11/11/2021

Operasi 3C Selama 2 Bulan, Polda Jatim dan Polres Jajaran Ringkus 262 Tersangka



SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, melalui Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, merilis hasil ungkap tindak pidana Kriminalitas yang biasa dikenal dengan sebutan 3-C. (Curas, Curat dan Curanmor) periode Tahun 2020-2021. Kegiatan pres rilis sendiri dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur, Rabu (10/11/2021) siang.


Hasil pengungkapan tindak kriminalitas ini dilakukan oleh Subdit III Jatanras Ditreskrimum dan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Jajaran Polda Jatim.


"Atas pengungkapan ini, sebanyak 262 tersangka telah diamankan dari masing-masing kasus berbeda. Curat sebanyak 127 tersangka, Curas 51 tersangka dan Curanmor 84 tersangka," kata Brigjen Pol Slanet Hadi Supraptoyo, Waka Polda Jawa Timur, Rabu (10/11/2021) sore.

Sedangkan selama satu tahun ini, jumlah kasus yang menonjol yakni Curat. Dengan total tersangka sebanyak 127 orang. Sedangkan modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka pun berbeda beda.


"Kasus Curas, biasanya para tersangka menjambret tas milik korban yang sedang mengendarai sepeda motor dengan menodongkan senjata tajam. Tersangka pun tak segan segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan," ucapnya.


"Selain Curas, tersangka pada kasus Curat. Juga mempunyai modus sendiri dalam melakukan aksinya. Biasanya, tersangka Curat merusak pintu atau jendela rumah atau gudang milik korban," sambungnya.


Sedangkan bagi kasus Curanmor, para pelaku melakukan pencurian kendaraan bermotor dengan cara merusak kunci sepeda motor maupun mobil dengan menggunakan Kunci (T).


Bagi para tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan Pasal 365 KUHP. Dengan ancaman pidana masing-masing.

Curas, Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 9 tahun, jika menyebabkan korban luka berat 12 tahun, dan pidana mati atau seumur

hidup jika menyebabkan korban meninggal dunia.


Untuk Curat dan Curanmor tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun.


Dengan banyaknya peristiwa pelaku tindak kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum polda jatim. Kedepan polda jatim akan melakukan upaya maksimal dengan mengerahkan semua

sumber daya yang ada baik di tingkat Polda melalui Timsus 3C Subdit III Jatanras maupun tingkat Polres melalui Tim Opsnal atau Tim Buser Sat Reskrim jajaran Polda Jatim untuk melakukan penegakkan hukum secara tegas dan

terukur kepada para pelaku kejahatan curas, curat dan curanmor.


Selain itu pada Konfrensi Pers yang dilakukan pada hari ini, Polda Jawa Timur juga menyerahkan tiga unit kendaraan roda empat (mobil) dan satu unit sepeda motor kepada pemiliknya (korban) kasus curanmor yang beraksi di wilayah Lumajang, Banyuwangi, Jember, Sidoarjo dan Surabaya.


Sementara itu, Hasanudin, warga Pandaan, Jawa Timur ini menyebutkan, bahwa hilangnya mobil ini sudah satu bulan lalu di Jember, dan baru mendapatkan informasi kalau mobilnya sudah ditemukan di exit tol Japanan.


"Saat itu mobil saya parkir di depan rumah pukul 17.00 WIB, namun pada pukul 03.00 WIB, dini hari sudan tidak ada," tambahnya.


Dengan ditemukannya dan dikembalikan mobil miliknya, Hasanudin, mengucapkan berterima kasih kepada Kapolda Jatim dan jajaran. Telah menangkap pelaku kriminalitas yang telah mengambil mobil miliknya.


"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda dan anggota Jatanras yang telah menangkap pelaku yang mencuri mobil saya," pungkasnya.

Tegar, Peraih Medali Emas Pon XX Papua Berpeluang Menjadi Polisi

 



Surabaya, 10 nov 2021 - Irjen Nico Afinta, Kapolda Jawa Timur, yang memberikan penawaran menjadi Polisi pada atlet peraih emas di Pekan Olahraga Nasional XX 2021 Papua. 


Sebelumnya sosok Teuku Tegar Abadi (22) sukses meraih medali emas di cabang olahraga (cabor) lompat galah. menjadi sorotan halayak lantaran kembali mencangkul di sawah orang tuanya usai berkompetisi di ajang PON Papua. 


Setelah video Tegar yang mencangkul di sawah, pria asal Tuban ini mendapat penawaran dari Polda Jawa Timur untuk menjadi anggota kepolisian, Penawaran itu diberikan sebagai penghargaan terhadap prestasi Tegar yang merupakan komitmen dari Irjen Nico Afinta. 


