22/08/2021

Ratusan Pelajar SMKN 2 Antusias Ikuti Vaksinasi Merdeka TNI Polri Polres Lumajang



LUMAJANG-vaksinasi untuk pelajar, menjadi salah satu upaya percepatan untuk menyambut pembelajaran tatap muka. Untuk itu Polres Lumajang melaksanakan vaksinasi SMK Negeri 2 Lumajang, Sabtu (21/8/2021).


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno meninjau langsung kegiatan pelaksanaaan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di Aula SMK Negeri 2 Lumajang. 


Ratusan pelajar tampak antusias mengikuti vaksinasi Merdeka TNI-Polri diselenggarakan kerjasama dengan Polres Lumajang. Dimana vaksinator melibatkan Urkes Polres Lumajang.


Para siswa-siswi melakukan registrasi pendafaran, kemudian dilakukan skrining. Jika lolos proses tersebut selanjutnya dilakukan penyuntikan vaksin.


"Hari ini sekitar 420 pelajar SMKN 2 Lumajang sudah meneriman suntikan vaksinasi Covid-19," ujar Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.


Ia mengatakan, vaksinasi tersebut juga merupakan langkah Polres Lumajang bersama SMK Negeri 2 Lumajang yang mendukung program pemerintah mencapai herd immunity (kekebalan komunitas).


"kami Imbau kepada para pelajar, meskipun telah divaksin bukan berarti bebas seperti sebelum pandemi, namun tetap patuhi protokol kesehatan dan 5M," Kata Shinta.


Ia menyampaikan, vaksinasi covid-19 jenis sinovac bagi pelajar tersebut merupakan vaksinasi tahap ke-1 sebagai wujud kepedulian Polres Lumajang pada pelajar dan masyarakat umum.


"Tentunya kita semua sudah paham atas pentingnya vaksin bagi ketahanan tubuh kita dari virus Covid-19 agar risiko tertular dapat diminimalisir,“ tandas 


Paur Subbag menambahkan, Polres Lumajang merupakan tindak lanjut dari proses percepatan vaksin untuk bisa memenuhi Herd Immunity 80% nasional. 


"Kita terus berpacu dengan waktu. Vaksin ini harus terus digenjot untuk bisa memenuhi herd immunity kita sebesar 80% secara nasional," imbuhnya.


Oleh karena itu, Shinta tetap menghimbau kepada seluruh siswa siswi SMP dan SMA yang berusia 12-17 tahun untuk segera divaksin. Bersama untuk mencegah penyebaran virus corona.


“Kita harapkan nanti kedepannya bertambah lagi siswa-siswi yang bisa kita vaksin untuk pencegahan covid-19 di Kabupaten Lumajang,” jelasnya.


Sementara itu, kepala sekolah SMK Negeri 2 Lumajang Dra Sri Ratmini,MM menyampaikan, setelah di vaksin ini para siswa menjadi agen untuk mensosialiasikan kepada masyarakat betapa pentingnya untuk di vaksin covid-19 ini. 


"Saya ucapkan terimakasih kepada Poles Lumajang dan para siswa karena telah mau mendukung program vaksin, "jelasnya. (Humas Polres Lumajang)

Gerai Vaksin Merdeka TNI Polri Polres Lumajang Telah Suntikkan 31.000 Ribu Orang

 


LUMAJANG-Sebanyak 31.000 warga di wilayah hukum Polres Lumajang telah menerima vaksinasi. Diperkirakan jumlah tersebut akan semakin meningkat.


Data 31.000 tersebut merupakan data Tanggal 3 Juni hingga 21 Agustus 2021 dari pelaksanaan vaksinasi yang digelar di 21 gerai Polsek maupun 1 gerai Urkes Polres Lumajang.


"Jadi masyarakat yang telah divaksin sudah mencapai 31.000 orang yang tersebar seluruh wilayah hukum Polres Lumajang," kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.


