20/04/2020

Antisipasi Covid-19, Babinsa Desa Jombang Rutin Olah Raga Bersama Perangkat Desa

Jember, Kabarejember.com
 --Secara rutin Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jombang Kodim 0824/27 Jember mengajak perangkat Desa Jombang kecamatan Jombang berolah raga dalam membiasakan pola hidup sehat. Upaya ini, dinilai sangat efektif dalam mencegah serangan Covid - 19.

Koptu Sofyan Hidayat bersama perangkat Desa Jombang menggelar olahraga bersama hingga berjemur diri di bawah panasnya terik sinar matahari setiap pagi. Kegiatan ini di lakukan  mulai pukul 10.00 Wib selama 15 hingga 20 menit. Upaya ini dilaksanakan supaya terbiasa dan berpola pikir betapa pentingnya pola hidup sehat, terutama pada saat lawan Covid - 19 seperti sekarang ini.

Menurut Koptu Sopyan, kegiatan senam secara rutin ini selain untuk mencegah penyebaran Covid - 19,  juga bertujuan agar kondisi badan kita tetap sehat, sehingga bisa menunjang aktifitas kerja sehari-hari. 

"Kesehatan itu sangat penting dan mahal harganya, dengan badan yang sehat segala aktifitas tidak akan terganggu dan semua pekerjaan akan terlaksana dengan baik," imbuhnya.

Tak cukup berolahraga saja, Babinsa setempat juga mengimbau kepada seluruh Staf Desa agar tak segan - segan untuk segera melaporkan setiap warganya yang baru datang dari perantauan. Supaya satgas covid 19 mendata dan bisa memberi arahan sesuai apa yang sudah di intruksikan oleh pemerintah dalam mencegah penyebaran covid 19.

"Semuanya harus waspada. Tidak perlu panik, kalau ada warga baru, langsung saja melaporkan kepada kami. Tidak perlu malu dan sungkan, Kami akan terus melindungi masyarakat agar upaya yang selama ini kita lakukan dalam pencegahan virus corona bisa terhindar dari virus itu," katanya menutup pembicaraan. (Heri/pyan)

19/04/2020

Duel Maut, Satu Karyawan BMT Sidogiri Candipuro Meregang Nyawa

Lumajang, Kabarelumajang.com 
-- Duel, sesama karyawan Bank BMT, salah satu karyawan harus meregang nyawa. Korban diketahui bernama Muhammad Arifin, warga Dusun Gumukmas, Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. 

Muhammad Arifin (korban) diduga tewas diawali cekcok mulut dan berlanjut duel fisik saling pukul di tempat kerjanya dengan Mr. X yang tidak lain masih sesama rekan kerjanya di Bank BMT Sidogiri. 

Sementara itu, Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban dengan Mr. X cekcok, yaitu di kantor tempat kerjanya di Sumberejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pada Sabtu (18/04/2020) siang. 

Kapolsek Candipuro, AKP. Sajito SH., saat dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan, pihaknya membenarkan adanya kejadian tersebut. 

“Iya benar, saat ini kami masih berada di TKP bersama pak Kasat Reskrim sedang melakukan penyelidikan, saat ini kami masih berusaha membuka CCTV untuk mengetahui kronologi yang sebenarnya seperti apa ,” terang Kapolsek AKP. Sajito SH., saat dikonfirmasi melalui via Handpone selularnya.

Masih menurutnya, bahwa pihaknya juga mengatakan, terjadinya insiden duel maut yang mengakibatkan korban meninggal dunia, musuh lawannya tak lain adalah teman kerjanya sendiri di Bank BMT. 

“Iya sesama karyawan BMT Sidogiri, untuk kronologinya kita belum tau, karena yang satu kan meninggal dunia, pada intinya kita pingin melihat dari Cctv kronologisnya seperti apa, karena Cctv belum bisa kita buka sementara ini. 