" Atas petunjuk Pak Kapolda, kami akan mendukung Tegar untuk masuk menjadi anggota Polisi, melalui proses penerimaan rekrutmen Polri yang dibuka nanti," terang Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Harry Kurniawan, 


Ibarat kata pepatah pucuk dicinta ulampun tiba, tawaran dari Kapolda Jatim yang disampaikan melalui Karo SDM Polda Jatim itu sejalan dengan keinginan Tegar yang memang bercita-cita menjadi polisi. tahun 2020 lalu, Tegar pernah mengikuti seleksi penerimaan anggota Kepolisian, tapi ia gagal. Kini cita-citanya tersebut untuk menjadi anggota polisi mendapat karpet merah. 


“ Semoga dengan bergabungnya Tegar bisa meningkatkan nama baik Polri di mata masyarakat “, lanjut Kombes Pol Harry Kurniawan.

Dua Perusahaan Jadi Sasaran Vaksinasi Polres Lumajang

 



Lumajang,- Upaya mewujudkan herd immunity di Lumajang terus digencarkan oleh pihak Polres Lumajang.

Setidaknya, dalam upaya vaksinasi saat ini, pihak Polres menyasar dua perusahaan sekaligus. Tak tanggung-tanggung, ratusan vaksin pun disediakan oleh pihak Polres dalam upaya mewujudkan herd immunity nasional.


Kapolres Lumajang, AKBP EKa Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. menjelaskan, kedua perusahaan tersebut adalah PT WCN dan PT HKL. Kedua perusahaan itu, berlokasi di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.


“Untuk di PT WCN sendiri, kita berikan sebanyak 364 dosis vaksin. Sedangkan, untuk di PT HKL ada 274 dosis vaksin. Itu meliputi dosis vaksin tahap 1 dan 2,” ujar Kapolres. Rabu, 10 November 2021 siang.


Di masing-masing perusahaan itu, kata Kapolres, pihaknya telah menyediakan gerai vaksin Merdeka Bhakti Kesehatan Bhayangkara untuk Negeri. Di gerai itu, juga terdapat para vaksinator dari Kepolisian. “Mereka (vaksinator) siap melayani para pemohon vaksin,” bebernya.


Saat ini, kata Hananto, Pemerintah telah lebih keras menabuh genderang perang melawan pandemi Covid-19 yang telah menimbulkan berbagai dampak negatif di masyarakat. 


Bahkan, ia berujar jika beragam cara dilakukan oleh Polri bersama TNI dan Pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid tersebut, salah satunya melalui adanya program vaksinasi nasional. 


“Tak bosan saya sampaikan, masyarakat jangan takut untuk divaksin. Vaksin ini, aman dan halal. Sudah melewati uji klinis dari BPOM RI. MUI juga menyatakan kalau vaksin ini halal,” jelasnya.


Kendati demikian, ia juga mengimbau masyarakat untuk tak lupa mematuhi adanya protokol kesehatan. Meski sudah divaksin, kata dia, bukan berarti masyarakat bisa kebal terhadap serangan Covid.


“Vaksin ini untuk memperkuat daya tahan tubuh. Senjata utama kita, adalah protokol kesehatan,” imbuhnya.


Tak hanya itu saja, Kapolres menambahkan jika pihaknya saat ini, juga fokus untuk melakukan upaya vaksinasi terhadap para lansia. Pasalnya, sebelumnya Pemerintah telah mengimbau semua pihak untuk mewaspadai adanya klaster baru pandemi Covid selama perayaan Natal dan Tahun Baru nantinya.


"Kami juga fokus untuk melakukan vaksin ke para lansia. Silahkan ajak, dan datangi gerai vaksinasi dimanapun di Lumajang ini, vaksinator Polri, TNI, dan Puskesmas siap melayani, jangan ragu," imbuh Kapolres. (Humas Polres Lumajang)

Polres Lumajang Ikuti Upacara Hari Pahlawan Secara Virtual

 


Lumajang,- Serentak, hampir semua unsur dan elemen masyarakat mengikuti adanya upacara peringatan Hari Pahlawan yang digelar secara virtual, dipimpin langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo terpusat di Taman Pahlawan Kalibata Jakarta pada Rabu, 10 November 2021.

Upacara peringatan itu, memperingati peristiwa besar yang terjadi di Surabaya pada 10 November 1945, silam. Kala itu, semua masyarakat bersatu padu melawan keberadaan Inggris.


Latar belakang pertempuran itu, adalah pengibaran bendera Belanda di Hotel Yamato pada tanggal 18 September 1945.


Pertempuran Surabaya, adalah perang pertama bangsa Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Pertempuran itu, kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan.


Demikian dijelaskan Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. usai upacara secara virtual di Ruang Eksekutif Polres Lumajang.


“Upacara itu, merupakan wujud penghormatan kita sebagai generasi penerus bangsa kepada para Pahlawan yang rela mengorbankan apapun demi kedaulatan dan kemerdekaan bangsa,” ujar Kapolres.


