19/12/2022

Dua Pengedar Pil Logo Y Tertangkap, Polisi Sita Ratusan Butir Pil

Lumajang, Merdekanews.id Pengedar pil koplo di Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono tertangkap. Sebab, ulahnya sudah meresahkan masyarakat.

Tersangka berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang diantaranya DBM (34) dan RW (25), keduanya warga Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Kasat narkoba Polres Lumajang AKP membenarkan, membenarkan. Polisi menangkapnya dengan sejumlah barang bukti yakni, 242 butir warna putih logo “Y”, dan uang tunai total Rp 215 ribu.

"Uang itu adalah hasil hasil penjualan pil logo Y warna putih tersebut,” ungkapnya.

Ernowo menjelaskan, dari tangan tersangka DBM, polisi mengamankan sebuah bungkus rokok yang berisi 3 buah plastik klip berisi 142 butir pil warna putih logo Y. Sehingga total diamankan 242 butir.

"Kami juga mengamankan uang hasil penjualan Rp 195 ribu dan handphone," ungkapnya.

Lanjut dia, barang bukti diamankan dari tangan tersangka RW 2 bekas bungkus rokok yang berisi 2 buah plastik klip berisi 154 butir logo Y. Sehingga total diamankan 186 butir.

"Dari tangan tersangka RW ini, petugas juga mengamankan sepeda motor Honda Beat, uang hasil penjualan Rp 20 ribu dan handphone," imbuhnya

Menurut Ernowo penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat merasa resah terkait peredaran obat keras berbahaya (Okerbaya) yang di lakukan oleh pemuda yang sering transaksi di sekitaran musholah desa Selok Besuki.

"Kini keduanya kami amankan di Mapolres Lumajang," Katanya.

Akibat perbuatannya itu, tersangka terkena UU Kesehatan. Yakni, pasal 197 sub pasal 196 UU RI no. 36 tahun 2009.
Tersangka terancam hukuman minimal 6 tahun penjara

Kader Partai Demokrat Siap Mengikuti dan Memenangkan Pemilu 2024


Mojokerto -
Merdekanews.id 
Dewan pimpinan cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto sukses menggelar kegiatan pendidikan politik kepada kader dan masyarakat  pendidikan menuju politik tahun  2024 .

Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu (18/12/2022) di jln Raya By pass,tepatnya di Kelurahan Kuwung Meri kecamatan Magersari Kota Mojokerto,gedung rumah makan Jimbaran tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati  Mojokerto Dr.H.Muhammad  Al Barra Lc,M,Hum dan seluruh pengurus 
ketua DPC Partai Demokrat  terpilih,H Soleh sekretaris  dan bendahara  se-kabupaten Mojokerto .

Dalam pidatonya Wabup Dr.H.Muhammad Al- Barra,Lc,M.Hum yang biasa akrab di sapa gus  Barra berpesan agar  kader Partai Demokat agar meningkatkan kesadaran berpolitik dalam penyelenggaraan pemilihan umum Bagi pengurus kader sehingga dapat diimplementasikan melalui melalui gerakan anti korupsi dan politik berinteraksi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari para Insan Partai Demokrat.
 
Partai  Demokrat harus kembali ke tujuan awal pembentukannya, yaitu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Di pundak - pundak Partai Demokrat,dipikul  harapan besar masyarakat.

Selanjutnya, pendidikan politik akan menguatkan literasi politik bagi para kader dalam menghadapi segala dinamika.
Partai Demokrat sebagai partai yang berjuang untuk rakyat.

"Kader Partai Demokrat menginginkan yang Putra Romo Kyai Asep menjadi DPR RI tahun 2024 agar partai politik Demokrat bisa maju ke arah lebih baik.

Pembekalan ini juga merupakan bentuk pemberantasan korupsi melalui Sisi pendidikan dan pencegahan yang tengah digalakkan KPK, selain penindakan.
Pemberantasan Korupsi, pendidikan, pencegahan, butuh kontribusi partai politik Demokrat untuk membawa Khasanah baru bagi perpolitikan Indonesia untuk lebih Bersih,Beretika, dan Bebas dari Korupsi.
Pendidikan seperti ini adalah sinyal bahwa kader Partai Demokrat sudah sangat siap mengikuti dan memenangkan Pemilu 2024.(heni)

Diduga Adanya Pemotongan Tanah Bengkok Perangkat Desa Barongsawahan Oleh Kades


JOMBANG, Merdekanews.id -- Kabar mengejutkan datang dari Pemerintahan Desa (Pemdes) Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Diduga adanya perangkat desa di wilayah tersebut yang mengeluhkan kepemimpinan IK sebagai Kepala Desa Barongsawahan.
Informasi yang didengar oleh beberapa perangkat desa, diduga Kades Barongsawahan melakukan pungli dengan mengatasnamakan orang lain. Selain itu, Kades itu diduga melakukan pemotongan tanah bengkok (red: tanah upah) milik tiga Kepala Dusun (Kasun) dan Sekretaris Desa Barongsawahan.

