10/06/2020
Dusun Sumber Salak Adakan Pemilihan RT dan RW Secara Langsung
Jember,kabarejember.com
--Lingkungan Sumber Salak Kec. Sumbersari, Kel. Kranjingan pada hari Selasa, malam (9/6/2020) menggelar pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) 01/02 dan Ketua Rukun Warga (RW) 04, secara langsung.
Suasana terlihat ramai dan berbeda dari hari biasanya. Dalam acara ini dihadiri tokoh masyarakat dan tokoh agama. Saat itu, warga antusias hadir dalam pemilihan bertempat di masjid Baitul Muttaqin.
Tampak unik pesta demokrasi kali ini, masyarakat memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah disediakan panitia. Sebelumnya panitia penyelenggara, lebih dahulu memilih jemput bola dengan mendatangi satu persatu rumah warga untuk mengundang masyarakat menghadiri acara tersebut agar bisa menggunakan hak pilihnya.
Dengan adanya pemilihan Ketua RT dan RW ini, harapan warga setempat agar wilayahnya kedepan bisa lebih maju, dalam proses acara tersebut berlangsung secara kondusif dengan asas kebersamaan dan kesepakatan semua masyarakat dalam musyawarah dan mufakat.
Ketua RW 04 yang terpilih Husni Hidayat menyampaikan, bahwa visi dan misinya adalah meningkatkan kemajuan wilayahnya." Baik itu dari segi ekonomi warga serta perberdayaan lingkungan setempat," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua RT 01 dan Ketua RT 02,u kedepan kemajuan dalam hal ekonomi dan pembangunan serta kemudahan kepengurusan data kependudukan menjadi hal yang utama.
Berikut data ketua RW dan RT yang terpilih : RW 04 terpilih Husni Hidayat, RT 1 Fadil Latif,
RT 2 Sam Hadi.
(Buyung )
09/06/2020
Polri Dukung Penuh Aplikasi "Peduli Lindungi" Sebagai Pelengkap New Normal
Jakarta,kabareprobolinggo.com --- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) siap dukung penuh penerapan tatanan normal baru (new normal) akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang tengah dipersiapkan Pemerintah.
Melalui Kemenkominfo, Pemerintah merilis aplikasi berbasis Android/IOS, Peduli Lindungi, sebagai pelengkap persiapan new normal. Aplikasi ini akan diberdayakan untuk melakukan tracing dan tracking persebaran COVID-19 di Indonesia, memberikan informasi kepada masyarakat terkait lokasi rumah sakit rujukan COVID-19, serta notifikasi jika berada di lokasi zona merah, kuning, atau hijau.
Menindaklanjuti hal itu, Polri mengeluarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1625/Vl/Ops.2/2020 tertanggal 8 Juni 2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto SH, MH, selaku Kepala Operasi Terpusat Kontijensi Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 Tahun 2020.
"Surat Telegram ini dialamatkan kepada para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 agar memerintahkan seluruh anggotanya untuk men-download dan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi yang dapat diunduh melalui Appstore untuk IOS maupun Playstore untuk Android," kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya, Selasa, 9 Juni 2020.
Selain itu, Surat Telegram tersebut juga meminta jajaran kepolisian untuk melakukan sosialisasi dan mendorong masyarakat untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi tersebut.
"Surat Telegram ini bersifat petunjuk dan arahan untuk dilaksanakan," tegas Komjen Pol Agus Andrianto.
[Bambang AS/ MH/hms]
Pasar Tanjung Resmi Jadi Pasar Tangguh Covid -19
Jember,Kabarejember.com
– Hari ini Selasa 9 /6/2020 Pemerintah Kabupaten Jember mulai launching pasar Tangguh di masa Pandemi Covid-19 untuk menghadapi New Normal, dimulai dari Pasar Induk di Pasar Tanjung Jember, launching pasar tangguh ini ditandai dengan apel akbar yang diikuti oleh TNI dari Kodim 0824 Jember, Polres Jember, Dishub, Satpol PP, Mantri Pasar dan Pedagang serta petugas kebersihan pasar dan didimpin langsung oleh Bupati Jember dr. Faida MMR.
“Hari ini kita launching pasar tangguh untuk menghadapi New Normal, dimana untuk menciptakan pasar Tangguh dibutuhkan keterlibatan semua pihak, oleh karenanya kami melibatkan TNI dari Kodim Jember, Polri dari Polres Jember, Dishub, Satpol PP, Mantri pasar, pedagang pasar dan petugas kebersihan,” ujar Bupati Jember dr. Faida MMR saat launching pasar Tangguh di Pasar Tanjung Tadi pagi.
Untuk menjadikan pasar Tanjung menjadi pasar tangguh,perlu dilakukan penataan di pasar mulai dari kios pedagang, lorong bagi pengunjung pasar, dan lalu lintas di sekitar pasar serta aturan-aturan jam operasional maupun himbauan untuk para pedagang.
“Kalau sudah dilaunching sebagai pasar tangguh, maka yang harus diperhatikan adalah arus pengunjung dan aturan yang harus dipatuhi, diantaranya pedagang dan pengunjung pasar wajib mengenakan masker, lorong pasar dan jalan diatur sedemikian rupa dan tidak ada system dua arah, semua satu arah, sehingga tidak ada pengunjung pasar yang salipan atau bertatap muka sesema pengunjung,serta penyemprotan berkala," ujar Bupati.
Oleh karenanya, Bupati meminta kepada petugas gabungan yang terlibat dalam apel akbar ini bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin. “Ini adalah awal penataan pasar tangguh, dengan diawali di pasar induk pasar Tanjung, tentu masih belum sempurna, dan akan terus di sempurnakan, sehingga benar-benar sesuai dengan protokol kesehatan, dan nanti akan dilanjutkan ke pasar-pasar di kecamatan termasuk pasar yang dikelola oleh pemerintah desa,” ungkapnya.
Bupati juga meminta agar pedagang juga ikut berperan dalam mensukseskan pasar tangguh, dengan mengingatkan kepada pengunjung yang tidak memakai masker untuk memakai masker, selain itu juga melakukan cuci tangan di tempat yang sudah disediakan di sekitar pasar, hal ini semata-mata kita lakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19,sehingga kabupaten Jember tak perlu memberlakukan PSBB alias Pembatasan Sosial Berskala Besar ,karena kalau sampai PSBB diberlakukan dapat merusak ekonomi" pungkas Bupati. ( Red /tim )
Kasek SDN Glagahwero 1 Panti, Sosok Pemimpin yang Bisa Diteladani
Sekolah Dasar Negeri ( SDN) Glagahwero Panti Jember dibawah kepemimpinan Sudarto,Spd telah berhasil mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, rapi dan indah.
Berkat kreatifitas seorang kepala sekolah (kasek) dengan ditata sehingga menarik. Setiap kelas diberi hiasan berupa gambar gambar yang mencerminkan pendidikan dan pengetahuan agar para murid dapat mengetahui secara langsung.
Selain dari proses pembelajaran di kelas, seperti rabu-rambu lalu lintas, nama- nama pahlawan dan berbagai foto prestasi sekolah.
" Kondisi seperti itu dapat mendorong semangat para warga sekolah, baik saya sendiri selaku kepala sekolah, dewan guru dan staf untuk selalu meningkatkan kinerjanya sesuai dengan tupoksi masing-masing," jelas Sudarto.
Pria kelahiran Blitar ini, adalah sosok pemimpin yang dikenal sangat peduli terhadap lingkungan sekolah.
Proses yang dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja di SDN Glagahwero 1 Panti adalah dengan mengutamakan keteladanan yang ditujukan kepada anak didik. P
Peningkatan kinerja langsung sangat berdampak kesuksesan sekolah untuk meraih baik akademik maupun non akademik.
Selama lebih kurang 5 tahun, pria kelahiran 19 Maret 1963 ini sebagai kepala sekolah di SDN Glagahwero 1 Panti selain melakukan pembenahan dan keindahan areal dan ruangan guru maupun ruangan kelas, ia juga telah berhasil merenovasi ruang kelas atas yang dan juga membuat Gapura dihalaman depan Sekolah.
Sudarto,SPd juga memaparkan bahwa awal menempati kedudukan sebagai kepsek di SDN Glagahwero 1 Panti, keberadaan di linglungan
sekolah banyak jalan -jalan kecil sebagai jalan pintas anak didiknya untuk keluar masuk lingkungan sekolah, ruang kelas, ruang guru, kamar kecil, penataan lingkungan kurang tertata dengan baik, dan ini merupakan tantangan yang harus kami lakukan secara berama-sama dengan para guru.
