21/05/2020
Untuk Tanggulangi Covid 19, PTPN X Sumbang 1 Ton Gula Ke Pemkab Jember
Jember,Kabarejember.com
Di musim penanganan wabah covid 19 ini
Bantuan untuk penanganan Covid-19 datang dari berbagai arah, kali ini PTPN X yang membawahi Kebun Ajong Gayasan dan Kebun Kertosari memberikan bantuan kepada Gugus Tugas Penanangan Covid-19 di Kabupaten Jember.
Berupa 1 ton gula pasir diserahkan langsung oleh GM Kebun Ajong Gayasan, Dwi Aprilla Sandi dan diterima langsung oleh Bupati Jember, dr. Faida, MMR, di Pendopo Wahyawibawagraha kemarin (20/5/2020)
PTPN X yang membawahi dua kebun tersebut berharap , bisa membantu masyarakat terdampak Covid-19. “PTPN X memberikan bantuan penanganan Covid-19 dalam bentuk sembako berupa gula pasir” terang Dwi.
Penyaluran bantuan itu juga merupakan tugas yang diberikan Kementerian BUMN untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan Covid-19. Kebun Ajong Gayasan dan Kertosari ditunjuk sebagai koordinator BUMN di wilayah Jember.
“PTPN X menyerahkan bantuan gula pasir sebanyak 3 ton yang terbagi di tiga tempat, yaitu Gugus Tugas Pemerintah Kabupaten Jember, Polres Jember serta Kodim 0824 Jember. Masing-masing menerima satu ton gula pasir. ungkapnya.
Lebih lanjut Dwi menyatakan, BUMN berkomitmen berada digaris depan untuk turut terlibat dalam penanganan kepentingan masyarakat.
“Kami menjalankan apa yang sudah menjadi komitmen, bahwa BUMN untuk Indonesia. Artinya, apapun yang dihadapi masyarakat Indonesia, BUMN harus juga berada di garis depan,” tuturnya.
Di lain tempat, PTPN X juga berpartisipasi dalam bentuk pembukaan pusat informasi Covid-19 yang didukung oleh RS Jember Klinik.
“Pusat informasi Covid-19, selain memberikan informasi pada masyarakat bagaimana kita menangani covid-19 dan upaya pencegahannya, juga sebagai pusat logistik bantuan-bantuan dari BUMN seluruh Indonesia,” pungkasnya. ( Red / tim )Jh
Bupati ,Pemuka Agama Serta TNI Polri Himbau Masyarakat Jember Solat Idul Fitri Di Rumah.
Jember,Kabarejember.com
--Bupati Jember dr Hj, Faida , MMR bersama MUI, NU, Muhammadiyah, Kemenag, TNI serta Polri mengeluarkan surat himbauan kepada warga Jember dalam rangka kegiatan hari raya Idul Fitri 1441 H, untuk tidak berkerumun serta menjalankan solat idul fitri berjamaah di rumah, Rabu 20 Mei 2020.
Berikut point-point dalam surat himbauan tersebut.
1. Bahwa sampai saat ini wabah covid-19 masih menjadi pandemi nasional yang penyebarannya belum bisa di prediksi dan belum diangkat oleh allah swt.
2. Khusus Kabupaten Jember positif covid-19 saat ini sebanyak 24 orang di 17 kecamatan 19 desa, dengan 2 orang meninggal dunia, jumlah PDP 134 orang di 89 desa/kelurahan dan masih ada 240 orang ODP yang masih dipantau 1540 orang ODR yang masih dipantau di seluruh desa/kelurahan dan kecamatan
3. Tidak melaksanakan takbir keliling.
4. Kegiatan takbir keliling dapat dilaksanakan di masjid/musholla menggunakan pengeras suara dengan jumlah paling banyak 5 orang dan mengikuti protokol kesehatan secara ketat.
5. Menghidupkan malam hari raya dengan perbanyak dzikir, takbir, tasbih dan sebagainya sebagai ikhtiar meningkatkan ibadah /mujahadah, memohon pertolongan kepada allah swt agar covid-19 segera diangkat dari muka bumi.
6. Sebaiknya sholat idul fitri dilaksanakan di rumah secara berjamaah bersama anggota keluarga yang diyakini status kesehatannya bebas covid-19 atau secara sendiri (Munfarid).
7. Sesuai kaidah fiqhiyah "Dar ul mafaasid muqoddamun 'alan jalbil masyaalih" maka sebaiknya tidak menyelenggarakan sholat idul fitri 1 Syawal 1441 di masjid/lapangan.
8. Tidak melaksanakan Open House, silaturrohmi halal bihalal hari raya idul fitri 1441 H atau kegiatan lain sejenis yang mengumpulkan banyak orang.
