09/04/2020

Polres Probolinggo Bagikan Paket Sembako

Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
--  Jajaran Polres Probolinggo Kota membagikan puluhan paket sembako kepada para tenaga medis yang ada di RSUD Dr. Saleh, Rs. Amanah serta Rs. Husada di Kota Probolinggo pada rabu, (08/04). Langkah itu dilakukan jajaran Satlantas polres sebagai bentuk rasa peduli mereka kepada para tenaga medis di Kota Probolinggo dalam menghadapi pandemi virus corona covid-19 seperti sekarang ini.

Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Tavip Haryanto menjelaskan, pembagian paket sembako memang diberikan kepada para perawat yang berada di seluruh RS Amanah, Rs. Dr. Saleh serta RS. Husada Kota Probolinggo

"Para tenaga medis merupakan salah satu garda terdepan yang saat ini sedang berusaha untuk melawan pandemi covid 19 di Indonesia. Oleh karena, mereka layak mendapatkan apresiasi," katanya.

Kasat lantas juga mengajak warga Kota Probolinggo untuk bersama – sama dengan jajaran Polisi dan seluruh instansi terkait untuk menekan penyebaran virus covid 19 di Kota Probolinggo. Hal tersebut bisa dilakukan dengan dimulai dari membiasakan diri untuk mencuci tangan minimal 20 menit sekali dan mulai menerapkan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Warga juga dihimbau jangan sering keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang mendesak. Selalu gunakan masker jika memang terpaksa harus keluar rumah,” terang Kasat. (MH) 

Antisipasi Krisis Stok Darah, Kodim 0824 Jember Gelar Donor Darah



Jember, kabarejember.com 
-- Turut berpartisipasi aktif dalam upaya menghindari krisis ketersediaan darah di kabupaten Jember,  Kodim 0824 Jember  selama empat hari berturut-turut mengadakan kegiatan donor darah sukarela dipusatkan di Makodim 0824 Jember Jl PB Sudirman sejak tanggal 6 - 9 April 2020.

Kegiatan donor ini menarik minat banyak anggota TNI, Polri dan masyarakat umum untuk ikut mendonorkan darahnya membantu PMI dalam memenuhi stok sekaligus kebutuhan darah di Jember. 

Antrian, tempat duduk, dan tempat tidur pendonor diatur sesuai aturan, dengan jarak sekitar 1 m lebih, untuk mencegah penyebaran covid 19. Demikian juga para petugas medis juga menjaga jarak antar mereka, serta mengenakan masker dan sarung tangan.

Pada waktu yang bersamaan, Batalyon Armed 8 juga menggelar donor darah dengan tetap menjalankan aturan menjaga jarak antar anggota yang akan mendonorkan darahnya, Rabu (8/4). Banyak anggota  Armed 8 ikut  mendonorkan darahnya untuk menghindari menurunnya stok darah di PMI, meskipun kebutuhan darah di Jember tidak menurun selama wabah Convid-19.

Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol. Inf. La Ode M. Nurdin menyatakan memberi dukungan kepada PMI Kabupaten Jember dengan menggelar donor darah. 

"Memang dalam wabah ini, Pemerintah melarang dan menghimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak keluar rumah, guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. Masyarakat tidak berani keluar rumah bahkan terkadang juga enggan melaksanakan donor darah, maka dari itu kita bantu PMI Jember untuk memenuhi stok darah." katanya.

Ketua PMI Kabupaten Jember, H.E.A  Zaenal Marzuki, SH, MH menyampaikan terimakasih atas dukungan TNI, Polri dan masyarakat."Kami ucapkan banyak terima kasih kepada TNI dan Polri serta masyarakat yang telah mendonorkan darahnya ditengah wabah covid-19,"  tuturnya. (her/gee)