" Semua ini kami lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan," jelas Sudarto saat didampingi Guru kelas 3 Faisol Amirullah,SPd sembari menunjukkan lokasi bangunan gedung yang baru di bangun, Gapura depan sekolah,dan pekarangan dilingkungan sekolah yang sudah tidak lagi menampakkan kesan gersang, tidak lagi mencerminkan sekolah rantasa, karena beragam tanaman hias sudah tumbuh menghiasi lingkungan sekolah.
" Harapan kami semoga kedepan dari tahun ketahun SDN Glagahwero 1 Panti menjadi sekolah yang penuh dengan berbagai prestasi" pungkas Sudarto,SPd kepada wartawan media ini.
( A.Mulyono )
LUMAJANG BERUBAH STATUS JADI ZONA KUNING COVID-19
LUMAJANG, Kabarejember.com --Kabupaten Lumajang ditetapkan sebagai Zona Kuning Corona Virus Desease (COVID-19) oleh Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur, Dra. Khofifah Indar Parawansa. Hal itu, disampaikan Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M.ML., saat Konferensi Pers di ruang Lobby Kantor Bupati, Senin (08/06/2020).
Bupati mengungkapkan, bahwa sebelumnya, Kabupaten Lumajang termasuk Zona Merah, kemudian dinyatakan menjadi daerah Zona Kuning.
Perubahan status sebagai daerah Zona Kuning, artinya tingkat resiko penularan COVID-19 menurun. Jika semula saat berstatus Zona Merah memiliki resiko tinggi, kini menjadi beresiko rendah.
"Ini patut kita syukuri, karena tingkat kesembuhan pasien meningkat, dan di sisi lain pertambahan pasien Positifnya menurun," ujar Bupati Thoriq.
Berdasarkan infografis Satuan Gugus Tugas COVID-19, kriteria Zona Kuning, setidaknya memenuhi empat hal.Pertama, daerah tersebut terdapat beberapa kasus penularan lokal, tanpa kelompok penularan komunitas. Kedua, Menerapkan Protokol Kesehatan. Ketiga, Mengeluarkan himbauan keselamatan pribadi, seperti cuci tangan pakai sabun, maupun etika bersin. Dan, keempat, mendesak warga menghindari pertemuan di ruang tertutup, dan memberikan perlindungan maksimal kepada tenaga medis.
Data terbaru untuk Kabupaten Lumajang, tingkat kesembuhannya sebanyak 28 pasien. Sedangkan, penambahan pasien baru, hanya satu orang, sehingga jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi Positif COVID-19 adalah 47 pasien.
Sementara itu, jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) 102 dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 389 orang.
Kendati Kab. Lumajang telah dinyatakan menjadi daerah Zona Kuning, namun Bupati tetap berharap, agar masyarakat tetap disiplin dengan ketentuan protokol kesehatan yang disosialisasikan Pemerintah Kab. Lumajang melalui Satuan Gugus Tugas selama ini.
Guna menjaga status Zona Kuning agar tidak kembali pada Zona Merah, Bupati dengan Satuan Gugus Tugasnya akan melakukan operasi pendisiplinan kepatuhan terhadap ketentuan protokol kesehatan COVID-19, utamanya penggunaan masker.
"Kami tidak ingin Zona Kuning ini berubah lagi menjadi Zona Merah. Bahkan, kalau bisa secepatnya berubah menjadi Zona Hijau," jelasnya.
Lebih jauh Bupati mengungkapkan, operasi pendisiplinan protokol kesehatan itu, akan melibatkan instansi terkait yang masuk dalam Satuan Gugus Tugas COVID-19, yaitu, Polres, Kodim 0821, Yonif 527, dan anggota Satuan Gugus Tugas lainnya.
Sasaran operasi pendisiplinan tersebut, lebih difokuskan pada pusat-pusat kegiatan meramaian, seperti pasar tradisional, pertokoan, mall, tempat tongkrongan anak muda/ warga dan sebagainya.
Dalam kesempatan itu, Bupati meminta kepada Satuan Gugus Tugas di bawah, terutama desa Kampung Tangguh, agar makin meningkatkan pengawasan terhadap pendatang maupun pengawasan terhadap obyek wisata yang ada di wilayahnya.
