04/01/2022

berhasil di tangani dan Identifikasi Korban Bencana Erupsi, Bupati Beri Penghargaan kepada Tim DVI Polda Jatim dan Kapolres Lumajang


Lumajang,- Pihak DVI Polda Jatim kembali menyerahkan 11 jenazah. Dari 11 jenazah tersebut 3 jenazah berhasil diidentifikasi sedangkan 8 diantaranya belum teridentifikasi.

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim mengatakan, operasi DVI itu dipastikan tetap berjalan. Namun, operasi itu berlanjut ke tahap skala kecil.

"Operasi DVI ini tetap berjalan. Namun, skalanya diperkecil. Jadi sebelumnya skala besar dilaksanakan di RS Haryoto, nanti bergeser ke RS Bhayangkara Lumajang," kata Kombes Erwin. Senin, 03 Januari 2022 siang.

Dari 40 jenazah korban erupsi yang diketemukan, Kabid Dokkes menyebut jika semuanya telah berhasil diidentifikasi dengan baik. Proses identifikasi itupun masih dilakukan terhadap 8 jenazah lainnya.

"100 persen bisa diidentifikasi. Tinggal 8 bodypart yang belum diidentifikasi. 8 bodypart ini masih menunggu data-data DNA," jelasnya.

Sementara itu, Wadan Satgas bencana APG Semeru, AKBP Eka Yekti Hananto Seno menambahkan, ke 8 jenazah itu saat ini telah memasuki tahap prosedur proses identifikasi. Dijelaskan Kapolres, prosedur itu meliputi adanya proses penyimpanan jenazah di dalam tanah. 

"Seperti yang disampaikan Kabid Dokkes tadi, Tim DVI akan menyimpan jenazah di dalam tanah, bukan dikubur seperti yang diperkirakan. Jenazah akan disimpan dengan cara khusus sehingga Jenazah diupayakan tetap utuh. Sehingga, suatu saat proses identifikasi tetap bisa dilanjutkan," terang Kapolres. "Untuk 3 jenazah, sudah kita serahkan ke pihak keluarga. Tadi disaksikan juga oleh Bupati," imbuh AKBP Eka Yekti.

Terpisah, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menuturkan jika pihak DVI Polda Jatim telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Namun, tugas identifikasi itu bukan berarti diberhentikan. 

"Saya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga, saya sangat mengapresiasi kinerja Tim Penanganan bencana dan Tim DVI Polda Jatim yang telah membantu masyarakat korban bencana APG Semeru, tentunya tugas ini belum selesai sepenuhnya. Jika nantinya ada lagi korban ditemukan di lokasi lahar Semeru, akan kita koordinasikan penanganannya, sebagaimana proses yang telah kita lakukan sebelumnya," kata Bupati.

Tak hanya itu saja, dalam kesempatan yang sama, Bupati juga memberikan penghargaan kepada Kabid Dokkes, Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim, penghargaan juga diberikan kepada Dansatgas penanganan bencana, Letkol Inf Andy Andriyanto Wibowo, Wadansatgas, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, anggota Tim DVI Polda Jatim, AKBP dr. C. Bambang Widhiatmoko, AKBP dr. Bayu Dharma Santhi dan AKBP dr. Ananingati.

Menurut Bupati, Penghargaan tersebut diberikan kepada Tim Penanganan bencana APG Semeru dan Tim DVI, yang dinilai berkontribusi dan berdedikasi tinggi dalam upaya penanggulangan bencana serta Identifikasi terhadap jenazah korban APG Semeru tersebut.

“Atas dedikasinya yang tinggi, Penghargaan tersebut layak diberikan, tentunya ini juga apresiasi dari seluruh masyarakat Kabupaten Lumajang,”imbuhnya.

Selaku Wadan Satgas penanganan bencana APG Semeru Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti menyatakan hal senada dengan yang disampaikan Bupati, Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tak melakukan proses pencarian secara swadaya. Dirinya menegaskan, proses pencarian itu akan tetap didampingi oleh aparat terkait.

"Saya meminta kepada masyarakat, terutama yang terdampak bencana dan hingga sekarang ini ada keluarganya belum ditemukan, agar tidak sesekali mencari keluarganya yang hilang tanpa melibatkan petugas terkait. Satgas yang terdiri dari unsur Polri, TNI, BNPB dan BPBD serta relawan masih bersiaga di lokasi. Nanti pasti kita bantu," pungkas Kapolres. (Oborlmj)

51 Personel Polres Lumajang Sandang Pangkat Baru


Lumajang,- Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno dan Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan B. Martino, beserta Pejabat utama Polres Lumajang mengikuti pelaksanaan laporan Korps kenaikan pangkat anggota Polres yang berlangsung di Ruang Eksekutif Mapolres pada Senin, 03 Januari 2022 pagi.

