10/09/2022

DPC. AWDI Mojokerto Raya Lakukan Rapat Bahas Program Kerja


 Mojokerto ,Merdekanews.id
Dewan pimpinan Cabang (DPC ) Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Mojokerto Raya Mengadakan Rapat kerja di Kedai Kopi NR (Nyambung Roso) di Kelurahan Meri Kecamatan Magersari Kota Mojokerto Jatim pada siang hari  Jumat 
(9/09/20 22) siang.
Dikatakan oleh Dwijo Kretarto SE, MM, selaku Ketua DPC. AWDI Mojokerto Raya mengatakan baru bisa mengumpulkan semua anggota DPC. AWDI Mojokerto Raya karena kesibukan masing-masing anggota sehingga baru bisa rapat diadakan hari ini" ungkap Mbah Jo.

Lebih lanjut disampaikan ucapan terima kasih pada semua pengurus yang hadir dan kita konsep rencana kedepan untuk kemajuan DPC. AWDI Mojokerto Raya.

Masih kata Mbah Jo panggilan akrabnya Dwijo, kita akan konsep pelaksanaan pengukuhan dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jatim, namun kita  harus mempunyai seragam dahulu walaupun kartu  tanda anggota (KTA) sudah kita pegang. ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan membahas saran dari rekan - rekan yang datang serta masukan tentang bagaimana AWDI ke depannya.

Trianto menyampaikan usulannya bahwa kita organisasi besar harus solid, tidak individul dan harus bekerja sama.

Lain lagi dengan Gatot, dia mengusulkan agar semua anggota agar dapatnya mempunyai sertifikat wartawan untuk pegangan kita kerena sertifikat itu penting untuk meningkatkan kredibitas dan pegangan kita sebagai seorang wartawan. (eni)

09/09/2022

Polres Karimun musnahkan puluhan kilogram ganja.


Karimun Merdekanews.id 9/9/2022.
Polres Karimun musnahkan puluhan kilogram ganja, pemusnahan barang bukti ini dengan cara dibakar di halaman Mapolres Karimun, 99//2022.

Hadir dalam kesempatah itu diantaranya Hakim Pengadilan Negeri Karimun, Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Karimun, Kepala dan Kasi Pemberantasan BNN Karimun, staf Rutan Karimun, penasehat hukum tersangka serta tokoh masyarakat Karimun.

Barang bukti ganja ibi yang dimusnahkan dengan cara dibakar sebanyak 30.412 gram,” ungkap Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano didampingi Kasat Narkoba, AKP Elwin Kristanto.

Puluhan kilogram ganja berasal dari Aceh tersebut didapat dari dua tersangka inisial MT (laki-laki) dan NR (perempuan) usia 40 tahun.

Kedua wanita tersangka ditangkap pada Jumat 29 Juli 2022 di Paya Sunan Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

Kemudian, pada Sabtu 13 Agustus 2022 di depan RSUD Indrasari Kecamatan Pematang Reba, Kabupaten Indra Giri Hulu, Provinsi Kepri.

Lanjutnya, dari kedua tersangka diamankan barang bukti sebanyak 39 bungkus ganja kering yang dibalut menggunakan lakban berwarna cokelat dengan berat 30.612 gram.

Dari total barang bukti yang diamankan, disisihkan 200 gram untuk dibawa ke laboratorium forensik Polda Riau. Ganja yang dimusnahkan terdaftar dalam golongan 1,” ujar AKBP Tony Pantano.

Kapolres Karimun menyebutkan, atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan ( 2 ) Subsider Pasal 111 ayat ( 1 ) dan ( 2 ) Undang  Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp1 miliar sampai dengan Rp10 miliar rupiah,” pungkas AKBP Tony Pantano.

LBS.

