02/12/2021

Kapolres Lumajang Sebar 1000 Pasukan Pengamanan Pilkades di Lumajang

 


Lumajang,- Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. mulai menyebar lebih dari 1000 personel di seluruh Desa yang melaksanakan pilkades di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Penempatan personel itu, ditujukan untuk melakukan pengamanan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa yang dilakukan secara serentak di 32 Desa yang ada di 15 Kecamatan.


Selain melibatkan 949 aparat Kepolisian, pengamanan Pilkades itu nantinya juga di back-up beberapa unsur keamanan lainnya, termasuk diantaranya aparat dari TNI, khususnya Kodim 0821/Lumajang dan Yonif 527/BY.


“Beberapa minggu ini, kita banyak melakukan pengamanan Pilkades. Tidak hanya di Lumajang, tapi di Bondowoso, Jember, Banyuwangi, Sumenep, Probolinggo, dan Tulungagung. Alhamdulillah, aman, tertib dan terkendali,” ujar Kapolres dalam apel Pengamanan Pilkades yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Lumajang. Rabu, 01 Desember 2021 pagi.


Ia mengatakan, pelaksanaan Pilkades yang aman dan tertib di beberapa daerah itu, harus dijadikan motivasi bagi masyarakat untuk bisa menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. 


“949 personel Polri ditambah dari unsur TNI yakni Kodim 0821 dan Yonif 527 Lumajang, sehingga jumlahnya lebih dari seribu personel kami kerahkan. Semua ingin, Pilkades di Lumajang seperti wilayah lain, aman, tertib, lancar dan terkendali,” Ulas Kapolres.


Dirinya mengungkapkan jika selama kurun waktu 3 hari, seluruh personelnya bakal melakukan pengamanan secara all out. Bahkan, ia pun sudah melakukan pemetaan terhadap beberapa tugas dan tanggung jawab yang nantinya harus dilakukan oleh seluruh personelnya. “Ada 2 tugas. 70 persen pengamanan, dan 30 persen adalah patroli,” tegasnya.


Selain pengamanan Pilkades, Kapolres mengungkapkan jika personel pengamanan yang nantinya disebar di beberapa TPS itu, diharuskan untuk bisa memahami kondisi dari masing-masing lokasi pengamanan. Bukan tanpa sebab, arahan itu ditegaskan oleh Kapolres sesuai dengan adanya letak dan kondisi geografis di Kabupaten Lumajang saat ini.


“Pergeseran pasukan ke TPS, sudah diatur sedemikian rupa. Pergeseran, disesuaikan dengan letak dan kondisi geografis. Apalagi sekarang musim penghujan. Beberapa wilayah juga rawan bencana, terutama tanah longsor. Bila perlu malam ini bergerak, ya harus bergerak,” ucapnya.


Bukan hanya membahas soal pengamanan Pilkades saja. Namun, dalam apel itu ia juga menginstruksikan personelnya untuk bisa meningkatkan upaya capaian vaksinasi di setiap Desa.


“Jadi, manfaatkan warga yang berkumpul di Balai Desa juga, untuk kita himpun untuk mengikuti vaksinasi. Sebab, instruksi dari bapak Presiden, vaksinasi ini harus berjalan maksimal, khususnya di Lumajang,” pinta Kapolres.


Kapolres juga berpesan agar seluruh personel yang terlibat memberikan pemahaman dan tidak bosan mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dalam pelaksanaan pilkades kali ini. (Oborlmj)

PELANTIKAN PERANGKAT DESA PEMERINTAH DESA SUKOPINGGIR KECAMATAN NGODO


 Jombang_Merdekanews.id

Pemerintah Desa Sukopinggir Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang Jawa Timur menggelar acara pelantikan perangkat desa pada hari Rabu, (01/12/2021). Acara dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan acara selesai, bertempat di Aula Pendopo Desa Sukopinggir Kecamatan Gudo.


