22/11/2022

"TINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT, SATPOL PP JATIM BENTUK KADER PENEGAK PERDA DI KOTA MOJOKERTO


Kota Mojokerto -Merdekanews.id-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Timur membentuk Kader Penegak Peraturan Daerah (KPP) se-Kota Mojokerto. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tentram, aman, dan tertib.

"Bapak-ibu dan saudara sekalian, sebagai mitra penegak perda, kami berharap panjenengan bisa membantu kami memberikan pemahaman kepada kalangan pelajar/ masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan," ujar Kepala Satpol PP Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro, Selasa (22/11).

Mengingat, tidak bisa dipungkiri bahwa pihak berwenang, dalam hal ini Satpol PP, dalam menjalankan tugas di lapangan tidak bisa sendiri. Melainkan juga membutuhkan mitra dari masyarakat.

Perlu diketahui, KPP terdiri dari perwakilan berbagai unsur masyarakat, seperti Linmas, Karang Taruna, guru, lembaga swadaya masyarakat, atau perkumpulan masyarakat sosial dan lainnya.

Selain pembentukan kader, pada forum yang bertempat di Aula Kelurahan Jagalan, Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto ini juga diadakan sosialisasi Perda Jawa Timur terkait penyelenggaraan ketertiban di masyarakat. Sejumlah topik materi yang disampaikan antara lain Implementasi Perda dan Perkada Secara Humanis dengan Melibatkan masyarakat oleh Kasatpol PP Jatim.

Kemudian mengenai Penyelenggaraan Tribumtranmas di Kota Mojokerto yang disampaikan Kasatpol PP Kota Mojokerto. Serta materi dari Dinas Pendidikam Provinsi Jatim terkait Implementasi Perda Jawa Timur Nomor 11 Tahum 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Selain membantu memahamkan perda kepada masyarakat, para kader juga diminta untuk bersinergi dengan aparat. Mengingat mereka adalah pihak yang mengerti dan paham, dengan keadaan di daerah masing-masing.

"Kami harap panjenegan juga bisa segera menginformasikan keoada aparat yang berwenang apabila menemukan adanya pelanggaran peraturan daerah," pungkasnya. yn

Kapolsek Pasirian Serahkan Semen Bantu Warga Bedah Rumah



Lumajang ,Merdekanews.id Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto memberikan bantuan semen kepada warga yang sedang merehab rumah dan memerlukan bantuan terkait Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Dusun Besuki, Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Bantuan semen diberikan langsung kepada Danramil 0821/08 Pasirian Kapten Inf Anwar Suprihatin yang nantinya untuk renovasi rumah milik Mukid (73) warga desa setempat.

Warga masyarakat tampak bahu membahu tampak mengambil semen dari mobil Patroli Polsek Pasirian untuk digunakan pembangunan Rutilahu.

"Tuhan sudah memberikan rejeki kepada kita. Sudah sepantasnya dan sewajarnya kita saling berbagi dengan sesama,” ucap Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto melalui Ps Kasubsi Penmas Polres Lumajang Aipda Eko Budi Laksono.

Eko menjelaskan, Pemberian bantuan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian Polsek Pasirian terhadap warga masyarakat yang memerlukan bantuan terkait dengan Rumah Tidak Layak Huni.

"Membantu rehab rumah Mukid (73) warga Dusun Basuki Desa Nguter, Kec. Pasirian membantu sebanyak 6 sak. Semoga bantuan tersebut dapat diterima dan bermanfaat,” terangnya.

Lebih lanjut Aipda Eko berharap bantuan ini dapat membantu meringankan pembangunan bedah rumah yang sementara dilaksanakan.

“Semoga dengan sedikit bantuan ini dapat membantu pembangunan Rutilahu sehingga bisa rampung,” ungkapnya.

Satresnarkoba Polres Lumajang Ringkus Tiga Pengedar Sabu- Sabu.


Lumajang-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang meringkus tiga orang diduga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu, Sabtu (19/11/2022).