08/04/2020

Kauje Beri Bantuan Untuk Mahasiswa dan Pojok Covid UNEJ


Jember, Kabarejember.com
( 8 April 2020) --- Untuk meringankan beban mahasiswa Universitas Jember di masa pandemi Covid-19, Keluarga Alumni Universitas  Jember (Kauje) memberikan bantuan. Bantuan berupa paket sembako, hand sanitizer, masker kain dan vitamin diserahkan kepada 186 mahasiswa yang memilih bertahan tinggal di Jember, dan diserahkan di kantor Kauje, Kampus Tegalboto (8/4). Selain memberikan bantuan untuk mahasiswa, Kauje juga menyerahkan bantuan untuk Pojok Siaga Corona Virus 19 (Pos Covid), para tenaga kebersihan Universitas Jember, serta masyarakat sekitar Kampus Tegalboto.

Menurut Martius Affandi, Wakil Sekertaris Jenderal Kauje, pembagian paket sembako bagi mahasiswa diharapkan dapat membantu keberlangsungan hidup mereka selama masa pandemi Covid-19, mengingat mereka jauh dari keluarga. Paket sembako yang dibagikan berupa beras 2,5 kilogram, mie instan, sosis, kecap, gula dan teh. Mahasiswa juga menerima hand sanitizer, masker kain dan vitamin. “Para mahasiswa penerima bantuan sembako ini merupakan mahasiswa yang tinggal di rumah susun sederhana sewa putra dan putri, mahasiswa asing dan para mahasiswa yang namanya direkomendasikan oleh BEM Universitas Jember,” jelas Wakil Sekertaris Jenderal Kauje.

Sedikit  berbeda dengan paket sembako bagi mahasiswa, untuk para tenaga kebersihan Universitas  Jember dan masyarakat sekitar Kampus Tegalboto, pengurus Kauje membagikan beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, mie instan dan kecap, selain hand sanitizer, masker kain dan vitamin. “Khusus untuk Pos Covid, kami menyerahkan masker medis, handsanitizer dan desinfektan, juga paket handsanitizer, masker kain dan vitamin bagi keluarga besar Universitas Jember dan warga umum yang datang berkonsultasi di Pos Covid yang ada di Fakultas Kedokteran. Total hari ini ada 279 paket yang kami bagikan,” kata Martius Affandi yang alumni FKIP ini. Untuk bantuan bagi Pos Covid diterima langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran, dr. Supangat, M.Kes., PhD., Sp.BA.

Martius Affandi menambahkan, untuk pembagian sembako dan paket hand sanitizer kali ini pengurus Kauje telah menggalang dana sebesar 50 juta rupiah yang berasal dari para alumni Universitas Jember yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurutnya, penggalangan dana terus dilakukan sehingga akan ada lagi bantuan yang diberikan. “Selain itu pengurus Kauje di komisariat tingkat fakultas juga bergerak menggalang dana dan menyalurkan ke fakultasnya masing-masing,” imbuhnya lagi.

Adanya bantuan sembako dan paket hand sanitizer dari pengurus Kauje disyukuri oleh mahasiswa, seperti yang disampaikan oleh Nurma, mahasiswa asal Thailand yang belajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember. “Bantuan sembako dan paket handsanitizer ini sangat membantu bagi kami yang tidak mungkin kembali ke rumah. Alhamdulillah dari informasi yang kami terima, 60 mahasiswa asal Thailand yang belajar di Kampus Tegalboto dalam kondisi sehat semua,” ujar mahasiswi angkatan tahun 2015 asal Provinsi Yala, Thailand. (Mia/lik/iim/hms)

Peduli Warga Kurang Mampu Terdampak Covid 19, Kapolres Jember Bagikan Sembako


Jember, Kabarejember.com
 --Dampak pandemi Covid 19 terhadap perekonomian masyarakat sungguh sangat terasa, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Sebagai wujud rasa kepedulian dan solidaritas untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono memberikan bantuan sembako.

Sebanyak 30 keluarga  kurang mampu di desa Kasiyan Kecamatan Puger  mendapatkan bantuan sembako berupa 30 karung beras ukuran 5 kg dan 30 karton mie instan pada Rabu, 08 April 2020.