Saat ini, pada Sabtu (21/8/2021) jumlah warga yang sudah menerima vaksin sebanyak 420 orang. Sehingga total keseluruhannya sejak dimulainya vaksinasi massal tanggal 3 Juni 2021 mencapai 31.000 orang


"Padahal sasaran vaksin hari ini ada 420, jadi sisa vaksin yang belum digunakan sebanyak 279 vial, jadi sisa vaksin nantinya akan digunakan secara bertahap setiap hari pelaksanaan gerai vaksin," Ujar dia.


Data tersebut, kata Shinta, diperoleh dari berbagai lokasi vaksinasi massal termasuk di Gerai Vaksin Presisi seperti 21 gerai Polsek maupun 1 gerai Urkes Polres Lumajang.


Shinta mengimbau masyarakat yang belum disuntik vaksin disilakan mendaftarkan diri di 21 Gerai Vaksin Polsek dan Urkes Polres Lumajang guna mendapatkan pelayanan Vaksinasi yang saat ini digelar setiap hari kerja.


"Kami harapkan kesediaan masyarakat yang belum divaksin untuk mendaftar di gerai vaksin TNI Polri domisli masing-masing dan juga lokasi lainnya yang melaksanakan vaksinasi massal. Mari sama-sama kita mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19," pintanya. (Humas Polres Lumajang).

21/08/2021

Pemkab Mojokerto Gelar Uri-Uri Mojopahit Ruwat Agung Bumi Nuswantara

 


Mojokerto- merdekanews.net Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kembali menggelar giat nguri-uri budaya Majapahit Ruwat Agung Bumi Nuswantara Virtual 2021. Kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Disparpora Kabupaten Mojokerto, telah diawali rangkaian acara menarik beberapa hari sebelumnya.


Antara lain Kirab Undo-Undoh virtual bertempat di Situs Sumur Upas Sentonorejo (18/8), Ruwat Sukerto virtual di Gedung Kesenian Disparpora (19/8), Festival Macapat virtual tingkat SMA sederajat di Gedung Kesenian Disparpora (19/8), hingga acara puncak Saserahan Pusaka & Mangesti Suro di Pendapa Agung Trowulan, Jumat (20/8) malam yang dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Muhammad Albarraa, Pj Sekdakab Himawan Estu Bagijo, Forkopimda dan OPD.


Bupati Ikfina menjelaskan bahwa Mangesti Suro merupakan kegiatan melestarikan budaya Majapahit, yang rutin digelar tahun. Khusus dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan sarat makna spiritual dan persatuan tersebut juga dimaksudkan untuk memohon kepada Yang Maha Kuasa agar pandemi segera berakhir.


Malam Mangesti Suro dibuka dengan prosesi saserahan pusaka kepada bupati, dilanjutkan Wedar Sesaji, ditutup dengan doa lintas kepercayaan oleh enam pemuka agama, serta wayang kulit bertajuk “Prajnaparamita Wilwatikta” Dewi Kebijaksanaan Tertinggi (Tribhuana Tunggadewi).


“Tahun kemarin acara ini tidak dilaksanakan karena pandemi. Meski saat ini Covid-19 belum berakhir, kita berusaha melaksanakan dengan penyesuaian kebiasaan baru dengan menerapkan prokes ketat. Mudah-mudahan kita bisa terus menjaga tradisi luhur Bumi Majapahit kita. Dengan menyatukan simpul keagungan spiritual, kita juga berdoa bersama memohon pada Yang Maha Kuasa agar pandemi ini segera terkendali,” tutur bupati dalam sambutan.(jekyridwan)

Ketua PWNU Jatim Dukung Polda Jatim Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat



SURABAYA,- Polda Jawa Timur dimassa PPKM Darurat terus membantu meringankan beban masyarakat dengan membagikan Bantuan Sosial (Bansos). Khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.


