21/08/2021

Polres Lumajang Gelar Vaksinasi di Lapas Kelas IIB Lumajang



LUMAJANG- Dalam rangka mendukung percepetan vaksinasi yang dicanangkan Pemerintah Pusat, Polres Lumajang bersama Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas IIB Lumajang melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap satu untuk narapidana, Jumat (20/8/2021).


Kegiatan untuk mewujudkan Lumajang herd Immunity diikuti Ratusan warga binaan Lapas untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.


Sebelum divaksin, para narapidana diskrining, ditensi terlebih dahulu dan dicek suhu tubuhnya, kemudian dilakukan suntik vaksinasi.


Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta, saat ini para narapidana di Lapas kelas IIB Lumajang yang sudah menerima suntikan vaksinasi ada 130 orang.


"Pogram vaksinasi merdeka TNI Polri bagi para narapidana di lapas ini merupakan kerja sama dengan Polres Lumajang dengan Lapas Kelas IIB Lumajang," tuturnya.


Pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di dalam rutan ini, turut melibatkan petugas vaksinator dari Urkes Polres Lumajang.


Sementara itu, Kalapas II B Lumajang Agus Wahono, Amd. I.P.., SH.MH mengatakan, vaksinasi bagi warga binaan Lapas kelas IIB Lumajang dilaksanakan bagi mereka yang dulunya belum mempunyai NIK.



Harapannya dengan kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah, agar semua warga binaan termasuk masyarakat yang rentan itu dapat tervaksinasi.


"Vaksin itu kan sebagai antisipasi untuk memperkuat antibody dan paling tidak mereka punya daya tahan tubuh/imunitas terhadap virus tersebut," terang Agus Wahono. (Humas Polres Lumajangg)

Kapolres Lumajang Beberkan Keberhasilan Ungkap 4 Pelaku Curas Dan Curwan, Satu Diantaranya Begal Sadis 53 TKP



LUMAJANG-Baru keluar dari penjara 4 orang ditangkap Satreskrim Polres Lumajang di depan Lapas kelas IIB Lumajang.


Empat orang kembali ditangkap polisi diantaranya berinisial S (38), MS (36) keduanya warga Desa Curah Petung, Kecamatan Kedungjajang merupakan pelaku pencurian sapi. Sedangkan AM (34) warga desa Jatimulyo,dan AA (22) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir adalah pelaku pencurian disertai kekerasan alias begal.


"Ada empat orang ditangkap polisi saat baru bebas dari lapas kelas IIB Lumajang," ujar Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno saat menggelar konferensi pers di Loby Mapolres Lumajang, Jumat (20/8/2021).


Penangkapan terhadap empat tersangka ini dikatakan, Kapolres Lumajang, pertama polisi menangkap S dan MS saat baru keluar dari lapas kelas II B Lumajang, pada Sabtu 14 Agustus 2021.


"Keduanya kami amankan kembali dengan kasus yang sama yaitu pencurian hewan," ujar AKBP Eka Yekti.


Keduanya ditangkap polisi lagi karena pernah melakukan pencurian dua ekor sapi di Dusun Tegir, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, pada Kamis 17 September 2020.


"Dua pelaku ini melakukan aksinya bersama komplotannya 1 orang meninggal dunia, sedangkan 4 orang masih DPO," ungkapnya.


Kemudian lanjut, Eka Yekti, tepatnya pada Selasa tanggal 17 Agustus 2021, Polisi menangkap tersangka AM dan AA saat baru keluar dari lapas kelas IIB Lumajang.


"Tersangka AM kembali ditangkap polisi karena karena terlibat kasus pencurian disertai kekerasan alias begal di Jembatan Mujur, Desa Lempeni Kecamatan Tempeh," jelasnya.


Kapolres mengungkapkan, tersangka AM ini adalah aktor intelektual dan eksekutor yang sudah melakukan aksi kejahatan di 53 TKP baik Lumajang maupun Kabupaten Jember.


Jumlah 53 TKP. Diantaranya, di Kecamatan Tempeh 14 TKP, Pasirian 9 TKP, Sumbersuko 9 TKP, Yosowilangun 4 TKP, Kunir 5 TKP, dan Rowokangkung 4 TKP. dan Kabupaten Jember 2 TKP.


"Untuk masing-masing 1 TKP antara lain, Lumajang Kota, Jatiroto, Kedungjajang, Candipuro, Randuagung dan Sukodono," imbuh Kapolres.


Ia menjelaskan, modus tersangka ini membututi korban, kemudian dipepet lalu diancam dengan senjata tajam, setelah itu sepeda motor korban langsung dibawa kabur.