Prosesi Pelantikan perangkat desa dipimpin langsung oleh Kades Sukopinggir Sukidi, melantik dan membacakan sumpah jabatan serta menandatangani tugas jabatan satu persatu posisi perangkat yang kosong dalam Pemerintahan Desa Sukopinggir. Adapun jabatan di roda Pemerintahan Desa Sukopinggir yang di isi yaitu Kepala Dusun (Kasun) Sekaru, Kaur Tata Usaha dan Umum, Kasi Kesra dan Kasi Pelayanan.


Dari sebelumnya, ke delapan bakal calon perangkat yang mendaftar, mengikuti ujian penilaian di Universitas 17 Agustus Surabaya (UNTAG) pada tanggal (24/11/2021) dan mendapat penilaian wawancara dari Kades Sukopinggir pada tahap selanjutnya.


Dari keempat perangkat yang terpilih dan dilantik, Agung Darika lulusan S.1 menjabat dan menduduki kursi sebagai Kepala Dusun (Kasun) Sekaru, Arif Budianto lulusan SMA menjabat dan menduduki kursi sebagai Kaur Tata Usaha dan Umum, Kartika Indri Sulistiorini lulusan S.1 menjabat dan menduduki kursi sebagai Kasi Kesra dan Aringga Wisanda Ashari lulusan S.1 menjabat dan menduduki kursi sebagai Kasi Pelayanan Desa Sukopinggir Kecamatan Gudo.


Selain pelaksanaan acara pelantikan perangkat desa, Pemdes Sukopinggir sengaja memberikan santunan kepada 90 Anak Yatim dan Kaum Duaffa yang ada di Desa tersebut secara simbolis diberikan kepada Kades Sukidi, dengan memberikan sedikit rejeki, beras dan juga makan siang buat ke 90 Anak Yatim dan Kaum Duaffa itu.


Turut hadir dalam pelaksanaan prosesi acara pelantikan tersebut, Muspika, Camat Gudo Arief Hidayat,SH.Msi, Kades Sukopinggir Sukidi, Kapolsek Gudo beserta jajarannya, Koramil beserta jajarannya, Ketua BPD, 4 perangkat terpilih, Perangkat Desa Sukopinggir, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, Satpol PP, Tokoh masyarakat, Anak Yatim dan Kaum Duaffa, kerabat terpilih, warga sekitar dan tamu undangan.


Kades Sukopinggir Sukidi, saat menyampaikan isi sambutannya memberikan sedikit pesan untuk keempat perangkat desa yang sudah dilantik dan saat ini sudah menjabat perangkat desa pada masing – masing bidangnya serta tupoksinya.



“Sebelumnya, saya mengucapkan selamat kepada para perangkat yang sudah terpilih dan sudah dilantik secara resmi, untuk selanjutnya semoga bisa mengemban tugas yang sudah menjadi tugas masing – masing sesuai jabatannya, setelah dilantik saudara punya tanggung jawab yang besar.” kata Kades.


Masih dari penyampaian Kades, “sesuai sumpah yang saudara sampaikan tadi, harus siap mensejahterakan masyarakat dan jadi pamong harus adil, terkait pendataan warga yang kurang mampu harus tepat sasaran dan tidak mementingkan golongan apalagi keluarga” ucapnya


“Pesan dari saya, saudara harus secepatnya menyesuaikan diri jadi perangkat, sesuai tupoksi tugasnya masing – masing dan apabila ada yang kurang paham bisa konsultasi dengan perangkat senior. Karena saudara masih muda dan baru menjabat dan masa jabatan saudara sampai usia 60 tahun, dan sanggup melayani masyarakat tidak hanya di jam kerja saja, melainkan sampai 24 jam” pungkasnya.


Camat Gudo Arief Hidayat, SH.Msi sedikit menambahkan “semua sudah dijelaskan oleh Kades untuk tupoksi dan tugasnya pada masing – masing jabatan, dan tidak mudah menjadi perangkat desa, banyak tahapan yang harus dilalui untuk menjadi perangkat desa. Dan Alhamdulillah kekosongan perangkat Desa Sukopinggir sudah terisi semuanya, dan pihak Kecamatan siap membantu apabila ada kesulitan dalam hal tugas yang baru dan amanah masyarakat yang adik – adik pegang” ungkap Camat.