Selain Kabupaten Lumajang yang ditetapkan sebagai Zona Kuning oleh Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 adalah Kota Madiun, Kota Blitar dan Kabupaten Ngawi.
Sedangkan daerah lainnya di Provinsi Jawa Timur yang masih berstatus Zona Merah meliputi Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kab. Gresik, Kab. Malang, Kab. Pamekasan, Kab. Bangkalan, Kab. Magetan, Kab. Mojokerto, Kab. Blitar, Kab. Situbondo, Kab. Jember, Kab. Lamongan, Kab. Sampang, Kab. Bojonegoro, Kab. Tuban, dan Kab. Kediri. Selebihnya, berstatus Zona Orange.
Reporter : Suatman
07/06/2020
Polsek Pasirian Bekuk Residivis 'Kambuhan'
Lumajang,Kabarejember.com
--- Kepolisian Sektor Pasirian Polres Lumajang Jawa Timur, tangkap dua pelaku perampokan yang tak lain, keduanya residivis.
Kedua pelaku tersebut diantaranya 'EP' (31) warga Desa Selok Awar - Awar Pasirian dan 'MN' (25) warga Desa Oro - Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang.
Informasi dihimpun dari pihak kepolisian, kedua pelaku tersebut bukanlah pelaku baru dalam dunia kriminalitas, melainkan residivis yang pernah menjalani hukuman diwaktu sebelumnya.
Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto berkata, keduanya kembali ditangkap atas aksinya berupa pencurian dengan kekerasan / perampokan dirumah warga tepatnya Dusun Timur Persil Desa Selok Awar - Awar Pasirian pada April lalu.
"Semula kami menangkap 'EP', setelah kami lakukan introgasi dia mengaku melakukan aksinya bersama inisial 'MN'. Mendapat pengakuan tersebut, kami bersama anggota menuju dimana tempat Nasir berada," kata Iptu Agus dikonfirmasi media ini, Sabtu (6/6/2020).
Mirisnya, saat didatangi petugas, 'MN' kedapatan sedang berpesta miras. Petugaspun mengamankan, dan saat diintrogasi, 'MN'pun juga mengakui jika kala itu dirinya bersama 'EP' melakukan aksinya tempat yang sama.
"Dia memberikan pengakuan yang senada dengan pelaku yang kami amankan sebelumnya," imbuh Agus.
Dari tangan keduanya, disita barang bukti berupa dua kendaraan bermotor diantaranya Vixion dan Fino.
Keduanyapun diperiksa secara intensif untuk mengungkap dugaan pelaku lain, hingga dugaan melakukan ditempat lain.
Untuk diketahui, 'EP' merupakan residivis kasus curas 365 KUHP dan sudah ditahan sebanyak 5 kali.
Sementara 'MN', merupakan residivis 351 dan 363 KUHP juga pernah ditahan sebanyak 2 kali.
Reporter : Suatman
Bupati Faida Sidak Pasar Tanjung untuk Menuju New Normal
Jember,Kabarejember.com
--Bupati Jember dr. Faida MMR, lakukan sidak di pasar Tanjung Sabtu malam 6/6/2020 bersama dinas terkait, Bupati Faida sempat berbincang dengan para pedagang.
Saat ditemui awak media Bupati dr. Faida MMR mengatakan, pasar Tanjung ini sudah ditata dengan rapi, ada yang jualan sore dan malam hari dan bahkan dilakukan pembagian shif.
Sebelumnya, pasar ini banyak mobil dan roda dua yang keluar masuk untuk kali ini sudah tidak ada lagi, bahkan kalau malam ada lampu penerangan, selain itu pedagang telah menempati tenda- tenda yang telah disiapkan Pemda.
" Jadi pedagang yang menempati tenda- tenda ini adalah pedagang lama dan telah terdata sebelumnya, juga termasuk ada pedagang yang masih baru," tandas Bupati Faida.
Faida mengatakan untuk menuju kebiasaan baru atau New Normal semua pedagang dan pembeli harus selalu mengikuti aturan yang telah di tetapkan, dengan jaga jarak , pakai masker dan sering cuci tangan
Bupati menambahkan, untuk penataan pasar tradisional di Jember ini memakai nggaran BTT karena ada kaitan dengan Pandemi Covid-19 untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19," pungkasnya. ( Red / tim )
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari ad...
-
Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu me...
-
Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi ma...






