08/07/2020

PMI Jember Aktif Promosi Kesehatan Ke Masyarakat



JEMBER,kabarejember.com
 -- Pandemi Covid-19  yang saat ini terus melonjak masyarakat terkonfirmasi diperkirakan masih akan terus berlangsung. Sehingga mau tidak mau masyarakat harus membiasakan diri hidup baru  (new normal) dan tangguh menghadapi virus tersebut.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Rabu (8/7/2020) menerjunkan empat tim atau 16 personil yang dilengkapi armada dan perlengkapan pendukung untuk melakukan promosi kesehatan (promkes) serta mengedukasi masyarakat agar berprilaku pola Hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan tetap menggunakan masker serta mematuhi protokol kesehatan.

"Hari ini kita bentuk tim yang akan melakukan promkes dan edukasi kepada masyarakat, sesuai hasil evaluasi dan yang disampaikan oleh ketua Umum PMI Pusat, Bapak Jusuf Kalla, bahwa corona ini diperkirakan akan berlangsung selama 2-3 tahun dengan kondisi seperti saat ini, " Ujar Ketua PMI Kabupaten Jember H. E. A. Zaenal Marzuki, SH, MH.

Oleh karena itu, tambah Zaenal Marzuki, kami di daerah akan terus turun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi, agar masyarakat tetap menggunakan masker untuk melakukan pencegahan penyebaran virus tersebut, " tambahnya.

Selain gencar melakukan promosi kesehatan dan edukasi tentang PHBS kepada masyarakat PMI juga tetap terus melakukan penyemprotan desinfektan di tempat-tempat umum, pondok pesantren, sekolah, serta membagikan alat semprot (hand sprayer) di pondok pesantren agar dapat melakukan penyemprotan desinfektan secara mandiri.

" Kita tidak cukup kalau hanya menyampaikan imbauan lewat kantor dan membagikan brosur imbauan, tapi kita harus hadir ditengah tengah masyarakat untuk menyampaikan langsung dan menjawab apa yang menjadi keluhan masyarakat, sehingga edukasi yang disampaikan bisa langsung diterima oleh masyarakat, "ungkapnya.

Zaenal Marzuki berharap masyarakat akan terbiasa dan tangguh dalam menghadapi virus Covid- 19, dengan menerapkan PHBS dan melakukan physical distancing. Kegiatan ini akan terus berlangsung secara berkala, kita keliling ke masyarakat di kecamatan-kecamatan, hingga terbebas dari pandemi Covid-19, target kami masyarakat tangguh dalam menghadapi bencana non alam wabah seperti saat ini, " pungkas Zaenal Marzuki. (sgm/hms)

812 Warga Mayang Dapat Bantuan dari Propinsi Jatim



Jember,Kabarejember.com
 --Bertempat di balai Desa Mayang kecatan Mayang Kabupaten Jember, Rabu 8 Juli 2020,warga Desa Mayang datang dengan tertib untuk mengambil bantuan uang senilai Rp 200.000.

Bantuan uang tersebut berasal dari Propinsi Jawa Timur diperuntukkan  warga yang terdampak covid -19 yang belum pernah menerima bantuan apapun.

Restuning Pinasih selaku Sekretaris Desa Mayang mengatakan, bantuan ini diperuntukkan warga Desa Mayang yang belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah semisal PKH,BLT ,BST dan bantuan  lainnya.

"Pengajuan bantuan dari Propinsi Jawa Timur tersebut melalui online sehingga desa membantu membagikan saja," terangnya.

Dan untuk persaratan pencairan cukup menyerahkan foto copi KK dan KTP saja. Pembagian bantuan Propinsi Jawa Timur tersebut dimulai pukul 09.00 wib. Warga diminta tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid 19 untuk mencegah penyebarannya. Pelaksanaan pembagian bantuan berjalan aman dan lancar sampai penyerahan bantuan selesai. Turut hadir dalam penyerahan bantuan Propinsi Jawa Timur tersebut Bhabinmas , Babinsa dan Satpol Pp Desa Mayang. ( sgm)

07/07/2020

PMI Bantu Obat-Obatan Dukung Tugas Yonif Raider 515 di Perbatasan Papua



JEMBER,kabarejember.com
--Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Jember terus aktif memberikan dukungan kepada semua pihak. Terbaru, PMI Kabupaten Jember membantu obat-obatan kepada pasukan batalyon infanteri (Yonif) Raider 515  Kostrad yang bertugas di wilayah Papua.

