13/08/2021

Kapolda Jatim: Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Jatim dan Sat Reskrim Polres Bangkalan Ringkus 3 Pelaku Penembakan



BANGKALAN,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Dirreskrimum Kombes Totok Suhariyanto, dan pejabat utama Polda Jatim, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino serta Kasubdit Jatanras Polda Jatim Akbp Lintar Mahardono, Kamis (12/8/2021)siang, merilis hasil ungkap tindak pidana percobaan pembunuhan yang direncanakan dengan menggunakan senjata api illegal.


Pelaku melakukan penembakan karena menjalin hubungan asmara dengan Istri Korban dan sakit hati karena masalah pekerjaan dengan Korban.


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, jajaran Ditreskrimum Polda Jatim dan Sat Reskrim Polres Bangkalan, menindaklanjuti adanya kejadian penembakan pada hari Sabtu (7/8/2021) di TKP Perum Kailas, Bangkalan Madura.


"Korban atas nama Aswar, seorang teknisi internet, menerima panggilan untuk memperbaiki wifi. Kemudian pada saat mendatangi kejadian dimana adanya kerusakan wifi. Tiba tiba ada seseorang yang tidak dikenal lantas melakukan penembakan yang mengenai bahu dan kepala. Beruntung korban masih hidup dan mencari pertolongan," jelas Irjen Pol Nico Afinta, Kapolda Jatim, Kamis (12/8/2021) siang.


Ditambahkan Nico, atas dasar adanya kejaduan tersebut, tim gabungan dari Ditreskrimum polda jatim dan sat reskrim polres bangkalan mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Serta mencari keterangan saksi dan mengambil proyektil yang ada di lengan korban.


"Kemudian pada hari Selasa (10/8/2021) polisi akhirnya berhasil menangkap tiga orang pelaku penembakan," tambahnya.


Ketiga pelaku yang berhasil diringkus yakni, S (33) warga Sawahan, Kota Surabaya. Yang berperan sebagai Pelaku utama yang melakukan penembakan, D, (34) warga Dukuh Pakis, Kota Surabaya. Yang berperan membantu memutuskan kabel wifi disekitar lokasi penembakan yang telah ditentukan agar korban dapat dieksekusi di lokasi tersebut dan F (35) warga Kelurahan Keraton, Kabupaten Bangkalan. Berperan membantu mencari informasi keberadaan korban dan menunjukkan lokasi keberadaan korban pada saat kejadian.


Kronologinya, pada hari Sabtu tanggal 7 Agustus 2021, korban yang merupakan teknisi instalasi wifi (freelance/tenaga lepas) mendapat order untuk memperbaiki jaringan kabel wifi yang rusak di perumahan Kailas, Dusun Karangpandan, Desa Sukolilo Timur, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura.


"Pada pukul 17.30 WIB, korban mulai mengerjakan perbaikan, awalnya korban ditemani 3 (tiga) orang teknisi lainnya dan 2 (dua) orang teman korban. Namun pukul 20.30 WIB, ketiga teknisi mendahului pulang. Kemudian korban melanjutkan perbaikan pada titik kerusakan instalasi berupa kabel yang terputus di posisi pinggir jalan pada akses masuk perumahan Kailas," lanjutnya.


Sekira pukul 22.00 WIB, ketika proses perbaikan sedang berjalan, secara tiba-tiba datang seorang laki-laki tak dikenal dengan cara jalan kaki dari sisi timur (semak-semak), langsung mendekati korban dan melakukan penembakan sebanyak 2 kali pada jarak 3 (tiga) meter.


"Tembakan pertama mengenai lengan kiri korban dan membuat korban terjatuh, tembakan kedua diarahkan pada kepala korban namun meleset hanya menyerempet dan langsung mengenai tanah, pada saat tembakan kedua korban sempat pura-pura mati, supaya tidak ditembak kembali," sebutnya.


Sedangkan motif pelaku utama S melakukan penembakan pada jarak 3 (meter) sebanyak dua kali yang diarahkan pada dada korban dan kepala korban. Namun meleset mengenai lengan kiri korban dan menyerempet bagian atas kepala korban, dengan menggunakan senjata api rakitan.