Sedangkan tersangka AA ini juga sama terlibat kasus pencurian dan kekerasan (curas) sepeda motor pada 22 Juni 2020 TKP di Desa Klampok Arum, Kecamatan Tekung.


"Tersangka ini sebelumnya menjalani hukuman di Lapas kelas IIB Lumajang selama 2 tahun 10 bulan karena terlibat kasus pencurian sapi," ujar Kapolres Lumajang.


Dalam aksinya pencurianya, tersangka melakukan aksinya bersama empat temannya masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Lumajang.


"Teman tersangka AA ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian," terang Eka Yakti.


Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan satu sepeda motor korban, dan satu sepeda motor lainnya yang digunakan pelaku saat melakukannya.


"Selain itu barang bukti berhasil diamankan sebuah clurit dan pisau," ujarnya.(Humas Polres Lumajang)

Disparpora Kabupaten Mojokerto Gelar Mangesti Suro Ruwat Agung Bumi Nuswantara Tahun 2021



Mojokerto – Bertempat di Pendopo Agung Sentonorejo Trowulan Kabupaten Mojokerto Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga ( Disparpora) Kabupaten Mojokerto menggelar Malam Mangesti Suro (Resepsi Suro) 1955 Tahun Saka atau Tahun 2021, Virtual di Pendopo Agung Trowulan Mojokerto, Jum'at (20/8) malam.

Event Magesti Suro ini merupakan satu diantara acara dalam rangkaian acara Ruwat Agung Bumi Nuswantara 2021 Tahun Saka 1955 dalam rangka melestarikan dan menghidupkan atau uri-uri budaya bangsa. Rangkain acaranya dimulai 18 Agustus 2021 Kirab Undo-Undoh virtual bertempat di Situs Sumur Upas Sentonorejo, Ruwat Sukerto virtual di Gedung Kesenian Disparpora, dan Festival Macapat virtual tingkat SMA sederajat di Gedung Kesenian Disparpora. Hingga acara puncak Saserahan Pusaka dan Mangesti Suro di Pendapa Agung Trowulan.

Malam Mangesti Suro dibuka dengan prosesi saserahan pusaka kepada Bupati, diteruskan Wedar Sesaji, ditutup dengan doa lintas kepercayaan oleh enam pemuka agama, serta wayang kulit bertajuk “Prajnaparamita Wilwatikta” Dewi Kebijaksanaan Tertinggi (Tribhuana Tunggadewi).

Bupati Ikfina menerangkan Mangesti Suro merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Namun tahun kemarin sempat tidak dilaksanakan karena pandemi Covid-19, tetapi saat ini Pemkab Mojokerto berupaya untuk bisa melaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19 dengan kebiasaan baru dan prokes.

"Mudah-mudahan kita bisa melestarikan budaya di wilayah Mojokerto dan sebagai upaya acara spiritual doa lintas agama untuk meminta kepada yang maha kuasa untuk diberikan kekuatan dan diberikan kemudahan sehingga masalah-masalah yang kita hadapi terutama terkait pandemi Covid-19 segera bisa kita atasi," ucap Bupati.

Hadir pula dalam acara malam Mangesti Suro itu, Wakil Bupati Muhammad Albarraa, Plt. Sekdakab Himawan Estu Bagijo, Forkopimda dan OPD. (Anik)

20/08/2021

Tangkap 53 Terduga Teroris di 11 Provinsi, Polri Paparkan Sumber Pendanaan Kelompok JI



Jakarta - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 53 orang terduga teroris di 11 Provinsi Indonesia. Operasi penindakan tersebut dilakukan sejak tanggal 12 Agustus hingga 17 Agustus 2021. 


Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, dari jumlah itu, 50 diantaranya merupakan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dan tiga diantaranya jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). 


"Dari 53 orang ini, dari jaringan Jamaah Islamiyah sebanyak 50 orang, itu yang kami amankan di 10 provinsi. Sedangkan yang satu provinsi ini jaringan dari Ansharut Daulah, pendukung ISIS 3 orang itu di Kaltim," kata Argo saat jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/8/2021).


Argo merinci 11 wilayah yang dilakukan penangkapan yakni, Sumatera Utara (Sumut) delapan orang, Jambi tiga orang. Lalu, Kalimantan Barat satu orang, Kalimantan Timur tiga orang, Sulawesi Selatan tiga orang, Maluku satu orang, Banten enam orang, Jawa Barat empat orang, Jawa Tengah 11 orang, Jawa Timur enam orang dan Lampung tujuh orang. 


"Dalam penindakan kemarin, sekitar satu minggu kami bisa mengamankan lebih kurang 53 orang yang kami amankan," ujar Argo.