Pemberian bantuan obat-obatan itu dilakukan untuk memperkuat kerjasama atau sinergitas PMI Kabupaten Jember dengan Yonif Raider 515 Kostrad yang bermarkas di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember.

Bahkan, dukungan obat-obatan sebagai penyiapan obat-obatan Satuan Tugas Yonif Raider 515 yang akan menggantikan 450 pasukan Yonif para Raider 305 Kostrad.

Berbagai jenis obat-obatan dari PMI kabupaten Jember kemarin (7/7) diserahterimakan di Klinik Pratama PMI di JL Brawijaya Jubung. Obat-obatan diserahkan kepala Klinik Pratama PMI drg Ayu Dwi Anggraheni yang mewakili ketua PMI Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH kepada Letda Hadi Widiyanto yang mewakili Yonif Raider 515.

“Kami mewakil ketua PMI, bahwa PMI sangat mendukung tugas para abdi negara dari Yonif Raider 515 yang bertugas di perbatasan di Papua,” kata kepala Klinik Pratama PMI drg Ayu Dwi Anggraheni.

Dokter Ayu menambahkan, PMI punya tanggung jawab untuk mendukung pemerintah, salah satunya mendukung Yonif Raider 515. “PMI sebagai bagian dari negara ini tentu akan mendukung setiap kegiatan Kostrad yang bertugas di perbatasan,” terangnya.

Terpisah, Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki mengaku bangga dapat kepercayaan dari Kostrad. “Kami malah bangga dapat kepercayaan dari Kostrad, kami senang bisa membantu pasukan Yonif Raider 515 yang akan bertugas  pengamanan perbatasan di Papua,” tutur EA Zaenal Marzuki.

Zaenal Marzuki menambahkan bahwa PMI Kabupaten punya empat tugas pokok dan fungsi. Pertama Kesiapsiagaan bantuan dan penanggulangan bencana, (2) Pelatihan pertolongan pertama untuk sukarelawan, (3) Pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dan (4) Pelayanan transfusi darah. “Memberikan bantuan kepada pasukan kostrad yang tugas mengamankan perbatasan juga menjadi tugas dari PMI,” terangnya.

Letda Hadi Widiyanto yang mewakili Yonif Raider 515 juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan PMI. “Kami atas nama kostrad banyak mengucapkan terima kasih kepada PMI kabupaten Jember yang membantu obat-obatan untuk dibawa ke tugas pengaman perbatasan di Papua,” ujarnya. (Sgm/hms)

1.060 Lansia Dibantu Katering Pemkab Jember



Jember,Kabarejember.com
--Sungguh beruntung nasip lansia di Kabupaten Jember.ada sekitar 1.060 lansia di Kabupaten Jember mendapat bantuan paket makanan sebanyak tiga kali sehari dan itupun diantarkan langsung kerumah masing masing lansia.

Lansia yang mendapatkan bantuan tersebut dikategorikan  lansia yang sudah tidak produktif, hidup sebatang kara, tidak memiliki penghasilan, serta ketergantungan makan dari orang lain.

Gatot Triyono, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,  menyampaikan,

" Bahwa bantuan paket makanan atau Katering Lansia tersebut menggunakan anggaran biaya tidak terduga (BTT) Covid-19," ucapnya. (6/7/2020)

Gatot juga berharap, " Katering Lansia tersebut dapat membantu, sehingga mengurangi ketergantungan dengan orang sekitarnya," tuturnya.

Mbah Nisa, salah satu dari penerima Katering Lansia asal Kecamatan Jenggawah , mengaku tinggal sendiri di rumahnya.
Wanita sebatang kara yang sedang sakit ini mengatakan, merasa senang dan bersyukur makanan diberikan tiga kali sehari,

“ Saya tidak keliling lagi mencari makanan di tetangga,” ujarnya.

Bupati Jember, dr. Faida, MMR., yang juga ketua gugus tugas Covid-19. Mengungkapkan,
" Mereka didata untuk mendapatkan bantuan makanan selama tiga bulan," ungkapnya.