AKIBAT TIDAK AMANAH

 KOTAMOJOKERTO-Merdekanews.id-Jangan anggap kesalahan kecil dalam menunaikan amanah tidak akan menimbulkan bahaya yang fatal. Bukankah terjadinya kecelakaan mobil ditabrak kereta, disebabkan hanya karena sopirnya lengah atau sang penjaga pintu rel kereta tidak menutupnya? Bahaya yang lebih fatal lagi jika amanah dakwah tidak dilaksanakan, maka yang terjadi adalah merebaknya kemaksiatan, matinya hati, rusaknya moral dan tatanan sosial. Juga kepemimpinan yang dipegang oleh orang yang tidak amanah, maka akan banyak menimbulkan kerugian dan kemunduran bagi organisasi atau institusinya.

Lalu apakah itu amanah?Amanah artinya dapat dipercaya(terpercaya). Amanah juga berarti pesan yang dititipkan untuk disampaikan kepada orang yang berhak. Amanah yang wajib ditunaikan oleh setiap orang adalah hak-hak Allah Swt., seperti shalat, zakat, puasa, berbuat baik kepada sesama, dan yang lainnya.

Amanah sangat dekat dengan tanggungjawab. Orang yang menjaga amanah biasanya disebut orang yang bertanggung jawab.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa menjaga amanah itu penting. Untuk melatih diri agar bisa menjaga amanah tidaklahsulit. Mulailah dari menjaga amanah yang kecil-kecil, seperti ketika kita dititipi salam atau pesan untuk disampaikan kepada seseorang (misal, orang tua kita), sebagai siswa belajar dan sekolah dengan sungguh-sungguh. Itu juga bagian dari menjaga amanah. Melaksanakan ibadah shalat, menunaikan zakat juga bagian dari menjaga amanah dari Allah Swt.

Siapa tahu kelak di antara kita ada yang mendapat amanah untuk menjadi seorang pemimpin. Jika kita berlatih mulai dari sekarang, pada saat menjadi pemimpin tentu tidak sulit untuk menjaga amanah.

Dari Ibnu Umar r.a., Rasulullah saw. bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. Seorang kepala negara adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban perihal rakyat yang dipimpinnya...” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Amanah yang paling tinggi adalah amanah untuk berbuat adil dalam menetapkan hukum pada kepemimpinan umat. Pahala yang paling tinggi adalah pahala dalam melaksanakan keadilan sebagai pemimpin umat. Dan sebaliknya yang paling tinggi bahayanya adalah bahaya melakukan kedhaliman pada saat memimpin umat. Kedhaliman pemimpin akan menimbulkan kehancuran dan kerusakan sebuah bangsa-negara.

Dan dari Jabir r.a.berkata, tatkala Nabi Sawberada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata: “Kapan terjadi Kiamat?” Rasulullah Saw terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata: Rasulullah Saw mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya. Berkata sebagian yang lain: Rasul Saw tidak mendengar”. Setelah Rasulullah Sawmenyelesaikan perkataannya, beliau bertanya: ”Mana yang bertanya tentang Kiamat?” Berkata orang Badui itu: ”Saya wahai Rasulullah saw.” Rasul Sawberkata: ”Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat”. Bertanya: ”Bagaimana menyia-nyiakannya?”. Rasul Sawmenjawab: ”Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat”(HR Bukhari)
seorang pemimpin yang tidak memenuhi syarat keahlian. Para ulama sepakat kalau syarat pemimpin adalah Islam, baligh dan berakal, mampu (kafaah), merdeka dan sehat indra dan anggota badannya. Pemimpin yang tidak memiliki syarat keahlian pasti tidak amanah. Jika orang bodoh, tidak berakal, tidak sehat menjadi pemimpin pasti tidak amanah, karena dia tidak mengerti apa yang seharusnya dikatakan dan diperbuat. Dan pasti dia akan diperalat oleh orang dekatnya atau kelompoknya. Dia tidak mampu melakukan tugas-tugas yang berat dan lebih banyak berbuat untuk diri, keluarga dan kelompoknya.