Acara ditutup dengan ramah tamah, sesi foto keempat perangkat dengan Pemdes Sukopinggir dan Camat Gudo secara simbolis, dan saling berjabat tangan mengasih ucapan selamat kepada keempat perangkat yang baru menjabat.


Dalam pelaksanaan acara pelantikan perangkat desa tersebut, tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir memakai sabun sehingga acara pelantikan berjalan aman dan kondusif. (rina)

HUT ke-71 Korpolairud, Kapolri: Wujudkan Representasi Negara Hadir Di Setiap Wilayah

 


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada jajaran Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri untuk terus menjadi representasi kehadiran negara di setiap wilayah Indonesia. 


Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korpolairud Baharkam Polri di Mako Ditpoludara, Pondok Cabe, Banten, Rabu (1/12/2021).


"Harapan kami, jajaran Polairud khususnya, untuk terus bisa mengoptimalkan pelaksanaan tugasnya, guna mewujudkan representasi negara hadir di setiap wilayah yang membutuhkan kehadiran negara dan membutuhkan kehadiran Polri," kata Sigit kepada awak media. 


Tak hanya itu, Sigit juga berharap, Korpolairud untuk terus siap menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang ada saat ini dan kedepannya. Diantaranya adalah mengoptimalkan kegiatan dalam membantu pengendalian dan penanganan Pandemi Covid-19. 


Peran Korpolairud, kata mantan Kapolda Banten ini menjadi salah satu yang sentral dalam rangka pengendalian Covid-19. Dalam hal ini yakni akselerasi percepatan vaksinasi ke masyarakat yang berada di pulau terluar ataupun memiliki akses darat yang sulit. 


"Mulai dari distribusi vaksin, kemudian akselerasi vaksin pulau terluar di wilayah-wilayah perairan. Dimana masyarakat juga tentunya perlu mendapatkan bantuan vaksinasi termasuk juga distribusi logistik yang terkait," ujar eks Kabareskrim Polri itu.


Lebih dalam, menurut Sigit, dengan didorongnya percepatan vaksinasi ke seluruh wilayah Indonesia, hal itu akan mengantisipasi serta meningkatkan kewaspadaan terkait adanya varian baru Covid-19 seperti Omicron. 


Karenanya, Sigit menekankan, Korpolairud harus melakukan akselerasi vaksinasi, mulai dari menyiapkan gerai-gerai vaksin di wilayah perairan sampai dengan mendorong logistik distribusi vaksinasi yang dibutuhkan masyarakat, yang tentunya memerlukan pengamanan lantaran berada di wilayah terpencil ataupun antar-pulau. 


"Sehingga program Pemerintah dalam rangka mewujudkan capaian vaksinasi 70 persen di tahun ini dan kedepan akan terus terlaksana. Dengan adanya berbagai varian baru termasuk Omicron yang saat ini menjadi kewaspadaan kita. Tentunya rangkaian pengendalian Covid-19 mulai dari bagaimana memperkuat protokol kesehatan, mulai dari 3M, 3T dan akselerasi vaksinasi betul-betul bisa kita laksanakan," papar Sigit.


Demi semakin memperkuat dan memaksimal peran Korpolairud, dalam kesempatan ini, Sigit juga meresmikan sembilan Helikopter baru guna mengoptimalisasi pelaksanaan tugas kedepannya. 


Dengan adanya sarana dan prasarana penunjang itu, Sigit menegaskan, Korpolairud harus semakin optimal dalam melakukan mobilisasi pemantauan dan pengawasan di beberapa kawasan yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia. Diantaranya adalah, kawasan industri, pariwisata ataupun kawasan strategis nasional lainnya yang tentunya memerlukan kehadiran Polri


"Karena itu tentunya dengan kehadiran pesawat helikopter yang baru ini, tentunya mobilitas dan sekaligus pengawasan serta pemantaun melalui udara terhadap kawasan tersebut juga akan semakin baik," ucap Sigit.