" Saat ini sudah ada 1.060 yang mendapatkan bantuan tersebut. Ini menunjukkan pemerintah Kabupaten Jember hadir untuk membantu para lansia,” pungkasnya. (SGM)

06/07/2020

DBD Serang Warga Jember, PMI Gencar Lakukan Fogging


Jember, kabarejember.com
 - Ditengah pelaksanaan pencegahan pandemi Covid-19, PMI Kabupaten Jember gencar lakukan fogging, sebanyak 65 rumah milik warga dan 1 tempat ibadah di lingkungan  Sawahan Cantikan RW 021 Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, menjadi sasaran pengasapan atau fogging PMI Kabupaten Jember secara gratis, Senin (06/07). Pasalnya, di wilayah tersebut 2 warganya terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Warga khawatir, penyebaran penyakit tersebut semakin meluas. Hingga kemudian Lurah Kepatihan melalui Ketua RW 021 lingkungan Sawahan cantikan Kelurahan Kepatihan Kaliwates mengajukan permintaan fogging kepada PMI Kabupaten Jember agar penyakit DBD tidak mewabah.

"Setelah dilakukan assessment di lokasi yang dilaporkan tersebut, diketahui terdapat 2 warga terjangkit DBD, Siti Fatimah (3 tahun) dan  Ny. Erniawati (56 tahun), kemudian kami menerjunkan 6 sukarelawan untuk melaksanakan pengasapan. Fogging yang dilakukan PMI dalam rangka mencegah dan memberantas nyamuk aedes aegypti yang menyebarkan DBD,"  kata E. A. Zaenal Marzuki, SH, MH Ketua PMI Kabupaten Jember.

Zaenal Marzuki menambahkan, tim fogging PMI melakukan pengasapan di rumah warga yang positif DBD, selanjutnya jarak 100 meter dari rumah tersebut. "Pengasapan dilakukan berpusat pada rumah penderita DBD. Kemudian pengasapan dilakukan melingkar dari titik rumah korban DBD," terangnya.

Menurutnya, PMI Kabupaten Jember terus menerus melakukan pengasapan sebagai upaya antisipasi meluasnya penyebaran wabah DBD yang saat ini menyerang di wilayah pedesaan  dan di perkotaan.

"Kami melakukan fogging menindaklanjuti permintaan warga yang mengabarkan adanya warga yang positif terjangkit DBD. Sebelumnya, PMI Jember melakukan pengasapan di beberapa pedesaan dan di perkotaan, desa Jubung, Mumbulsari, Kasiyan Puger, Tanggul Kulon, Sidomulyo Semboro, Gebang, bahkan wilayah perkotaan di Kecamatan Sumbersari, Patrang dan Kaliwates. Semoga upaya ini dapat mempersempit penyebaran penyakit DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti," Imbuhnya.

Sementara, Ulum, Ketua RW 021 Lingkungan Sawahan Cantikan Kelurahan Kepatihan, menuturkan kegiatan fogging ini merupakan salah satu cara untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran nyamuk aedes aegypti.

"Kami terus menghimbau kepada warga agar peduli dan menjaga lingkungan supaya tetap bersih, salah satu caranya jangan membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Lanjut Ulum, warga dapat berperan aktif dengan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang yang tidak diperlukan.

"Sebab barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD apalagi sekarang pergantian musim penghujan ke musim kemarau," ucapnya.

Kami juga ucapkan terima kasih atas keterlibatan PMI Kabupaten Jember dan warga kompak bergotong royong memberantas DBD.

"Kegiatan seperti ini sangat positif, tentu saya berharap kesadaran warga menjaga lingkungan bersih dan sehat terus terbangun, kegiatan ini dapat di laksanakan secara berkelanjutan," pungkasnya. (her/gee)

Desa Mojomulyo Bagikan BLT-DD Periode Juni


Jember, kabarejember.com
 -- Pemdes Mojomulyo kecamatan Puger bagikan BLT-DD periode bulan Juni kepada 190 KPM,  Senin (06/07)pagi. Penyerahan BLT-DD dipimpin langsung oleh kepala desa Mojomulyo Edi Purwanto secara door to door.

Petugas dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari perangkat desa, relawan covid-19, RT atau RW. Setiap kelompok hanya beranggotakan 3 orang, dengan tujuan bisa bekerja efisiensi, efektif, dan sesuai standart protokol covid-19.