"Pelaku sebelumnya telah merencanakan upaya pembunuhan tersebut, dengan dibantu oleh pelaku D yang sengaja memutus kabel jaringan wifi beberapa hari sebelumnya di akses jalan masuk perumahan dan dibantu pelaku F yang memonitor pergerakan Korban (F merupakan salah satu teknisi yang awalnya sempat menemani korban di lokasi perbaikan)," pungkasnya.


Barang bukti yang berhasil diamankan yakni, 1 (satu) pucuk senjata api rakitan model revolver warna silver (krom), 7 (tujuh) buah butir peluru kaliber 38, satu buah proyektil yang diamankan dari TKP, satu buah proyektil yang diangkat dari badan korban, satu potong kaos yang bekas tembakan, satu potong rompi warna biru dongker, satu unit sepeda motor honda vario warna hitam, satu buah helm warna hitam dan satu unit HP merk realme warna hijau.


Kepada ketiga tersangka akan dijerat Pasal 340 KUHP jo. Pasal 53, 55, 56 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo. Pasal 53, 55, 56 KUHP lebih subsider Pasal 351 ayat 2 KUHP jo. Pasal 56 KUHP dan Pasal 1 ayat (1) UU Drt RI Nomor 12 tahun 1951 yang diancam pidana maksimal 13 tahun penjara dan 20 tahun penjara.


Saat ini Sat Reskrim masih melakukan penyidikan adanya tersangka lain, sedangkan Timsus Subdit III Jatanras polda jatim masih mengembangkan terkait asal usul senjata api rakitan tersebut, yang sementara diakui oleh Pelaku S dibeli secara online.

12/08/2021

Tinjau SVMI di UI, Kapolri: Hilangkan Perbedaan Bersatu Lawan Covid-19



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Sentra Vaksinasi Mahasiswa Indonesia (SVMI) di Sarana Olahraga (SOR) Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (12/8/2021).


SVMI ini merupakan kolaborasi antara Polri bersama dengan seluruh Civitas Akademika Universitas Indonesia, Forkopimda Kota Depok, Mahasiswa, Relawan, tenaga medis, BUMN, Swasta dan seluruh elemen masyarakat. Dengan tujuan akselerasi vaksinasi demi mempercepat Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona. 


Sigit menekankan bahwa untuk penanganan dan pengendalian Covid-19 serta percepatan Herd Immunity terhadap virus corona, diperlukan sinergitas dan kerjasama dari seluruh elemen bangsa. Karena itu, Sigit menekankan untuk menghilangkan segala perbedaan dan bergandengan tangan untuk sama-sama berjuang melawam Pandemi Covid-19. 


"Karena Herd Immunity bisa tercapai kalau kita semua bergabung dan bersinergi. Karena saat ini yang kita butuhkan, adalah bagaimana seluruh elemen bangsa ini bersatu untuk melawan Covid-19. Hilangkan sementara ini perbedaan kita, bersatu kita lawan Covid-19, untuk segera maju menuju Indonesia bangkit, itu tentunya harapan kita semua," kata Sigit dalam tinjauannya.


Mantan Kapolda Banten ini menyebut, Pandemi Covid-19 merupakan tantangan bagi Indonesia dan seluruh dunia. Sehingga, sinergitas seluruh elemen bangsa, menjadi kunci untuk menciptakan kehidupan baru atau New Normal di tengah terjadinya situasi seperti saat ini. 


"Karena ini tantangan kita bersama, tantangan seluruh negara. Siapa yang bisa lebih dahulu pulih dari kondisi Covid-19, sehingga kemudian kembali pada hidup New Normal yang tentunya menjadi cita-cita kita bersama," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.


Oleh karenanya, Sigit sangat mengapresiasi kegiatan Sentra Vaksinasi Mahasiswa Indonesia di Kampus UI. Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata dari terciptanya sinergitas antar-kelompok masyarakat untuk mendukung program Pemerintah dalam melawan Pandemi virus corona. 