Ketiga pelaku berinisial AB (28) warga Desa Sumbersuko, KH (34) warga Desa Purwosono, dan RSW (34) warga Desa Dusun Purwosono, Kecamatan Sumbersuko.Ketiganya ditangkap Polisi ditempat yang berbeda.

Penangkapan ketiga pelaku tersebut dibenarkan Kasat Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo.

"Penangkapan ketiga pelaku berawal dari laporan masyarakat, berdasarkan informasi itulah petugas langsung melakukan penyelidikan," kata AKP Ernowo, Senin (21/11/2022).

Ernowo menjelaskan, berdasarkan laporan warga, awalnya polisi mengamankan tersangka AB dipinggir jalan raya Sulokambang tepatnuya didepan rumah tersangka KH, sekitar pukul 12.30 WIB.

Dari penangkapan itulah, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti serbuk kristal warna putih diduga sabu dengan berat 0,18.

"Sabu disimpan pelaku disaku dengan dibungkus kertas dan diisolasi," Ujarnya.

Saat dilakukan interogasi, tersangka AB ini mendapatkan barang sabu dari tersangka KH. Kemudian polisi langsung menangkap KH saat berada di rumahnya di Dusun Selokambang, Desa Purwosono sekitar pukul 12.45.

"Dari tangan tersangka, kami mengamankan serbuk kristal diduga sabu seberat 0,55 gram, uang tunai 60 ribu dan 350 ribu diduga hasil penjualan sabu," terang Ernowo.

Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka AB ini membeli sabu kepada KH dengan harga Rp 400 ribu.

"Tersangka KH saat diperiksa petugas mendapatkan barang sabu dari seorang perempuan berinisial RSW seorang pemilik warung kopi di Dusun Serbet, Desa Purwosono," imbuh Ernowo.

Berdasarkan keterangan tersangka KH, kemudian petugas melakukan penangkapan RSW saat berada di warung kopi.

"Barang bukti diamankan dari wanita ini serbuk kristal diduga sabu seberat 0,35 gram, dua sedotan, dan sebuah plastik klip sisa tempat sabu," ujarnya.

Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan, dan saat ini sudah diserahkan ke Sat Res Narkoba Polres Lumajang guna proses lebih lanjut.

"Untuk ketiga pelaku ini dikenakan Pasal Pasal 114 ayat (1) sub 112 ayat (1) UURI No.35 tahun 2009, tentang Narkotika, Pungkas Ernowo.

Patroli Rutin Dini Hari Polsek Tempeh, Menyisir Seluruh Kawasan Yang Disinyalir Rawan


Lumajang - Anggota Kepolisian Sektor Tempeh Polres Lumajang Jawa Timur, melaksanakan patroli rutin dini hari.

Kegiatan menyisir di kawasan yang disinyalir rawan kriminalitas, berpindah - pindah hingga merata di lokasi atau desa se-Kecamatan Tempeh.

Kapolsek Tempeh Iptu Lugito S.H berkata, disela patroli, pihaknya menyempatkan berkomunikasi dengan warga yang sedang melaksanakan ronda malam, mengingatkan akan pentingnya andil menjaga keamanan lingkungan.

"Kami menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada warga yang ronda kamling, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan peka terhadap situasi lingkungan agar selalu kondusif," kata Kapolsek.

Mendetail, Kapolsek Tempeh mengutarakan perihal upaya menjaga keamanan, pihaknya telah siap dengan sejumlah metode. Sebagai bentuk keseriusan dan kesungguhan dirinya, sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Disisi lain ia mengakui, perlu adanya keterlibatan warga. Tegasnya, polisi tidak akan mampu manakala berjalan sendiri tanpa berdampingan dengan masyarakat. 

"Dan kami apresiasi kekompakan dan kebersamaan antara masyarakat dengan kami ( polri ) dalam mengupayakan wilayah yang aman dan nyaman. Ke depan, kami harapkan apa yang sudah baik ini akan terus berkelanjutan," imbuh dia.

