30/06/2021

Polri Raih Predikat WTP Delapan Tahun Berturut-turut dari BPK

 


JAKARTA—Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan (LHPLK) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) TA 2020. 



LHPLK diserahkan langsung oleh Anggota I BPK RI Bidang Polhukam, Hendra Susanto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (29/6/2021). 


Dengan demikian selamat delapan tahun berturut-turut sejak 2013 sampai 2020, Polri berhasil meraih WTP dari BPK.


Kapolri menyampaikan bahwa Korps Bhayangkara selalu berkomitmen untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan uang negara dengan sebaik-baiknya. 


“Capaian tersebut harus dipertahankan dan terus ditingkatkan guna mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara,” kata Sigit dalam keterangan tertulis, Selasa (29/6/2021). 


Sementara itu, Hendra Susanto mengatakan, WTP yang diberikan bukanlah hadiah dari BPK, melainkan kepatuhan Polri dalam mengelola dan menjunjung tinggi akuntabilitas. “Opini ini bukan hadiah dari BPK tetapi sebagai kepatuhan Polri dalam mengelola keuangan negara,” kata Hendra. 


BPK, kata dia, tidak menemukan permasalahan signifikan yang berdampak pada kewajaran penyajian laporan keuangan. Pemeriksaan terdiri atas pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. 


Tujuan utama pemeriksaan laporan keuangan adalah untuk memberikan opini yang merupakan pendapat profesional pemeriksa atas kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan dengan sejumlah kriteria.

Forkopimda Jatim Sosialisasi Jelang Pemberlakuan PPKM Darurat



Forkompimda Jatim dan Pejabat Utama Polda Jatim melakukan sosialisasi jelang pemberlakuan PPKM Darurat, yang nantinya secara resmi akan diumumkan oleh Presiden Jokowi pada 2 Juli mendatang.


Forkopimda Jatim diantaranya ada Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Gubernur Jatim yang diwakili oleh Plt. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Selasa malam (29/6/2021), melakukan sosialisasi jelang pemberlakuan PPKM Darurat di Jalan Kedungdoro, Surabaya. 


Dalam kesempatan ini, Mayjend TNI Suharyanto menjelaskan. Yang menonjol dalam pemberlakuan PPKM darurat adalah pembatasan keramaian masyarakat, Jam operasional restoran boleh buka hanya sampai Pukul 17.00, setelah itu bisa beli denga cara take away sampai pukul 21.00. 


"Ini berlaku di setiap wilayah termasuk di Jawa Timur. Kemudian kami bertiga ini melaksanakan pengecekan awal untuk melihat dan sosialisasi terlebih dahulu, jangan sampai nanti setelah diumumkan oleh pemerintah masyarakat Jawa Timur atau Kota Surabaya ini terkaget-kaget," ucap Pangdam V Brawijaya. 


PPKM Darurat dilakukan selama 2 Minggu, mulai tanggal 3 Juli, sampai dengan 21 Juli 2021. 


"Mudah-mudahan dalam 2 Minggu ini nanti bisa segera turun drastis. Nah nanti langkah berikutnya setelah tanggal 21 ini akan ditentukan oleh pemerintah," tambah Pangdam.


Saat melakukan sosialisasi PPKM Darurat ini, Kapolda Jatim berdialog dengan pedagang kaki lima, dengan menghimbau penyebaran covid-19 yang masih menghantui kita semu, namun Kapolda melakukan dengan Bahasa Jawa Timuran. 


"Sepurane yo cak tutup disek, soale kasus covid jek dukur, (mohon maaf ya mas tutup dulu, soalnya kasus penyebaran covid-19 masih tinggi)," kata Kapolda saat memberikan sosialisasi PPKM Darurat sembari memintabkepada pedagang untuk menutup lapaknya. 


"Saya lihat masyarakat sudah mulai patuh, dan harapan kami, ini bisa dilaksanakan di seluruh Jawa Timur, sehingga upaya kita didalam menertibkan adanya kerumunan, kemudian adanya tempat-tempat umum yang mengundang kerumunan ini bisa ikuti aturan," papar Kapolda Jatim. 


"Untuk restoran, Mall, kemudian tempat ibadah, mohon kiranya masyarakat patuh terhadap itu. Tujuannya satu, kita semua bisa terhindar dari covid," imbau Kapolda untuk dipahami dan dilakukan oleh masyarakat. 


Lebih lanjut Kapolda menyampaikan hasil operasi yustisi yang telah dilakukan diseluruh Jawa Timur, ada banyak masyarakat yang telah diterbitkan dengan dilakukan teguran, penindakan dan surat tertulis. 