"Sehingga tentunya ini menjadi keprihatinan kita bersama untuk kita berjuang melawan pandemi Covid-19. Tentunya banyak program yang sudah dilakukan oleh Pemerintah, dalam rangka menahan laju Covid-19 dan bagaimana upaya kita untuk bisa ambil langkah-langkah dalam rangka mencegah laju dan upaya untuk mengobati menyembuhkan dan juga tingkatkan kekebalan daya tahan terhadap Covid-19," ucap Sigit.


Untuk menahan laju pertumbuhan Covid-19, Pemerintah sudah melakukan sejumlah langkah, mulai dari PSBB, PPKM, PPKM Darurat hingga PPKM berlevel seperti sekarang ini. Meski begitu, kata Sigit, Pemerintah tetap memperhatikan sektor perekonomian masyarakat untuk tetap bergerak. 


"Namun di satu sisi juga terkait sektor ekonomi harus diperhatikan sehingga juga diatur adanya kelonggaran yang ada di dalam level-level," kata Sigit.


Sigit memaparkan, dalam melakukan pengendalian Covid-19 terdapat tiga kunci atau strategi. Pertama adalah pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Seperti, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. 


"Terkait kepatuhan ini tentunya juga harus selalu diingatkan, karena memang ini kunci utama penggunaan masker kemudian menjaga jarak jauhi kerumunan dan juga melakukan pembatasan. Sehingga prokes bisa berjalan ini semua kita lakukan untuk menjaga masyarakat tidak mudah tertular atau bagi positif OTG menulari yang lain," ujar Sigit.


Kunci selanjutnya adalah penguatan 3T (testing, tracing dan treatment). Hal tersebut menjadi penting karena apabila penanganannya tepat maka pencegahan penularan dan perawatan dapat dimaksimalkan.


"Tentunya ini menjadi penting, karena jika terlambat jni akan berdampak terhadap masyarakat yang positif tidak ketahuan dan kemudian penanganannya lambat sehingga ada risiko perburukan. Jadi ini mohon juga ada kerjasama dari kita semua petugas tracing dan testing berusaha untuk optimal, melakukan tugasnya dan kita harapkan dari masyarakat juga ikut khususnya yang ada riwayat kontak erat untuk mau ditracing dan di test," tutur Sigit.


Dan kunci yang terakhir adalah, percepatan program vaksinasi massal. Kegiatan tersebut sangat memerlukan kerjasama antar-seluruh lapisan masyarakat. 

 

"Kemudian, salah satu strategi harus betul dilaksanakan untuk tingkatkan daya tahan serangan Covid-19, adalah kegiatan vaksinasi dan vaksinasi mau tidak mau harus dilakukan dengan libatkan seluruh stakeholder, masyarakat yang memiliki kemampuan untuk bergabung," ucap Sigit.


Sementara itu, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiawaan Universitas Indonesia, Abdul Haris menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri, karena ikut aktif mendukung kegiatan sentra vaksinasi di Kampus UI. 


"Kami bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari pak Kapolri yang hari ini berjumpa dan sekaligus berikan dukungan atas ketersediaan vaksin dan dukungan pemberian sembako kepada masyarakat," kata Abdul Haris dikesempatan yang sama. 


Abdul Haris memastikan, seluruh Civitas Akademika UI siap mendukung segala program Pemerintah dalam menangani dan mengendalikan Pandemi Covid-19. 


"Kami tentu saja mendukung program Pemerintah agar mungkin upaya vaksinasi target 2 juta per hari bisa kami laksanakan. Kami sendiri punya target paling tidak bisa terpenuhi dalam sehari dua ribu vaksin ke masyarakat. Upaya pembentukan herd immunity bagi masyarakat bisa secara cepat kami penuhi," ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat. Tujuannya agar membantu warga yang paling terdampak perekonomiannya di tengah Pandemi Covid-19.

Polres Lumajang Beserta Jajaran Gelar Operasi Yustisi Peningkatan Disiplin Prokes Masyarakat



LUMAJANG - Polres Lumajang dan Jajaran Polsek terus gencar melakukan Operasi Yustisi pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan, Kamis (12/8/2021).


