09/01/2022

PERSONEL GABUNGAN TNI-POLRI DAN BASARNAS SERTA INSTANSI TERKAIT DIKERAHKAN MEMBANTU EVAKUASI KORBAN BENCANA BANJIR DAN TANAH LONGSOR

Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 7 Januari 2022, Personel gabungan TNI-Polri, Basarnas serta Instansi terkait dikerahkan ke setiap titik-titik wilayah yang terdampak banjir serta tanah longsor untuk membantu mengevakuasi masyarakat.

Banjir dan tanah longsor tersebut terjadi setelah kota Jayapura di guyur hujan dengan intesitas tinggi hujan deras dari sore hingga pagi.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K meninjau korban Tanah Longsor di Aspol Bhayangkara dok 5 atas, kemudian dilanjutkan mengecek korban MD di Rumah Sakit Bhayangkara dilanjutkan dengan mengecek lokasi terdampak tanah longsor di Skyland serta mengecek korban banjir di pasar Youtefa.

Pada kesempatan yang sama juga Dir Polairud Polda Papua Kombes Pol. Ir. Kasmolan, M.A.P dan serta Wakil Walikota Jayapura Kota Ir. H. Rustam Saru, MM juga meninjau langsung lokasi terdampak bajir di Pasar Youtefa.

Adapun idetintas korban MD :
1. John Itlay (23);
2. Gidion Itlay (18);
3. Theo Itlay (18);
4. Junaedi (68);
5. Sudarti (67);
6. Asniati (35);
7. Antonieta (39).

Adapaun identitas Korban Luka-luka :
1. Ainul (22);
2. Jordan (22);
3. Martina (15).

Langkah-lahkah Kepolisian:
berkoordinasi dengan pihak terkait, mengevakuasi korban.

Kabid Humas Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura agar selalu waspada serta hati-hati untuk keselamatan kita bersama karena saat ini masih dalam musim penghujan, terkhusus yang tingga di daerah dekat Pantai dan Gunung karena rawan terjadi banjir serta Tanah Longsor.

Adapun wilayah yang terdapak banjir yaitu Kantor Gubernur, Batas Kota, Pasar Youtefa, Entrop, Hamadi, Organda, depan Saga Mall Abepura dan untuk titik terdampak tanah longsor yaitu Aspol Bhayangkara Dok 5 atas, Kelurahan Trikora Dok 5 atas dan Skyland serta Lintasan Kodam serta Batas Kota yang mangakibatkan jalan terputus sehingga pengendara kendaraan tidak dapat melintas. 

Kabid Humas Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH menambahkan bahwa untuk korban meninggal dunia pada bencana banjir dan tanah longsor sebanyak 7 korban jiwa (MD) dan korban luka-luka sebanyak 3 orang yang langsung dibawa ke RS Bhayangkara. Untuk 2 (dua) korban jiwa yang MD langsung diterbangkan ke Surabaya untuk dimakamkan di Kampung Halamannya.

08/01/2022

*Sejumlah Penghargaan Diberikan Pada Acara Kapolda Jatim Award 2022*

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memberikan sejumlah penghargaan dalam acara Kapolda Jatim Award 2022, Jumat (7/1/2022). 

Sejumlah penghargaan yang diberikan diantaranya penghargaan Kapolres terbaik di bidang Operasional, penghargaan Kapolres terbaik di bidang Pembinaan, Kapolres terbaik di bidang inovasi aplikasi android, penghargaan terbaik kepada tenaga kesehatan dan relawan, serta 39 Bhabinkamtibmas. 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan baik kepada anggota Polri maupun masyarakat yang telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan sangat baik. 

"Hari ini ada beberapa penghargaan yang kami berikan kepada para kapolres yang telah mempunyai inovasi, dedikasi, pelaksanaan tugas terkait dengan bidang pembinaan, operasional, maupun inovasi yang telah dilaksanakan," kata kapolda. 

Untuk dibidang kesehatan, lanjut kapolda diberikan penghargaan kepada tiga rumah sakit di wilayah Polda Jawa Timur serta relawan yang telah membantu Polri dalam penanganan kasus Covid-19. 

"Penghargaan ini diberikan juga untuk memotivasi kepada kita semua agar tiada henti dalam berkarya di dalam setiap nafas, setiap langkah, setiap pemikiran, setiap perkataan dan perbuatan," tuturnya. 

Kapolda juga mengajak anggotanya untuk meniru sikap anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya lantaran bangga akan profesinya sebagai Bhabinkamtibmas. 