mementingkan diri sendiri, keluarga dan kelompoknya. Pemimpin yang amanah akan melaksanakan segala kepemimpinannya untuk semua rakyat atau bawahannya, bukan untuk diri sendiri, keluarga dan kelompoknya. Menegakkan keadilan bagi seluruh rakyatnya atau bawahannya. Mengembangkan potensi sumber daya yang ada untuk kepentingan rakyat atau bawahannya.

dhalim-Pemimpin yang tidak amanah bersifat dhalim, karena dia melaksanakan kepemimpinan itu bukan untuk melaksanakan amanah, tetapi untuk berkuasa dan menguasai segala kekayaannya sehingga dia akan berbuat dhalim kepada rakyat atau bawahannya. Yang dipikirkan adalah kekuasaannya dan fasilitas dari kekuasaan itu, tidak peduli rakyat/bawahan menderita dan sengsara.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya akan datang di tengah-tengah kalian para pemimpin sesudahku, mereka menasihati orang di forum-forum dengan penuh hikmah, tetapi jika mereka turun dari mimbar mereka berlaku culas, hati mereka lebih busuk daripada bangkai. Barang siapa yang membenarkan kebohongan mereka dan membantu kesewenang-wenangan mereka, maka aku bukan lagi golongan mereka dan mereka bukan golonganku dan tidak akan dapat masuk telagaku. Barang siapa yang tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak membantu kesewenang-wenangan mereka maka ia adalah termasuk golonganku dan aku termasuk golongan mereka, dan mereka akan datang ke telagaku.”(HR. At-Thabrani)

 menyesatkan umat. Pemimpin yang tidak amanah akan melakukan apa saja untuk menyesatkan umat. Dia akanmembeli media masa untuk menayangkan adegan yang menyesatkan, rusak dan kotor seperti “lebih baik menonton K-Pop. Pemimpin yang seperti ini adalah pemimpin yang berbahaya, bahkan lebih berbahaya dari Dajjaal –laknatullah-. Rasul SAW bersabda:

“Selain Dajjaal ada yang lebih aku takuti atas umatku yaitu para pemimpin yang sesat”(HR Ahmad).

kehancuran dan kerusakan seluruh tatanan sosial masyarakat. Pemimpin yang tidak amanah akan mengakibatkan kiamat. Kiamat berarti dominannya seluruh bentuk kemaksiatan, seperti kemusyrikan, sihir dan perdukunan, zina dan pornografi, minuman keras,pencurian,korupsi, pembunuhan,kekerasan, dll.

Karena akibat yang dialami dari sifat tidak amanah ini tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain bahkan masyarakat luas, maka hendaknya setiap kita harus senantiasa berusaha menjaga setiap amanah yang diberikan kepada kita, sekecil apapun itu.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui” (QS Al-Anfaal : 27) Wallahu a'lam bisshawwab. yn.

MASYARAKAT PEDULI OKU BERSATU PERTANYAKAN KEJELASAN PERKEMBANGAN LAPORAN Di KEJARI OKU


 BATURAJA ,Merdekqnews.id Masyarakat Peduli OKU Bersatu gabungan dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat pada kamis 9/9/2022 mendatangi kantor Kejaksaan Negeri OKU. 
Tujuan Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat ini mendatangi kantor Kejari OKU, bertujuan untuk mempertanyakan perihal tindak lanjut perkembangan penanganan laporan pengaduan Indikasi Korupsi Dana pemberian Konpensasi jika ada gangguan kelistrikan yang terjadi pada PLN unit layanan pelanggan yang telah disampaikan kepada Kepala Kejaksaan Negeri OKU  melalui Kasi Intelijen usai aksi unjuk rasa di halaman kantor Kejari OKU beberapa bulan lalu dengan Nomor 04/LP/SS/XX/MPOB/VI/2022 tertanggal 9 Juni 2022. 


Kedatangan mereka diterima oleh Kasi Intelijen Variska Ardinata Kodriansyah, SH.,MH. Menurut Variska Laporan Masyarakat Peduli OKU Bersatu telah diteruskan penanganan nya ke Kasi Pidsus Johan Ciptadi,SH,MH. 

