15/04/2020

F-Wamipro Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Bagikan Masker ke Masyarakat

Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
--Sudah kesekian kalinya, Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro), melakukan kegiatan terbaik bagi masyarakat. Kegiatan pada hari Rabu (15/04/2020), melakukan  bhakti sosial bagi-bagi masker dan penyemprotan disinfektan.
Kegiatan penyemprotan disinfektan dimulai dari kantor F-Wamipro jalan Lumba-lumba No 29 Mayangan Probolinggo. 

Untuk tahap pertama penyemprotan disinfektan dan pembagian masker,
 sengaja mengambil lokasi di Kecamatan Mayangan, kota Probolinggo.

Dalam kegiatan tersebut  seluruh pengurus dan anggota F-Wamipro sekitar 60 Wartawan dari media cetak dan online.
F Wamipro tidak hanya bisa menulis tapi juga mampu berbuat sosil dan berbagi untuk kepentingan masyarakat sekitar Khususnya di Probolinggo.
 dalam aksi kegiatan antisipasi pencegahan pemurusan  penularan Virus Corona.

"Masyarakat sangat senang dengan kegiatan penyemprotan Disinfektan serta  penerimaan masker,  saya mengucapkan terimakasih banyak kepada F-Wamipro yang telah melakukan kegiatan sosial yang peduli pada Masyarakat seperti sekarang.
 saya kira wartawan kerjanya cuma selalu cari berita di lapangan. Ternyata saya salah menilainya. Semoga F Wamipro selalu ada di tengah tengah masyarakat ketika masyarakat membutuhkan di saat genting seperti ini," terangnya.


Di tempat lain,  Ketua F-Wamipro periode tahun 2018 sampai tahun 2020,  M.Suhri mengatakan, kegiatan ini merupakan bukti kepedulian F-Wamipro kepada masyarakat, dengan melakukan bhakti sosial penyemprotan desinfektan dan membagikan masker pada masyarakat. 

" Dan kami merasa terpanggil dan prihatin atas musibah yang dialami bangsa kita. Harapan saya selaku Ketua F-Wamipro, agar Virus Covid-19 segera berlalu dan  cepat selesai," katanya.

Sehingga, masyarakat bisa beraktifitas seperti semula dan roda perekonomian kembali membaik. 

Tidak lupa Suhri panggilan akrab Ketua F-Wamipro mengucapkan terimakasi banyak kepada camat mayangan bapak Abas, yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.(MH)


Sambil melakukan penyemprotan desinfektan dan pembagian masker.
Pengurus F-wamipro juga menghimbau kepada masyarakat, untuk mematuhi peraturan pemerintah. Jangan lupa selalu pakai masker, jaga jarak minimal satu meter, kalau tidak begitu penting jangan keluar rumah dan cuci tangan sesering mungkin.
Semua bertujuan untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang lebih dikenal dengan Covid-19. (MH)

Agenda Paripurna Pengantar LKPJ Bupati Jember Ditunda


Jember, Kabarejember.com 
--- Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun 2019 Bupati Jember yang berlangsung di ruang utama Gedung DPRD Jember ditunda.

Bupati yang datang tepat waktu sesuai jadwal Rapat Paripurna yang diselenggarakan pada Selasa,13/04/2020 tersebut cukup lama transit dan berbicara dengan para Pimpinan DPRD Kabupaten Jember.

Rapat yang diikuti  sebagian kecil anggota DPRD Jember ini membuat pimpinan rapat paripurna dengan persetujuan seluruh anggota dewan yang hadir menunda acara penyampaian nota pengantar LKPJ Bupati.

Sesuai tata tertib pimpinan R
rapat paripurna sekaligus  Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi menyekor rapat sebanyak dua kali sebelum memutuskan untuk menunda penyampaian nota pe gantar laporan keterangan  pertanggungjawaban (LKPJ) oleh Bupati Jember.

Wakil Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim saat dikonfirmasi  menyampaikan, bahwa paripurna dalam rangka penyampaian LKPJ oleh Bupati tidak korum.

Ada penyampaian dari rekan-rakan dewan, dikarenakan ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan jadi tidak bisa hadir, seperti Fraksi Nasdem hari ini ada kegiatan penyemprotan Disinfektan, begitu juga sebagian anggota dewan dari Fraksi Gerindra yang ada kegiatan gotong royong dengan warga.

"Jadi ini tidak ada unsur kesengajaan, dan itu lumrah,j ika tidak cukup korum rapat di tunda dan dijadwal ulang," jelas Halim.