Kegiatan operasi yustisi ini juga dalam rangka mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 melibatkan petugas gabungan unsur 3 pilar.


Sasaran Kegiatan operasi Yustisi yakni Pengguna jalan dan masyarakat di fasilitas umum yang tidak memakai masker, kemudian diberikan teguran dan diberi masker serta sosialisasi adaptasi kebiasan baru oleh Personil Petugas.


Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, Dalam kegiatan Ops Yustisi tersebut warga Pengguna jalan hampir semua sudah Patuh Prokes Kesehatan Covid dan ditemukan sudah menggunakan Masker.


"Hanya ditemukan beberapa warga yang tidak memakai masker kemudian diberi teguran dan dibagikan masker," ujarnya


Shinta menjelaskan, tujuan dalam kegiatan tersebut adalah agar masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang semakin taat dan patuh terhadap protokol kesehatan terutama dalam penggunaan masker sebagai gaya hidup dalam beraktifitas sehari-hari untuk memutus mata rantai Penyebaran Covid-19.


"Kita harapkan kepatuhan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan juga ketentuan dalam Pelaksanaan PPKM Level 4, guna menekan laju pertambahan kasus positif Covid-19 di wilayah Lumajang,” jelasnya.


Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar terus mematuhi prokes dan selalu menerapkan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.


“Saya berharap kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan, Agar kita terhindar dari wabah Covid-19, dan bisa hidup normal kembali," pungkas Shinta (Humas Polres Lumajang)

Polda Jatim Melaksanakan Vaksinasi komunitas masyarakat Papua di Surabaya



Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka, pada Kamis (12/8/2021) kepada komunitas masyarakat Papua, di GPDI Lahai Roi Keputih kota Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah, dalam rangka mencegah penularan covid-19 dan upaya mewujudkan herd immunity di Jatim. 


Kegiatan diawali dengan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka, kepada masyarakat papua di GPDI Lahai Roi Keputih Surabaya, didampingi oleh Pengurus Majelis GPDI Lahai Roi. Pengecekam meliputi pelaksanaan tahapan-tahapan vaksinasi, mulai dari screening, pendaftaran, vaksinasi dan observasi. 


Pelaksanaan vaksinasi kali ini untuk dosis ke I sebanyak 46 orang dan untuk dosis ke II, sebanyak 104 orang, total masyarakat yang divaksin dalam kegiatan kali ini sebanyak 150 orang. Dibantu tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda Jatim sebanyak 8 personel. 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terimakasih kepada bapak Pendeta dan masyarakat yang mau datang, dan mau divaksinasi. Serta mendukung program-program dari pemerintah untuk menimbulkan atau mewujudkan herd immunity. 


"Karena kita ketahui bahwa dalam penanggulangan covid-19, selain melaksanakan protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, juga vaksinasi sebagai salah satu cara untuk mencegah dalam rangka menanganan covid-19," paparnya. 


Tak lupa Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang sudah hadir membantu jalannya vaksinasi, sehingga bisa berjalan lancar. 


"Kedepan tentunya setelah vaksinasi, setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat juga untuk masyarakat Papua adalah patuh protes," imbau Kapolda.


Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta juga menjelaskan, dalam pelaksanaan PPKM, sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 30 tahun 2021, wilayah aglomerasi ada 1 level ll, 19 level lll dan ada 18 level lV. 


"Kota Surabaya sendiri masuk dalam level lV, namun ada beberapa percobaan di dalam membuka mall, membuka beberapa tempat-tempat seperti pasar dan sebagainya. Namun ada salah satu syaratnya yaitu menunjukkan kartu vaksin," tandasnya. 


"Sehingga dengan vaksinasi sekarang ini, untuk masyarakat Papua bila ingin melakukan kegiatan aktivitas ekonomi bisa terbantu dengan hal ini," tambah Kapolda Jatim. 


Lebih lanjut, Kapolda juga menyampaikan permohonan dukungan kepada masyarakat, dalam mensukseskan program-program pemerintah, yaitu vaksinasi. 