"Inilah yang dapat kita contoh karena bangga dengan profesinya sehingga setiap pekerjaan akan dilaksanakan dengan semaksimal mungkin sehingga memberikan rasa aman, dan tenteram bagi masyarakat," pungkas kapolda. 

Berikut sejumlah penghargaan yang diberikan kepada personel dan masyarakat pada acara Kapolda Jatim Award 2022 :

A. Kapolres terbaik Bid. Operasional:
1. Kapolrestabes surabaya
2. Kapolres Kediri
3. Kapolres Tuban

B. Kapolres terbaik Bid. Pembinaan:
1. Kapolres Madiun
2. Kapolres Jombang 
3. Kapolres Ponorogo 

C Kapolres Terbaik Bid. inovasi aplikasi android:
- Kapolres Jember. 

D. Tenaga kesehatan Polri terbaik dalam penanganan covid-19:
1. Kasubbidkespol Biddokes Polda Jatim
2. Karumkit Rumkit Bhayangkara TK IV Wahyu Tutuko Bojonegoro.
3. Karumkit Bhayangkara III Nganjuk

E. Relawan terbaik dalam penanganan covid-19:
1. Sdri. Liana Kurniawan dari APEPI
2. Sdr. A. Faruuq (Koord BEM Nusantara Jatim)
3. Perwakilan Yayasan Arta Graha Peduli

F. Bhabinkamtibmas terbaik sebanyak 39 Personel dari masing-masing Polres Jajaran.

*Selamatkan Anak Bangsa, Polda Jatim Terus Gelar Vaksinasi Anak*


Polda Jawa Timur hari ini Jum'at (7/1/2022), menggelar vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun secara serentak di 34 Sekolah di Seluruh Jawa Timur. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam penanganan covid-19, dan terbentuknya herd immunity di Jawa Timur. 

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet  Hadi Supraptoyo, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, pagi tadi hadir dalam pelaksanaan vaksinasi di SD Takmiriyah Surabaya. Ia mengatakan, target vaksinasi anak hari ini adalah 2.346 anak.

"Tentunya kegiatan ini dilaksanakan oleh Polda Jawa Timur dan jajarannya, hari ini kita melaksanakan di Surabaya dengan dibantu rekan-rekan dari TNI dan Polri beserta rekan-rekan dari dinas kesehatan. Kemudian kita memadukan dengan sekolah-sekolah, Alhamdulillah kita bisa melaksanakan,"  ujar polisi bintang satu ini.

Slamet menuturkan bahwa per hari ini capain vaksinasi anak di Jawa Timur sudah mencapai 37,90 persen dengan jumlah anak yang sudah mendapatkan vaksinasi sebanyak 999.210 anak. Dengan sasaran 2.635.502 anak. 

"Kemudian untuk Surabaya hari ini sudah mencapai kurang lebih 65 persen. Dari jumlah total sasaran 271.005. Kemudian capaian dari 65 persen kurang lebih ada 172.411," jelasnya. 

Bukan hanya vaksinasi anak, upaya percepatan vaksinasi orang dewasa terus dilakukan Pemerintah bersama TNI dan Polri. Slamet menuturkan bahwa hingga hari ini, capaian vaksinasi di Jawa Timur telah  mencapai 80,5 persen dari total sasaran yaitu 31 juta lebih. 

"Capain ini tentunya wujud kerja sama dari yang tadi disampaikan pemerintahan daerah Provinsi Jawa Timur, dari Kepolisian Daerah Jawa Timur, kemudian dari Kodam atau dari TNI," kata Slamet.

Ia menuturkan upaya percepatan vaksinasi ini diharapkan Indonesia khususnya Jawa Timur bisa segera lepas dari Pandemi Covid-19. Slamet pun bersyukur per kemarin, Kamis (6/1/2022) penambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur hanya 16 kasus saja. 

"Tentunya ini adalah upaya-upaya  langkah-langkah yang kita laksanakan bersama, sehingga kita harapkan masyarakat Jawa Timur, untuk segera terhindar dari pada Covid-19," tandasnya.

Orang nomor dua di Polda Jatim itu juga mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Takmiriyah, karena telah menyelenggarakan vaksinasi. Karena vaksinasi anak adalah bagian dari upaya menyelamatkan anak bangsa.

Kapolda Jatim Pimpin Upacara Serah Terima Empat PJU dan Lima Kapolres Jajaran Polda Jatim


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memimpin langsung Upacara serah terima jabatan (Sertijab) empat pejabat utama dan lima kapolres jajaran Polda Jatim di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jumat (7/1/2022). 

