11/01/2021

Plafon Mall Pelayanan Public Graha Mojokerto Sevice City Ambrol




Mojokerto,Merdekanews.net -Merdeka-news ---Plafon lantai dua  gedung mall pelayanan public Graha Mojokerto Service City tiba-tiba ambrol, sabtu malam (9/1/2021). Sampai berita ini ditulis, belum diketahui pasti sebab ambrolnya bangunan berlantai 4 tersebut. Namun beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Berdasarkan hasil laporan petugas keamanan yg berjaga di gedung GMSC, ambrolnya atap tersebut terjadi pukul 19:02 WIB. Kondisi atap bangunan yang ambrol menimpa 3 (tiga) counter layanan yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM-PTSP NAKER), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil),dan Samsat Corner. Luas plafon yg rusak berkisar 40 % dari luas plafon yg ada di lantai 2.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP NAKER) Gaguk Tri Prasetyo ATD MM saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian Plafon yang ambrol tersebut. Namun demikian Pemerintah Kota Mojoketo tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk sementara pelayanan public dipindah ke lantai 3 (tiga). Gedung GMSC yang berlokasi di Jl. Gajah Mada No. 100 Kota Mojokerto merupakan bangunan berlantai 4, sementara pelayanan public berada di lantai 2 (dua). Oleh karena itu masyarakat tidak perlu kawatir pelayanan masih buka di lantai 3 (tiga) bersamaan dengan pelayanan administrasi perkantoran yang lain.”

Menurut Gaguk yang juga Kepala Diskominfo ini, pihaknya akan dibantu dari Dinas PUPR bersama tim teknis yg akan melakukan identifikasi penyebab terjadinya tragedi tersebut. Demi keamanan saat ini sudah terpasang police line di lokasi tersebut. ( yn)

Pimpinan Perusahaan Merdeka News Kukuhkan Kepala Perwakilan Jatim Wilayah Barat



Mojokerto,Merdekanews.net ---  Rapat kerja (Raker) Koran Nasional Merdeka News dengan agenda pengukuhan Kepala Perwakilan Jawa Timur  Wilayah Barat, dilaksanakan di Hotel KYNN jalan Empu Nala  No 87 Kota Mojokerto, Minggu (10/01/2021). 


Pada agenda itu, Heru Baskoro SH, dikukuhkan menjadi Kepala Perwakilan Jawa Timur (Jatim)   Wilayah Barat oleh Pimpinan Perusahaan, Moch Misdi SH MH, masa bakti Tahun 2021-2022.


Dalam sambutannya, Moch Misdi menyampaikan, Koran Merdeka News adalah media cetak dan online yang mempunyai visi  dan misi sajian sajian berita untuk umum.


"Dengan pengukuhan Heru Baskoro SH sebagai Kepala Perwakilan Jatim Wilayah Barat  di Mojokerto ini, Misdi berharap agar Merdeka News dapat berkembang sesuai dengan visi misi koran ini," kata Misdi.


Diharapkan, Merdeka News bisa menjadi perusahaan media massa yang profesional dan terpercaya, membangun masyarakat cerdas dan bisa menyikapi segala bentuk informasi dan perkembangannya.


"Melalui Merdeka News, mari kita berkonstribusi turut mengembangkan informasi yang mencerdaskan tanpa menyesatkan. Tetap mengedepankan kaidah-kaidah jurnalisme positif dan mematuhi kode etik jurnalistik," tambahnya.


Sementara, Heru Baskoro dalam kesempatan itu mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dirinya berjanji siap menjalankan tugas sebagai Kepala Perwakilan Jatim  Wilayah Barat Merdeka News baik cetak dan online di wilayah tersebut.


“Sebagai Kepala Perwakilan, saya mengajak teman teman untuk bekerja serius dan meningkatkan kesadaran profesionalisme, mobilisator, dan sinergi," ungkap Heru.