"Ayo masyarakat Jawa Timur datang ke gerai-gerai yang dimiliki oleh pemerintah di puskesmas maupun datang ke tempat gerai-gerai vaksinasi Polri ataupun TNI. Harapannya, seluruhnya masyarakat di Jawa Timur bisa divaksin, dan sampai sekarang kita masih menunggu beberapa vaksin yang akan datang. Total yang sudah divaksin disesuai dengan target kita sudah mencapai 24%," paparnya. 


"Dari 24% itu totalnya 11 juta, seluruh masyarakat di Jawa Timur. Kemudian untuk anak-anak SMP umur 12 tahun ke atas, itu juga sudah bisa didaftarkan. Ayo laksanakan vaksin untuk jaga kesehatan kita semua," ajak Kapolda Jatim. 


Kapolda Jatim menambahkan, dalam pelaksanaan vaksinasi untuk warga papua di Surabaya ini, siap menyiapkan berapa pun juga yang butuhkan, asal sesuai dengan persyaratan, diantaranya peserta berusia 12 tahun ke atas, menyiapkan tempat supaya untuk bisa divaksin.


"Nanti tenaga kesehatan dan vaksin akan kami siapkan. Sementara ini sudah ada 150 yang sedang melaksanakan vaksinasi," pungkasnya.

Polsek Jajaran Polres Lumajang Bagikan Beras Ringankan Beban Warga Di Tengah Situasi Pandemi

 


LUMAJANG - Polsek Jajaran Polres Lumajang Jawa Timur, menyalurkan beras dalam tajuk baksos Bhayangkara Untuk Negeri pada masyarakat terdampak Covid - 19 di wilayah masing masing, Kamis (12/8/2021).


Sebanyak 5 kilo gram pada setiap masing - masing penerima, beras saat itu dibagikan langsung ke rumah - rumah warga, yang sebelumnya sudah melalui tahap pendataan.


"Sebelumnya Polsek Jajaran saling berkoordinasi dengan pemerintahan desa, untuk pembagian Bansos, agar tepat sasaran kepada warga yang terpapar / isoman, serta keluarga yang meninggal dunia dan warga terdampak pandemi Covid 19 untuk meringankan bebannya," terang Paursubbag Humas Ipda Andreas Shinta, Kamis (12/8/2021).


Selain membagikan Bansos, Shinta menambahkan jika petugas diwaktu yang sama juga menyampaikan imbauan, memberikan pemahaman terkait pandemi yang hingga saat ini belum berakhir.


"Petugas memberikan motivasi, jika bersama kita pasti bisa," imbuhnya.


Kepolisian juga berterima kasih pada masyarakat yang hingga saat ini nampak taat dan bersikukuh dalam protokol kesehatan, sebagai wujud dukungan pada pemerintah dalam upaya pemangkasan penyebaran virus Covid - 19.


Salah seorang penerima menyambut baik aksi sosial dari Polsek Jajaran kala itu. Menurutnya, bantuan itu terang meringankan beban ditengah pelaksanaan PPKM saat ini.


"Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada Pak Polisi atas bantuannya. Juga, atas bimbingan dan arahan sehingga kami disini bisa tabah dan mengerti apa yang harus dilalui ditengah situasi pandemi saat ini," tutup warga. (Humas Polres Lumajang)

Kapolres Lumajang Salurkan Bansos Door To Door di Perkebunan Gunung Ringgit



Lumajang-Dalam rangka Bakti Sosial Bhayangkara untuk Negeri, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si membagikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu dan warga terdampak Covid-19.


Untuk mengetahui kondisi masyarakat, Kapolres Lumajang terjun langsung membagikan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan warga terdampak Covid-19 di komplek perkebunan Gunung Ringgit, Desa Sawaran Kulon, kecamatan kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Rabu (11/8/2021).


Bantuan paket sembako ini dibagikan dengan mendatangi langsung door to door ke rumah warga oleh Kapolres Lumajang. 


Selain itu, orang nomer satu dijajaran Polres Lumajang melihat langsung kondisi rumah warga yang kurang mampu.