Upacara yang dilaksanakan dengan memperthatikan protokol kesehatan ini dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo beserta seluruh PJU dan Kapolres jajaran Polda Jawa Timur. 

Empat PJU Polda Jatim yang melaksanakan sertijab diantaranya Dansat Brimob yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol Amostian diserahkan kepada Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, jabatan Dirpolairud yang sebelumnya diemban Kombes Pol Arnapi diserahkan kepada Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, jabatan Dirresnarkoba yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Hanny Hidayat berpindah tugas kepada Kombes Pol Arie Ardian Rishadi, dan jabatan Ka SPN yang sebelumnya di emban Kombes Pol Thomas Widodo Rahino digantikan oleh Kombes Pol  Sugeng Hariyanti. 

Sementara enam Kapolres jajaran yang melaksanakan serah terima jabatan diantaranya, Kapolres Bojonegoro yang sebelumnya dijabat AKBP Eva Guna Pandia diserahkan kepada AKBP Muhammad, jabatan Kapolres Blitar Kota yang sebelumnya di jabat AKBP Yudhi Hery Setiawan digantikan oleh AKBP Argowiyono, 

Sedangkan jabatan Kapolres Jember yang sebelumnya diemban AKBP Arif Rachman Arifin diserahkan kepada AKBP Hery Purnomo, jabatan Kapolres Situbondo yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Ach. Imam Rifai digantikan oleh AKBP Andi Sinjaya, dan jabatan Kapolres Madiun yang sebelumnya diemban AKBP Yuri Leonard Siahaan diserahkan kepada AKBP Anton Prasetyo. 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terimakasih sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada para PJU dan Kapolres jajaran yang berpindah tugas.

"Saya memberikan apresiasi atas pengabdian para PJU dan Kapolres yang selama ini telah menorehkan lukisan indah selama bertugas di Jawa Timur, kata Nico saat memberikan sambutan di Gedung Mahameru, Jumat (7/1/2022). 

Sedangkan untuk pejabat baru, kapolda menyampaikan sejumlah pesan diantaranya, mengenai tugas wewenang dan tanggung jawab (TWT), perlu adanya komunikasi yang baik karena hal tersebut merupakan kunci keberhasilan, dan menyelesaikan persoalan dengan membutuhkan ilmu pengetahuan. 

"Kepada pejabat yang baru saya ucapkan selamat bertugas di Jatim, untuk menunjang atau meningkatkan kemampuannya, saya ijinkan bila ada Kapolres yang mau kuliah. Hal ini di karenakan dengan bertambahnya ilmu dan pengalaman bagi setiap masing-masing pimpinan nantinya dapat menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah hukumnya," tutur kapolda. 

Nico juga menghimbau kepada Kapolres yang baru agar segera berkomunikasi dengan instansi terkait dalam penanganan Covid-19 varian baru omicron. 

"Varian baru ini harus kita hadapi bersama agar tidak terjadi kenaikan jumlah pasien Covid-19. Oleh karena itu untuk kapolres yang baru agar segera menyesuaikan diri di wilayahnya masing-masing," pungkas Kapolda.

Tinjau Vaksinasi Serentak se-Indonesia, Kapolri Ingatkan Syarat Wajib Laksanakan PTM 100 Persen


Jawa Barat - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan akselerasi vaksinasi serentak di Gedung Dome Bale Rame, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/1/2022). Percepatan tersebut juga digelar seluruh wilayah Indonesia. 

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal syarat wajib untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia soal Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi anak-anak. Menurut Sigit, ada dua yang harus dipenuhi untuk mengimplementasikan kebijakan itu, yakni, target vaksinasi masyarakat umum harus 70 persen dan kelompok lanjut usia (lansia) wajib 60 persen. 

"Pemerintah saat ini telah memberikan kebijakan PTM 100 persen, dimana tentunya untuk melaksanakan PTM 100 persen dan vaksinasi anak, maka target pencapaian vaksinasi masyarakat umum 70 persen dan lansia 60 persen harus terpenuhi," kata Sigit dalam jumpa pers. 

Mantan Kapolda Banten ini menjelaskan, proses belajar mengajar anak secara tatap muka langsung merupakan hal yang sangat penting. Mengingat, hampir dua tahun semenjak Pandemi Covid-19, generasi bangsa kehilangan momentum tersebut. 

Namun disisi lain, Sigit menyatakan, guna mewujudkan pembelajaran secara tatap muka langsung, harus ada jaminan kesehatan dan imunitas terhadap anak dari bahaya paparan virus corona. Salah satunya adalah dengan memberikan suntikan vaksin. 