Disisi lain, perwira polisi dengan dua balok kuning emas di pundaknya itu, membuka akses komunikasi seluas - luasnya bagi masyarakat. Salah satunya ia garis bawahi, program pimpinan yakni 'KANDANI' ( pelaporan cepat via WhatsApp ) ia targetkan dimengerti dan dipahami oleh masyarakat.

*Gerak Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penganiayan Dua Wanita di Lumajang.


Lumajang, Merdekanews.id Gerak cepat Unit Reserse Kriminal Polsek Pasirian berhasil meringkus seorang pria diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan mengalami luka-luka.

Kasus penganiayaan terhadap dua korban seorang wanita ini terjadi Minggu (20/11/2022) sekitar pukul 17.00 Wib.

Pelaku penganiayaan diketahui berinsial AM (26) warga Dusun Kalipancing, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan dalam waktu kurang dua jam setelah kejadian, setelah petugas mendapatkan laporan dari warga.

"Setelah dilakukan interogasi korban dan pulbaket dan penyelidikan terduga pelaku diamankan sekitar pukul 20.00 Wib di jalan Raya Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh," kata Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto.

Dua korban itu diketahui bernama Siti Qomariyah Hasanah (19) warga Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian mengalami luka lecet pada lengan bagian kanan dan luka lecet pada kaki sebelah kanan setelah ditusuk menggunakan kunci kontak sepeda motor.

"Untuk korban Shendi Fitria Andani (22) warga Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian mengalami luka lecet dan luka benjol pada bagian belakang kepala," Ujarnya.

Agus menjelaskan, peristiwa penganiayaan bermula terduga pelaku AM datang kerumah Siti Qomariyah kemudian bertemu dengan korban Korban Shendi Fitria Andhani lalu terjadi pertengkaran.

'Pelaku yang emosi kepada korban langsung memukul pipi kiri korban dengan tangan kosong sebanyak 1 kali. Dari pukulan itu mengakibatkan korban tidak seimbang sehingga kepala korban membentur tembok dan mengakibatkan luka memar pada kepala bagian belakang," terangnya.

Lanjut dia, atas kejadian itu korban menangis dan diketahui oleh korban Siti Qomariyahtun, kemudian langsung memarahi terduga pelaku AM. Pelaku yang masih emosi sehingga terjadi pertengkaran dengan korban Siti.

"Korban dan pelaku ini sempat terjadi perkelahian, dan pelaku menarik lengan tangan bagian kanan korban Siti, kemudian menarik kaki kanan dan menusuk kaki menggunakan  kunci kontak sepeda motor," imbuh Kapolsek.

Aksi pelaku akan terus melakukan penganiayaan terhenti setelah di lerai oleh dua orang pria.

"Pelaku dan korban Shendi Fitria adalah mantan pacar, diduga tidak terima dengan perkataan korban langsung melakukan penganiyaan," ungkap Agus.

Kapolsek menambahkan, pihaknya berkeinginan korban dengan pelaku untuk dilakukan mediasi, namun korban tidak bersedia untuk melakukan mediasi dan berkeinginan untuk proses lanjut sampai di tingkat pengadilan.

"Saat ini kasus penganiayaan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Lummajang," bebernya.

Truk Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru.


Lumajang-Truk pengakut pasir terseret banjir lahar dingin Gunung Semeru di Sungai Cangka, Dusun Bondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang.

Akibatnya truk bernopol N 9601 UZ yang kemudikan Ponari (40) warga Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh terseret banjir hingga terbalik sampai dibawah jembatan.

Atas kejadian itu, Kapolsek Candipuro AKP Sajito menghimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya yang sedang beraktifitas di wilayah Daerah aliran sungai (DAS)  mulai dari Wilayah Curah Kobokan sampai Jugosari agar tetap waspada dan berhati-hati, karena saat ini curah hujan masih cukup tinggi, dan banjir lahar dingin bisa sewaktu-waktu terjadi.

"Apabila ada peringatan adanya getaran banjir dari Pos pemantauan Gunung Semeru di Gunung Sawur, agar warga masyarakat yang beraktifitas di sekitar DAS, untuk segera menjauhi dan meninggalkan lokasi," himbau Sajito.