Penyerahan bantuan sembako dari Kapolres Jember ini dilaksanakan oleh bhabinkamtibmas  Desa Kasiyan, Bripka Agus Andri , dengan didampingi Serda Mustofa dan ketua GP Ansor PAC Kasiyan Moh.Muflih Muttaqien beserta anggotanya.

Kegiatan penyerahan sembako dilaksanakan sejak pukul 08.00 wib sampai selesai. Rombongan mengunjungi rumah warga satu persatu untuk menyerahkan bantuan sembako.

Sembari membagikan sembako, bripka Agus Andri juga memberikan sosialisasi dan edukasi tentang virus corona, bagaimana cara melakukan pencegahan penyebaran covid 19 secara efisien dan efektif.

Seorang penerima bantuan seorang janda bernama Marganten,65 thn warga dusun Krajan RT 03 RW 06 Desa Kasiyan mengucapkan  sangat berterima kasih atas bantuan yang diterimanya. "Matur nuwun Bapak Kapolres."ujarnya dengan wajah sumringah.

Bripka Agus Andri menerangkan bahwa bantuan sembako ini dari Kapolres Jember, sebagai bentuk rasa kepedulian dan solidaritas beliau untuk turut membantu perekonomian masyarakat kurang mampu. Harapannya semoga bantuan ini bermanfaat  dan dapat meringankan beban perekonomian masyarakat," ujarnya.  (Heri)

Jelang Ramadhan, Sudah Tradisi Santri Dipulangkan dari Ponpes

Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
--- Sudah menjadi teradisi tiap tahun anak didik santri atau pondokan menjelang bulan puasa dipulangkan oleh pengasuh Pondoknya,
seperti yang telah di lakukan oleh pengasuh Pondok  pesanteren Al Kholiliyah yang ada di dusun kerajan rt 05 rw 02 Berani Kulun kec.Maron kab.Probolinggo .

Menurut Muhyidi kades Berani kulon pemulangan anak didik santri di pulangkan dengan cara  2 tahap yang pertama 50 anak dan tahap ke dua  73 anak didik santriwan santriwati.
di tengah ramainya wabah Covod-19 tidak lepas dari pantauan Tim pencegahan pemutus virus Corona,
 yang mana sebelum para santri pulang ke rumahnya ,
dari pihak Muspika  yang di pimpin langsung  Drs.Imam Syafi'i Msi sebagai Camat  Maron,
       menghimbau pada anak santri Al Kholiliyah yang di asuh oleh Ky H.Nor Kholis ,
 ketika sudah berada di rumahnya tidak boleh keluar kalau tidak begitu penting ,
selain menjaga kesehatan dan membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah aktifitas apa pun,
di samping itu berolahraga atau berjemur 15 menit di atas jam 9.00 pagi juga di sarankan menjaga kebersihan di sekitar rumah agar tidak lembab karna tempat yang sulit masuknya sinar matahari biasanya penyakit itu mudah datang .tuturnya pak Camat pada para Santri.

Selanjutnya di tempat yang sama bapak kepala desa Berani kulon meminta seluruh warganya agar selalu menjaga lingkungan rumah serta tidak perlu ke luar rumah dan jauhi perkumpulan tidak penting yang nantinya akan mengakibatkan tertularnya Virus Corona dari luar daerah.

lalu gunakan Masker ketika keluar rumah agar terbebas dari udara kotor,
 karna melalui pernafasan Covid-19 juga mudah menular pada kita.

harapan kami  jangan panik dan segera melaporkan pada tim satgas desa  apabila ada salah satu warga Desa Berani Kulon mengalami gejala yang mengkuwatirkan seperti Batuk dan sesak nafas,
karena kami beserta tim Satgas kesehatan desa selalu  siap melayani dan menanganinya dengan cepat.(M.H)

07/04/2020

Kapolres Cek Lokasi Karantina Bagi Pemudik



Lumajang, Kabarelumajang.com 
---  Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar S.I.K M.Si bersama Jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang meninjau langsung tempat karantina di Sekolah Unggulan Terpadu (SUT) Lumajang, Senin (6/4/2020)

Ps Kasubbaghumas IPDA Catur Budi Baskoro menyampaikan bahwa tempat karantina sudah disiapkan kurang lebih 110 ruang kelas di sekolah unggulan terpadu (SUT), mulai dari SMPN 1 Lumajang, SMAN 2 Lumajang, SMKN 1 Lumajang, dan SDN 3 Tompokersan.

