03/06/2022

DPRD OKU PERTANYAKAN KETIDAK MAMPUAN/ BURUK NYA PELAYANAN PDAM TIRTA RAJA OKU


MERDEKA NEWS.id Batu raja -OKU
Wakil ketua komisi III (Tiga) DPR kab oku H.Adep kailani  legislatif dari partai PKS pada hari Kamis, 2 -juni-2022 memangil Dirut PDAM  (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Raja Ogan Kemering Ulu (OKU) Abi Kusno untuk  mempertanyakan terkait banyak nya laporan dan keluhan  masyrakat tentang  buruk nya pelayanan  ijinPDAM terhadap pelanggan diantara ; nya sering nya mati saluran air  kepelangan PDAM, serta air yang di salurkan kepada pelangan  tidak bening atau kuning (butek) ,dan kadang-kadang yang keluar hanya hembusa angin saja, masyrakat/pelangan PDAM untuk memenuhi kebutuhan air mereka membeli air dari mobil tangki, maka sekarang banyak mobil tangki penjual air di batu raja karena sering nya PDAM Tirta Raja OKU tidak menyalurkan air kepada pelanggan sehingga menggakibatkan kebutuhan pasongkan air dari PDAM kurang tidak mencukupi kebutuhan pelanggan , sudah berulangkali hal ini dilaporkan  tetapi tidak ada tanggapan dari PDAM Tirta Raja OKU. dari penjelasan Dirut PDAM Tirta raja OKU Abi kusno kepada DPRD OKU wakil komisi lll (Tiga) Ia menjelaskan ,"bahwa di OkU ada kurang -lebih 20 ribu pelanggan dan semua nya di aliri air secara maksimal". sangat di sayang kan perusahan Daera air minum (PDAM) oku tidak dapat melayani konsumen dengan baik ,sebab perawatan setiap tahun nya ada Anggaran di keluar kan  untuk perawatan dan untuk menjernikan air namun tidak sesuai dengan kenyatan di lapangan maka ia berharap ke pada Dirut PDAM OKU untuk berkerja secara profesional sehinggah tidak mengecewa kan para konsumen air PAM di kab OKU apalagi PDAM Tirta Raja OKU berdiri sejak tahun 1979 jadi sudah selayak nya memberi pelayanan yang baik terhadap konsumen 
Jelas H.Adep kailani kepada awak media (JN/AK ).

31/05/2022

Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup Lumajang 2022 Cetak Atlet Berprestasi


LUMAJANG, Merdekanews.id Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup Lumajang 2022 antar polsek se-Kabupaten Lumajang dalam rangka HUT bhayangkara ke - 76, tiba di penghujung acara. Tercatat, sejumlah atlet silat yang berasal dari wilayah polsek di jajaran Polres Lumajang, tuai prestasi senada membuktikan sportivitas dalam arena laga.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H mengaku salut dan bangga, pada adik - adik ( pesilat / peserta ) semua. "Sesuai janji, saya akan memberikan uang pembinaan yang menjadi juara di tiap masing - masing kelas dan tetap junjung tinggi sportivitas. Kegiatan ini menjadi kali pertamanya dalam jajaran Jawa Timur yang bekerjasama dengan IPSI Kabupaten Lumajang," ucap Kapolres Lumajang.

Diwaktu yang sama Kapolres juga menyampaikan, bahwa kegiatan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Lumajang Cup antar Polsek 2022 tersebut, selain diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 76 2022, juga sebagai sarana / media meraih prestasi, serta dapat menjalin silaturohmi yang kondusif antar perguruan yang tersebar diberbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Lumajang.

Tercatat kategori pesilat terbaik Pra Remaja Putra diraih oleh M  Fauzi wilayah asal Polsek Gucialit ), sementara Putri diraih oleh Rahma Nurain wilayah asal Polsek Tempeh.

Sementara kategori pesilat terbaik Remaja Putra, diraih oleh Bintang wilayah asal Polsek Randuagung, sementara Putri diraih Zahrotul Ain wilayah asal Polsek Kunir.

Berikut Juara Umum Kejuaraan Kapolres Cup Lumajang Tahun 2022 dengan rincian :

- Juara 1 : Polsek Gucialit ( 5 Medali Emas dan 1 Medali Perak )

- Juara 2 : Polsek Tekung ( 3 Medali Emas, 1 Medali Perak dan 2 Medali Perunggu ).

- Juara 3 : Polsek Jatiroto ( 3 Medali Emas, 1 Medali Perak dan 2 Medali Perunggu ).