Surat himbauan tersebut, ditanda tangani Bupati Jember dr.Hj Faida MMR, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, Kemenag Jember H. Muhammad, MUI Jember Prof. Halim Subhar, PCNU Jember Abdullah Syamsul Arifin, PCNU Kencong Zainil Ghulam, Muhammadiyah Jember Kusno, PD PMI Jember Hawari Hamim dan Kapolres Jember AKBP. Aris Supriyono. ( Red / tim )
Idul Fitri, PMI Siaga 24 Jam
Jember, kabarejember.com
--- PMI Kabupaten Jember, terutama Unit Donor Darah PMI tetap memberikan pelayanan full selama Perayaan Idul Fitri 1441 H yang diperkirakan jatuh 23 dan 24 Mei 2020 nanti.
UDD PMI mengadakan Kabupaten Jember tetap siaga 24 jam selama libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H. PMI juga menyiagakan 2 unit Ambulans Jenazah Covid 19 dan 12 personil disiagakan.
Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki S.H.' M.H. menegaskan pelayanan PMI tetap 24 jam seperti masa liburan sebelumnya. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, selama Liburan Idul Fitri PMI tetap siaga 24 jam," kata EA Zaenal Marzuki.
Namun ada yang sedikit berbeda dalam Siaga Lebaran PMI Kabupaten Jember kali ini. Selama Pandemi Covid19 tidak ada posko siaga Lebaran di sejumlah titik black spot seperti di Gumitir atau di Tanggul. Sebab selama pandemi virus korona, mudik dilarang pemerintah. Sehingga arus lalu lintas di jalan raya relatif tidak seramai pada masa Lebaran sebelumnya.
"Musim Lebaran tahun ini memang berbeda karena terjadi pandemi korona,' ujarnya. Akibatnya, kegiatan masyarakat dibatasi oleh pemerintah.
Pembatasan pergerakan masyarakat sempat berpengaruh terhadap jumlah relawan pendonor yang sedekah darah. " Pada awal pandemi stok darah berkurang drastis tetapi berkat kerja keras petugas PMI kini jumlah pendonor kembali normal," terangnya.
Kegiatan donor darah yg digelar tim mobil unit UDD PMI yang digelar waktu malam hari sering dibanjiri relawan pendonor. Termasuk banyak pendonor baru. "Tentu kegiatan donor darah selama Ramadan dan pandemi Covid 19 digelar sesuai protokol kesehatan dengan menjaga jarak, pakai masker dan menggunakab hand sanitizer" terangnya.
Bahkan, PMI tambah satu tugas lagi relawan pengangkut jenazah terkait Covid 19." Sejak di lounchingnya Ambulans Jenazah Covid 19, tim ambulans telah melaksanakan pengantaran Jenazah Covid 19 sebanyak 5 kali dan 1 kali evakuasi penemuan mayat di lumba-lumba sempusari Kaliwates Jember," imbuh Koordinator Unit Humas PMI Kabupaten Jember Ghufron Eviyan Efendi.
Untuk itu, PMI menghimbau kepada masyarakat untuk tetap stay at home dan tetap menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19. Sebab,
Semakin hari Terus bertambah yg Positif, info terakhir 25 orang yg positif. "Tim Ambulans Jenazah diminta tetap waspada dan menjalankan protokol Menejemen Jenazah,' imbuh Ketua PMI di hadapan 12 personil Ambulans Jenazah PMI, Selasa (20/5) siang. (her/gee)
Satgas Covid-19 Muspika Puger Lakukan Rapid Test Covid-19
Jember, kabarejember.com
--- Tindakan preventif penyebaran covid-19 dilakukan Pemkab Jember dengan mengadakan rapid test covid-19 terhadap personil satgas covid-19 Muspika Puger yang terlibat aktif penanganan dan pencegahan covid-19, Rabu (20/05)pagi.
Pelaksanaan rapid test covid-19 bertempat di Puskesmas Puger, diikuti oleh personil dari Polsek Puger, Koramil 0824/21 Puger, Polisi PP, dan sopir ambulans, dengan menerapkan prosedur covid-19, menggunakan masker dan menjaga jarak. Mereka adalah personil satgas covid-19 yang selama ini aktif dalam penanganan pencegahan covid-19, seperti terlibat dalam posko covid-19 di perbatasan, menangani ODP atau PDP, mengantar pasien ke JSG, ataupun kegiatan lain yang berkaitan dengan covid-19.
Petugas medis yang bertugas melakukan test menggunakan APD lengkap sesuai prosedur penanganan covid-19, mengambil sampel darah peserta test satu persatu. Sampel darah diambil melalui ujung jari yang kemudian diteteskan ke alat rapid test. Selanjutnya cairan untuk menandai antibodi diteteskan ke alat rapid test.