Disisi lain, Sigit menyebut, alat utama baru yang dimiliki Korpolairud ini juga akan dimaksimalkan untuk menyukseskan beberapa agenda nasional ataupun internasional yang kedepannya akan dilaksanakan di Indonesia. 


"Kita juga akan menghadapi beberapa tantangan tugas terkait penyelenggaraan event nasional maupun internasional. Terkait Presidensi tentunya membutuhkan pengamanan. Kami tentunya akan persiapkan semuanya agar bisa menjadi lebih baik," tutur Sigit. 


Disisi lain, Sigit menyampaikan kepada seluruh jajaran Korpolairud untuk selalu berada di garis terdepan dan responsif untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam. 


"Terkait juga tantangan tugas dengan adanya berbagai macam kondisi bencana yang ada baik longsor, bencana perairan tentunya memerlukan kehadiran Polri, kita harapkan kita akan jauh lebih baik dengan adanya sarana dan prasarana baru yang kita miliki. Demikian juga dengan tantangan tugas yang lain," kata Sigit.


Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyempatkan menyapa secara langsung jajaran Korpolairud yang sedang menjalankan tugas di perairan dan lokasi penugasan operasi pada beberapa wilayah Indonesia. 


Saat menyapa personel Korpolairud yang bertugas pada Satgas Nemangkawi, Sigit menekankan soal untuk terus meningkatkan kewaspadaan adanya gangguan kamtibmas. Ia juga berpesan agar setiap menjalankan tugas untuk terus berhati-hati dan mengikuti SOP yang ada. 


Selanjutnya, Sigit juga menyapa jajaran Korpolairud yang bertugas di perairan NTT. Ia meminta agar personel mengamankan lokasi destinasi Labuan Bajo yang sedang dikembangkan untuk sektor Pariwisata oleh Pemerintah.

01/12/2021

Satgas PEN Polri Lakukan Pengawasan di Jatim



Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri bentuk tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dan melakukan asistensi di Polda Jawa Timur (Jatim), pada Selasa (30/11/2021) di gedung Rupatama Mapolda Jatim. Hal ini dilakukan, guna melihat kinerja Polda jajaran, dalam mendukung program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam upaya pemulihan ekonomi.


Ketua Satgas PEN Bareskrim Polri, Brigjen Nurwidiyanto bersama tim, melakukan tatap muka dengan Kementerian Keuangan, Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Propinsi Jatim. 


Sekretaris Satgas PEN Bareskrim, Kombes Rudi Heru Susanto mengatakan, kedatangan tim Satgas Pen ini untuk melihat keseriusan satuan wilayah (satwil) dalam melaksanakan program PEN 2021.


“Melihat secara detail kinerja Satgasda PEN Polda Jatim dengan keberadanaan Posko PEN dan operasionalnya,” kata Rudi.


Lebih lanjut, ia menjelaskan tugas pokok dan fungsi serta peran satgas mendukung perwujudan pemulihan ekonomi nasional. Selain itu juga melakukan pertukaran data dan belanja masalah, serta penyamaan persepsi dengan Kemenkeu dan APIP Provinsi Jatim.


Satgas PEN Bareskrim Polri juga melakukan pencegahan terjadinya penyelewengan dengan melakukan fungsi pengawasan. Salah satunya dengan melakukan pertukaran informasi program PEN pada satuan kerja Kementerian/Lembaga/Pemda.


“Kita bersama APIP menyatakan peran pengawasan terhadap program PEN menyakinkan pelaksana untuk tidak ragu,” jelasnya Kombes Rudi.


Namun Kombes Rudi juga mengatakan untuk membantu APIP dan pihak terkait dalam memberikan pendampingan, konsultasi dan mencari solusi dalam pelaksanaan program PEN. Jika terjadi penyimpangan, tim akan memberikan peringatan serta koreksi.


“Penegakan hukum adalah upaya terakhir setelah dilakukan upaya pencegahan. Kita utamakan peran APIP untuk terapkan sanksi administratif dan pemulihan kerugian negara,” tandasnya.