Disisi lain, atlet yang mendapatkan Juara 1, 2 dan 3 di masing - masing kelas memperoleh medali dan piagam sebanyak 128 atlet serta memperoleh uang pembinaan dengan rincian sebagai berikut :

- Juara 1 : Rp. 200.000,- (34 atlet).
- Juara 2 : Rp. 150.000,- (34 atlet).
- Juara 3 : Rp. 100.000,- (60 atlet).

Dari awal dibuka hingga pungkas acara kemarin, tahap demi tahap pertandingan berjalan sesuai harapan. Berikut juga perihal protokol kesehatan, telah dilakukan dan upaya mencegah kerumunan yang pada ujungnya, rentan pada sebuah pelanggan protokol kesehatan.

PLH Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah Menerima Audiensi Kapolres dan Jajaran Polres OKU Dalam Rangka Rencana Penerapan ETLE di Kabupaten OKU, Bertempat di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU. (Senin, 30/05/2022)


OKU Merdekanews.id Kapolres OKU AKBP. Danu Agus Purnomo, S.I.K., Beserta jajaran melakukan audiensi dengan PLH Bupati OKU terkait penerapan Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcemnet (ETLE), khususnya di Wilayah Kabupaten OKU. Rencana ini mendapat dukungan penuh PLH Bupati OKU.
Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo, S.I.K., Menyampaikan bahwa hari ini memang direncanakan untuk bertemu dengan Ketua DPRD OKU dan PLH Bupati OKU dalam rangka dukungan upaya kita terkait dengan menjaga situasi dan kondisi khususnya keamanan dan ketertiban lalu lintas. 

Di awal tahun ini sudah ada rencana dari Kapolda, yang dimulai dari wilayah Kota Palembang, sudah ada beberapa titik yang dipasang sistem yang bernama ETLE (Electronic Traffic For Law Enforcement) serta program ini juga sudah mulai dilaksanakan di beberapa Kabupaten/Kota lainnya di Sumsel. 

Kapolres OKU, program ETLE ini merupakan inovasi dari Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dalam upaya penegakan hukum kepada para pelanggar lalu lintas.
 ETLE adalah sistem penegakan hukum berbasis teknologi dengan memanfaatkan perangkat elektronik (CCTV) yang dapat mendeteksi pelanggaran lalu lintas.
Dikatakan Kapolres OKU rencana penerapannya tahap awal akan dibuat pada dua titik, yakni di jalan Sudirman dekat Simpang Ramayana dan Simpang Empat Air Paoh, alasannya karena di dua titik ini angka pelanggaran lalu lintasnya cukup tinggi. 

ETLE ini adalah komitmen kepolisian untuk mendorong penegakan hukum yang transparan. Untuk itu dalam penerapannya kami mohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten OKU dan DPRD OKU.

Kapolres OKU menjelaskan bahwa penerapan ETLE ini memberikan banyak manfaat terutama dalam mendisiplinkan masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas.
Sistem ETLE ini bisa memberikan efek sehingga masyarakat lebih disiplin dalam berlalu lintas, selain itu juga bisa mendeteksi kendaraan yang belum membayar pajak, tentu hal ini bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten OKU.

Kapolres OKU menjelaskan bahwa ETLE ini juga berguna untuk mendeteksi orang dengan catatan kriminal misalnya mendeteksi DPO dan sebagainya

ETLE ini juga berguna dalam mengungkap kasus kejahatan, karena memiliki teknologi Face Recognition 9 Megapiksel. Sistem ETLE berjalan 24 jam penuh. bukan hanya pelanggaran, tetapi juga bisa memantau trafic kendaraan, dan juga dikembangkan untuk mendeteksi Kendaraan Over Load Over Dimension atau ODOL, dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Sementara itu PLH Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah dalam kesempatan ini mengapresiasi dan akan mendukung serta mendorong kegiatan ini dapat terlaksana di Kabupaten OKU. Teddy juga menginstruksikan perangkat daerah terkait agar berkoordinasi dalam penganggaran penerapan program ETLE ini.
Kita sepakat mendukung program ini, dan ada baiknya perlu disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

Teddy Meilwansyah Menyatakan kesiapannya dalam mendukung rencana penerapan ETLE di Kabupaten OKU.

Kami akan segera tindak lanjuti dan berkoordinasi dengan DPRD OKU untuk membahas penerapan ETLE di Kabupaten OKU. 

Terimakasih kepada Kapolres OKU beserta jajaran atas program ini dan Insha Allah niat baik kita ini dapat terwujud dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukum Kabupaten OKU.