Bantuan yang diberikan Polri (polda jatim) bersama Polres jajaran berupa sembako. Selain memberikan bansos. Polda jatim juga sudah melakukan Vaksinasi kepada seluruh masyarakat jawa timur.


Selain menggelar vaksinasi, polda jawa timur juga menghimbau kepada masyarakat jatim, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). 


Dukungan untuk polda jatim pun terus mengalir, salah satunya dari KH. Marzuki Mustamar, ketua PWNU Jatim, menyebutkan, menghimbau kepada seluruh warga jawa timur. Kaum muslimin, warga Malang Raya, warga Madura, warga Jawa, ayo ikut vaksin. Karena vaksin aman dan halal.


"Ayo warga jatim ikut vaksinasi, vaksin aman, sehat dan halal. MUI menyatakan halal, ulama Mesir, Saudi, Quait, Uni Emirat Arab, menyatakan halal. Dan para masyaih terkenal dari Lirboyo, Ploso, dan yang lain juga bersedia divaksin artinya menurut bilqolak halal," jelas KH. Marzuki Mustamar, ketua PWNU Jatim," Sabtu (21/8/3021).


"Mari kita ikuti para ulama, mari kita contoh para ulama, mari kita bersedia divaksin dan tidak usah ribet tentang masalah hukumnya," tambahnya.


Sementara itu, KH. Marzuki Mustamar, selain mengajak masyarakat jawa timur untuk divaksin. Juga mengajak masyarakat jatim dimassa pandemi Covid-19, dimassa PPKM ada virus baru yakni varian Delta. Untuk tetap patuhi prokes.


"Saya minta kepada warga jawa timur patuhi protokol kesehatan, hindari kerumunan disaat pandemi Covid-19, sehingga tidak terjadi penularan Covid-19. Karena virus ini bisa datang dari mana saja.

Kapolri Lepas Bus Vaksinasi Keliling Sasar Warga yang Tak Terjangkau



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 34 bus vaksinasi keliling, sebagai wujud percepatan atau akselerasi agar segera terciptanya Herd Immunity terhadap Covid-19 atau virus corona. 


Bus vaksinasi keliling sendiri kolaborasi antara TNI-Polri bersama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Nantinya, bus tersebut akan menyasar para warga secara langsung terutama di lokasi permukimannya tak terjangkau. 


"Bus yang nantinya akan digunakan bantu pelayanan vaksinasi ke masyarakda-masyarakat yang berada di daerah tak terjangkau oleh kegiatan vaksinasi massal terpusat. Ini bentuk layanan terhadap kegiatan vaksinasi dengan secara mobile dan menyentuh masyarakat," kata Sigit di Gedung JCC, Jakarta Pusat, Sabtu (21/8/2021).


Dengan adanya bus vaksinasi keliling tersebut, mantan Kapolda Banten ini berharap, target Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk segera mewujudkan kekebalan kelompok terhadap virus corona dapat segera tercipta.


"Harapan kami kedepan sinergi antara seluruh stakeholder untuk bantu akselerasi vaksinasi massal bagi masyarakat dan bangsa kita untuk segera wujudkan Herd Immunity betul-betul bisa kami lakukan secara baik. Dengan melibatkan seluruh pihak sehingga capaian tersebut bisa tercapai dengan cepat. Sebagaimana kami harapkan," ujar eks Kabareskrim Polri tersebut. 


Sigit mengungkapkan, dengan segera terwujudnya Herd Immunity, maka aktivitas masyarakat khususnya di sektor perekonomian dapat kembali berjalan seperti sediakala. Sebab itu, Sigit mengapresiasi niat baik dari KADIN yang ikut membantu akselerasi vaksinasi massal.


"Dengan Herd Immunity sudah terbentuk dengan asessmen-assesmen terhadap situasi yang ada saat ini, level yang ada bisa diturunkan dan tentunya kegiatan aktivitas ekonomi bisa terus-menerus dikembalikan, seperti dulu dan tentunya ini merupakan tugas bersama, dan Pak KADIN, ya Ketua Umum KADIN, yang tentunya dorong ini semua sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik," ucap Sigit.