Upacara Korp Raport kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta secara virtual dari Mapolda Jatim , ini tak terlepas dari adanya penerapan protokol kesehatan.

Setidaknya, terdapat 51 personel Polres Lumajang yang saat ini secara resmi menyandang pangkat baru, atau naik satu tingkat dari pangkat sebelumnya.

Puluhan personel itu, terdiri dari Perwira hingga Bintara. Setidaknya, terdapat 2 anggota polres yang sebelumnya berpangkat Ajun Komisaris Polisi yang sekarang berpangkat Komisaris Polisi atau Kompol.

Selain itu, juga terdapat 3 anggota AKP yang sebelumnya berpangkat Iptu. 9 personel dari pangkat Ipda ke Iptu. 14 personel yang sebelumnya berpangkat Aipda, kini naik satu tingkat menjadi Aiptu.

Tak hanya itu saja, 15 personel Polres yang sebelumnya berpangkat Bripka, kini resmi menyandang pangkat Aipda. 3 personel berpangkat Brigadir, sekarang berpangkat Bripka dan 4 anggota berpangkat Briptu, secara resmi berpangkat Brigadir.

Ucapan selamat pun tak lepas diungkapkan oleh Kapolres terhadap para Perwira dan Bintara yang saat ini menyandang pangkat baru tersebut. Bahkan, ia berharap jika kenaikan pangkat itu, bisa menjadi motivasi dalam pelaksanaan tugas memberikan pengabdiannya kepada masyarakat.

“Hal ini bisa dijadikan suatu bentuk motivasi dan dedikasi untuk terus memberikan yang terbaik terhadap Satuan dan masyarakat,” kata Kapolres.

“Saya ucapkan selamat untuk anggota yang mendapat kenaikan pangkat hari ini, saya berharap hal ini dapat menjadi motivasi untuk bekerja lebih maksimal dan sepenuh hati, lebih dapat mengemban amanah tugas masing-masing nantinya,” imbuh Kapolres.

Untuk diketahui, laporan korps kenaikan pangkat itu, serentak di seluruh wilayah Polda Jatim. Setidaknya, terdapat 4.008 personel yang saat ini menyandang pangkat baru, atau naik satu tingkat dari pangkat sebelumnya. Walaupun secara virtual, tampak peserta dapat mengikuti upacara dengan tertib dan hikmat. (Oborlmj)

Giliran 2 Polisi “HERO” Polres Lumajang Raih Penghargaan dari Kapolres


Lumajang,- Ps Ka SPKT Polsek Klakah, Aiptu Nanang Handoko, dan Bhabinkamtibmas Polsek Candipuro, Briptu Ismail Triono mendapat penghargaan langsung dari Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno.

Penghargaan itu, diberikan di sela pelaksanaan apel yang berlangsung di Mapolres Lumajang pada Senin, 03 Januari 2022 pagi.

Tak lupa, protokol kesehatan pun tetap diberlakukan selama pelaksanaan apel di awal tahun 2022 itu.

"Dengan segala keterbatasan kita, Polres Lumajang ini melakukan hal-hal kemanusiaan," kata Kapolres.

Aiptu Nanang, kata Kapolres, berhasil mendapatkan reward sebanyak 16 kali. Reward itu, merupakan bentuk apresiasi yang telah diberikan oleh pimpinan.

"Itu juga bentuk apresiasi dari rekan-rekan kerja (Polres Lumajang)," tandas Kapolres.

Untuk diketahui, Aiptu Nanang dinilai berdedikasi tinggi selama menjalankan tugasnya, terlebih memberikan pelayanan pada masyarakat, aksinya pun sempat viral karena terakhir Aiptu Nanang tertangkap kamera sedang di bawah truk membantu memasang as roda sebuah truk yang mogok di Jalan. 

Sementara itu, Briptu Ismail yang aksinya juga viral beberapa waktu lalu, sedang menghalau para penambang pasir. Atas imbauan yang dilakukan oleh Briptu Ismail itu, puluhan penambang pasir beserta belasan truk dapat selamat dari derasnya aliran lahar dingin dan awan panas erupsi gunung Semeru yang menerjang dua desa di kecamatan candipuro Lumajang.

