28/01/2021

Dirbinmas Polda Metro Jaya: Kampung Tangguh Jaya Aspol Bandara Soetta Dukung Adaptasi Kebiasaan Baru

 


Jakarta,Merdekanews.net ----- Pada hari Rabu, 27 Januari 2021, Pukul 10.00 sd 13.00 WIB di Kampung Tangguh Jaya Asrama Polresta Bandara Soetta di Buaran Indah  RW 03 Tangerang melakukan upaya  Ketahanan mandiri dg Nestle dlm rangka menghadapi adaptasi kebiasaan baru yang sehat dan bebas stunting.


Wujud Ketahanan Pangan diaplikasikan dlm bentuk bantuan berupa1000 paket susu Batita yg diberikan kpd Lumbung pangan Kampung Tangguh Jaya di Asrama Polresta Bandara soetta utk didistribusikan kpd warga kampung tangguh jaya dan sekitarnya.


Untuk tertibnya kegiatan disusun acara yang diawali dengan Pembukaan oleh MC kemudian Pembacaan Doa, dilanjutkan dg Sambutan dari Lurah Buaran Indah, Sambutan dari Kapolresta Bandara soetta diwakili oleh Kasatbinmas, Sambutan Dirbinmas Polda Metro Jaya diwakili oleh Wadirbinmas, Sambutan Kpu Puskesmas tanah tinggi, Sambutan dari manager costumer activasion eksekutive Nestle, Penyerahan secara simbolis bantuan sosial berupa produk susu batita dan yang terakhir Acara foto bersama scr prokes dan ditutup oleh MC Kampung Tangguh Jaya di Asrama Polresta Bandara Soetta


Pejabat pejabat yg hadir adalah Wadirbinmas AKBP YudhistiraMidyahwan,

S.H,S.IK.,M.SI; Kasubdit Bhabinkamtibmas Akbp I.G.M Selli Pudja Wijaya .S.E, Kasibinlatpuan. Subditbhabinkamtibmas Kompol Hadi Susanto S.E

Kasatbinmas Bandara Soetta Kompol M. Renaldi Hutasuhut Sh; Bhabinkamtibmas Bandara Soetta; Bhabinsa Bandara Serka meu mardani;

Lurah Buaran indah bapa Savillah; Kpu Puskesmas Tanah Tinggi ibu Aan Nurfaidah dan Manager Consumer activation eksekutiv bpk Erki. Dan yang terahkir Ibu ibu pengurus Posyandu dan PKK Kel. Buaran indah.


Arahan Wadirbinmas sbb:

Ucapan Terima kasih kepada Nestle karena telah memberikan dukungan thd Kampung Tangguh Jaya dgn memberikan bantuan berupa paket susu bubuk khususnya untuk Batita;

Kampung Tangguh ini ada 3 yang diandalkan yakni Ketahanan Pangan, Ketahanan Ekonomi dan Ketahanan Kesehatan. "Marikita bersama sama melawan Covid19 dengan cara 5M," pesannya. 


Selama kegiatan berjalan dengan lancar aman kondusif dan menerapkan protokol kesehatan.


Dirbinmas Polda Metro Jaya: Kampung Tangguh Jaya Aspol Bandara Soetta mendukung Adaptasi kebiasaan baru yg sehat dan bebas stunting. (misdi/hms) 


Selama Sebulan, Satreskoba Polres Mojokerto Ungkap 17 Kasus




Mojokerto, Merdekanews.net ---- Sepanjang bulan Januari 2021, Satresnarkoba Polres Mojokerto mengungkap kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah 17 kasus dan menghadirkan 25 tersangka beserta barang bukti.


Dari 17 kasus itu, barang bukti yang disita Satresnarkoba Polres Mojokerto dan polsek jajaran yaitu pil duoble L sebanyak 31.675 butir dan sabu seberat 49,13 gram.


Barang bukti sabu terbanyak didapatkan dari tersangka Mochammad Erawan Chairuddin, warga Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Yakni sebanyak 10,59 gram sabu diamankan.


Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, dari 17 kasus itu ada beberapa kasus yang menonjol yang diungkap Satnarkoba Polres Mojokerto beserta Polsek jajaran. Diantaranya penangkapan pemilik sabu terbanyak dengan barang bukti 10,59 gram sabu.


“Yang bersangkutan akan mengedarkan narkotika jenis sabu sejumlah 10,59 gram yang akan diedarkan di Kabupaten Mojokerto,” kata Dony saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Mojokerto, Rabu (27/1/2021).



Kasus menonjol berikutnya adalah pengungkapan kasus peredaran pil dobel L. Sebanyak 30 ribu butir pil dobel L yang dibungkus 30 botol plastik warna putih diamankan dari tersangka Sigit Nugroho (37) dan Harya Warih Kusuma (37), keduanya warga asal Kediri.


Mereka ditangkap Satnarkoba Polres Mojokerto saat akan mengedarkan pil dobel L pada Selasa (12/1/2021), di sebelah mini market yang terletak di Dusun Patung Desa Pungging Kecamatan Pungging, Mojokerto.


Sebuah mobil honda Brio warna putih nopol AG 1569 HG juga diamankan polisi karena telah digunakan membawa ribuan pil koplo tesebut.


“Tersangka ditangkap saat akan mengantarkan pil double L di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kami akan mengambil proses penyidikan juga terkait dengan pencucian uang ataupun juga melakukan penyelidikan lebih lanjut di luar dari kasus tindak pidana narkotika,” ungkap Dony.


Kasus menonjol terakhir yang diungkap Satnarkoba Polres Mojokerto adalah kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan modus menyimpan barang haram tersebut pada sebuah gulungan benang layang-layang.


Paket sabu kemasan plastik klip seberat 0,44 gram yang disimpan di gulungan benang itu disita dari Eko Agus Sulistiono, warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko seorang pekerja honorer di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mojokerto.


“Tersangka ini merupakan pegawai honorer Dishub Kabupaten Mojokerto,” ucapnya.


Palaku sengaja menyimpan sabu tersebut dalam gulungan benang untuk mengelabui petugas. Kepada petugas ia juga mengaku sudah 5 tahun terlibat peredaran narkotika jenis sabu.


“Sabu miliknya disimpan dicela-cela lubang benang. Ini adalah modus untuk mengelabui petugas. Dari pengakuannya sudah 5 tahun mengkonsumsi dan mengelabui sabu,” tandasnya. (jekyridwan) 


Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Resapan

 


Mojokerto.Merdekanews.net ----- Diduga tidak bisa berenang, seorang bocah Muhammad Afiansyah (9) tewas tenggelam di kolam resapan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.


 Korban berstatus pelajar kelas III SD asal Dusun Jaringansari, Desa Karandiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, saat itu korban diketahui  sedang bermain bersama empat orang temannya di TPA Karangdieng.


Korban bermain di kolam resapan, sekitar 2 meter kedalamannya. Sedangkan tinggi air ditaksir lebih dari 1 meter. Diduga tidak bisa berenang, korban kemudian tenggelam. Teman korban langsung berteriak minta tolong.


Salah satu warga, Syaib mengatakan, korban bersama teman-teman diakui memang sering bermain di TPA Karangdieng

“Biasanya memang main di sini, dilarang masih terus saja. Namanya anak-anak. Tadi sama 4 orang temannya, main di sini,” ungkapnya, Minggu (24/1/2021).


Ia melanjutkan, diduga korban saat ditolong dua orang warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi sudah meninggal. Sebab posisi korban sudah mengambang di kolam resapan dan tubuhnya membiru, saat pertama kali ditemukan.


“Mungkin mau naik tidak bisa. Teman-temannya selamat, hanya korban yang meninggal. Teman-temannya teriak minta tolong dan ditolong dua orang pencari rumput,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolsek Kutorejo, AKP Hery Susanto mengatakan, sekitar pukul 07.30 WIB korban bermain di TPA Karangdieng bersama empat orang temannya.


“Saat berenang tiba-tiba korban Alfian mengapung sehingga temannya teriak minta tolong dan didenger warga Jaringansari yang ada disitu,” jelasnya


Ia melanjutkan, bahwa kolam resapan tersebut memiliki kedalaman kurang lebih 2 meter. Kolam tersebut merupakan tempat pembuangan akhir sampah tapi belum beroperasional.berenang.(jekyridwan) 


BPJS Kesehatan Banyuwangi Permudah Layanan Lewat Pandawa

 


Banyuwangi, Merdekanews.net 

 ----Masa Pandemi Covid-19 yang belum juga mereda membuat pelayanan publik harus berinovasi agar pelayanan bisa tetap berjalan dan mata rantai penularan bisa diputus. Seperti BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi yang melayani pesertanya melalui inovasi terbarunya, yaitu Pandawa (Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp). 


“Kami sudah melayani peserta dengan Pandawa itu sejak 6 September 2020,  layanan nya menggunakan aplikasi whatsapp yang bisa diakses oleh semua peserta JKN-KIS. ucap Supervisor Frontliner Kantor Cabang Banyuwangi Luh Aris Aryandeni.


Luh Aris menjelaskan, bahwa ada sepuluh layanan yang dapat dilayani melalui Pandawa ini. Peserta atau calon peserta JKN-KIS yang berada di wilayah Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso dapat mengakses Chat Whatsapp ke nomor 081232853317. Pelayanan melalui kanal ini dapat dilakukan pada hari kerja mulai pukul 08.00 sampai dengan 15.00 WIB. 