Selain itu, Kapolda Jatim juga telag membukan gerai ratusan gerai vaksinasi di seluruh Jawa Timur, dan ribuan orang juga telah dilakukan vaksinasi. 


"Untuk hasilnya, kami rata-rata seluruh Jawa Timur itu ada 2500 kegiatan. Sedangkan untuk vaksinasi, hari ini ada 409 gerai yang kami buka, dan sudah mencapai target kurang lebih ada 23 ribu, pada jam empat sore tadi, dan sekarang diperkirakan sudah sampai 50 ribu. Ini akan kami terus lakukan untuk vaksinasinya juga," pungkas Jenderal asli Suroboyo ini.


Sosialisasi penerapan PPKM Darurat ini akan terus dilakukan sebelum Presiden Jokowi mengumumkan secara resmi. Bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang penerapan PPKM Darurat yang segera diberlakukan.

Masyarakat Membludak Untuk Vaksin, Gerai Vaksin Presisi Polrestabes Surabaya Tetap Jaga Prokes Secara Ketat



*Antusias Masyarakat Berbondong-Bondong Mendatang Gerai Vaksinasi Presisi di Polrestabes Surabaya*


Surabaya – Antusias masyarakat berbondong-bondong mendatangi Gerai Vaksinasi Presisi Polri di Mapolrestabes Surabaya dalam rangka mensukseskan program vaksinasi pemerintah guna percepatan penanggulangan covid-19.


Dengan meningkatnya volume pendaftar untuk menerima vaksin jenis Sinovac di Polrestabes Surabaya, sejumlah personil terus mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar tidak tidak terjadi claster baru.


Dari keterangan Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H., didampingi Kabag Sumda, AKBP Sri Andriyani, S.Pd selaku panitia pelaksana mengatakan, untuk di Kota Surabaya sendiri grai Vaksinasi Presisi Polri ada tiga lokasi, yaitu di Polrestabes Surabaya, Satpas Colombo dan di Taman Bungkul.


“Gerai Vaksinasi Polri ini tidak mengganggu vaksinasi yang ada di Puskesmas-puskesmas, ini intinya akselerasi atau percepatan untuk mencapai target 1 juta dosis vaksin perhari,” ucap AKBP Hartoyo, saat meninjau pelaksanaan proses vaksinasi di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Rabu (30/06/2021).


Untuk di Kota Surabaya sendiri menurut Wakapolrestabes Surabaya, ditargetkan dalam sehari mencapai 10 – 20 ribu dosis vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat. Selanjutnya, di Polrestabes Surabaya sendiri total vaksin yang disediakan ada sekitar lebih dari 10 ribu dosis vaksin dan yang sudah berjalan sekitar 6-7 ribu dosis vaksin, sedangkan sisanya tinggal 4500 dosis yang ada.


“Ini rencananya akan dilaksanakan hingga hari Sabtu, jika pada hari itu stok dosisnya habis, kita akan minta lagi ke Polda Jatim. Kemudian kita lanjutkan lagi pada hari Seninnya di dua lokasi ini (Mapolrestabes Surabaya dan Satpas Colombo),” lanjut AKBP Hartoyo.


Kemudian masyarakat yang akan menerima vaksin, harus melengkapi persyaratan yang ditentukan diantaranya diatas umur 18 tahun dan mengisi formolir yang disediakan serta melampiri foto copy KTP.

Percepat Vaksinasi, Polisi di Bojonegoro Meluncurkan Vaksin Mobile ASTUTI Sasar Warga Pelosok Desa

 


Bojonegoro – Untuk mendukung program percepatan vaksinasi, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kepolisian baik ditingkat Polda, Polres dan Polsek untuk mendirikan gerai vaksinasi.


Untuk percepatan vaksinasi, Polres Bojonegoro membuat terobosan dengan meluncurkan “Vaksin Mobile ASTUTI”, Rabu(30/6/2021).


Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menjelaskan Vaksin Mobile ASTUTI ini digunakan untuk percepatan vaksinasi. Yaitu membantu program Bapak Presiden. Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 


Harapanya dengan 1 juta vaksin setiap hari (secara nasional), dengan kerja sama tiga pilar, Polres Bojonegoro, Kodim 0813/Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro, bekerja sama dan berkolaborasi serta besinergi untuk mempercepat vaksinasi. 