“Untuk kasus ini kita masih menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan mendalami yaitu melalui cara berusaha membuka Cctv yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” pungkasnya.
Reporter : Atman
 

Polres Lumajang ' Lukir ' Sejumlah Perwira

Lumajang, Kabarelumajang.com
– Guna meningkatkan kinerja dan penyegaran di tubuh Polri, Polres Lumajang kembali merotasi beberapa perwira, yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Adewira Negara Siregar SIK M.Si. Serah terima jabatan sejumlah perwira itu diantaranya, Kabag Ops, Kasat Intel dan Kapolsek Jajaran. 

Ada 7 perwira pindah jabatan, 2 diantaranya promosi jabatan Kapolsek. “Artinya promosi itu adalah sebelumnya belum pernah menjabat sebagai Kapolsek,” kata Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar, dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Ipda Catur Budi Bhaskara melalui handphone pribadinya. 

Disisi lain, Ipda Catur juga memaparkan, ke 7 perwira tersebut diantaranya, 1. AKP Kusnan, Kasat Intel Polres Lumajang digantikan oleh pejabat yang baru yaitu AKP Ondik Andrianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Intelkam Polsek Ngunut Polres Tulungagung. 

Sementara AKP Kusnan, selanjutnya menjabat sebagai Bhayangkara Penyelia Bagren.
2. Kompol Yatno Mardi Wahyu Sejati, Kabag Ops Polres Lumajang digantikan oleh pejabat yang baru yaitu AKP Amar Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit II Sat PJR Ditlantas Polda Jatim. 

Berikut, Kompol Yatno Mardi Wahyu Sejati, selanjutnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Situbondo. 3. AKP Bambang Ponco Utomo, Kapolsek Candipuro Polres Lumajang, digantikan oleh pejabat yang baru yaitu AKP Sajito yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Rowokangkung. 

Selanjutnya, AKP Bambang Ponco Utomo menjabat sebagai Kapolsek Mayangan Polres Probolinggo. 4. AKP Suhari, Kapolsek Yosowilangun Polres Lumajang, digantikan oleh pejabat yang baru yaitu Iptu Hariyanto yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Kapolsek Tempursari.
5. Sementara AKP Suhari selanjutnya menjabat sebagai Kapolsek Rowokangkung Polres Lumajang.
6. Iptu Nanang Sulistyo, Paurlat Bagsumda Polres Lumajang berpindah jabatan menjadi PS Kapolsek Tempursari Lumajang.
7. AKP Rudi Istanto, Kapolsek Gucialit diganti oleh pejabat yang baru yaitu Iptu Joko Triyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kaur Bin Ops Satlantas Polres Lumajang, lalu  AKP Rudi Istanto selanjutnya menjabat sebagai Kapolsek Jatiroto Polres Lumajang. 

“Jabatan itu berkah dari Tuhan YME. Lewatan untuk mengabdi kepada masyarakat,” imbuh Ipda Catur meneruskan ucap Kapolres.
Reporter : Suatman

18/04/2020

Berada di JSG, Jalani Hidup Sehat Saat Diisolasi


Jember, Kabarejember.com 
---Banyak orang belum semua menjalani isolasi secara medis, seperti yang disiapkan Pemkab Jember untuk mencegah penularan virus corona di Jember saat ini. Baru baru ini diberlakukan di Jember Sport Garden (JSG) untuk menjalani isolasi tidak seperti dibayangkan kebanyakan orang. 

Berada di tempat ini ternyata cukup nyaman, karena menjalani aktifitas hidup sehat.

"Setiap pagi warga yang diisolasi mengikuti olahraga dengan prajurit TNI. Sore harinya, mereka berolahraga sesukanya, seperti sepakbola, voli, bulutangkis, dan tenis meja,” ungkap Gatot Triyono. 
Selain itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini mengungkapkan, semuanya bisa menjalani ibadah dengan teratur pula. 

Seperti pada Jum’at, 17 April 2020, mereka melaksanakan salat Jumat berjamaah. Tentu, masih kata Gatot, salat ini dilaksanakan dengan protokol Covid-19.

Bukan hanya itu, waktu mereka juga bisa dihabiskan dengan menikmati sajian hiburan di televisi. 

Bahkan, ada fasilitas wifi gratis, sehingga mudah bagi mereka melakukan panggilan video dengan keluarga di rumah.

Soal makanan, tidak perlu khawatir. Makanan dengan menu sehat dijamin tersedia tiga kali sehari. Plus snack yang nikmat pula. 

Jaminan makan ini juga dirasakan oleh keluarga mereka yang ada di rumah. Sebab, pemerintah memberi mereka beras 25,6 kg.

“Karena itu, banyak warga yang menjalani isolasi di JSG mengaku nyaman. Suasana yang dirasakan seperti  kehidupan biasanya, tidak seperti karantina di rumah sakit," ungkap mantan Camat Kaliwates ini. 

"Ayo kita sama-sama memutus rantai penularan covid-19 dan mendukung pencegahan covid-19 dengan mematuhi protokol yang ada," ajaknya. 

Warga yang menjalani isolasi di JSG ini sebelumnya menjalani pemeriksaan di lima pintu masuk Jember saat mereka datang untuk kembali ke rumah. Mereka itu masuk dalam kreteria orang dalam risiko (ODR).

Lebih jauh Gatot mengungkapkan, semua lapisan masyarakat berjuang bersama-sama mencegah penularan virus dengan melaksanakan belajar di rumah dan bekerja dari rumah, untuk menjaga jarak. 

Bahkan banyak warung tutup dan pedagang mengalami penurunan penghasilan sebagai dampak upaya pencegahan penularan virus. 

Isolasi merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat yang telah berjuang bersama-sama untuk mencegah penularan korona. 

“Jangan sampai gara-gara beberapa orang dari luar kota yang termasuk zona merah, yang membawa virus korona, membuat mata rantai penularan tidak segera putus. Maka semakin lama kita harus menjaga jarak,” jlentrehnya.

Selama ini, semua yang tertular menunjukkann adanya riwayat bepergian atau baru balik dari zona merah, seperti Banyuwangi, Bali, Situbondo, Lumajang, malang, Surabaya, Jakarta, maupun luar negeri. 

Diakhir wawancara, Gatot mengingatkan bahwa “Mereka adalah saudara saudara kita, yang harus didukung keberadaannya oleh masyarakat. Dikuatkan mentalnya, didukung kebutuhannya dengan cara sesuai protokol dari Kementerian Kesehatan,” pesannya. (Tim/red) 

17/04/2020

IJTI-PWI Bersama PMI Bersatu Lawan Corona


Jember, Kabarejember.com 
(17/4/2020) -- Meski aktifitas yang lakoni setiap hari tidak pernah putus, namun dua organisasi profesi wartawan yakni Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI ) Jember  menggelar aksi sosial diwujudkan dalam bentuk menyemprotan disinfektan dan edukasi pencegahan penularan virus corona.

Kali ini sasarannya adalah pujasera pusat kuliner dan sejumlah fasilitas umum di Jember. Karena bisa jadi tempat-tempat tersebut masih menjadi tumpuan pusat keramaian warga. 
Aksi ini fokus utama pencegahan agar warga terhindar dari paparan virus covid-19.

Ketua PMI Jember, Zaenal Marzuki menegaskan bahwa geliat jasa kuliner di Jember masih cukup tinggi, dan peminatnya pun juga masih ramai. Sehingga mereka perlu jaminan keamanan dari virus, terlebih saat bulan Ramadan nanti.

“Kami melihat jasa usaha kuliner ini terus berjalan. Sehingga perlu memberi rasa aman bagi para konsumen dan masyarakat. Selain mendapat kualitas makanan yang baik, tentu juga harus aman dari bahaya virus karena telah disemprot disinfektan” tegasnya.

Aksi semprot disinfektan ini dimulai dari Pujasera Tamara (sekretariat IJTI). Lalu dilanjut ke Pujasera jalan Mastrip, pujasera GNI Kaliwates, Rest area Jubung, Sukorambi dan pujasera Sumbersari.

“Kami berterima kasih kepada PMI, karena telah menjamin rasa aman dari pandemi covid 19," kata Tri Suharsono, pengelola pujasera sumbersari Jember.

Selain penyemprotan disinfektan dalam rangka melawan virus corona, upaya fogging juga terus digalakkan untuk menekan kasus penderita demam berdarah degue (DBD), sehingga aksi sosial semacam ini masih akan terus dilakukan hingga beberapa waktu ke depan. 