“Ada 10 layanan yang kami layani di Pandawa ini. adapun untuk wilayahnya, kami mencakup tiga wilayah yaitu, Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso. Jadi, peserta yang ada diwilayah itu bisa mengaksesnya ke nomor 081232853317,” jelasnya.


Selain Pandawa, para peserta dan calon peserta juga bisa mendapatkan pelayanan dengan mengakses Mobile JKN, CHIKA, VHIKA atau Care Center 1500 400. Semua kanal tersebut adalah kanal layanan non tatap muka resmi dari BPJS Kesehatan. 

“Kita juga ada kanal layanan lain selain Pandawa, kanalnya itu adalah Mobile JKN, Chika, Vhika, dan Care Canter 1500 400. Jadi, semuanya bisa diakses oleh peserta” ucap Aris.

Aris mengajak peserta dan calon peserta yang berada di wilayah Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso yang ingin mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan untuk mengakses Pandawa, sehingga peserta tidak perlu datang ke kantor.


“Yuk semuanya akses layanan pandawa, layanan yang aman dan nyaman di masa pademi,  tidak perlu datang ke kantor, cukup menggunakan smart phone di rumah. Kita lawan pandemi covid-19 ini dengan tetap berada di rumah,” Tutupnya. (anw/bpjskes)

27/01/2021

30 Jurnalis dari 24 Media Bakal Ikuti UKW Mandiri Gelombang II



Surabaya,Merdekanews.net ---- Sebanyak 30 jurnalis dari 24 media bakal mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri gelombang Ii, 30-31 Januari 2021 di Solo dengan lembaga penguji Solopos.


Agung Santoso, inisiator UKW Mandiri menjelaskan kepada awak media, 30 jurnalis dari 24 media di maksud selain berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur, juga dari luar Jatim, yakni Jateng  bahkan dari luar pulau Jawa, Kalimantan Tengah.


Para jurnalis yang ikut UKW di Solo selama dua hari di antaranya Juni Harianto (Realita), Slamet Wibowo (Memorandum), Rizchi Hari Setiawan (Klikku)


Prawoto (Persada Pos News), Agustri Mustikaningtias (Jawapes), Hanafi ( lpktrankonmasi), 

Melkianus (Kalamanthana), Deni Hariadi (Itulah.com).


Rino Tutuko (Surabaya Online), Ari Hermawan (Suara.Indonesia), Muhammad Lutfi Hermansyah (Faktualnews), M. Dhofir ( Lensa Nusantara), Nanang Supriatna (Lensa Nusantara),  Subaidi (Lensa Nusantara), Irwandoko (Kanal Indonesia)


.Bastari Wahyuningtias (Harian Forum), Didik Setyo Wahyudi (Padang Bulan), Irma Zuha Attamimi (Jendela Desa), 

Siti Nur Kholifah (Kabar Nganjuk), Suyono (Padang Bulan)


Yadi (Radar Indonesia), 

Bayu Adetya (Memoexpos) , Muhamad Masrur (Memoexpos),Wahyudi Sulistya (Memoexpos), 

Agus Suyanto ( Lawu News), Warno Agung (Tarunanews),Muhamad Syaiful Aries  (Memoexpos), Handoko (Monitor Desa), Nurul (Petisi), Danu (Layang).


"Dari 30 jurnalis yang mengikuti UKW, 2 jurnalis ikut  ujian jenjang wartawan utama, sedang 28 jenjang wartawan muda,' jelasnya.


Ditambahkan Agung sapaan akrab pria kelahiran Surabaya ini, 5 penguji akan menguji para jurnalis selama dua hari, tanggal 30 dan 31 Januari 2021. 


Tiap menguji akan menangani 6 orang jurnalis dalam satu kelompok, berarti ada 5 kelompok, "Sebanyak 12 materi akan di ujikan selama dua hari,' ungkap Agung.


Menyinggung UKW gelombang III, Agung yang gemar berolahraga renang menjelaskan gelombang III bakal dilaksanakan 27-28 Februari 2021. ( Agung/Hms)  


Jelang Akhir PPKM, Angka Covid-19 Kota Mojokerto Terus Melandai



Mojokerto, Merdekanews.net ----Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Mojokerto dinilai efektif oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Sebagaimana Keputusan Gubernur (Kepgub)Jawa Timur Nomor 34 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, Kota Mojokerto tidak termasuk dalam wilayah yang diperpanjang masa PPKM-nya. 


Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari usai mengikuti Rapat Evaluasi Penerapan PPKM di Jawa Timur secara daring, Selasa (26/1) dari Ruang Galeri, Rumah Rakyat Kota Mojokerto. Menurut Ning Ita, sapaan akrab wali kota, Kota Mojokerto termasuk wilayah yang tidak diperpanjang masa PPKM-nya. "Dari 15 daerah pada Kepgub 11 tahun 2021, ada lima daerah yang tidak harus memperpanjang PPKM. Termasuk, Kota Mojokerto. Namun demikian, ada tambahan tujuh daerah lain yang harus mulai menerapkan PPKM. Sehingga, berdasar Kepgub terbaru ada 17 daerah di Jawa Timur yang harus melaksanakan PPKM pada 26 Januari - 8 Februari 2021," jelas Ning Ita. 


Ning Ita menyampaikan PPKM di Kota Mojokerto akan terus dilanjutkan sampai 28 Januari 2021 sebagaimana telah ditetapkan dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto tanggal 12 Januari 2021 lalu. Menurut Ning Ita, adanya PPKM mampu meningkatakan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. “Tempat wisata dan hiburan yang ada di Kota Mojokerto 100% patuh pada pelaksanaan PPKM. Begitu pula, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar 100% melaksanakan daring. Dari 100 tempat ibadah  yang dipantau semua juga taat. Demikian halnya dengan keramaian atau hajatan, dari lima lokasi yang dipantau semuanya taat menjalankan aturan,” jelas Ning Ita. 


Lebih lanjut, Ning Ita menambahkan bahwa seluruh pemangku kepentingan telah bahu membahu dalam melaksanakan monitoring PPKM. "Selama PPKM, tim gabungan dari Satpol PP bersama Kodim 0815 dan Polresta Mojokerto telah melakukan pemantauan terhadap pemakaian masker, penutupan tempat wisata dan hiburan, jam operasional pasar, tempat usaha, tempat ibadah dan keramaian,” katanya 


Menurut Ning Ita, di Kota Mojokerto belum semua taat dengan ketentuan. Tim gabungan masih menemukan beberapa pelanggaran namun jumlahnya tidak besar. “Pelanggaran terjadi pada pemakaian masker. Tempat usaha yang melebihi kapasitas dari 1.256 tempat usaha yang melebihi kapasitas hanya 2% saja. Ada juga pelanggaran jam operasional di pasar namun tidak terlalu lama,” imbuhnya. 


Ning Ita menyampaikan bahwa berdasar data epidemiologis harian, jumlah penderita Covid-19 masih fluktuatif, tetapi mengalami penurunan trend. Begitu pula dengan Bed Occupancy Ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di rumah sakit baik di ruang ICU maupun di ruang isolasi sudah mengalami penurunan. 


Ning Ita berharap dengan sosialisasi yang terus dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Mojokerto bersama Kampung Tangguh Semeru dan Kader Motivator semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mentaati 6M. "Jadi kalau kita sudah terbiasa dengan 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Maka ada 2 M tambahan, yakni membatasi mobilitas dan melaksanakan vaksinasi," ujarnya. 


Dengan semakin tingginya kesadaran dan disiplin masyarakat maka akan semakin berkurang pula jumlah yang terpapar Covid-19. "Mari bersama-sama taat pada protokol kesehatan, sehingga kita tidak perlu lagi menerapkan PPKM di kota tercinta ini. Karena, disiplin protokol kesehatan adalah benteng utama dari Covid-19,” pungkas Ning Ita.(yn)

26/01/2021

Jatah Vaksin Tiba di Lumajang



Lumajang,Merdekanews.net --

 Kabupaten Lumajang dalam waktu dekat akan menerima 7.760 dosis vaksin Sinovac.

dr Marshall Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, mengatakan, vaksin akn diterima dalam minggu ini.

"Iya antara Selasa (26/1) atau Rabu (27/1), rencananya seperti itu," kata dr Marshall, Senin (25/1/2021).

Meski vaksin segera tiba di Kabupaten Lumajang, tapi pihaknya belum bisa menjadwalkan secara pasti pelaksanaan vaksin Sinovac. (misdi) 


Hanya diperkirakan akan dimulai maksimal dua hari setelah vaksin diterima.

"Belum ada jadwalnya ya. Tapi mudah-mudahan minggu ini sudah bisa dilakukan. Bisa jadi satu-dua hari selang vaksin datang, kami pun masih menunggu arahan kadinkes juga," ujarnya.

Untuk diketahui, pada tahap pertama ini vaksin akan diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes).

Sedikitnya ada 3.851 nakes dan 10 orang pejabat daerah setempat yang akan diberi vaksin di tahap pertama itu.

"Tapi untuk pencanangan pejabat kami masih koordinasi dulu. Karena info dari provinsi pelaksanaan vaksinasi bisa langsung ke nakes tanpa menunggu pencanangan ke 10 pejabat," ujarnya.(Misdi)