"Mengingat pembagian BLT-DD pada saat ini sedang dalam situasi new normal (tatanan kehidupan normal baru) pandemi covid-19, maka menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan menjadi prioritas kita dalam menjalankan tugas sehari-hari." Ujar Edi Purwanto, Kepala desa Mojomulyo.

Edi mengatakan , dengan jumlah petugas pembagi BLT-DD yang hanya 3 orang per kelompok, memungkinkan dapat menghemat waktu dan bekerja secara maksimal.

Pantauan kabarejember.com di lapangan, petugas pembagi BLT-DD bekerja secara serentak menyebar ke rumah-rumah KPM sesuai dengan daftar nama yang menjadi bagian tugas masing-masing kelompok. Setelah melakukan pendataan sesuai KTP dan meminta tanda tangan atau cap jempol penerima, selanjutnya petugas menyerahkan uang sebesar Rp.600.000.-

Salah seorang penerima BLT-DD, Niman,40 thn, pekerjaan buruh tani, warga dusun Krajan RT.02 RW.08 desa Mojomulyo mengucapkan terima kasih kepada  pemerintah desa Mojomulyo (kepala desa) yang telah memberikan bantuan. "Uang ini sangat bermanfaat bagi saya sekeluarga untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Pekerjaan saya hanya buruh tani dan tukang ngarit,  rumput, penghasilan pas-pasan. Terima kasih pak Tinggi (pak kades)."ujarnya.

Kepala desa Mojomulyo,Edi Purwanto mengatakan,  pembagian BLT-DD dibagikan kepada 190 KPM, dengan rincian
Dusun Krajan 96 KPM,  Dusun Kalimalang 94 KPM. Harapannya uang yang diterima masyarakat dapat membantu perekonomian masyarakat menjelang new normal. "Semoga masyarakat dapat memanfaatkan uang BLT-DD dengan sebaik mungkin, sehingga ekonominya menjadi semakin baik lagi seperti sebelum adanya pandemi covid-19."katanya. (her)

Danramil dan Muspika Kecamatan Arjasa Gelar Apel Bersama Satgas Peduli Covid 19


Jember,Kabarejember.com
---   Danramil  bersama Muspika dan Ka PKM serta Satgas Covid 19 serta Karang taruna  melaksanakan  kegiatan Apel Inergitas bersama peduli Covid 19 ,Senin 6 Juli 2020 pukul 08. 00  Wib.  Dalam rangka mengevaluasi kegiatan Pendisiplinan Protokol kesehatan yang sudah berjalan selama kurun waktu pemberlakuan New Normal di masyarakat khususnya warga Kec. Arjasa. Dalam menjalankan protokoler kesehatan guna mencegah penyebaran penularan Covid 19 di Wilayah Kecamatan Arjasa.


Setelah melaksanakan Apel bersama di lanjutkan  kegiatan  terjun di lapangan  untuk melihat  Pelaksanaan Pendisiplinan  Protokoler Kesehatan yang di lakukan oleh Masyarakat baik di Pasar, Indomaret, Terminal juga SPBU serta Pabrik PTP  Bobin Juga Individu warga agar sadar dan tanpa harus di awasi oleh Petugas setiap hari  melaksanakan Aktifitas di luar  Warga Wajib melaksanakan  Protokol kesehatan terutama tentang pemakaian Masker , Cuci tangan setelah melaksanakan aktifitas di luar dan menghindari kerumunan .

 Kegiatan himbahuan tentang Pendisiplinan Protokol kesehatan di laksanakan  oleh Petugas Lintas Instansi ini di lakukan karena masih ada di temui beberapa  masyarakat baik pedagang pasar, maupun pembeli dan tukang ojek yg belum sadar  untuk menggunakan masker.

Kapten Jarwo selaku Danramil Kecamatan Arjasa mengatakan" Kegiatan ini kami lakukan dikarenakan masih banyak ditemui di sekitar warga masyarakat kami khususnya di kecamatan Arjasa .Warga masyarakat banyak yang tidak memakai masker, Untuk itu kami dari muspika yang juga bekerja sama dengan satpol PP dan karang taruna dari desa Darsono dan desa Kemuning lor.Untuk mengingatkan warga supaya selalu memakai masker bila beraktifitas di luar dan juga tetap menjaga protokol kesehatan ,supaya tidak tertular virus Corona," pungkasnya. ( SGM)