Penguatan imunitas terhadap anak, kata Sigit juga akan memberikan jaminan kesehatan kepada orang tua dan orang-orang yang ada di dalam lingkungan keluarganya. Sehingga, tidak perlu ada rasa khawatir munculnya klaster keluarga ketika PTM 100 persen diberlakukan. 

"Kita ingin anak-anak kita segera melakanakan tatap muka. Namun disisi lain, kita harus yakin anak-anak kita sudah dibekali vaksinasi atau imunisasi. Sehingga memiliki imunitas dan kekebalan. Sehingga saat melaksanakan aktivitas aman tidak menjadi carrier karena saat kembali biasanya bertemu orang tua, nenek atau kakek. Dan juga memiliki posisi rentan apabila tidak diberikan imunisasi atau vaksinasi," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Lebih dalam, Sigit memaparkan, vaksinasi meningkatkan imunitas seseorang dan juga dapat mencegah atau mengurangi fatalitas dari bahaya varian Covid-19, seperti Delta dan Omicron. Sebab itu, Sigit menyebut, akselerasi merupakan tantangan bagi seluruh stakeholder untuk terus melakukan akselerasi vaksinasi.

"Karena dari pemeriksaan terhadap masyarakat yang sudah divaksin terkena varian baru maka gejala yang kemudian didapatkan rata-rata OTG atau gejala ringan. Artinya vaksin betul berikan perlindungan pada masyarakat terhadap serangan varian yang ada baik, Delta ataupun Omicron," ucap Sigit. 

Sementara itu, Sigit menyampaikan, dengan terus dilakukannya akselerasi vaksinasi, hal itu dapat mempertahankan tren positif laju pertumbuhan Covid-19 di Indonesia saat ini yang sudah dapat dikendalikan dengan baik. 

"Ini semua harus dilakukan karena memang, Alhamdulillah hampir 167 hari kita bisa pertahankan angka Covid-19, bisa kita kendalikan berada di angka positivity rate dibawah 1 kemudian BOR juga saat ini masih terkendali di angka tiga. Artinya angka ini semuanya bisa terjadi karena memang kerja keras seluruh elemen stakeholder baik dari TNI, Polri, Pemda, Dinkes, relawan dan rekan-rekan yang tergabung. Sehingga akselerasi vaksinasi dilaksanakan dengan baik. Alhamdulillah hasilnya 167 hari angka Covid-19 bisa dikendalikan," papar Sigit.

Dengan terkendalinya angka Covid-19, menurut Sigit, itu akan menjadi modal penting terkait dengan aktivitas masyarakat. Selain itu, Indonesia akan semakin siap dalam menghadapi event nasional maupun internasional. Sehingga, aktivitas pertumbuhan perekonomian Indonesia akan terus membaik di tengah Pandemi Covid-19. 

"Saya tetap mengimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan walaupun sudah vaksinasi. Karena dua hal tersebut kunci utama. Disiplin terhadap prokes meskipun sudah vaksinasi dan tetap waspada jangan abai, jangan lengah. Karena beberapa wilayah negara lain peningkatan itu karena disiplin prokes mulai berkurang. Terima kasih kerja keras seluruh stakeholder," tutur Sigit.

Dalam tinjauannya, Sigit juga menyempatkan melakukan dialog interaktif dengan seluruh Polda jajaran. Ia memberikan instruksi soal akselerasi vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan untuk terus dilaksanakan.

07/01/2022

Pelaku Curat di 18 TKP, Berhasil Dibekuk Polres Lumajang


Lumajang,-  Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang, bersama Polsek Candipuro berhasil membekuk  pelaku pencurian dengan pemberatan. 

Pelaku yang diamankan, adalah SRT (21) warga Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian. Sedangkan M, sebagai penadah barang hasil kejahatan saat ini dinyatakan sebagai DPO, dan masih dalam tahap pengejaran aparat. 

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, penangkapan itu bermula dari adanya laporan warga yang kehilangan motor Yamaha Vega R, dan 1 unit ponsel. 

"Diduga pelaku mengambil barang dengan cara mencungkil jendela rumah. Dari situ, pelaku melancarkan aksinya dengan berhasil membawa 1 unit motor Yamaha Vega R dan sebuah ponsel. Aksi itu, dilakukan pada 3 Oktober 2021 lalu," kata Kapolres. Jumat, (7/1). 