Tim Satgas PEN Bareskrim Polri berharap kegiatan asistensi ini ada langkah nyata dari satwil jajaran dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, dengan berkolaborasi bersama APIP. 


Salah satu bentuk nyata, rencananya pada Rabu mendatang (1/12/2021), akan melihat realiasasi pembangunan pasar di Kabupaten Trenggalek, Purbalingga dan Bondowoso.


“Apakah pembangunan pasar telah sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah disalurkan,” ujarnya.


Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh APIP Provinsi Jatim, Kabupaten/Kota berjumlah 43 Peserta, serta Kasat Serse jajaran Polda Jatim selaku Kasatgasres PEN 2021, mengikuti secara virtual.

Kejurprov Bola Voli Usia 17 Dibuka Wakapolda Jatim

 


Jombang – Kapolda Jawa Timur yang diwakili Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli 2021 di Gelanggang olahraga (GOR) Merdeka yang berlokasi di jalan Gus Dur Jombang, Selasa (30/11/2021). 


Kejuaraan Bola voli indoor usia 17 ini, digelar mulai tanggal 30 November hingga 4 Desember 2021. Turnamen yang memperebutkan piala Kapolda Jawa Timur ini tetap terbuka untuk masyarakat umum, meski pelaksanaannya berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19.


Hanya saja, setiap masyarakat yang ingin menonton atau memeriahkan pertandingan antar klub Kabupaten dan Kota ini, wajib menaati protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.



Selan jumlah pengunjung dibatasi dan wajib memakai masker, penonton juga diwajibkan melakukan cek suhu tubuh terlebih dahulu. Di dalam, mereka juga diimbau agar tidak berkerumum.


Wakapolda mengatakan atlet yang kini telah menyandang predikat Nasional bahkan Internasional berasal dari kerja keras serta jam terbang yang sangat tinggi. Maka untuk meneruskan proses regenerasi, ajang untuk melakukan latih tanding harus terus ada.


 “Seorang atlet yang kini telah level nasional bahkan internasional, berasal dari hasil kerja keras. Maka tidak ada istilahnya jika mereka ujug-ujug jadi seperti sekarang,” katanya.


Ditegaskan oleh Wakapolda, seiring masih berlakunya pandemi Covid-19. Ia secara khusus meminta agar semua pihak tetap dan selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes).


 “Karena ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, kami meminta agar semua pihak tetap mematuhi prokes. Untuk pengawasannya, kami meminta rekan-rekan wartawan untuk senantiasa memantau jalannya kejuaraan agar hal itu dilaksanakan,” tegasnya.


Hadir dalam agenda pembukaan Kejurprov Bola Voli di Gor Merdeka Jombang. Bupati Hj. Mundjidah Wahab, dengan didampingi Wabup Sumrambah. Lalu tampak pula jajaran Forkopimda Jombang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dari total sebanyak 96 kontingen, terdiri dari 59 kontingen putra, serta 37 kontingen putri. Acara pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakapolda dengan disaksikan jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang.

Berita Hoax tentang perselingkuhan oknum guru dengan TU dianggap pencemaran nama baik

Agus Purnomo, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Jombang


Jombang, merdekanews.id - Dugaan adanya korban pencemaran nama baik seorang guru SDN yang terindikasi perselingkuhan dengan oknum TU (H) seakan membuat gerah keduamya. Korban gosip tak sedap itu hingga kini kini tenang-tenang saja karena merasa tidak melakukan perbuatan yang tak senonoh. Ketika awak media kami melakukan konfirmasi kepada seorang guru tersebut (SA) yang berdomisili di wilayah Tembelang. Menurutnya " berita itu tidak benar, apalagi melakukan nikah siri, ini sama halnya pencemaran bagi saya sekeluarga, saya akan pikirkan dulu nanti, apa saya harus melaporkan ke aparat hukum, karena sudah menyangkut harga diri saya" pungkasnya (SA)