Camat Puger, Drs. Mohammad Winardi yang juga mengikuti rapid test, kepada kabarejember.com menyatakan, hasil dari rapid test covid-19 tersebut adalah nihil atau tidak ada satupun peserta yang dinyatakan positif reaktif covid-19. "Alhamdulillah semuanya dinyatakan sehat dan hasilnya negatif," ujarnya.
Winardi menambahkan, langkah preventif yang dilakukan Pemkab. Jember dengan menyelenggarakan rapid test covid-19 sangatlah tepat. Dengan rapid test covid-19 bisa terdeteksi sejak dini apakah para peserta reaktif covid-19 atau tidak.
Winardi berharap langkah preventif yang dilakukan oleh Pemkab Jember, tidak hanya berhenti sampai di sini. "Semoga nantinya dapat dilakukan rapid test kepada instansi lainnya," ujarnya.(heri)
20/05/2020
Laskar Sholawat Bagikan Sembako di Jember dan Lumajang
Jember, kabarejember.com
– Laskar Sholawat dibawah komando Ketua OKK (Organisasi Kaderisasi Keanggotaan) DPD Gerindra Jawa Timur, M Fawait, membagikan sembako dan masker ke desa di wilayah Jember dan Lumajang.
Sedikitnya, 12.000 paket sembako dan 20.000 masker didistribusikan oleh tidak kurang dari 2000 Laskar Sholawat dibantu Komunitas Off Road dan Trail serta Srikandi Laskar Sholawat.
“Dengan bantuan dari para off roader dan crosser trail itulah pendistribusian bantuan bisa menjangkau hingga ke pelosok, karena kita paham mereka yang ada di pelosok juga sangat membutuhkan bantuan. Alhamdulillah, hampir semua masyarakat yang ada di daerah pelosok yang ada di Jember dan Lumajang bisa merasakan bantuan yang kita berikan,” kata anggota DPRD Jatim yang akrab dipanggil Gus Fawait ini.
Bantuan sembako dan masker yang dibagikan kepada masyarakat tersebut, tambah Fawait, bukan berasal dari APBN maupun APBD, melainkan hasil swadaya dari berbagai elemen, diantaranya swadaya dari pengurus Laskar Sholawat serta para donatur yang merasa tergerak untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak covid-19.
“Laskar Sholawat ini kan merupakan Ormas Sosial Keagamaan, sehingga apa yang kami lakukan ini sesuai dengan kemampuan kami. Pertama, pada hari ini kami melakukan aksi sosial dan itu tidak akan selesai sampai Idul Fitri sehingga insya Allah akan berkelanjutan. Kedua kami akan menggandeng para ulama, para kyai, ustadz-ustadz dan guru-guru ngaji untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa masyarakat harus mengikuti anjuran para ulama, anjuran para kyai dan anjuran pemerintah. Karena kalau penanganan covid ini tidak dilakukan bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat, maka tidak akan cepat selesai,” terang Fawait dihadapan awak media di Rumah Makan Cak Sis, Selasa, 19/05/2020.

Konflik Politik di Jember
Selain memberikan komando kepada Laskar Sholawat dalam hal pembagian sembako dan masker kepada masyarakat di daerah-daerah pelosok, tujuan dari kedatangan Fawait ke Jember juga untuk melihat, membicarakan dan melaporkan segala sesuatu yang terjadi di Jember, termasuk APBD di Jember khususnya yang terkait penanganan covid-19.
“Karena saya dengar memang ada kewenangan gubernur yang diloncati. Entah, apakah gubernur tahu, apakah gubernur memang sudah diberitahu, ataukah gubernur memang tidak diberitahu. Kalau gubernur memang punya wewenang untuk memberikan sanksi, ya kita dorong,” tegas Fawait.
“Intinya, saya sebagai wakil rakyat di dapil sini merasa prihatin (melihat) stabilitas politik di Jember yang akut ini sampai bertahun-tahun tidak cepat selesai. Saya pikir gara-gara covid akan selesai, tapi kok malah tidak selesai-selesai sampai hari ini,” kata Fawait merasa prihatin.
“Ini bisa menjadi preseden buruk bagi daerah lain. Ini bisa memicu Jember dijadikan contoh konflik yang berkepanjanngan oleh kabupaten/kota yang lain. Itu sebabnya saya agak prihatin, agak sedikit malu sebagai wakil rakyat dari Dapil Jember Lumajang.”
Untuk menindaklanjuti kunjungan yang dilakukannya di Jember, Ketua Komisi C DPRD Propinsi Jatim ini berencana akan sesegera mungkin menemui Gubernur Jatim guna membicarakan konflik berkepanjangan yang terjadi di Jember.