Kapolres menyebut, dari peristiwa 10 November 1945, masyarakat harus bisa belajar betapa pentingnya memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam menghadapi ancaman apapun. 


“Sebab, Persatuan dan Kesatuan itu warisan dari leluhur bangsa. Itu sudah menjadi budaya bangsa Indonesia,” pungkasnya.


Ia berharap, dengan adanya momentum peringatan Hari Pahlawan kali ini, masyarakat, khususnya para pemuda bisa meneruskan perjuangan para Pahlawan, terutama dalam berkontribusi positif di masyarakat. 


“Kita hanya meneruskan, apa yang sudah diperjuangkan oleh Pahlawan. Nah, sekarang tugas kita hanya mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” bebernya.


"Hal yang bernilai perjuangan tidak harus besar, seperti pada tema kali ini Pahlawanku Inspirasiku, bisa saya contohkan, kita sadar pentingnya vaksin dan menerapkan prokes, sudah bagian dari berjuang menyelamatkan bangsa ini dari pandemi covid 19, mungkin kita ajak atau kita antar keluarga kita untuk vaksinasi, itu juga bagian dari berjuang, dan banyak lainnya, untuk itu tetap semangat patuhi prokes" pungkas Kapolres. 


Tidak hanya di Polres Lumajang, namun kali ini upacara peringatan Hari Pahlawan, juga dilaksanakan di seluruh Polsek jajaran Polres Lumajang. (Humas Polres Lumajang)

Pelajar SMK di Sidoarjo Pungut Sampah untuk Biaya Sekolah



 SIDOARJO,Merdekanews.id Aditya Candra Glori Semesta, seorang pelajar SMK Informatika, Tulangan, Sidoarjo, rela memungut sampah di jalanan selepas pulang sekolah. Sampah tersebut dijual lagi oleh candra dan hasilnya digunakan untuk tambahan biaya sekolah.


Setiap hari, siswa kelas XII ini memungut sampah di sepanjang jalan dari Desa Kemantren, Kecamatan tulangan tempatnya sekolah hingga ke wilayah Sidoarjo Kota. Dengan menggunakan seragam sekolah, Candra tidak canggung ketika melakukan rutinitas yang ia lakukan sejak dua tahun terakhir.


“Uang hasil jualan saya kasihkan ibu untuk tambahan bayar sekolah sama kebutuhan sehari – hari,” ucap Candra, Rabu, (10/11/2021).



Candra tinggal bersama ibunya, Ester Yuliani di Rt. 04, Rw. 03, Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Setiap hari ia mengayuh sepeda angin warna putih miliknya yang sudah diberi keranjang plastik di bagian belakang untuk tempat menampung sampah.


“Berangkat sekolah naik sepeda ini, karena pulang sekolah langsung cari sampah pakai sepeda ini juga,” katanya dengan nada polos.


Dalam sepekan, pelajar kelahiran Kediri, 28 Februari 2004 ini mampu mengumpulkan uang sebanyak Rp. 30,000 hingga Rp. 45,000 dari hasil penjualan sampah plastik yang ia pungut di jalan hingga pukul 16.00 WIB.


Rutinitasnya memungut sampah tidak mengurangi semangat belajar Candra. Ketika hujan, ia memanfaatkan waktu untuk membaca buku pelajaran sambil berteduh. Hal ini sengaja dilakukan Candra mengingat waktunya dirumah ia gunakan untuk memilah sampah sebelum dijual.


“Kalau pas hujan gitu saya membaca buku pelajaran sambil neduh. Karena dirumah nggak sempat belajar, harus milihin sampah sebelum dijual,” tutupnya.(SRI.)

10/11/2021

Kapolres Lumajang Serahkan Bantuan 23 Mesin Bermotor di 12 SMKN



Lumajang,- Bukan hanya fokus pada keamanan dan stabilitas wilayah saja. Ternyata, Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. juga berupaya untuk meningkatkan mutu SDM para pelajar di Lumajang.


Itu dibuktikan oleh dirinya ketika orang nomor satu di Mapolres Lumajang itu memberikan puluhan unit mesin bermotor ke setiap SMKN dan SMK Swasta yang ada di Lumajang.


Bukan tanpa sebab, Eka Yekti menjelaskan jika pemberian mesin bermotor kendaraan roda dua itu, diharapkan bisa dijadikan sebagai dasar bagi para pelajar untuk memperluas wawasan. 


“Itu bisa dijadikan bahan untuk praktek sekolah,” ujar Eka Yekti. Senin, 08 Nopember 2021 siang.