“Bukan karena video dua anggota ini viral kemudian saya berikan penghargaan, namun dibanding itu semua, dedikasinya lebih tinggi dalam melaksanakan tugas, ini yang saya apresiasi, sehingga dapat dijadikan teladan bagi kita semua,” pungkas Kapolres.

Selain soal pemberian reward, apel itu juga diwarnai dengan adanya pembahasan cakupan vaksinasi di wilayah hukum Polres Lumajang.

Kapolres berujar, peningkatan cakupan vaksinasi harus terus dilakukan di sejumlah wilayah. Menurutnya, sinergitas dan koordinasi harus terus ditingkatkan dalam upaya capaian vaksinasi.

"Saya kemarin sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan, khususnya seluruh Kepala Puskesmas, Danramil dan Kapolsek untuk meningkatkan capaian vaksinasi," tegasnya. "Target kita, harus 70 persen," imbuh Kapolres.

Kapolres menambahkan, sudah semestinya sebagai petugas yang memiliki tupoksi melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, Polri harus hadir dalam rangka percepatan vaksinasi untuk warga. 

“Apakah kita tega warga kita mengalami lonjakan penularan covid-19?,” ulas Kapolres. Apakah kita tega membiarkan warga tidak taat prokes, kemudian mereka tertular covid-19, saya rasa kita yang paling berdosa jika kita abai tentang ini, untuk itu Program percepatan vaksinasi Covid-19 harus kita sukseskan, kita juga harus lebih ketat menerapkan protokol kesehatan” pungkas Kapolres.(Oborlmj)

03/01/2022

Kapolda Jatim Beri Pembekalan Siswa Diktuk Bintara Polri dan Dikmaba TNI AD di SPN Mojokerto*

*


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim berikan pembekalan pengantar tugas, dan pemberian motivasi kepada Siswa Diktuk Bintara Polri dan Dikmaba TNI AD di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto Polda Jatim, pada Selasa (14/12/2021). 

Kegiatan diawali dengan Laporan singkat Ka SPN Mojokerto Polda Jatim, terkait situasi dan kondisi siswa Diktukba Polri serta Siswa Integrasi Dikmaba TNI AD yang ada di SPN Mojokerto Polda Jatim. 

Kegiatan yang dilaksanakan di SPN Mojokerto adalah program pendidikan dan pelatihan fungsi teknis serta pembentukan Perwira SIP angkatan 49, dan pendidikan alih golongan tahun 2020. 

Sedangkan jumlah siswa yang melaksanakan pendidikan di SPN Mojokerto Polda Jatim tahun 2021 sebanyak 1.381 orang, yang teridiri dari 2 gelombang, dengan rincian gelombang 1 sebanyak 631 orang, dan gelombang 2 sebanyak 750 orang, serta siswa terintegrasi dari TNI AD sebanyak 22 orang, dengan didampingi 2 pembina.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan pengantar tugas dan pemberian motivasi oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta kepada Siswa Diktuk Bintara SPN Mojokerto Polda Jatim tahun 2021. 

Pendidikan di SPN Mojokerto Polda Jatim merupakan suatu proses pembentukan anggota Polri, yang diharapkan kedepan anggota Polri siap melaksanakan tugas kedepan.

Berbagai perubahan yang ada di masyarakat harus kita respon agar kita dapat menghadapi perubahan maupun tantangan yang ada di masyarakat, sehingga tugas pokok yang diemban yaitu Harkamtibmas dan penegakan hukum dapat berjalan dengan baik.

Jaga hati dan fikiran dalam melaksanakan tugas sehingga terhindar dari hal hal yang merugikan baik diri sendiri, keluarga maupun institusi Polri.

"Dalam pelaksanaan tugas agar mempedomani Tugas, Wewenang dan Tanggung jawab (TWT) dan Iman, Kemauan dan Pengetahuan (MANTAP) serta gunakan komunikasi yang baik sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik," jelasnya orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur itu.

Usai memberikan pembekalan pengantar tugas, dan pemberian motivasi, Kapolda Jatim bersama PJU Polda Jatim lanjut melakukan pengecekan fasilitas yang ada di SPN Mojokerto Polda Jatim.

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith, Polisi Periksa 50 Saksi dan 6 Barang Bukti

Kapolda Jatim Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 4008 Personel Polda Jatim*


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memimpin langsung upacara kenaikan pangkat anggota Polda Jatim di gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (3/1/2022) pagi. 