"Dengan kepercayaan ini, saya bertekad membangun sinergi dengan seluruh potensi yang ada demi mencapai tujuan yang diharapkan,” tambahnya.


Diakhir acara pengukuhan, Heru Baskoro mendapat serbuan ucapan selamat dari perwakilan dan  kepala biro yang hadir. Atas ucapan itu, mata Heru berkaca kaca. 


"Pengukuhan ini saya pahami sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan dalam merespon berbagai tuntutan, yaitu perbaikan dan peningkatan  untuk inovasi dan perubahan yang mesti saya lakukan," tutup Heru. (red)

09/01/2021

 


Mojokerto ,Merdekanews.net 

Hujan deras disertai angin kencang pada Kamis (7/1/2021) lalu menimbulkan sejumlah kerusakan rumah warga di Kota Mojokerto. Menyikapi hal ini, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari menginstruksikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) untuk segera melakukan asesmen atas rumah warga yang rusak pada Jumat (8/1/2021) esoknya. 


Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini, juga turun langsung meninjau rumah warga yang rusak. Sekaligus, memberikan bantuan berupa perbaikan rumah pada Sabtu (9/1/2021). Dengan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos PPPA, Heru Setyadi, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto KH Ma'shum Maulani, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Hatta Amrulloh, Camat serta lurah, Ning Ita menyusuri satu persatu bangunan rumah yang rusak. 


"Hujan yang melanda Kota Mojokerto, akhir-akhir ini cukup deras disertai dengan angin kencang. Dan Kota Mojokerto, merupakan salah satu daerah dari 22 daerah di Jawa Timur yang dilanda fenomena La Nina dan Hidrometeorologi. Untuk itu, kewaspadaan dari masyarakat sangat dibutuhkan. Kami mengimbau, agar semua masyarakat lebih mawas diri saat hujan deras," jelas walikota perempuan pertama di Mojokerto ini. 


Dari sebelas rumah yang mengalami kerusakan bangunan, lanjut Ning Ita, tiga di antaranya mengalami kerusakan berat, tiga lainnya rusak dengan kategori sedang dan sisanya mengalami kerusakan ringan. Kendati demikian, Pemerintah Kota Mojokerto bersama Baznas Kota Mojokerto  tetap memberikan bantuan berupa renovasi atau perbaikan pada bangunan yang rusak milik masyarakat senilai Rp 7.810.000. 


"Kerusakan setiap rumah berbeda-beda. Namun, tetap kami berikan bantuan sesuai dengan yang dibutuhkan. Semoga bantuan ini, dapat meringankan beban warga di Jalan Flamboyan RT 3 RW 2, di Lingkungan Wates. Dengan adanya bantuan ini, semoga perbaikan rumah yang rusak segera diperbaiki, sehingga saat hujan kembali melanda mereka bisa mendapatkan perlindungan yang layak, tanpa ada kebocoran," tegasnya. 


Sementara itu, Minto salah seorang warga yang terdampak angin puting beliung, mengucapkan terima kasihnya kepada Wali Kota Mojokerto Ning Ita. Khususnya, atas perhatian dan kecepatan dalam menanggapi permasalahan di masyarakat. Terlebih, kepada warga yang menjadi korban akibat angin puting beliung. "Matur nuwun Ning Ita, atas perhatian dan kepeduliannya kepada warga Kota Mojokerto. Bantuan ini, sangat berarti buat kami," ungkapnya. 


Seperti diketahui sebelumnya, Kota Mojokerto masuk pada 22 daerah di Jawa Timur yang mengalami fenomena La Nina dan Hidrometeorologi saat musim penghujan. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya, fenomena La Nina bukanlah badai. Akan tetapi merupakan fenomena perubahan cuaca karena naiknya suhu di laut pasifik sehingga mengakibatkan bencana hidrometeorologi(.yn)

Satu Lagi Pejabat Pemkab Banyuwangi Terpapar Covid-19



Banyuwangi,merdekanews.net  

---Pemkab Banyuwangi berduka lagi. Salah satu pejabat terbaiknya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi, Lukman Hakim (54) meninggal dunia pada Kamis (7/1/2021), dalam perjuangan melawan Covid-19. 