"Kami sangat mendukung, sesuai dengan aturan yang ada, hal ini akan segera kita tindak lanjuti bersama OPD terkait, agar ETLE ini dapat segera kita terapkan di Kabupaten OKU", Ujar Teddy Meilwansyah.

Teddy Meilwansyah berharap dapat terlaksana di tahun 2022 ini, dan silahkan nanti di laporkan ke Polda bahwa kami siap untuk mendukung ini, dan kita akan upayakan secepatnya berkoordinasi dengan DPRD OKU untuk tindak lanjut dari pertemuan ini. 

Dihadiri oleh, Wakapolres OKU, PJU Polres OKU, Sekwan, Kepala BPKAD, Kadishub, Kaban Kesbangpol, Kabag Umum dan Kabag Hukuk Setda OKU.




DUM..Terima Kasih 
Protokol&Komunikasi Pimpinan Pemkab OKU

Workshop Penyusunan Kurikulum SD


Kota Mojokerto -Merdeka news.id Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar workshop penyusunan kurikulum pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD). Kegiatan yang rencananya berlangsung selama dua hari ini (30-31/5) diikuti oleh 122 peserta yang terdiri atas para kepala sekolah dan pengembang kurikulum sekolah dasar negeri/ swasta se-Kota Mojokerto.

Workshop tersebut sebagai upaya pemkot Mojokerto meminimalisir dampak fenomena learning loss yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Tidak bisa dipungkiri, banyak anak-anak Indonesia yang mengalami ketertinggalan pembelajaran (learning loss) sehingga mengalami kesulitan untuk mencapai kompetensi dasar sebagai peserta didik.


"Tujuan nasional di tahun 2045, Indonesia mencapai generasi emas. Sehingga akses dan kualitas pendidikan ini harus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Terlebih dengan adanya pandemi, banyak yang harus dikerjakan untuk memulihkan kembali tatanan pendidikan yang ada," ujar Wali kota Ika Puspitasari, Senin (30/5/2022).


Pihaknya juga menekankan bahwa pendidikan sebagai salah satu layanan wajib dasar bagi masyarakat. Bahkan dalam misi pembangunan di Kota Mojokerto yang diusungnya, ia mencantumkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai yang utama.

"Ada yang namanya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan di daerah. Yang mana pendidikan menjadi salah faktor penentu IPM tersebut," ujar sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.

Lebih lanjut, kebijakan pembelajaran akan difokuskan pada pengembangan Kurikulum Merdeka. Kurikulum yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini diberikan kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024.


"Kurikulum Merdeka Belajar ini memberikan kesempatan bagi anak untuk mengeksplor potensi masing-masing anak kita. Karena mereka memiliki keistimewaan masing-masing. Hal ini harusnya bisa menjadi dasar dalam memberikan model pendidikan yang terbaik bagi anak-anak kita," tutur Ning Ita.


Dengan landasan hal tersebut, pendidikan akan berpatokan pada esensi belajar. Berbeda dengan sistem lama yang lebih menekankan pada nilai akhir dan menganggap setiap anak memiliki kompetensi yang sama.

"Jadi peran panjenengan di sini semua sangat fundamental, sangat strategis. Panjenengan berperan besar dalam mensukseskan rencana pembangunan nasional dan daerah," pungkasnya. yn.

Penyusunan Kurikulum Kecakapan Dasar Keagamaan



Kota Mojokerto –Merdekanews.id Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dalam membentengi generasi penerus bangsa dari berbagai bentuk kenakalan remaja terus dilakukan, salah satunya dengan menyusun Kurikulum Kecakapan Dasar (KKD) keagamaan “penguatan program Ning Ita di Sekolah” atau Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah.


Sebanyak 60 guru agama dan anggota Forum Komunikasi Pendidikan Al-Quran (FKPQ) diundang dalam forum yang dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Kota Mojokerto. Senin (30/5/2022).

Dalam Sambutannya Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan, di era keterbukaan informasi saat ini pendidikan karakter melalui penanaman dan implementasi keagamaan menjadi poin penting yang harus dikuatkan sebagai benteng dari kenakalan remaja.

"Kita tidak mungkin akan terus mendampingi anak- anak kita 24 jam, satu - satunya cara untuk membentengi dari hal negatif tersebut adalah penanaman pendidikan karakter melalui penanaman dan implementasi keagamaan sejak dini," ungkapnya.