Argo menyebut, 53 terduga teroris yang ditangkap di 11 Provinsi Indonesia, ingin melancarkan aksi terornya saat Hari Kemerdekaan Indonesia atau 17 Agustus 2021.


Menurut Argo, hal itu diketahui dari keterangan para tersangka saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik detasemen berlambang burung hantu tersebut. 


"Ini sesuai keterangan daripada beberapa tersangka yang kami tangkap memang kelompok JI dia ingin menggunakan momen 17 Agustus atau Hari Kemerdekaan," ucap Argo.


Selain itu, Argo mengungkapkan, sumber pendanaan kelompok Jamaah Islamiyah berasal daro iuran-iuran wajib para anggotanya, dan juga yayasan yang dibentuk oleh jaringan terorisme tersebut. 


"Pengumpulan uang yang dibentuk oleh JI yaitu Baitul Maal Abdurahman Bin Auf (BM ABA), Syam Organizer (SO), Madina, dan One Care," tutur Argo.


Dalam penangkapan tersebut, Argo menyatakan bahwa, penyidik Densus 88 juga mengamankan kotak amal dan celengan yang dimanfaatkan oleh kelompok Jamaah Islamiyah dalam mencari dana.

 

"Dan kemudian barang bukti yang kami amankan ada kotak amalnya, kemudian ada kotak infaq ini ada. Kemudian, ada beberapa kaleng-kaleng tempat untuk menyimpan uang itu yang untuk infaq yang tidak bisa kami bawa karena banyak sekali. Ada foto yang kami sita, kami gunakan sebagai alat bukti," tutup Argo.

Wajib Isoter Warga Masyarakat Kabupaten Dilarang Isoman



Mojokerto – Hasil rapat koordinasi yang dilakukan oleh Forkopimda evaluasi penanganan Covid-19 di kabupaten Mojokerto pada Rabu siang (18/8/2021),. Kasatgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Bupati Mojokerto melarang isoman ( isolasi mandiri ) bagi warga masyarakat kabupaten Mojokerto, wajib melakukan isoter (isolasi terpusat).

Larangan dan ketentuan baru ini disampaikan Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati saat memimpin apel gelar pasukan dalam rangka pemindahan isoman ke isoter di wilayah Kab/Kota Mojokerto di halaman kantor Pemkab Mojokerto, Rabu (18/8/2021) sore.

“Kita akan bergerak cepat melakukan sosialisasi aturan isoter bagi warga terkonfirmasi covid, dengan status OTG. Saya tegaskan lagi, sekarang sudah tidak ada lagi isoman,” tegas Bupati Ikfina.

Untuk tempat isoter selain puskesmas dan Gedung Diklat Kecamatan Gedeg, bupati mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan segera mengoperasikan “Pondok Sehat Terpusat Covid-19” di Desa Claket Kecamatan Pacet. Gedung yang berada di kaki Gunung Welirang tersebut, memiliki 202 bed siap pakai dengan berbagai fasilitas memadai dengan dukungan nakes profesional.

“Untuk teknis pemindahan, kita target seminggu ke depan. Pasien saya jamin akan diperlakukan sangat baik, manusiawi, dan tanpa memaksa. Selain 3 Pilar, nanti juga melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Senin pekan depan, Pondok Sehat Terpusat Covid-19 di Claket akan kami operasikan dengan 202 bed siap pakai. Lengkap dengan alkes memadai, fasilitas pendukung dan tentunya nakes profesional. Kita merawat juga dengan treatment lebih santai, tidak seperti orang sakit. Bahkan seolah-olah seperti sedang mondok,” lanjut bupati.


Menurut Ikfina, kegiatan apel yang diikuti 3 pilar yakni Pemda, TNI dan Polri bertujuan mensinergikan langkah dan kerja pengendalian Covid-19. Ia mengatakan, perpanjangan masa penerapan PPKM telah menunjukkkan perbaikan khususnya di Mojokerto.

“Kita berdoa semoga kasus Covid-19 makin berkurang,” ajak Ikfina. (Anik)

Kapolres Lumajang Hadiri Tasyakuran Selesainya Pembangunan Jembatan Gantung Kaliregoyo

 



LUMAJANG-Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si bersama Forkopimda melaksanakan tasyakuran selesai pembangunan jembatan gantung Kaliregoyo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (19/8/2021).


Kegiatan tasyakuran ini adalah dengan selesainya jembatan gantung Kaliregoyo yang menghubungkan Desa Jugosari dengan Dusun Jobong dan Dusun Kajar Kosong Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro.