 Di masa hidupnya sosok pejabat satu ini kerap berjuang untuk merealisasikan berbagai bantuan sosial di masa pandemi di Banyuwangi. Bupati Anas pun merasa kehilangan atas meninggalnya mantan Camat Muncar tersebut.

08/01/2021

Kapolda Metro Jaya Serahkan Cinderamata pada Komunitas Suling

 


Jakarta,kabarejember.com 

---  Direktur Bimbingan Masyarakat Polda Metrojaya KBP Badya Wijaya, S.H., M.H. didampingi Kasubdit Binsatpam/polsus AKBP Jajang Hasan Basri, S.Ag., M.Si. melaksanakan kegiatan Subuh Keliling, silaturahmi dan sekaligus menyerahkan Cinderamata berupa Jam Dinding dari Kapolda Metro Jaya kepada K.H. Hasyim Asy'ari,  di Masjid Raya K.H. Hasyim Asy'ari Jakarta. Jl. Daanmogot Km.14,5 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat,Jumat, 8 Januari 2021, sekitar pukul 04.00 wib s/d selesai. 


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DKM K.H. Mahfudz Asirun bendahara DKM H. M. Rawi, Kabid Ta'mir Drs. K.H. Fathurrahman, Kasubbid Peribadatan Dr. K.H. Syamsul Ma'arif, MA, Muadzin H. Mulyadi, Kasat Binmas Polres Jakbar Kompol Dr. H. Ali Yusron, S.H., M.H.- Kapolsek Cengkareng Kompol Egman, S.H.- Kanitbinmas Iptu Wiyanto- Panit Binmas Ipda Aris Wong. 

Berikut, Bhabinkamtibmas Kel.Duri Kosambi Bripka A. Haris ,Babinsa Serda Deni- Lurah Duri Kosambi Drs. Imbang M.Si.  

Dalam himbauanya Dirbinmas Polda Metrojaya pada Jamaah Sholat Subuh menyampaikan beberapa point antara lain sbb, diucapkan terimakasih kepada DKM Masjid, Binmas Polres Jakarta Barat dan warga sekitar sudah menerapkan Protokol Kesehatan,Tujuan kami adalah silaturahmi dan mempererat ukhuwah islamiyah melalui kegiatan Subuh Keliling.

" Kita merindukan petuah-petuah dan nasehat dari para Alim Ulama yang menyejukan hati.Jihad sesungguhnya adalah berbakti kepada orang tua dan berbuat kebaikan terhadap sesama," paparnya. 

Diharapkan bahwa, Mesjid ini menjadi percontohan Mesjid Tangguh  Tangguh Beribadah / Memakmurkan Mesjid utk para Jamaahnya ,Tangguh Keamanan

Mesjid mampu menangkal dan mencegah masuknya Faham2 Radikalisme- Tangguh Kesehatan

Mesjid selalu menerapkan Protokol Pemuda ,Tangguh Ekonomi, 

Mesjid bermanfaat utk membantu warga yg Dhuafa- Tangguh Pendidikan,Mesjid aktif melaksanakan pengajian2 serta kajian2 yg bermanfaat khususnya untuk anak2 dan Remaja Mesjid 

" Mohon peran serta aktif para Kiai dan alim ulama untuk selalu menyampaikan 4 M ( memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan ) untuk memutus rantai covid 19," ujarnya. 