Targetnya sebelum Ramadan telah tuntas seluruh pujasera di jantung kota Jember telah disemprot disinfektan sekaligus fogging untuk mencegah DBD. “Terima kasih IJTI, terima kasih PWI telah bersedia bekerjasama dalam hal kemanusiaan”, pungkas Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki, yaag juga advokat senior itu.

Ditempat terpisah, Ketua PWI Jember Sigit mengaku senang bisa bersama sama dengan IJTI Tapal Kuda dan PMI Jember melakukan penyemprotan dan edukasi ke masyarakat terkait pencegahan pandemi virus corona. "Kami senang bisa melakukan kegiatan sosial ini secara bersama sama untuk pencegahan penularan virus corona. Mari kita bersama sama bersatu melawan corona," kata Sigit. 

Sementara itu, Ketua IJTI Tapal Kuda Tommy mengucapkan banyak terima kasih kebersamaan antara PWI Jember dan PMI Jember yang bersatu dalam pencegahan virus corona di Jember ini. (tim/red) 

Polsek Puger Bubarkan Aduan Merpati di Desa Mlokorejo

Jember, Kabarejember.com
 -- Petugas Polsek Puger mengobrak-abrik aduan merpati di areal persawahan Dusun Krajan Barat Desa Mlokorejo Kecamatan Puger, Kamis sore (16/4) . Operasi pembubaran ini dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Mlokorejo, anggota SPK,  dan Babinsa Desa Mlokorejo.

Pembubaran aduan merpati ini dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat kalau di areal persawahan Dusun Krajan Barat Desa Mlokorejo sering dijadikan ajang adu merpati. Aduan atau balap merpati ini biasanya dilakukan pada sore hari sekitar jam 3 sore. Menerima laporan tersebut, Kapolsek Puger, AKP Ribut Budiono segera memberikan perintah anggotanya untuk melakukan pembubaran.

Kedatangan petugas yang tiba-tiba,  membuat orang yang sedang asyik dengan merpatinya berhamburan kocar kacir melarikan diri. Dari TKP berhasil diamankan empat ekor merpati beserta dua buah sangkar. 

Kapolsek Puger, AKP Ribut Budiono ketika dikonfirmasi oleh kabarejember.com mengatakan "Kami sudah melarang adanya kerumunan atau kumpul-kumpul dalam acara apapun, sebagai upaya mengantisipasi  penyebaran corona. Kok ini malah asyik adu merpati, ya dibubarkan saja," ujarnya. (Heri)

PKM Kencong Kirim TKI Dari Malaysia ke JSG

Jember, Kabarejember.com
 -- Puskesmas Kencong mengirimkan seorang tenaga kerja indonesia (TKI) yang baru datang dari Malaysia bernama Mohammad Hori (38 ) alamat Dusun Gumuk Banji RT.02 RW.35 Desa / Kecamatan Kencong ke JSG pada hari Kamis(16/04) untuk melakukan karantina selama 14 hari.

Sebelum melakukan evakuasi, petugas medis dari Puskesmas didampingi Kepala Desa Kencong, Ahmadi , Kasun Gumuk Banji,  Bhabinkamtibmas dan Babinsa desa Kencong, telah melakukan pendataan terlebih dahulu terhadap TKI yang baru datang dari luar negeri.  Dari hasil pendataan diperoleh data bahwa Muhammad Hori  datang dari Malaysia pada hari Senin,13 April 2020 jam 14.00 wib.

Setelah dilakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan kepada M. Hori, selanjutnya petugas memberikan pengertian tentang pencegahan penyebaran virus corona. Mohammad Hori dan keluarganya dapat mengerti dan setuju  untuk melakukan karantina di JSG selama empat belas hari kedepan.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar, terima kasih kepada pihak keluarga pak Hori yang mau mengerti dan menyetujui dilakukan karantina." tutur Ahmadi, Kepala Desa Kencong.

Sekitar pukul 12.30 wib, petugas medis Puskesmas Kencong mengantarkan M Hori dengan menggunakan mobil ambulance  Puskesmas Kencong menuju JSG untuk menjalani karantina. (heri)