" Laporan Pidsus yang menangani. Kami tidak mengetahui tentang itu. Kalau demo itu kasi Intel yang  ngadapi itu judulnya, Karno kami ini sesuai dengan Tupoksi lipanggal, pengamanannya memang dikami, kami yang ngadapi demo, tapi kareno dikajaksaan ini ado duwo yang bisa  menangani laporan pengaduan ini bisa Intel bisa juga pidsus PLN kemarin diturunkanlah ke pitsus langsung ke pak Umar" Jelas Variska kepada Portal ini.

Terkait apakah sudah ada panggilan terhadap terlapor. Variska mengatakan dirinya tidak mengetahui hal tersebut, di karenakan banyaknya pekerjaan bagian Intelijen dan mereka tidak lagi turut campur berkenaan dengan laporan tersebut. 
" Tanyola dengan Kasi Pidsus" jelas Kasi Intelijen diruang kerjanya.
Sedangkan Kasi pidsus Johan tidak dapat di temui .

Ditempat terpisah, Hipzin Ketua Umum Masyarakat Anti Korupsi Sumsel (MARKAS) menerangkan kepada awak media , adapun laporan Indikasi korupsi Dana pemberian Konpensasi jika ada  gangguan kelistrikan yang terjadi pada PLN unit layanan pelanggan yang telah mereka sampaikan di Kejari OKU beberapa bulan lalu dengan Nomor 04/LP/SS/XX/MPOB/VI/2022 tertanggal 9 Juni 2022. 

Disamping mempertanyakan laporan  secara lisan, Masyarakat Peduli OKU Bersatu juga menyampaikan surat resminya terkait mempertanyakan laporan indikasi korupsi dengan Nomor 05/TLL/SS/XX/MPOB/IX/2022 prihal Mempertanyakan perkembangan laporan tertanggal 5 September 2022.jelas Hipzin. ( JON / Tim )

08/09/2022

Anggota Fraksi PDI P Dewan Banyuwangi Temui Unjuk Rasa Mahasiswa "Tolak Kenaikan Harga BBM"


Banyuwangi, Merdekanews.id
Menanggapi aksi unjuk rasa Mahasiswa dalam menolak harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan kantor DPRD Banyuwangi , Senin (5/09/2022) , salah satu anggota dewan dari fraksi PDI-Perjuangan,sebut saja Eko Hariyono, naik ke mobil komando pengunjuk rasa, dan ikut mendengarkan aspirasi yang disampaikan oleh Mahasiswa. Langkah dia mewakili DPRD Kab Banyuwangi. 
Bahkan dirinya secara tegas siap mendukung dan memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan mahasiswa.
"Pertama kami mengapresiasi teman-teman mahasiswa yang mengawal kepentingan rakyat. Kami siap untuk meneruskan aspirasi ini ke pemerintahan yang lebih tinggi," tegas Eko saat naik di mobil komando.
Menurutnya, kenaikan harga BBM dinilai belum tepat. Sebab pertumbuhan ekonomi masyarakat belum stabil pasca pandemi Covid-19. Kenaikan BBM ini akan berdampak luas terhadap perekonomian masyarakat sehingga bisa menjadi salah satu perhatian di depan mata.
"Oleh karenanya, sekali lagi kami siap mengawal. Kami juga siap memfasilitasi mahasiswa dalam ruang sidang untuk pembahasan lanjutan teman-teman," tegasnya.
Sebelumnya Korlap Aksi, Aris Rahmatullah dalam orasinya menambahkan setidaknya ada 8 tuntutan . Paling teratas adalah terhadap kenaikan harga BBM yang diputuskan pemerintah pada Sabtu (3/09) kemarin.
"Pemerintah menaikkan harga BBM ini sama sekali tak relevan dengan kondisi Indonesia yang hari ini masih berupaya untuk bangkit dan pulih dari keterpurukan pandemi Covid-19. Kami terus memperjuangkan agar kenaikan BBM dibatalkan," tegas Aris.
Selain menolak kenaikan harga BBM, soal mafia migas , melalui DPRD Banyuwangi, Mahasiswa mendesak agar pemerintah segera memberantas mafia migas.
"Terakhir kami meminta agar DPRD Banyuwangi melakukan sidang secara terbuka, dalam rangka mengawal seluruh pertanyaan kami," ucap Aris.
Berikut tujuh yang disuarakan Aliansi Mahasiswa Banyuwangi yakni menolak keras kenaikan harga BBM, Evaluasi SKK dan BPH Migas, Berantas mafia migas, Copot Menteri ESDM, Revis Perpres No. 191 Tahun 2014, Laksanakan Pasal 33 UUD 1945 dan mendesak DPRD Banyuwangi mengawal Mahasiswa. (anw)