Hadir dalam tasyakuran ini, Wakil Bupati Lumajang Hj Indah Amperawati M.si, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi. A Wibowo, S.Sos.,M.I.Pol, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si, Wakil ketua DPRD kab Lumajang Oktaviani, Forkopimca Candiouro dan Staf Desa Sumber Wuluh serta Desa Jugosari.


Wakil Bupati Lumajang Hj Indah Amperawati M.si. mengatakan jembatan gantung kali regoyo ini sudah selesai dimana proyek ini dimulai bulan oktober 2020 dan selesai pada bulan Juli 2021.


"Saya berharap dengan pembangunan jembatan ini dapat memudahkan akses pendidikan,kesehatan dan Ekonomi warga," ujarnya.


Wabup menjelaskan, tepat hari kemerdekan RI yang ke 76 pembangunan jembatan ini selasai dan dapat dibuat sebagai Lambang Kemerdekaan Masyarakatan jugosari dan Sumberwuluh.


"Mudah-mudahan masyarakat bisa merawat jembatan ini jangan sampai kotor, dan kumuh," ujar


Diketahui Jembatan yang menghubungkan dua desa ini memiliki panjang 150 meter dengan lebar 2 meter dikerjakan oleh PT Dwi Mulyo Lestari dibawah supervisi Dirjen Bina Marga Balai besar pelaksana jalan Nasional Jawa Timur- Bali kementrian PUPR RI.


"Kita tidak meresmikan Jembatan ini, karena jembatan ini dibangun dana APBN mestinya yang meresmikan adalah kementrian PU. Kita hanya tasyakuran saja, Mudah-mudahan dengan adanya jembatan ini bisa membuat masyarakat bahagia," jelas Wabup


Sementara itu, camat Candipuro Agni Magatra mengatakan, terbangunnya jembatan gantung kali regoyo dimana sudah menyelamatkan 350 jiwa warga Dusun Jobong desa Sumberwuluh dimana dahulu warga harus bersusah payah menyebrangi sungai.


"Alhamdulilah jembatan gantung ini sudah membantu dan memudahkan masyarakat beraktivitas dan memudahkan anak bersekolah.," ujarnya. (Humas Polres Lumajang)

Irwasum Polri Support Satgas Covid 19 Kota Blitar Dalam Penanganan Covid-19 Di Kota Blitar



Blitar - Irwasum Polri Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Blitar, Kamis (19/08/2021). 


Rombongan Irwasum Polri tiba di Kota Blitar pukul 13.00 Wib dan langsung di sambut Forkopimda Kota Blitar di Tempat Isolasi Terpusat Kota Blitar. 


Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si bersama rombongan dari Mabes Polri dan rombongan PJU Polda Jatim langsung meninjau Tempat Isolasi Terpusat

yang berada di Gedung Universitas Negeri Malang Kampus III di Kota Blitar. 


Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto menyapa warga di tempat isolasi terpusat (isoter). 


Kepada warga isoman, Komjen Agung berpesan agar warga tetap memiliki semangat untuk sembuh, selama berada di isoter. Karena di isoter akan secara penuh mendapatkan pengawasan dari tenaga kesehatan.



Selain itu, kebutuhan obat-obatan untuk kesembuhan dari paparan virus COVID-19 juga tersedia. Pesan itu disampaikan Komjen Agung pada saat silaturahmi secara virtual kepada 39 warga Kota Blitar yang menempati isoter. 


"Tetap semangat, selama di sini akan terawasi oleh tenaga kesehatan. Di sini bisa berjemur, obat-obatan juga tersedia, serta tersedia juga fasilitas untuk berolahraga yang memungkinan bisa sembuh besar," ucap Agung di isoter Kota Blitar Jalan Ir. Soekarno Kamis (19/8/2021). 


Beberapa warga isoter berbincang dengan Komjen Agung. Mereka mengaku kondisi mereka semakin membaik. Berjemur dan berolahraga ringan adalah salah satu rutinitas yang dilakukan selama berada di isoter, selain pemeriksaan kondisi kesehatan secara berkala. 


Selain itu beliau juga berpesan agar setelah nantinya selesai isoman dan keluar dari tempat isoter untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam beraktifitas. 


Komjen Agung juga mengucapkan terima kasih serta memberikan support kepada Satgas COVID-19 Kota Blitar, yang telah cukup baik dalam penanganan covid 19 di Kota Blitar. 


"Kami kesini untuk mensupport dan mengucapkan terima kasih kepada Satgas Covid Kota Blitar yang sudah bersinergi dalam memutus rantai penyebaran virus covid 19 di Kota Blitar dan hasilnya terlihat positif," ucap Agung. 


Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan, Dandim 0808 / Blitar Letkol Didin Nasrudin Darsono turut mendampingi Komjen Agung selama berada di isoter Kota Blitar.