Selain melepas bus vaksinasi keliling, Sigit juga meninjau kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh KADIN bersama TNI-Polri di Gedung JCC, Jakarta Pusat.

Polsek Jajaran Door To Door Salurkan Bantuan Beras Kepada Warga Terdampak Covid-19



LUMAJANG-Jajaran Polsek Polres Lumajang terus menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada masyarakat terdampak Covid-19.


Bantuan beras 5 kg dari Pemerintah didistribusikan kepada warga terdampak Pandemi Covid-19 dilakukan secara door to door oleh Bhabinkamtibmas Polsek jajaran, Jumat (20/8/2021)


"Dalam kegiatan baksos ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas secara door to door menyalurkan bantuan beras dari pemerintah yang terdampak Covid-19,” kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.


Lanjutnya, penyaluran bansos ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah yang disalurkan melalui Bhabinkamtibmas bagi masyarakat akibat menurunnya daya beli masyarakat karena adanya Covid-19 dan dampak aturan PPKM Level 4


“Bantuan ini merupakan titipan amanah dari pemerintah kami untuk berbagi kasih dan meringankan beban masyarakat karena menurunnya penghasilan mereka akibat dampak Covid-19,” ujar Shinta.


Selain itu, Petugas memberikan himbauan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat dalam upaya menekan penyebaran covid-19 pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.


“Mari kita sama-sama mematuhi aturan pemerintah tentang pemberlakukan PPKM Darurat, sehingga kasus penyebaran covid-19 bisa teratasi dan masyarakat bisa kembali hidup normal kembali,” jelas Ipda Andrias Shinta.(Humas Polres Lumajang)

Polisi Bersama Gugus Depan Covid-19 Mulai Evakuasi Warga Isoman ke Tempat Isoter



LUMAJANG-Petugas Kepolisian bersama Tim Gugus Covid Kecamatan mulai melakukan mengevakuasi warga yang positif terpapar Covid-19 dari isolasi mandiri ke isolasi terpusat (isoter).


Kegiatan tersebut dilakukan empat Polsek Polres Lumajang diantaranya, Polsek Senduro, Polsek Klakah, Polsek Gucialit dan Polsek Senduro, Jumat (20/8/2021)


Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, untuk tempat isoter kecamatan Senduro ditempatkan di Aula sekolah SDN 03 Senduro, untuk Klakah ditempatkan di Balai Desa Klakah, sedangkan di Gucialit dilakukan dirumah dinas Puskesmas.


"Penanganan dan evakuasi warga isoman ke isoter dilakukan unsur TNI-Polri, Forkopimca bersama gugus depan Covid-19," ujarnya.


Shinta menjelaskan, evakuasi itu dilakukan supaya warga mendapatkan penanganan medis secara intensif di tempat isoter.


"Karena pemindahan warga isoman ke isoter untuk menekan laju penyebaran covid-19," jelasnya.


Lebih lanjut, Shinta mengungkapkan, Isolasi terpadu (Isoter) ini paling utama di prioritaskan bagi warga yang tidak mampu, miskin dan rumahnya tidak layak huni.


"Untuk itu warga yang kurang mampu yang positif Corona yang melakukan isoman, itu wajib dipindahkan ke isoter yang sudah di siapkan di Desa atau kecamatan," ujarnya.


Kemudian prioritas yang kedua adalah orang tanpa gejala (OTG) yang bandel, masih keluyuran yang menyebarkan virus kemana itu harus ditangkap langsung di pindahkan ke isoter.


"Warga yang OTG nekat berkeluyuran harus diamankan ditempat isoter dijaga dan diawasi bersama-sama," tegas Ipda Andrias Shinta.(Humas Polres Lumajang)