07/09/2022

Forkopimda Lumajang Duduk Bareng Para Ketua Paguyuban, Sikapi BBM Naik*


Lumajang, Merdekanews.id Malibatkan jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur, duduk bareng paguyuban sopir dan para buruh, di ruang eksekutif Polres Lumajang.

Sikapi keputusan pemerintah yang resmi menaikkan harga BBM ( Bahan Bakar Minyak ), sejumlah elemen masyarakat diajak dewasa menyikapi, dan satu komitmen menjaga wilayah tetap kondusif.

Selain jajaran forkopimda, kegiatan turut menghadirkan berbagai pihak diantaranya kepala OPD lingkup Pemkab Lumajang, pihak pertamina, paguyuban sopir, serikat buruh migran Indonesia, PG Jatiroto, Sarbumusi Kabupaten Lumajang, SPAI FSPMI Kabupaten Lumajang dan SPSI Kabupaten Lumajang, dihadiri masing ketua.

Dikatakan oleh Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H, kegiatan tersebut dilaksanakan dan secara matang di gelar jelang kenaikan BBM Kamis kemarin. Ungkap dia, penting dalam hal mengantisipasi serta mencegah terjadinya hal - hal yang tidak diinginkan.

"Kamis kemarin, kita diskusi dan komunikasi terkait situasi di wilayah Kabupaten.Lumajang terwujud dalam keadaan kondusif, kamtibmas kondusif yang tentu merupakan hasil dari kerja bersama antara TNI, POLRI, dan Pemerintah Daerah. Tentu tidak akan kami lakukan saat itu saja. Kita tidak bisa menunggu setelah adanya kejadian. Maka kita perlu waspadai menjelang terjadinya suatu kejadian, sehingga dapat di minimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan," ucapnya, pada awak media, Senin (5/9/2022).

Orang nomer satu di Polres Lumajang itu, menggambarkan situasi saat ini, tengah terjadi perang antara dua negara yaitu Ukraina dan Rusia, yang sangat berdampak pada ekonomi di dunia.

"Pasca naiknya harga BBM, pemerintah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang berdampak berupa bantuan dan lain - lain," imbuhnya.

Sebagai pimpinan, ia berlaku bijak kalaupun ada unjuk rasa, harus ada kegiatan yang bermanfaat dengan cara duduk bersama hingga mencapai keputusan yang tepat dan saling menguntungkan.

Rangkaian kegiatan saat itu, turut mendengar aspirasi dan masukkan dari berbagai pihak yang hadir, utamanya yang mewakilinya masyarakat khususnya pekerja. Ia berharap, dengan adanya masukan dari perwakilan pekerja buruh dapat di dengar oleh pemerintah daerah, sehingga dapat dengan segera mencarikan solusi terbaik yang tidak merugikan masyarakat.

"Prinsipnya, kita menyelesaikan masalah tanpa membingungkan orang lain," tukas Kapolres Lumajang.

Senada diwaktu yang sama, Dandim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra Y.T S.T M.M mengajak semua pihak khususnya yang hadir, pasca naiknya harga BBM, tidak timbul gejolak di Kabupaten Lumajang.