Ia menjelaskan, Kejadian tersebut berawal saat truk bernopol N 9601 UZ yang kemudikan Ponari (40) warga Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh saat akan mengirim pasir ke stopile terpadu yang berada di Kecamatan Sumbersuko melalui jalur Dusun Kebondeli Selatan.

Tiba disungai Cangka, truk pasir melintasi jalur dibawah jembatan, namun tiba-tiba engalami traubel as roda kendaraan mengalami putus dan tidak bisa berjalan.

Namun nahas, banjir lahar semeru tiba-tiba datang menerjang sungai Cangka, truk yang mengalami trauble terseret hingga terbalik dibawah jembatan

"Truk milik Ponari ini terseret banjir hingga terbalik sampai dibawah jembatan. Akibatnya  jembatan tertutup dan air meluap ke luar aliran sungai," Kata Kapolsek Candipuro AKP Sajito.

Sajito mengatakan, truk pengakut pasir tidak bisa melintasi jembatan karena retak, sehingga dialihkan lewat bawah jembatan.

"Beruntung tidak ada korban jiwa, karena sopir truk pergi untuk membeli as roda kendaraan," ujarnya.

Kapolsek Rowokangkung Ajari Lansia Baca Qur'an dengan Metode Barqi

Lumajang , Merdekanews.id Gus Mul sapaan akrab Kapolsek Rowokangkung menggelar pendidikan baca Qur'an gratis bagi warga lanjut usia (lansia) di Dusun Krajan Barat, Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung.

Dalam waktu 2 bulan, 40 peserta dari Desa Kedungrejo dan Rowokangkung ditarget bisa baca Qur'an hingga khatam 30 juz.

Kegiatan itu pun mendapat apresiasi luar biasa dari MUI dan NU Kecamatan Rowokangkung.

Ketua MWC NU Rowokangkung, Slamet Ahsan Rofi'i menyampaikan, dalam merekrut peserta menurutnya cukup mudah, yaitu dari mulut ke mulut bagi mereka yang ingin belajar ngaji.

Banyak sekali lansia yang punya keinginan besar untuk bisa ngaji, namun belum ada tempat yang menampung keinginan mereka.

"Kita dukung dan apresiasi kegiatan positif ini. Cara ngajarnya cukup mudah ditangkap, yang penting cara penyampaiannya. Karena pesertanya sudah tua-tua, beda dengan anak-anak," ungkap Slamet, Sabtu (18/11).

Ketua MUI Rowokangkung, H. Saifulrohman juga menyampaikan hal yang sama. Bahkan ia berharap, program tersebut bisa dilaksanakan di desa yang lain bekerjasama dengan kepala desa.

Dengan begitu, bisa lebih banyak lagi lansia yang bisa baca qur'an dengan program gagasan Kapolsek Rowokangkung.

"Ustadz sekarang belum ada yang ngajari lansia secara terbuka seperti ini. Ini kesempatan baik, kita apresiasi betul kegiatan ini dan akan kita teruskan walaupun Gus Mul sudah tidak bertugas di sini," seru Saiful dengan serius.

Sementara, Kapolsek Rowokangkung, AKP Agus Mulyono menjelaskan, setiap pertemuan ia membutuhkan waktu 90 menit. Dengan menghadiri 10 kali pertemuan, peserta sudah bisa membaca di pertemuan selanjutnya.

Bahkan, dalam 2 bulan selanjutnya peserta bisa khatam 30 juz. Selama peserta tidak pernah absen.

Menurutnya, peserta yang paling tua berumur 78 tahun.

Ia membuka pembelajaran baca qur'an itu lantaran keprihatinannya, yang mana selama ini tidak ada yang mengajari para lansia. Padahal banyak yang ingin belajar.

"Kegiatan seperti ini sudah sukses Saya lakukan di Malang, Madiun dan tempat tugas sebelumnya. Untuk pengganti Saya nanti, akan kita bahas dengan MUI dan NU kecamatan," pungkasnya. (Hms)