Petinggi Pemkot Mojokerto tersebut berharap agar program Ning Ita di Sekolah sebagai salah satu upaya penanaman pendidikan karakter melalui pendidikan keagamaan akan terus lanjutkan mulai dari tingkat PAUD hingga SMA. "Program ini harus terus dilanjutkan, harus dilakukan secara bersama– sama agar tidak ada celah untuk hal negatif masuk kepada anak-anak kita,” imbuhnya.

Dengan upaya yang masif, diharapkan mampu membentengi generasi penerus bangsa dari hal - hal negatif seiring dengan era keterbukaan informasi dan digitalisasi. Sehingga mampu mewujudkan cita-cita Indonesia generasi emas di tahun 2045 mendatang.


Sementara Amin Wachid, Kepala Dinas P & K Kota Mojokerto menjelaskan, selain untuk penguatan program Ning Ita di Sekolah, penyusunan KKD Keagamaan juga diharapkan agar tidak terjadi tumpang tindih antara program kecakapan dasar keagamaan dan program Ning Ita di Sekolah.


"Harapan kami agar tidak ada tumpang tindih, bahkan kalau bisa akan bisa memperkuat peningkatan keimanan dan ketaqwaan siswa di sekolah," imbuh Amin Wachid.Turut hadir sebagai Narasumber, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto, Moh. Zaeni dan Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Al-Quran (FKPQ) Kota Mojokerto, Rusman Hadi. yn.

DPRD atas Raperda Pertanggung jawaban APBD TA 2021



Kota Mojokerto-Merdekanews.id DPRD Kota Mojokerto telah menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Mojokerto TA 2021. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto, Wakil Ketua Sonny Basoeki Rahardjo dan Junaedi Malik dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (30/5/2022) di ruang Rapat DPRD Kota Mojokerto, Jl. Gajah Mada 145 Kota Mojokerto.

Dihadapan anggota dewan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran DPRD atas sumbangan pemikiran dan kerjasama yang baik dalam proses pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Mojokerto sehingga tercapainya persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2021.

“Saya percaya semua ini adalah bagian upaya kita bersinergi untuk menuju perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban yang lebih baik di masa yang akan datang sesuai dengan tema RKPD yang telah disepakati.”jelas Wali Kota.


Ning Ita sapaan Wali Kota, juga berharap kerja sama yang sudah terjalin dengan baik antara legislatif dan eksekutif bisa terus ditingkatkan untuk bersama-sama mewujudkan good government dan pelayanan kepada masyarakat yang semakin membaik.


Pada kesempatan ini jubir Banggar DPRD Sulistiyowati juga menyampaikan apresiasi atas penerimaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kedelapan secara berturut-turut. Meski demikian ia mengingatkan agar pemerintah tetap memperhatikan setiap rekomendasi dari BPK. “Idealnya seturut pencapaian WTP, rekomendasi yang diberikan BPK tiap tahunnya semakin berkurang jumlahnya. Sehingga pada kurun waktu tertentu laporan hasil pemeriksaan BPK tanpa terdapat rekomendasi sama sekali.”jelasnya.


Ia menambahkan untuk mencegah proyek pembangunan yang mangkrak, evaluasi secara menyeluruh perlu dilakukan. “Perlu ada evaluasi yang menyeluruh dari hulu sampai hilir, apa kendala dan hambatannya. sehingga di tahun 2022 ini tidak ada lagi program pembangunan yang tidak terselesaikan.”ungkapnya.


Ia juga berharap dengan anggaran yang besar diharapkan program peningkatan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana perkotaan serta pengembangan dan peningkatan fasilitas umum perkotaan dapat dilaksanakan dengan optimal serta dengan kualitas yang maksimal.


Setelah mendapat persetujuan dari DPRD Kota Mojokerto Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2021 akan dikonsultasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan rekomendasi dan kemudian disahkan menjadi Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2021.yn.

30/05/2022

BARRACUDA RESMI LAPORKAN TOKO SWALAYAN SANRIO MOJOKERTO, TERKAIT PERDAGANGAN KURMA IRAN TANPA IJIN


MOJOKERTO, Merdekanews.id Sanrio salah satu swalayan legendaris dan terbesar di Mojokerto yang berada di Jalan Bhayangkara No. 22 Kota Mojokerto Dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Jawa Timur oleh Barracuda Indonesia.Senin (30/5/2022)

Dalam Laporanya. Barracuda menilai, Santrio duga telah memperdagangkan Kurma Iran tanpa mempunyai izin edar terlebih dahulu.

“Hari ini Kami resmi melaporkan Sanrio Swalayan ke Ditreskrimsus Polda Jawa Timur terkait
dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 142 UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan/atau Pasal 104 UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangandan/atau Pasal 62 ayat (1) UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Sanrio  Swalayan telah memperdagangkan kurma impor dengan merk DIAMOND BLACK DATES, Selama bulan Puasa Ramadhan kemarin,” terang Kayat Begawan selaku Kadiv Humas Barracuda kepada sejumlah Media

Begawan juga menjelaskan, bahwa temuan tersebut berdasarkan hasil kegiatan penelitian yang dilakukan oleh Barracuda selama bulan April 2022 di Sanrio Swalayan Mojokerto.
Kegiatan tersebut merupakan peran aktif Barracuda Indonesia dalam mendukung program pemerintah untuk melakukan standardisasi dan penilaian kesesuaian terhadap barangbarang yang diperdagangkan ke masyarakat luas.

“Kami melakukan penelitian di Sanrio Swalayan selama tiga kali. Pertama pada 14 April 2022 untuk menemukan hipotesa dasar terkait kategori barang yang diperdagangkan, kedua pada
18 April 2022 Kami menguji hipotesa dasar tersebut dan ketiga pada 21 April 2022 untuk menemukan kesimpulan utama hasil penelitian Kami. Dalam peneltian ini Kami total
melakukan pembelanjaan tiga kali,” papar Begawan.

Sementara itu Ketua Umum Barracuda, Hadi Gerung saat diklarifikasi menjelaskan bahwa
memang benar Barracuda melaporkan Sanrio Swalayan ke Ditreskrimsus Polda Jawa Timur
hari ini. Terkait hasil penelitian di Sanrio Swalayan, salah satu tokoh pergerakan Jawa Timur
yang identic dengan masyarakat bawah ini menjelaskan bahwa kurang lebih ada 20 produk dalam berbagai merk baik lokal maupun impor yang Kami temukan diperdagangkan oleh
Sanrio Swalayan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku selama bulan Puasa Ramadhan kemarin.

“Sebagian besar adalah produk biskuit impor yang tidak ber-SNI, beberapa merk buah kurma
impor tanpa izin edar dan beberapa jenis biskuit lokal yang tidak ber-SNI. Biskuit wajib berSNI. Apabila tidak, maka ketentuan pidana akan menjerat para Pelaku Usaha nakal tersebut. Akan Kami kupas satu persatu produk tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada mafia
perdagangan yang bermain,” tandas Hadi Gerung yang merupakan salah satu lulusan terbaik
ITN Malang Jurusan Teknik Industri tahun 2000 ini.

Terkait Kurma Iran yang dapat masuk ke Indonesia dan dapat diperdagangkan oleh Sanrio
Swalayan Mojokerto tanpa memiliki izin edar terlebih dahulu, Hadi Gerung menerangkan bahwa patut diduga ada jaringan mafia perdagangan dalam hal ini.

Dalam label kemasan dijelaskan bahwa kurma tersebut berasal dari Iran. Akan tetapi didalam label kemasan tidak
disebutkan nama Pelaku Usaha yang memproduksi dan mengimpor serta yang menditribusikan barang ini.

“Fatal lagi kurma ini tidak memiliki izin edar. Kasihan masyarakat dijadikan objek
perdagangan barang yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

Sangat bahaya dikonsumsi masyarakat. Tidak ada jaminan bahwa kurma ini aman dikonsumsi manusia. Pemilik dan Manager Sanrio Swalayan harus bertanggungjawab terkait masalah
ini. Beberapa kali Kami ingatkan, terkesan mereka tidak bersalah,” tegas Hadi Gerung.

Hadi Gerung berharap Kapolda Jawa Timur dan jajarannya segera dapat menangkap para pelaku dan segera mengambil tindakan tegas dengan menutup swalayan ini.

Diterangkan juga, Terkait dapat diperdagangkannya kurma Iran ini di Sanrio Swalayan Mojokerto pada khususnya dan di Kota Mojokerto pada umumnya karena lemahnya kinerja Walikota Mojokerto dan jajarannya dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap
barang yang masuk di Kota Mojokerto.

Dalam hal ini, kami menilai kurang adanya pemerintah daerah dan kurang bisa menjadi pengayom masyarakat. Kurma impor saja bisa
diperdagangkan bebas tanpa izin edar di Kota Mojokerto bagaimana tanggungjawabnya. 

Ditambahkan kurang adanya pengawasan dari dinas terkait tidak pernah pelakukan sidak, kasihan masyarakat terutama khususnya warga kota Mojokerto dan warga diluar kota Mojokerto pada umumnya, tutupnya (EVA)