"Dalam beberapa hari ini kita dengan Kodim 0813/Bojonegoro dan Dinas Kesehatan bisa memaksimalkan vaksin. Animo atau pun minat masyarakat Bojonegoro untuk mengikuti program vaksin nasional sangat-sangat luar biasa," ujar AKBP Pandia.


Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan kepada seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan tiga pilar untuk tetap melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5 M. 


Mobile akan masuk ke desa-desa untuk memberikan pelayanan vaksin secara gratis bagi warga. Dan kita tetap semangat untuk menerapkan 3T (Testing, Tracing, Treatment) untuk memutus penyebaran Covid-19. Kunci paling utama untuk memutus Covid- 19, disiplin masyarakat dalam hal protokol kesehatan dan menggunakan vaksin. 


"Kunci untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 selalu dan taat mematuhi protokol kesehatan," tegas AKBP EG Pandia.


Kapolres Bojonegoro minta kepada jajaranya untuk menjadwal Vaksin Mobile ASTUTI dijadwal agar bisa masuk ke desa-desa guna melayani vaksin gratis kepada masyarakat.


Hadir dalam acara itu Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia, Dandim 0813/Bojonegoro Letkol.Inf Bambang Hariyanto, dan PJU Polres Bojonegoro lainnya. (humas)

Kapolda: Ada 503 Gerai Vaksinasi di Jatim untuk percepatan Vaksinasi




Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, melakukan peninjauan Gerai Vaksinasi Presisi, di Taman Bungkul, Surabaya, pada Rabu (30/6/2021), dalam rangka mendukung program pemerintah 1 juta vaksin perhari, untuk membentuk Herd Immunity. 


Pelaksanaan peninjauan vaksinasi ini dimulai dari tahapan pendaftaran, Skrining, Vaksinasi, hingga Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 


Pelaksanaan vaksinasi di gerai vaksinasi Presisi Taman Bungkul ini ditargetkan dapat mencapai 250 orang, dengan petugas vaksinasi terdiri dari 10 tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda Jatim. 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam kesempatan ini mengatakan. Hari ini jajaran Polda Jawa Timur, secara serentak melaksanakan vaksinasi yang ditargetkan sebanyak 23 ribu diseluruh jajaran Jawa Timur, kemarin pihaknya telah mendirikan 503 gerai vaksinasi, yang tersebar di seluruh jajaran Jawa Timur.


"Hari ini, salah satunya saya mengecek gerai vaksinasi yang berada di Taman Bungkul. Rencananya hari ini kami melaksanakan vaksinasi untuk 250 orang disini, antusias masyarakat sangat tinggi, sehingga sampai sekarang sudah berjalan 170, harapan kami nanti sebelum jam empat sore, 250 itu sudah habis," kata Kapolda Jatim. 


"Jadi rata-rata kami akan Melaksanakan 23 ribu per hari oleh Polri saja. Itu terbagi menjadi 503 gerai. Untuk percepatan program vaksinasi. Salah satu gerainya ini, di Taman Bungkul sini ada 250 vaksin. Nanti ada gerai lain bisa 200, ada yang 500. Tergantung dari ketersediaan vaksin dan kedatangan masyarakat untuk melaksanakan vaksin," tandasnya Irjen Pol Nico Afinta. 


Kapolda Jatim juga mengimbau kepada masyarakat, untuk datang di gerai-gerai vaksin yang sudah ada, atau yang sudah dimiliki oleh Puskesmas. Hal ini untuk meningkatkan herd immunity. 


"Jadi tinggal membawa KTP kemudian mengisi form dan nanti dilaksanakan skrining pemeriksaan kesehatan, yang bersangkutan itu bisa atau tidak mengikuti vaksinasi," Jelasnya 


Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, kepada seluruh anggota, mari kita laksanakan program vaksinasi ini, sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Provinsi dengan masyarakat kita jaga terus. 


"Harapannya 117 ribu vaksin per hari di wilayah Timur, yang dilaksanakan oleh Pemprov, TNI-Polri bisa terlaksana dengan dukungan masyarakat Jawa Timur," harapnya. 


Irjen Nico Afinta menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengajak untuk tetap menjaga diri, keluarga, dan negara. 


"Ayo jaga kesehatan diri, jaga kesehatan keluarga dan jaga kesehatan negara," ajak Kapolda.

Wakapolres Lumajang Hadiri Pelantikan Kades Terpilih PAW

 


LUMAJANG - Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino, SH., SIK, MM mewakili Kapolres Lumajang menghadiri pelantikan Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kades Pergantian Antar Waktu (PAW). 


Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Lumajang Ir.Hj. Indah Amperawati, M.Si.di Gedung panti PKK Kabupaten Lumajang, Rabu (30/6/2021).


Adapun Kepala Desa PAW yang dilantik Wakil Bupati Lumajang yakni Kepala Desa Sekokbesuki Muhammad Nasih, Kepala Desa Grati Muhammad Faisol, Kepala Desa Sumbersuko Ahmad Taufik.


Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Lumajang Ir.Hj. Indah Amperawati, M.Si., Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino, SH., SIK, MM, Sekda Kab. Lumajang Drs. Agus Triono., M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab. Lumajang, Drs. Basuni, Pasilog Kodim 0821 Kapten Cpm Dwi Budi Susila, Kasatpol PP Kab. Lumajang,Matali Bilogo, S.Sos, dan Ka DPMD Kab. Lumajang Abd. Mujib, Ka Inspektorat Kab. Lumajang Ir. Muhammad Sunardi, MM.


Wakil Bupati Lumajang Ir.Hj. Indah Amperawati, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pj Kades yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya serta mengawal PAW dengan aman dan tuntas.


"Terima kasih kepada Pj Kades, panitia di masing-masing desa serta pihak TNI-POLRI yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dalam mengawal Pilkades PAW sampai dengan tuntas dan aman," tuturnya.


Ia juga berpesan, Semoga tiga kades terpilih bisa menjadi pelayan masyarakat yang baik, dan selalu hadir di tengah-tengah rakyatnya.


"Karena Kades terpilih merupakan pilihan masyarakat agar dapat menjalankan roda pemerintahan desa dengan baik dan bersih," imbuh Wabup.


Untuk itu, Wakil Bupati meminta agar jabatan kades terpilih yang telah diberikan merupakan amanah dan jangan sampai disalah gunakan maupun melanggar hukum yang berlaku. 


Tetap maksimalkan pelayanan masyarakat dengan baik dan sesuai ketentuan, laksanakan hak, wewenang dan kewajiban kepala desa dengan baik dan amanah.


"Pesan untuk tiga kades terpilih, laksanakan tugas dengan maksimal, maksimalkan ketentraman desa, jangan menyalahgunakan wewenang selama menjabat sebagai kades, serta jangan pernah membedakan masyarakat dan gunakan APBDes sesuai ketentuan yang berlaku," pesan Wabup. (Humas Polres Lumajang)

Gerai Vaksinasi Presisi Polres Lumajang Layani 9.076 Orang Dalam 2 Pekan

 



LUMAJANG - Dalam rangka menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polres Lumajang Jawa Timur mendirikan Gerai Vaksin Presisi di Polres dan Polsek Jajaran.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si melalui Paursubbaghumas Ipda Andrias Shinta mengatakan Polres Lumajang dan Polsek Jajaran membuka gerai vaksin Presisi guna memfasilitasi masyarakat yang belum disuntik vaksin Covid-19.


"Ada 23 Gerai Vaksinasi Presisi yang ada di Lumajang, 21 Gerai di wilayah Polsek Jajaran, 1 Gerai di Polres Lumajang dan 1 Gerai di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang." 


Ia menambahkan bahwa Gerai Presisi tersebut tidak dipungut biaya atau gratis bagi masyarakat yang ingin mendapatkan suntikan vaksin Covid-19


"Gerai Vaksinasi Presisi ini tak hanya melayani masyarakat Lumajang, tapi juga berlaku untuk seluruh elemen masyarakat tanpa syarat domisili. Dengan kata lain, warga yang beralamat dimanapun di KTP dipersilakan datang ke kantor polisi terdekat." ujar Paursubbaghumas


Menurut Paursubbaghumas, gerai vaksinasi Presisi didirikan sebagai upaya terwujudnya Herd Immunity dan juga mewujudkan program Presiden 1 Juta Vaksinasi 1 Hari. 


"Hari ini masyarakat yang mengikuti vaksinasi di gerai vaksinasi presisi di Urkes Polres Lumajang dan Polsek Jajaran, 816 Orang divaksin gratis aman dan halal hari ini, Rabu (30/6/2021).


Lanjut dia, jadi mulai tanggal 17 Juni hingga 30 Juni Polres Lumajang telah memvaksin masyarakat sebanyak 9.076 orang.


"Ayo jaga kesehatan diri, jaga kesehatan keluarga, jaga kesehatan negara, tetap patuhi protokol kesehatan meskipun telah divaksin." ajaknya (Humas Polres Lumajang)