Dijelaskan salah satu narasumber yang enggan disebut namanya, Kades Barongsawahan berdalih bahwa keempat lahan tersebut diperuntukan bagi Kaur Keuangan berinisial AM, yang berstatus sebagai keponakannya. Sementara terkait dugaan pemotongan empat lahan yang bukan hakknya, Kades Barongsawahan diduga menggunakan jasa Kasi Kesejahteraan berinisial LH.

Sebagian tanah hasil memotong tanah bengkok milik Sekdes dan tiga Kasun ini disewakan oleh LH selaku Kasi Kesejahteraan. Menurut pengakuannya, ia diberi tugas sama IK untuk menyewakan tanah bengkok tersebut.

Salah satu penyewa menjelaskan, ia telah menyewa selama dua tahun dengan biaya pertahun sebesar Rp 8 juta.

"Saya sewa tanah tersebut dari pak LH dengan nominal Rp 8 juta per tahun. Tanah tersebut saya sewa selama 2 tahun, jadi total yang saya bayarkan Rp 16 juta dengan luasan 200 ru atau setara dengan 2800 meter persegi," tuturnya.

Sementara itu, narasumber lain yang berhasil ditemui awak media juga menyampaikan pandangannya. Dikatakannya, tanah bengkok milik Sekdes Barongsawahan diduga dilakukan beberapa kali pemotongan oleh Kades.

"Tahapan pemotongan mulai dari 200 ru, kemudian dipotong lagi 800 ru. Pemotongan itu tidak disertai dengan alasan yang jelas," ucapnya.

Selanjutnya, tanpa alasan yang logis Kades memberikan surat peringatan pertama kepada Sekdes dan kembali memotong tanah bengkok seluas 200 ru, sambungnya.

Hal yang sama juga dialami oleh Kasun Jayan, Kasun Barong, dan Kasun Sawahan. Lahan mereka dipotong seluas 500 ru.

"Sebelumnya lahan mereka sudah dipotong 100 ru. Sama halnya dengan Sekdes, mereka juga mendapatkan surat peringatan pertama dari Kades berinisial IK," lanjutnya.

Tak hanya itu saja, IK juga diduga mencatut nama Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Inspektorat, hingga Bupati Jombang, dalam pengambilan keputusannya yang cenderung untuk kepentingan pribadi.

Salah satu contohnya adalah pemotongan tanah bengkok itu. Yang diungkapkan Kades ya nama-nama itu (red:pejabat lingkungan Pemkab Jombang), urai narasumber lainnya yang juga diamini warga lainnya.

Belum lagi urusan dengan warganya di saat Pilkades dulu. Masyarakat diminta untuk menitipkan uang sejumlah Rp 1 juta dengan janji ketika menang akan dikembalikan 3 kali lipat.

Namun pada kenyataannya sampai dengan saat ini, jangankan kelipatannya, uang pokok sebesar Rp 1 juta saja sampai sekarang belum dikembalikan, ucap beberapa warga yang hampir berbarengan.

Jika seperti itu, saya boleh dong menilai bahwa Pak Kades itu menipu rakyatnya, pungkas warga yang disambut sorak sorai warga lainnya. 
(*red/Mac)

18/12/2022

Kapolres Lumajang Ajak Masyarakat Rawat Hutan Untuk Kesejahteraan

 
Lumajang ,Metdekanews.Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H bersama Dandim 0821 Letkol Czi Gunawan Indra YT S.T M.M, bersilaturahmi ke Desa Papringan Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Sabtu (17/12/2022).

Diterima di kediaman Kades Papringan, dua pimpinan institusi Polri dan TNI di Kabupaten Lumajang itu, ditemui langsung oleh Kades Abdul Ajis. Turut pula mendampingi, Asisten Perhutani ( Asper ) Klakah Aries Soegiharto, berikut perwalian awak media.

Disampaikan oleh Kapolres Lumajang, kegiatan tersebut memiliki tujuan yakni pendekatan dengan desa yang berbatasan dengan gunung Lemongan. 

"Antisipasi gangguan kamtibmas, juga serap aspirasi langsung dari lapisan masyarakat," ucapan.

Selain itu, orang nomer satu di Kepolisian Resor Lumajang itu, mengajak masyarakat untuk menilik sejarah, mengingat Desa Papringan merupakan desa yang dikenal dengan adanya Mbah Citro di Gunung Puji tepat di kaki Gunung Lemongan.

"Melalui ini semua, mari kita rawat. Desa Papringan ini merupakan pintu masuk ke Gunung Lemongan. Kalau ini kita rawat, tentu akan mendatangkan income bagi masyarakat, mengingat Padepokan Mbah Citro kerap didatangi para wisatawan, atau tempat singgah untuk muncak ke Gunung Lemongan. Ini tentu akan meningkatkan perekonomian," ucap Kapolres.