“Dalam waktu dekat, setelah lebaran kita akan kembali ke Surabaya dan meminta waktu kepada Gubernur. Kami ingin sharing dan juga kalau nanti setuju, akan kami ajak kawan-kawan sedapil Jember- lumajang sebanyak 11 anggota DPRD propinsi Jatim yang kebetulan saya koordinaatornya untuk berdiskusi terkait masalah Jember. Apapun yang terjadi jangan sampai masyarakat yang jadi korbannya,” pungkas Fawait. ()
Berusaha Melawan Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang, Combet Pelaku Ranmor Ditembak
Lumajang, Kabarejember.com -Suatu keberhasilan dalam kerja, nyata Tim Cobra Tangguh Polres Lumajang kembali berhasil melumpuhkan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Kali ini berhasil mengamankan tersangka Abdul Holik alias Combet warga Dusun Tegalsari, Desa Mangunsari, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang.
Pelaku ini mencuri satu unit sepeda motor honda Supra X milik Marcellinus Kevin Ferdinand saat itu sedang di parkir depan di rumah neneknya, raib digondol pelaku Combet,” teranganya.
“Tersangka Combet membawa sepeda motor korban pada saat berada di teras depan rumah nenek korban yang berlamat di jalan Kyai Ilyas No 95 Kelurahan Citrodiwangsan Kec/Kab. Lumajang,” tegas Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siiregar, kepada sejumlah awak media ketika menggelar konferensi pers, Selasa (19-05-2020).
Ternyata tersangka dalam aksinya menggunakan kunci jenis yang sama seperti kawanan pelaku lainnya menggunakan kunci leter T agar dapat merusak kunci sepeda motor milik korban yang sedang terparkir di halaman teras rumah neneknya.
"Pelaku merusak kunci kontak kendaraan memakai kunci T. Hingga akhirnya motor bisa menyala dan dibawa kabur sepeda motor milik korban,” papar Adewira.
Hasil penyelidikan Tim Cobra Tangguh Satreskrim Polres Lumajang berhasil meringkus tersangka Abdul Holik alias Combet.
Disaat keberadaannya tercium tim Cobra Tangguh di jalan raya dekat lampu merah Dawuhan Wetan.
Pada saat akan di amankan Ternyat Combet melakukan perlawanan, terhadap petugas akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur.
Dan tersangkadt dibawa ke RS. Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. selanjutnya dibawak ke Mapolres Lumajang,” tutur Kapolres.
Akibat perbuatannya, saat ini tersangka Combet telah diamankan di Mapolres Lumajang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut dan pelaku melanggar Pasal 363 ayat 3 dan 4 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Reporter : Suatman
Kades Glagahwero SerahkanBLT-DD Periode April 2020
Jember, kabarejember.com
---Bencana alam non alamdalam penyebaran Covid-19 berdampak bagi kehidupan sosial,ekonomi,dan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat desa.
Dalam penanganan dan penyebaran Covid-19 khususnya di desa dilakukan dengan melalui penggunaan dana desa digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD ) kepada penduduk masyarakat miskin si desa.
Kepala Desa Glagahwero Kecamatan Panti - Jember, Suryo pada hari selasa,19 Mei 2020 melakukan penyerahan BLT-DD secara door tu door kepada 167 warga masyarakat Desa Glagahwero Kecamatan Panti Jember.
Penyerahan dana Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa ( BLT-DD) untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19 kepada warga yang benar benar membutuhan dan dinilai layak menerima bantuan berdasarkan kriteria yang ada dalam petunjuk tekhnis ( juknis) di pemerintah.
Sasaran penerima dana Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa ( BLT-DD), yaitu kekurga miskin Non Penerima bantuan PKH, BPNT, BST, dan bantuan sejenis lainnya yang besarnya bantuan Rp.600.000 tiap orang yang berhak selama tiga bulan April, Mei,dan Juni," papar Kades Suryo.
Lebih rinci lagi, menurut pria yang dermawan ini, bahwa awalnya jumlah kuota penerima BLT-DD untuk warga masyarakat Desa Glagahwero Kecamatan Panti sebanyak 247 orang, hal ini dilakukan pendataan berdasarkan keriteria,petunjuk teknis ( juknis) serta petunjuk dari bupati, namun setelah ada data dari Bansos penerima BLT-DD yang semula 247 orang akhir berkurang menjadi 167 orang, dan yang 80 orang akan mendapat Bantuan Pemerintah Non Tunai ( BPNT ),itu semua semua sudah sesuai keriteria dan Musyawarah Desa ( MUSDES ).Harapan kami agar penyaluran bantuan dana ini benar-benar tepat sasaran," pungkas Suryo saat dikonfirmasi media ini di kantornya.
( Ahmad Mulyono )
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari ad...
-
Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu me...
-
Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi ma...