Menjawab pertanyaan awak Media soal adanya jadwal rapat yang sudah disampaikan lebih awal, halim mengamini adanya jabwal rapat tersebut, semua kegiatan sudah disampaikan melalui rapat Banmus, tapi kalau ada kegiatan internal partai mereka tidak akan berani, jadi tidak ada unsur kesengajaan dalam hal ini," tegasnya. (Lilik)

PG Jatiroto Bekerjasama Dengan Polres Lumajang Gelar Operasi Pasar Gula Murah


Lumajang, Kabarelumajang.com -–Guna menekan harga gula di pasaran yang sudah mulai merangkak naik, Polres Lumajang bekerjasama dengan PG Jatiroto menggelar pasar gula murah, sebanyak 1 ton gula pasir yang dijual dalam operasi Pasar Gula Murah di Pasar Baru Lumajang, Selasa (14/4/2020), ludes terjual dala waktu sekejap.

Ratusan masyarakat begitu antusias membeli paket gula murah seharga Rp 12.500 per kilogram yang sengaja disediakan PTPN XI PG Jatiroto bersama Polres Lumajang, dan Dinas Perdagangan.

Operasi pasar tersebut berlangsung tidak seperti pada umumnya. Ratusan calon konsumen nampak berbaris secara rapi dengan jarak sekitar satu meter dari konsumen lain. 

Selain itu, mereka juga diwajibkan mencuci tangan dengan sabun cair atau hand sanitizer yang telah disediakan di lokasi operasi pasar tersebut.
Kapolres Lumajang saat memantau pelaksanaan operasi pasar gula murah.

Sedangkan, operasi pasar ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan gula masyarakat dengan harga yang lebih murah. Dalam pasar murah ini, setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli gula Per Kg Rp. 12.500 per orang berkesempatan membeli 2 Kg, Rp. 25.000.

“Kita ingin membantu masyarakat, karena gula pasir sekarang harganya sedang mahal. Minimal dengan operasi pasar ini bisa meringankan sedikit,” ujar Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar.

Dia menjelaskan, saat transaksi berlangsung masyarakat diharuskan mencuci tangannya terlebih dahulu dengan cairan yang telah disiapkan oleh petugas. 

Hal ini untuk memastikan tangan sudah higienis saat pengambilan gula.
“Mengingat harga gula di pasaran mulai naik diharapkan dengan adanya operasi pasar gula murah dapat meringankan beban masyarakat yang merasakan adanya wabah covid-19 tempat kegiatan di Pasar Baru Lumajang,” Imbuh Adewira.

Disisi lain, Ubaidillah selaku Staf Hukum dan Aset PG. Jatiroto mengatakan, harga gula yang dijual oleh PG. Jatiroto yaitu Rp 12.500 per kg, lebih murah dibandikan harga di pasaran yaitu Rp 18.000 per kg.
“Kita menyiapkan 5 ton gula untuk operasi pasar gula murah,” pungkasnya.
 reporter ; Suatman

14/04/2020

Sibuk Antisipasi Covid -19, Relawan PMI Tak Lupa Berantas DBD


Jember, Kabarejember.com
 – Fokus melakukan aktifitas pencegahan penyebaran covid 19, relawan PMI Kabupaten Jember tidak melupakan ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD). Begitu ada permintaan pengasapan tim relawan PMI Kabupaten Jember langsung bergerak melakukan foging di pondok pesantren (ponopes) Nurul Islam (Nuris) Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari.
 
PMI Kabupaten Jember menerjunkan delapan relawan untuk melakukan fogging di Ponpes Nuris. Relawan melakukan pengasapan di semua penjuru Ponpes Nuris. 

Sebab, ada dua santri yang dinyatakan positif terserang DBD. “Kami selama ini memang fokus mencegah Covid-19. Tetapi relawan PMI tetap tidak melupakan DBD karena banyak juga korban DBD di Jember,” kata ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia menjelaskan, ada sejumlah titik sasaran fogging tim relawan PMI, antara lain asrama putra dan putri, ruang guru dan kelas SMK, ruang guru dan kelas MA Nuris, ruang kantin, dapur, kamar mandi, rumah pengasuh, halaman pondok, ruang praktik dan laboratorioum bahasa. 
“Selain itu juga dilakukan Sosialisasi Pemberantasan Nyamuk (PSN) dan Pola Hidup Bersih dan sehat (PHBS),” imbuh pengacara senior Jember tersebut.

Pengasapan hanya membunuh nyamuk aedes aigipty yang dewasa saja, sedangkan telur nyamuk yang berada di air bersih tidak mati. 
Sehingga, harus ada PSN untuk memberantas jentik-jentik nyamuk yang tidak lama lagi menjadi dewasa. “Kalau hanya fogging tanpa PSN maka usai foging jentink-jentik jadi nyamuk lagi dan kembali mengancam manusia yang ada di sekitarnya. Sebabnyamuk aedes aigipty menjadi karier DBD,” terangnya.