Sedangkan informasi yang kami dapatkan ada suatu sentimen terhadapnya, tidak tahu rasa cemburu atau ingin menjatuhkan guru tersebut atau TU itu untuk disingkirkan dari sekolah tersebut sebagai pengajar di sekolah tersebut. Kalau memang diduga terjadi perselingkuhan atau nikah siri, itu harus bisa di buktikan. Bukan hanya menyerang dan menduga duga yang belum tentu bisa dibuktikan, semuanya itu hoax ujar salah satu tokoh masyarakat yang ada di wilayah Megaluh. Perlu diketahui, Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah konstitusional ..,dengan merujuk Pasal 310 ayat (2)KUHP, pencemaran nama baik diartikan sebagai perbuatan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum. Menurut Agus Purnomo Kadis (Kepala Dinas) Dinas Pendikdikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jombang mengatakan " Kalau bicara soal perselingkuhan itu diatur dalam KUHP, yang berhak melaporkan itu suami apa istri, jadi jangan bicara fitnah yang tidak mendasar, jadi jangan gampang bilang hanya diduga. Jadi supaya hati-hati menggunakan bahasa seperti itu " Tutur Agus Purnomo.

Pernyataan Agus Purnomo selaku Kepala Diknasbud Jombang ada benarnya sebab dia cukup hati- hati menerima informasi yang belum tentu benar. Sesuai dengan pasal 17 dan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang adminitrasi ("UU 30/4014)

Pasal 17, Badan dan atau Pejabat Pemerintahan dilarang menyalahgunakan wewenang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi larangan melampaui Wewenang ; larangan mencampur adukan Wewenang, dan atau larangan bertindak sewenang-wenang (rina)

30/11/2021

Kejurprov Bola Voli Usia 17 Dibuka Wakapolda Jatim

 


Jombang_Merdekanews.id

Jombang – Kapolda Jawa Timur yang diwakili Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli 2021 di Gelanggang olahraga (GOR) Merdeka yang berlokasi di jalan Gus Dur Jombang, Selasa (30/11/2021). 

Kejuaraan Bola voli indoor usia 17 ini, digelar mulai tanggal 30 November hingga 4 Desember 2021. Turnamen yang memperebutkan piala Kapolda Jawa Timur ini tetap terbuka untuk masyarakat umum, meski pelaksanaannya berlangsung di tengah masa pandemi Covid-19.


Hanya saja, setiap masyarakat yang ingin menonton atau memeriahkan pertandingan antar klub Kabupaten dan Kota ini, wajib menaati protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.


Selan jumlah pengunjung dibatasi dan wajib memakai masker, penonton juga diwajibkan melakukan cek suhu tubuh terlebih dahulu. Di dalam, mereka juga diimbau agar tidak berkerumum.



Wakapolda mengatakan atlet yang kini telah menyandang predikat Nasional bahkan Internasional berasal dari kerja keras serta jam terbang yang sangat tinggi. Maka untuk meneruskan proses regenerasi, ajang untuk melakukan latih tanding harus terus ada.


 “Seorang atlet yang kini telah level nasional bahkan internasional, berasal dari hasil kerja keras. Maka tidak ada istilahnya jika mereka ujug-ujug jadi seperti sekarang,” katanya.


Ditegaskan oleh Wakapolda, seiring masih berlakunya pandemi Covid-19. Ia secara khusus meminta agar semua pihak tetap dan selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes).


 “Karena ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, kami meminta agar semua pihak tetap mematuhi prokes. Untuk pengawasannya, kami meminta rekan-rekan wartawan untuk senantiasa memantau jalannya kejuaraan agar hal itu dilaksanakan,” tegasnya.


Hadir dalam agenda pembukaan Kejurprov Bola Voli di Gor Merdeka Jombang. Bupati Hj. Mundjidah Wahab, dengan didampingi Wabup Sumrambah. Lalu tampak pula jajaran Forkopimda Jombang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Dari total sebanyak 96 kontingen, terdiri dari 59 kontingen putra, serta 37 kontingen putri. Acara pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakapolda dengan disaksikan jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang.