesadaran masyarakat tentang peduli penyebaran virus Corona (Covid 19) mulai ditunjukan. Salah satunya adalah, menjadikan lingkungan rumahnya sebagai Phisical Distancing.

Kondisi itulah, yang sekarang mulai dilakukan oleh warga yang tinggal di perumahan Amanda Regency yang beralamat di Jalan Slamet Wardoyo, Rowobujel, Lumajang. Secara sukarela, warga perumahan itu telah mengajukan diri sebagai area tertib phisical Distancing.

"Kami bangga atas kepedulian dan kesadaran masyarakat yang dengan sukarela mengajukan wilayah tempat tinggalnya menjadi area sosial Distancing. Dan ini patut mendapat apresiasi," ujar Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar saat mendatangi Perum Amanda Rigency, Sabtu (28/3) sore.

Berharap, apa yang telah dilakukan oleh warga Perum Amanda itu bisa dicontoh oleh warga yang lain. Bahkan, warga Perum Amanda Regency bersedia berdiam di rumah pada hari Jumat hingga Minggu dengan tidak melakukan aktifitas di luar rumah.

Sebagai langkah pencegahan peredaran virus Corona, warga dengan sukarela secara bergilir berjaga di pos pintu masuk perumahan untuk melakukan penyemprotan kepada pengendara roda 2 maupun roda 4 yang akan masuk area perumahan dengan cairan Disinfektan.

"Apa yang sudah dilakukan oleh warga yang tinggal di perumahan Amanda Rigency ini semoga bisa ditauladani oleh warga yang tinggal di perumahan lain," pungkas Edwira. (Atman)

Dusun Grogol Desa Kali Salam Bentuk Satuan Khusus Pencegahan Virus Corona

Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
---- Untuk mencegah Covid-19 Warga Dusun Grogol Desa Kali Salam Kecamatan Deringu membembentuk satuan khusus dalam menangani pencegahan Covid-19 atau Virus Corona.

Langkah tersebut yang paling baik yaitu penyemprotan distinfektan ke rumah rumah warga, Masjid, Mushola dan sekolah yang ada di Kali Salam.

Penyemprotan Distinfektan di mulai kemaren tgl 27 Maret 2020 , 
Menurut Muhammad Arman Kacung sebagai penggerak cepat tanggap dalam pencegahan Covid-19 di desanya ada lima dusun , sementara kegiatan kemarin hari Jum'at  masih terjangkau tiga titik atau  tiga dusun yaitu Dusun Semboyan, Kebonan dan Kebonan Oke .

Sedangkan kedua dusun, Al hamdulillah baru selesai hari ini yaitu Dusun Gerogol dan Gerogol Bisa.
Warga sangat gembira adanya penyemprotan untuk mencegah Covit-19 masuk dalam lingkungan warga.

Hadir pula Camat Deringu, Babinsa dan Bu Yuli dalam penyemprotan Disinfektan pada rumah rumah warga.

Harapan dari M.Arman Kacung,  kegiatan selama dua hari dalam pencegahan Covid-19, sehingga masyarakat bisa menjaga lebih baik kebersihan lingkungan dan tidak lupa mencuci ke dua tangan sebelum dan sesudah beraktifitas apapun. 

"Serta memakai masker bila ada di luar rumah tujuan agar kita terhindar dari virus yang lagi mewabah di mana mana," tutur lelaki paru baya yang berprofesi dalam bidang hukum dikesehariannya.(MH)

Bersama Forkopimda, Bupati Tetapkan Jember KLB Covid-19


Jember, Kabarejember.com
----- Pasca ditetapkannya 1 orang warga Jember terjangkit virus corona (covid 19) Bupati Jember dr. Hj Faidah MMR yang didampingi  Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf. Laode M Nurdin bersama Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono menyatakan bahwa Kabupaten Jember berstatus" KLB Covid-19". Sabtu 28/03/2020.

Pernyataan tersebut disampaikan bupati saat mengikuti kegiatan Polres Jember dalam rangka launching "Kawasan Tertib Physical Distancing di Jl. Sultan Agung depan pos jalan raya 9.0 Jember".

Terlihat hadir sama dalam kegiatan tersebut Waka Polres Jember, Kasat Intel,Kasat Pol PP dan Kepala Dinas Perhubungan Kabuaten Jember

Kepada para awak media bupati menyampaikan, kami Forkopimda Kabupaten Jember  berterima kasih kepada seluruh Awak Media yang telah membantu kami mengimformasikan kepada masyarakat, karna kita perlu bersama-sama memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Jember ini," tuturnya.

Hari Jum'at kemarin (27/03) dari juru bicara pemerintah sudah menyatakan bahwa di Jember ini ada 1 pasien dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Dengan adanya 1 pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19,maka Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan "Status KLB untuk Kabupaten Jember".

" Kita tidak perlu panik atau resah, kita perlu bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, kedisiplinan serta mengikuti petunjuk Kabupaten melalui Dinas Kesehatan maupun dari TNI-Polri," himbau bupati.

Hari ini Jember lebih baik, dengan bantuan jajaran Polres Jember yang mengatur adanya zona-zona yang bukan hanya Social Distancing tapi Physical Distancing sehingga akan di tutup dalam waktu-waktu tertentu untuk mengurangi kerumunan masa.

Ini hari Sabtu, nanti malam Minggu, biasanya masyarakat berkumpul di daerah-daerah keramaian,dan dari Polres Jember sudah mengatur sedemikian rupa  menjadi wilayah Physical Distancing. (Lilik)

Antisipasi Penyebaran Virus Corona Tiga Jalur Menuju Alun Alun Kota Jember Ditutup


Jember, Kabarejember.com
---- Dengan semakin merebaknya virus Corona saat ini perlu dilakukan pencegahan, Untuk memutus penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan.Tiga ruas jalan menuju Alun-alun Jember ditutup.

Penutupan mulai dilaksanakan selama dua hari mulai  Sabtu 28 Maret 2020 dan Minggu 29 Maret 2020, masing-masing adalah JL  Raya Sultan Agung  menuju alun-alun (Kantor Pemkab Jember),  JL. PB Sudirman (Persimpangan SMPN 2 Jember) ke arah alun-alun dan JL A Yani dan JL. Kartini Bundaran Polres ke arah alun-alun.

"Untuk penutupan ruas jalan menuju alun - alun kota (kantor Pemkab Jember) pada Sabtu 28 Maret 2020 pukul 17.00 sampai dengan 00.00 WIB, Hari Minggu 05 sampai dengan 10.00 wib dan 15.00 hingga 21.00 wib (malam)," kata Wakapolres Kompol Windy Syafutra, Sabtu (28/3/2020) sore.

Pemberlakukan kawasan Distancing bebas dari segala aktivitas orang dan kendaraan untuk mempersempit ruang gerak masyarakat agar tidak beraktivitas di luar rumah, kecuali yang punya kepentingan mendesak. Itu pun harus diperiksa sangat selektif," tegas Windy

Jalan dijaga ketat personel gabungan dari Satlantas Polres, TNI dan Dishub Jember. “Teknisnya, jalan diblokir dengan water barrier dan dijaga petugas, jika ada yang mau  melintas, diarahkan ke jalur lain, atau disuruh pulang, Pemerintah juga tidak mau mematikan pencarian masyarakat, makanya ada waktunya jalan dibuka, dan ditutup," pungkasnya. ( tim/* )