Dia mengajak masyarakat untuk aktif melakukan PSN mandiri di sekitar rumahnya. “DBD ini juga bahaya, sudah banyak yang meninggal karena DBD sehingga kita juga harus bersama-sama mencegahnya. Salah satunya dengan gerakan PSN, minimal di lingkungan rumah sendiri,” terangnya. (her/gee)

Dua Anggota Koramil 0820/12 Kraksaan Bertugas di Rumah Isolasi Covid-19


Probolinggo,Kabareprobolinggo.com 
-- Sersan Dua (Serda)  Guruh Santoso dan Serda Misbahussolih adalah anggota Koramil 0820/12 Kraksaan yang ditugaskan oleh Kapten Inf Matali untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo, di rumah isolasi Covid-19 yang ditempatkan di SMPN-2 Kraksaan, Kecamataan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Selasa, (14-4-20)

Kebijakan Pemerintah Daerah dalam melakukan Pencegahan, Penyebaran, Percepatan Penanganan Virus Corona di Kabupaten Probolinggo, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka upaya pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan COVID-19.

Dengan mengoptimalkan fungsi check point (titik pemeriksaan) Covid-19 pada semua Desa di Kabupaten Probolinggo.
Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo, telah memerintahkan jajarannya untuk selalu mendukung semua kegiatan yang terkait pemutusan penyebaran Covid-19 ini, salah satunya kepada Koramil 0820/12 Kraksaan.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE memberlakukan kebijakan wajib isolasi (karantina) bagi warga atau non warga Kabupaten Probolinggo yang akan berkunjung ke wilayah Kabupaten Probolinggo dari daerah manapun atau keperluan apapun.

Harapannya, bagi siapapun yang akan berkunjung ke Kabupaten Probolinggo untuk diarahkan kepada rumah isolasi yang telah disiapkan di setiap wilayah kecamatan agar kemudian diberlakukan tindak lanjut karantina selama 14 hari bagi para pengunjung tersebut. 

Pendataan terhadap warga yang baru pulang dari merantau semakin aktif, terlebih yang datang dari daerah yang dinyatakan sebagai zona merah. Saat melakukan pengecekan suhu badan bagi warga. 
“Kewaspadaan dan faktor keamanan harus diutamakan dan tetap sesuai prosedur yang sudah dianjurkan pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19.
"Kami berharap persoalan ini dapat menjadi kewaspadaan bersama, dan menghadapinya tidak dengan kepanikan. 

Jangan pernah ragu dalam melaksanaan tugas, yakini bahwa tugas ini adalah tugas mulia yang dibebankan oleh bangsa dan negara  dengan penuh tanggung jawab dan selalu berdoa," pungkas Kapten Inf Matali saat melepas dua Babinsa untuk membantu kegiatan di rumah isolasi. (MH) 

13/04/2020

Kunjungan Muspika Arjasa Disambut Baik Manajemen PT. Muroco





Jember, Kabarejember.com 
-- Kehadiran  Muspika Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember di pabrik pengolahan Kayu PT. Muroco, Senin 13/04/2020 disambut baik oleh jajaran  manajemen PT. Muroco.

Dalam kunjungan itu dipimpin Camat Arjasa, H. Herwan Agus Darmanto, bersama Muspika yakni Kapolsek Arjasa AKP. Eko Basuki, SH dan Koramil 0824/02 Kapten Inf. Jarwo. 

Standart ketat diberlakukan PT. Muroco kepada siapapun yang akan memasuki kawasan pabrik. Bahkan, rombongan Muspika pun harus melewati SOP yang sudah ditetapkan pihak pabrik.

Seluruh kendaraan rombongan disemprot Disinfektan, bahkan Camat, Kapolsek Dan Danramil harus melewati jalur yang sudah ditetapkan oleh manajemen pabrik.

Semua Kendaraan disemprot Disinfektan dan setiap orang harus menggunakan Hand Sanitizer, dicheck suhu, cuci tangan, lalu melewati bilik disinfektan dengan tetap melaksanakan Physical Distancing yang merupakan bentuk komitmen dari manajemen PT. Muroco untuk sama sama melakukan pencegahan wabah Covid-19 di Kabupaten Jember, Khusunya di wilayah Kecamatan Arjasa.