Sedikitnya 47 penerima paket sembako yang dibagikan terdiri beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, mie instan, susu kaleng, dan biskuit. 


"Hari ini kami berikan bantuan sebanyak 47 paket kepada warga kurang mampu dan warga yang terdampak Covid-19. Bantuan terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, mie instan, susu kaleng, dan biskuit," jelas Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno melalui Paur Subbag Humas Ipda Andrias Shinta.


Dijelaskan Shinta, Pemberian bantuan sosial berupa bahan sembako ini merupakan program Baksos Bhayangkara untuk Negeri untuk membantu meringankan beban ekonomi. Dengan niat tulus ikhlas pemberian sembako ini semoga bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari warga yang kurang mampu.


"Bantuan yang kita berikan ini setidaknya bisa meringankan beban warga kurang mampu dan warga yang terdampak pandemi covid-19," ujarnya.


Selain membagikan sembako, kata Shinta, Kapolres Lumajang juga melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan. Apalagi selama diberlakukannya PPKM Level 4 yang kondisi angka kasus konfirmasi covid-19 masih cukup tinggi.


"Kami menghimbau masyarakat, harus tetap melaksanakan 5M. Mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas,” terangnya. (Humas Polres Lumajang)

Salurkan Bantuan Peralatan Penanganan Covid 19, Kapolres Tekankan Kades Tanggung Berikan Edukasi Prokes Kepada Warganya

  


LUMAJANG-Polres Lumajang menyalurkan bantuan peralatan penanganan Covid-19 untuk Kampung Tangguh Semeru di Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Rabu (11/8/2021).


Bantuan Peralatan Penanganan Penyebaran Covid 19 untuk KTS diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno kepada Kepala Desa Tanggung Sujoko.


Adapun peralatan penanganan Covid-19 yang disalurkan ini diantaranya terdiri alat pelindung diri (APD), Thermogun, hand sanitizer, desinfektan, tisu, handwash, supersol, masker, alat semprot desinfektan, sepatu boat, box handscone, dan galon untuk cuci tangan.


Kegiatan tersebut dihadiri kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K., M.Si, Kasat Intelkam AKP Hari Akriyanto, Kasat Binmas AKP Totok Sudarsono. Kapolsek Padang Iptu Wasono Budi, dan Kades Tanggung Sujoko, para Kasun serta perangkat Desa Tanggung.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menyampaikan bahwa penyerahan perlengkapan KTS kepada Desa Tanggung tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian nyata dari Kapolda Jatim untuk penanganan Covid 19 di jajaran.


“Kita akan memberikan bantuan peralatan kesehatan untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya,” jelasnya.


Ia juga menyampaikan, bahwa saat ini kabupaten Lumajang masih dalam pelaksanaan PPKM Level 4, dimana dimana penyebaran Covid-19 masih ada meskipun mengalami penurunan.


"Kita semua TNI-Polri bersama Pemkab Lumajang serta elemen masyarakat di Kab Lumajang sampai dengan saat ini berupaya untuk melakukan langkah langkah pencegahan penyebaran," terangnya.


Selain itu, Kapolres mengungkapkan terkait proses pemulasaraan jenazah pasien confirm Covid-19 saat ini dilakukan secara ketat dan harus sesuai dengan syariat Islam maupun agama lain sehingga tidak mengalami penolakan oleh pihak keluarga dan mengantisipasi terjadinya penularan secara cepat.


Pihaknya mengharapkan kepada Kades dan perangkat desa lainnya untuk dapatnya memberikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19.


"Laksanakan upaya 3T terhadap kontak erat pasien Covid 19 sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran Covid 19," ujar Kapolres.


Sementara itu, Kepala Desa Tanggung Sujoko menyampaikan terima kasih kepada kapolres Lumajang atas bantuan alat kesehatan yang sudah diberikan untuk Desa Tanggung.


"Terima kasih atas arahannya Kapolres Lumajang terkait penanganan Covid 19 dan protokol kesehatan juga bantuan-bantuan untuk kampung tangguh yang ada di desa Tanggung," tandasnya. (Humas Polres Lumajang)