Selain SMKN Pasirian, beberapa SMKN dan SMK Swasta lainnya juga mendapat bantuan mesin bermotor itu, diantaranya ialah SMK AL- Hidayah, SMK Pembangunan Candipuro, SMKN Tempursari 1, SMK YP 17, SMK AL Maliki Sukodono, SMK Mifis Kunir, SMKN Klakah, SMKN Tempeh, SMKN As-Syarifi, SMKN Rowokangkung, dan SMKN Senduro.


Ta khayal, pemberian mesin bermotor itupun mendapat respon dari beberapa pihak masing-masing sekolah. Pihak sekolah merasa terbantu dan sangat mengapresiasi peran Polres Lumajang kali ini untuk para pelajar.


"Wah senang pak, kami bisa pergunakan ini untuk praktek, semoga kelak ilmu saya bermanfaat, terimakasih pak," ungkap salah seorang pelajar.


Kapolres berharap, dengan adanya pemberian mesin bermotor itu nantinya bisa mencetak sumber daya manusia yang unggul terutama dalam bidang otomotif.


 “Dengan harapan, ketika melakukan praktek di sekolah, mereka bisa lebih bersemangat untuk terus meningkatkan ilmunya, bisa membantu anak2 lebih kreatif dan inovatif, tentunya kelak ilmunya bisa diterapkan dan memberi manfaat bagi sesama,” pinta AKBP Eka Yekti.


Masih menurut Eka, bahwa bantuan ini juga sebagai wujud nyata Polri dalam mengemban tanggungjawab memelihara Harkamtibmas.


"Jadi, ketika anak2 kita dididik dengan baik dan diberikan fasilitas yang lengkap, secara otomatis bekal ilmu yang kita berikan akan dipraktekkan, ini sumbangsih Polri dalam rangka mewujudkannya," ulasnya.


"Mereka nanti lulus SMK langsung bisa bekerja, tentunya akan menekan angka pengangguran. Ini upaya preentif kita dalam memelihara Harkamtibmas ke depan," tutupnya.( Humas Polres Lumajang)

Bupati Jombang Resmikan Masjid Agung Junnatul Fua’dah dan Gedung Wicaksana Laghawa Polres Jombang



Jombang_Merdekanews.id

Renovasi pembangunan Masjid Agung Junnatul Fu’adah dan pembangunan gedung Wicaksana Laghawa telah selesai dan hari ini, Rabu (10/11/2021) diresmikan Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Peresmian Masjid dan Gedung berlokasi di lingkungan Mapolres itu ditandai pemotongan tali pita dan penanda tanganan prasasti dengan diiringi pembacaan shalawat Nabi Muhammad SAW. 


Hadir dalam peresmian tersebut, Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pejabat utama dan Kapolsek jajaran, serta personil Polres Jombang. Pembangunan masjid itu sebagai upaya Polres Jombang meningkatkan pelayanan masyarakat. 



Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, Dengan diresmikannya Masjid dan Gedung ini menjadi berkah bagi keluarga besar Polres Jombang. Dan ini akan jadi motivasi agar kita mampu melaksanakan tugas sebaik-baiknya, karena fasilitas kantor dan ibadah sudah tersedia untuk kelancaran tugas pengabdian dan tanggungjawab pada masyarakat.


“Kehadiran masjid dan gedung baru ini merupakan kebanggaan dan patut kita syukuri. dan tempat ibadah ini di diharapkan mampu meningkatkan ibadah anggota dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk menjalankan tugas-tugas di kepolisian dan melayani masyarakat khususnya di wilayah jombang," ujar AKBP Agung saat peresmian Masjid Agung Junnatul Fu’adah Polres Jombang.


Kapolres berharap, agar nantinya semua personil bekerjasama dan kompak dalam menjaga, merawat serta memakmurkan Masjid Agung Junnatul Fu’adah dengan melaksanakan ibadah wajib maupun sunah serta melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya.


"Diharapkan dengan pembangunan masjid ini anggota khususnya semakin mendekatkan diri kepada Allah yang outputnya pelanggaran- pelanggaran yang selama ini dilakukan anggota tidak terjadi lagi," ujarnya.


Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab mengapresiasi renovasi pembangunan masjid Agung Junnatul Fu'adah dan Gedung Wicaksana Laghawa di Polres Jombang. Niat tulus dari Kapolres Jombang beserta jajaran dalam memakmurkan Masjid, diharapkan dapat menunjang pelayanan Polri pada masyarakat.


"Kami sangat mengapresiasi yang telah punya ide untuk merenovasi masjid secara total. Dan ini adalah salah satu niatan yang sangat bagus, mudah-mudahan amalnya bisa diterima Allah SWT dan masjid ini bisa dipakai seterusnya, tidak hanya untuk anggota Polres Jombang saja, tapi juga untuk masyarakat . Ini adalah luar biasa, Polri sudah menyatu dengan masyarakat. Saya memberikan apresiasi setinggi tingginya," pungkas Hj. Mundjidah. (rina)