Atas dasar laporan itu, Kapolres mengatakan jika pihaknya langsung melakukan olah TKP dan Penyelidikan. 

"Pelaku berhasil diamankan di rumahnya di Dusun Karanganyar, Desa Kalibendo pqda Rabu sore 5 Januari 2022," terang Kapolres. 

Terpisah, Kasat Reskrim AKP Fajar Bangkit Sutomo mengatakan, dari hasil pengungkapan perkara tersebut, diketahui pelaku sudah melakukan aksi kriminal sebanyak 18 kali. 

"Semuanya dilakukan di TKP yang berbeda. Itu sesuai hasil dari pemeriksaan tersangka oleh penyidik. Keterangan langsung dari pelaku, modus operandinya yaitu pencurian dengan pemberatan yang dilakukan di malam hari dengan cara merusak pagar, pintu atau cendela milik korbannya," ungkap Kasat Reskrim. 

AKP Fajar mengungkapkan, barang-barang hasil curian itu, langsung dijual oleh pelaku ke penadah yang berdomisili di Desa Kalibendo. 

"Kami sudah amankan 1 unit sepeda motor vega R milik korban, beserta 1 buah linggis, dan 1 buah obeng sebagai alat yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya," imbuh AKP Fajar. 

Diketahui, penadah tersebut berinisial M. Bahkan, M sekarang dinyatakan sebagai DPO oleh Polres Lumajang. 

"Penadahnya akan kita kejar terus. Sekarang buron, statusnya sekarang sebagai DPO," pungkas Kasat Reskrim. (Oborlmj)

UnrasTuntut Sekdakab Teguh dan Bupati Ikfina Mundur dari Jabatannya


Merdeka News MOJOKERTO,- Massa Aliansi LSM se Mojokerto, Sangat kecewa Terhadap Kepemimpinan Bupati Mojokerto. Pasalnya, diduga ada intervensi dari Bupati Mojokerto, rencana gelar unjuk rasa dengan tujuan di tiga tempat, yaitu depan kantor DPRD, Kantor Bupati dan Kantor Kejaksaaan Negeri. Tidak terealisasi semua terkendala LSM lain yang juga menggelar Unjuk rasa di hari, waktu dan tanggal sama.
Puluhan warga tiba di Kantor DPRD, Jl RA Basuni, Mojokerto, sekitar pukul 09.15 WIB. Mereka langsung menggelar orasi dan memprotes 
Proses pengangkatan Sekdakab yang penuh kolusi. 'Ungkap Machradji Mahfud.

Machroji Mahfudz koordinator Demo, pada wartawan mengatakan, Bahwa Kegiatan kami dalam menyampaikan pendapat di muka umum ( Unras) menuntut Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fatmawati mundur dari jabatannya dan copot Sekda Teguh Gunarko terkendala adanya LSM Lain juga gelar unjuk rasa beda tuntutan

Lanjut  Macroji Mahhfudz, Aksi unjuk rasa kami seakan dapat tandingan dari Bupati Mojokerto, padahal prosedur pemberitahuan Unras pada kepolisian maupun Pemkab Mojokerto sudah kami layangkan jauh-jauh hari, mestinya kalau ada ormas lain yang gelar aksi, jangan dikasih tempat. Ada apa ini, "ujarnya.


”Surat pemberitahuan Unras kami ke Polres Mojokerto dan pada Pemkab Mojokerto sudah kami layangkan tanggal 3 Januari 2022. Sedangkan LSM lain pemberitahuan Unras dilayangkan pada 4 Januari 2022, dahulu kami, ”terangnya

Aktivis Senior ini pada awak media menuturkan, alasan tututan Bupati Mojokerto untuk mundur, dianggap proses seleksi terbuka jabatan Pratama Sekda itu cacat hukum, semua ASN yang memenuhi kreteria maju Sekda tidak diundang, hanya orang tertentu saja. Selain itu Sekda Teguh Gunarko itu track record jelek, pernah dihukum penjara,

”Sekda Drs Teguh Gunarko MSI, tahun 2014 putusan kasasi MA ,menyebutkan bersalah dihukum pidana penjara 3 tahun denda Rp.150 juta. Mau gak mau harus masuk penjara dan Bupati Wajib Pecat dari ASN. Namun Beliau ajukan Peninjauan kembali ( PK) tahun 2019 dan hakim mengabulkan / memenangkan dia dan mengembalikan posisinya sebagai ASN hingga sekarang. Putusan MA tahun 2014 belum ada sanksi , ajukan PK tahun 2019 ini kan lucu,” pungkas Machroji 
(heni).