"Pemberlakuan karantina ini karena dari sekian perkembangan pencegahan corona belum pada posisi adanya penurunan, maka pemberlakukan karantina merupakan langkah pencegahan" ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa ditempat karantina sudah disiapkan dapur sekaligus bahan yang bisa dimasak secara mandiri, seperti beras, mie instan, sayur, telur dan seluruh perlengkapan peralatan masak. Untuk fasilitas yang disiapkan akan dipenuhi menyesuaikan dengan orang yang datang di tempat karantina.

"Kegiatan yang ada didalam karantina akan dilakukan oleh TNI dengan melibatkan Kepolisian dan pemerintah dalam melakukan langkah-langkah terhadap program, pengawasan dan pemantauan atas orang-orang yang berada di karantina," ungkapnya.

Selanjutnya, untuk pendataan orang yang mudik maupun datang ke Lumajang akan dilakukan diperbatasan maupun terminal, dengan tidak menghambat atau menutup jalan nasional. Karena himbauan tersebut, bila ada yang terpaksa harus mudik atau kembali ke Lumajang, nantinya akan memberlakukan karantina dalam waktu 14 hari dari setiap orang yang datang.


Lebih lanjut, Bupati bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang mengimbau kepada masyarakat yang ada diluar daerah atau masyarakat Lumajang yang ketika hari raya, disarankan untuk tidak mudik dan tetap tinggal ditempat masing-masing, hingga kondisi pencegahan virus corona tuntas dilakukan oleh semua pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia. 
Reporter : Suatman

Kapolres Tegaskan Bantuan Kepada Masyarakat Tepat Sasaran



Lumajang, Kabarelumajang.com  
--- Polres Lumajang - 23,29 ton beras dan 200 paket sembako siap disalurkan kepada warga terdampak covid-19. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan langsung kepada masyarakat oleh petugas dan relawan melalui gerakan "Ngeramut Tonggo".

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat melaunching gerakan “Ngeramut Tonggo” di GOR Wirabhakti Lumajang, Senin (06/04/2020) menjelaskan bahwa bantuan itu berasal dari penyisihan gaji ASN Pemkab. Lumajang, Infaq dan Shodaqoh yang dikumpulkan BAZNAS, PT. Mustikatama, APINDO, BKSAG, Bank Pasar dan berbagai organisasi masyarakat.

Cak Thoriq berterima kasih atas partisipasi masyarakat dalam gerakan “Ngeramut Tonggo” ini. Ia yakin kebersamaan ini tidak hanya dapat membantu tetangga sekitarnya, namun juga turut serta dalam menjaga ketahanan perekonomian di Lumajang.
“Saya yakin dengan kebersamaan ini dampak ekonomi yang secara ekonomi memprihatinkan akibat wabah corona dapat teratasi, daya tahan pangan kita juga akan lebih kuat,” ujarnya.

Bupati mengajak masyarakat yang memiliki penghasilan lebih dapat menyumbangkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama, khususnya warga yang penghasilan dan perekonomiannya melemah akibat hantaman wabah corona.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya bisa mendatangi posko di GOR Wirabhakti Lumajang atau dapat menyalurkan sendiri sebagian rezekinya ke tetangga sekitar yang membutuhkan.


Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar S.I.K M.Si menambahkan, Pihak Polri khususnya Polres Lumajang akan selalu memantau kegiatan pendistribusian bantuan ini agar tepat kepada sasaran yang ber hak menerima dan tentunya bila terjadi penyimpangan dan penyelewengan akan segera dilakukan penindakan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Reporter : Suatman