Upacara yang dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan ini dihadiri oleh PJU Polda Jatim serta dilaksanakan secara virtual menggunakan zoom meeting di beberapa satker maupun Polres jajaran. 

Total sebanyak 4.008 anggota Polda Jatim baik Perwira, Bintara, maupun Tamtama mendapat kenaikan pangkat. 

Dalam sambutannya, Irjen Pol Nico Afinta, menyampaikan selamat kepada sejumlah anggota Polda Jatim yang mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. 

"Saya ucapkan selamat untuk anggota yang mendapat kenaikan pangkat, diharapkan hal ini dapat menjadikan motivasi untuk bekerja lebih maksimal lagi ke depannya. Semoga dengan pangkat yang baru, dapat lebih mengemban amanah dalam menjalankan tugasnya masing-masing," kata Nico.  

Adapun rincian kenaikan pangkat anggota Polri Polda Jatim sebanyak 4.008 personel:  

A. Kenaikan pangkat perwira sebanyak 1.226 personel terdiri dari:

1. AKBP ke Kombes Pol sebanyak 2 Pers
2. Kompol ke AKBP sebanyak 51 pers
3. AKP ke Kompol sebanyak 172 pers
4. Iptu ke AKP sebanyak 345 Pers
5. Ipda ke Iptu sebanyak 520 Pers
6. Aiptu ke Ipda sebanyak 136 pers

B. Kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama sebanyak 2.782 orang dengan rincian:

1. Aipda ke Aiptu sebanyak 518 pers
2. Bripka ke Aipda sebanyak 1.518 pers
3. Brigpol ke Bripka sebanyak 467 pers
4. Briptu ke Brigpol sebanyak 242 pers
5. Bharatu ke Bharaka sebanyak 29 pers
6. Bharada ke Bharatu sebanyak 8 orang

Polri Tuai Apresiasi Legitimasi Penegakan Hukum Presisi



Jakarta – Polri dalam legitimasi penegakan hukum mendapat sorotan publik, keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai mendapat banyak apresiasi, diantaranya oleh  ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Minggu (02/01/2022). 

Bambang Soesatyo menyampaikan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri mencapai 80,2 persen berdasarkan hasil survei Indokator Politik Indonesia dalam kurun waktu 2014 hingga 2021.

"Di tahun 2014 kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebesar 57,5 persen, 2015 sebesar 68,6 persen, 2016 sebesar 73,2 persen dan tahun 2017 sebesar 76,5 persen. Kemudian, tahun 2018 sebesar 79,8 persen, 2019 sebesar 80 persen, 2020 sebesar 72 persen serta tahun 2021 mencapai 80,2 persen," ucap Bamsoet. 

"Capaian Polri dibawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo patut kita apresiasi. Sejak dilantik Presiden Joko Widodo pada 27 Januari 2021, Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus melakukan terobosan dalam meningkatkan profesionalisme Polri dengan mengusung visi transformasi menjadikan Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan)," ujar Bamsoet. 

Selain itu juga prestasi Polri mendapat tanggapan positif oleh Wasekjen Pandawa Nusantara, Ronald Loblobly, menurutnya tindakan Polri yang selalu mempertimbangkan legitimasi hukum maupun sosial, sudah tepat.

“Penanganan kasus ujaran kebencian sudah dipertimbangkan tepat dan terukur secara matang melihat aspek hukum dan aspek sosiologi” kata Ronald melalui keterangannya, Sabtu (01/01/2022).

Institusi Polri melakukan pertimbangan-pertimbangan dan mengukur langkah-langkah dalam penanganan kasus yang memiliki akses politik Menurut Ronald dalam beberapa kasus yang belakangan terjadi. 

“Terlebih lagi dalam kasus-kasus yang belakangan terjadi, ada akses politik yang mungkin saja dimainkan oleh oknum atau kelompok-kelompok pragmatis yang mencoba mencari keuntungan,” terang mantan aktivis yang menjdi salah satu penggagas BEM LIMA JAYA itu.

“Biarkan Bapak-bapak penegak hukum di Kepolisian melakukan tugas dan fungsi dengan pertimbangan yang matang, sehingga dalam menindak satu kasus tidak terjadi kekeliruan, perlu dicatat, Polri merupakan lembaga yang legitimate dalam penegakan hukum, tetapi tetap saja pertimbangan itu perlu dilakukan,” sambungnya.