"Mari kita utamakan diskusi mencari solusi khususnya di wilayah Kabupaten Lumajang. Tunjukkan kalau kita ini matang, dewasa dalan menyikapi situasi dan berpegang teguh pada prinsip keguyuban," ucap Dandim.

Sementara Ketua Hiswana Migas Kabupaten Lumajang Supratikto menerangkan, 17 SPBU yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Lumajang, terkecuali Kecamatan Yosowilangun dan Kecamatan Ranuyoso.

Kata Supratikno, dengan adanya kebijakan pemerintah mengenai harga baru BBM, menurutnya masih meringankan beban masyarakat. "Sehingga saya berharap tidak terjadinya panic buying. Sehingga meminimalisir terjadinya aksi penimbunan yang merupakan pelanggaran/ kegiatan ilegal," kata dia.

"Sesungguhnya pertamina akan membuat ketentuan untuk mengatasi permasalahan tersebut, diantaranya pembelian menggunakan QR Code (Barcode)," imbuhnya.

Serta dijelaskan olehnya, adapun cara menggunakan atau mendaftar QR Code langsung mendatangi SPBU di Wilayah Kabupaten Lumajang, dan ditegaskan petugas siap membantu masyarakat.

"Harga BBM di Negara Indonesia masih merupakan harga BBM yang murah, dikarenakan adanya subsidi dari pemerintah pusat, sehingga menekan harga BBM di wilayah seluruh indonesia. Sementara penggunaan dari BBM non subsidi yaitu meminimalisir kerusakan pada mesin kendaraan, sehingga menjadi awet dibandingkan dengan BBM Subsidi," imbuh dia.

"Terkait pendaftaran kendaraan roda 2 tidak dilakukan pendaftaran sehingga masih bebas mengisi tanpa QR Code," pungkasnya.

Pasca duduk bersama, mengupas tuntas situasi dan saling mendengarkan dan menanggapi aspirasi berkaitan dengan BBM merupakan kebutuhan yang mendasar, kegiatan dilanjutkan dengan sidak di SPBU Labruk Lor Kecamatan / Kabupaten Lumajang, bersama dengan Dandim 0821 Lumajang dan Perwakilan dari Pemerintah Daerah.

Polres Lumajang Lakukan Siaga Patroli di SPBU , Lumajang Relatif Kondusif

Lumajang, Merdekanews.id Pasca pemerintah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax, hampir secara keseluruhan area SPBU di Kabupaten Lumajang, ada pada situasi kondusif.

Terpantau masih sama rata dengan seperti hari - hari biasa. Meski ada sedikit penambahan antrean, itupun relatif sama dengan momen akhir pekan hari sebelumnya, dimana lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) di Kabupaten Lumajang, mayoritas berada di jalur menuju kawasan wisata.

Menyikapi hal tersebut, Kepolisian Resor Lumajang bersinergi dengan personel TNI dan lintas sektoral, tidak underestimate. Polsek jajaran tetap mengantisipasi lonjakan, dengan bersiaga mengamankan obyek vital di kawasan masing - masing.

"Sesuai arahan Kapolres Lumajang, antisipasi tetap kami lakukan. Pada dasarnya wilayah harus kondusif. Seluruh polsek jajaran Polres Lumajang bersinergi dengan instansi terkait, melakukan pengamanan dan patroli, memantau dan mengamankan agar aktivitas terjamin aman lancar," kata Kasubsipenmas Aipda Eko Budi Laksono, meneruskan ucap Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H, Minggu (4/9/2022).

Senada masyarakat dirasa sudah menganggap, kenaikan harga BBM menyikapi situasi dan kondisi tertentu, merupakan hal yang biasa dan lazim. 
Selebihnya, Eko mengutarakan apresiasi pada warga yang dinilai matang menyikapi suatu keadaan. 

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Risma Harini dan Menteri ESDM Arifin Tasrif, kemarin mengumumkan BBM bersubsidi terbaru per 3 September 2022 jam 14 : 30 wib, yakni :

Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.

Solar bersubsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter.

Pertamax non subsidi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.