Kepada Awak Media, Kapolsek Arjasa, AKP. Eko Basuki, SH menyampaikan, bahwa kehadiran dirinya dari Muspika Kecamatan Arjasa hadir di PT. Muroco ini memastikan pelaksanaan Physical Distancing dilaksanakan.

Selain itu, seperti rekan-rekan media ini bisa lihat bersama, pihak perusahaan sangat ketat sekali dalam penerapan SOP pencegahan Covid-19, siapapun yang akan memasuki kawasan pabrik harus mengikuti aturan pencegahan Covid-19.

Tidak hanya soal Pyhsical Distancing, lanjut Eko, kedatangan kami hari ini juga melihat langsung seperti apa sistem pengolahan limbah pabrik di Muroco ini ?. Alhamdulillah seperti yang kita lihat bersama pengolahan limbah di pabrik ini sudah bagus dan sesuai standard.

Sementara itu, Adi Susilo penanggung jawab operasional PT. Muroco Arjasa Jember, ketika di minta menanggapi kedatangan rombongan Muspika Kecamatan Arjasa menyampaikan, bahwa pihaknya  sangat berterima kasih sekali atas kehadiran Camat, Kapolsek dan Danramil ke pabrik kami,dan tak lupa kepada rakan wartawan yang turut hadir hari ini.

Sejak awal kami sudah mengantisipasi mewabahnya Covid-19, sebelum Kabupaten Jember menjadi zona merah kami sudah menerapkan beberapa SOP Pencegahan,dan kami terus menekankan kepada seluruh pekerja agar mematuhi SOP yang ada.

"Mohon doanya agar kegiatan di pabrik ini berjalan lancar dan di jauhkan dari wabah Covid-19. Kami sudah berupaya melakukan pencegahan, dukungan dari semua pihak sangat kami hargai,karna itu akan membantu keberlangsungan beroperasinya pabrik Muroco yang saat mempekerjakan 700 lebih warga Jember ini," pungkasnya (Lilik)

Para Pemangku Daerah Bersatu Cegah Penyebaran Virus Corona

Probolinggo, Kabareprobolinggo
com
--- Bupati Probolinggo Tantriana Sari Hasan Aminuddin dan Wali Kota Hadi Zainal Abidin mengadakan rapat terbatas di ruang transit Kantor Wali Kota Probolinggo tersebut membahas penanganan COVID-19 di dua wilayah tapal kuda yang saling berdekatan, Senin (13/04/20).

Walikota Hadi Zainal Abidin didampingi Wakil Walikota Mohammad Soufis Subri, Sekda Kota drg.Ninik Ira Wibawati, dan Sekda Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono, Jubir Satgas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo dr.Abrrar HS Kudah, juga jubir Kabupaten Probolinggo dr.Anang Budi Yoeliyanto.

Dalam kesempatan itu, dr Abraar menjelaskan, bahwa pertemuan antara kepala daerah
Itu membahas cara penanganan dan pemutusan mata rantai COVID-19 di Kota /Kabupaten Probolinggo.

Seperti  kerjasama antara ke dua daerah adalah mengadakan  pos pemeriksaan (pos mudik dan penanganan COVID 19),
pembahasan keputusan MUI tentang shalat Jumat, 
petugas kesehatan, TNI, Polri, Satpol PP dan relawan.

Hasil pertemuan tersebut justru semakin mempererat hubungan antar wilayah  Probolinggo khususnya. karena Probolinggo memang satu nama.
 Yang jelas, pertemuan ini sebagai inisiatif rasa, ” ujar dr Abraar saat keluar ruangan.

 Dan selanjut dr Abrrar yang juga Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh menjelaskan, Wali Kota dan Bupati Probolinggo  membahas tentang  jenazah pasien COVID-19. 
Masyarakat diharapkan tidak menolak jenazah baik masyarakat atau tenaga kesehatan yang gugur. "Masyarakat harus percaya, apa yang dikeluarkan rumah sakit sudah betul-betul bisa dikebumikan dengan baik dan benar," tuturnya.
 Sementara itu di tempat yang sama dr Anang Budi Yoelijanto membenarkan pertemuan itu juga membahas tentang titik pemeriksaan (posko mudik dan penanganan COVID-19) yang operasionalnya menggabungkan antara petugas dari Kota juga Kabupaten Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo  Hadi Zainal Abidin  mengatakan bahwa pertemuannya dengan Bupati Probolinggo Puput Tantrianasari  berkoordinasi tentang penanganan dan penanganan virus korona di kota dan kabupaten Probolinggo. “Intinya kami mendukung dan saling mendukung di  check point.
 Baik kabupaten dan kota saling bertukar data agar mudah diakses," tuturnya pada media Kabareprobolinggo. (MH)