Selain itu, Ikut mensosialisasikan Program Vaksinasi Anti Covid 19 kpd Masyarakat

Kegiatan berjalan lancar dengan menerapkan Protokol Kesehatan. to2/afandi/muklas/hms) 


Kades Suyono Bagikan Sembako Bagi Warga Terdampak Banjir



Jember, Merdekanews.net -- Tanggap terhadap kondisi dan situasi masyarakat di wilayahnya, Kades Grenden Kecamatan Puger Kabupaten Jember, Suyono membagikan 15 paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Dusun Karetan dan Dusun Krajan Desa Grenden pada Jumat pagi (08/01/2021).


Pembagian bantuan sembako ini diawali dari Dusun Karetan sebanyak 13 paket. Bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan beberapa perangkat desa, Kades Suyono mendatangi rumah warga satu persatu dan menyerahkan bantuan sembako secara langsung dalam kondisi halaman warga tergenang air.


Setelah membagikan sembako di Dusun Karetan, selanjutnya rombongan bergerak menuju ke Dusun Krajan Desa Grenden untuk menyerahkan 2 paket sembako. 


Kepala Desa Grenden, Suyono mengatakan cukup prihatin dengan kondisi yang menimpa warganya. "Sedikit bantuan sembako ini merupakan bentuk kepedulian Pemdes Grenden terhadap warga. Saat ini kami masih terus mendata warga Grenden lainnya yang terdampak banjir.  Semoga langkah kecil kami ini dapat meringankan beban penduduk terdampak banjir dan menjadi inspirasi bagi warga untuk ikut peduli dengan sesama."kata Suyono merendah. (her/afandi/muklas)

Puluhan Rumah dan Sawah di Mlokorejo Terendam Banjir

 



Jember, merdekanews.net -- Akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari di wilayah kabupaten Jember, puluhan rumah dan puluhan hektar lahan persawahan di desa Mlokorejo kecamatan Puger terendam air sampai setinggi pinggang.


Hasil pantauan media ini di lokasi, debit air sampai hari Jumat (08/01/2021) pagi masih tinggi. Dari arah jalan raya Kasiyan-Gumukmas yang hendak menuju ke Pondok Pesantren Bustanul Ulum jalanan masih digenangi air yang tingginya di atas lutut, sehingga pengguna jalan ataupun pengendara kendaraan yang hendak melintas harus melewati genangan air.


Sementara beberapa halaman rumah warga dan lahan persawahan yang berada di sekitar lokasi juga digenangi air. Akibatnya tanaman padi yang baru ditanam mati karena terendam air.  


Menurut NAJI (55), petani, alamat dusun Krajan Timur desa Mlokorejo yang rumahnya di sekitar genangan air tersebut menuturkan bahwa kondisi banjir seperti ini terjadi setiap tahun.

"Air dari arah Utara jalan tidak bisa mengalir ke Selatan karena saluran air yang berada di bawah jalan raya tertutup sampah."


"Masyarakat tidak dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan normal karena halaman rumahnya tergenang banjir, dan kalau terjadi berhari-hari maka air akan mengeluarkan bau kurang sedap."ujarnya.


Hal senada juga diungkapkan seorang petani bernama TUMARI (60) petani, alamat dusun Krajan Barat desa Mlokorejo mengatakan bahwa sawah yang berada di wilayah utara desa puluhan hektar tergenang banjir. "Saya mempunyai sawah di daerah Gumuk Gadung, tapi sekarang tergenang air setinggi pinggang, padahal hari ini rencananya saya akan menanam padi tapi tidak jadi. Banyak tanaman padi yang baru ditanam milik petani terendam air."katanya polos.


Kepala Desa Mlokorejo H. MAHFUDZ menyatakan turut merasa prihatin dengan kondisi para petani dan masyarakat. 


"Menanggapi banjir dan luapan air, Kami Pemerintah Desa Mlokorejo bersama masyarakat, tadi pagi (Jumat) mengadakan kerja bakti gotong royong membersihkan saluran air. Semoga hari ini tidak terjadi hujan seperti kemarin, kasihan petani mas,"kata H. Mahfudz. (Tim)