Senada, Kapolres mengajak semua unsur lapisan masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan, bukan malah sebaliknya dengan kata lain, tidak melakukan penjarahan. Terlebih, ia mengapresiasi manakala pihak - pihak menggiatkan penghijauan.

Sinergi, ia tegaskan melibatkan pemerintahan desa berserta perangkat terus digagas demi kebaikan masyarakat itu sendiri. Terjadi obrolan hangat, membaur dan kadespun mewakili warganya, mengucapkan terimakasih.

Menurutnya, merupakan sebuah keistimewaan bagi dirinya, pemimpin ( Kapolres dan Dandim -red ) berkenan mengunjungi desa pinggiran.

"Menurut saya, ini sesuai dengan harapan masyarakat. Saya ( Kades -red ) yang pertama mengucapkan banyak terima kasih. Yang selanjutnya, mudah - mudahan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Itu harapan dari masyarakat," ucap Kades.

Disinggung mengenai keamanan, kades yang kerap disapa Dulajis itu mengaku saat ini desanya berbeda dengan waktu - waktu sebelumnya.

"Kalau dulu - dulunya, disini sangat rawan. Itu masalah pencurian sapi. Sekarang, selama tiga belakangan ini, Desa Papringan ada dalam keadaan aman terkendali. Jadi masalah pencurian sapi pencurian sepeda motor, itu alhamdulillah aman sekarang," imbuhnya.

Berikut arahah yang ia terimanya, selanjutnya kata kades akan selanjutnya diimplementasikan. Disisi lain, soal letak geografis Desa Papringan yang secara tidak langsung berada di kaki gunung Lemongan, kades mangaku tidak khawatir. 

Sebab kata dia, hutan ada pada kategori jadi, lebat dan alami. "Perhutani itu ya seperti itu keadaannya, ya sudah jadi sekarang ( hutan lebat ). Jadi meskipun hujan besar, kami tidak khawatir masalah banjir longsor nggak khawatir karena hutannya sudah jadi," pungkas Kades.

Kapolres Bersama Dandim 0821 Bagikan Sembako

Lumajang, Merdekanews.id Jatim Hari Ini - TNI Polri kembali menunjukkan kepeduliannya di tengah masyarakat dengan berbagi puluhan paket sembako, melalui kegiatan sosial yang diinisiasi jatimhariini.

Kali ini Dandim 0821 Lumajang, Letkol Czi Gunawan Indra Y.T, ST, MM dan Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, SIK, MH, beserta Asisten Perhutani BKPH Klakah dan Yayasan Bakti Bina Hukum (YBBH) Lumajang menyasar warga kurang mampu di Desa Papringan, Kecamatan Klakah.

Pada kesempataan itu, Dewa Putu berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga diri, baik ketika berada di rumah maupun di luar rumah.

Sebab, pelaku kejahatan tidak pernah memandang siapa yang akan jadi korbannya.  Untuk itu Ia meminta masyarakat agar lebih berhati-hati menjaga harta bendanya masing-masing.

"Kalau keluar rumah, jaga keselamatan di jalan dengan pakai helm dan patuhi peraturan berlalu lintas. Tolong hal ini juga disampaikan ke keluarga di rumah," ucap Dewa Putu saat memberi sanbutan, Sabtu (17/12/2022).

Ia juga mengatakan, agar tidak menilai berapa banyak bantuan yang diberikan, tetapi lebih menilai kepedulian TNI Polri di tengah masyarakat.

Direktur jatimhariini.co.id, Mujibul Choir menambahkan bahwa, bantuan yang diberikan tersebut merupakan murni dari kepedulian tanpa ada embel-embel politik sedikit pun.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan dimintai begini begitu oleh pihak mana pun.

"Berbagi sembako ini merupakan bagian dari cara kita memperingati Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke 767. Semoga bermanfaat meskipun nilainya tidak seberapa," imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Papringan, Abdul Azis menyampaikan banyak terimakasih atas kepedulian Dandim dan Kapolres Lumajang kepada warganya yang kurang mampu.

Yang datang kali ini merupakan warga kurang mampu dan banyak yang menyandang status janda. Mereka merupakan warga yang belum mendapat bantuan.

"Saya sangat senang sekali, sampai Dandim dan Kapolres sendiri yang turun ke tempat kami. Ini bentuk perhatian yang luar biasa bagi kami," pungkasnya. (Hms)

Safari Sholat Jumat di Masjid Nurul Jannah, Wakapolres Lumajang Berikan Himbauan Harkatimbmas


Lumajang, Merdekanews.id Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febriyanto Ali, S.E dan jajarannya melaksanakan Safari Sholat Jum'at di Masjid Nurul Jannah, Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, kabupaten Lumajang, Jumat (16/12/2022).

Dalam kegiatan Safari Jum’at tersebut dimanfaatkan oleh Wakapolres untuk memberikan himbauan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) kepada masyarakat yang sedang melaksanakan jamaah sholat Jum’at.

Usai dilaksanakan kutbah dan sholat Jum’at oleh Khotib, Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febriyanto Ali memberikan sambutan menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat karena telah memberikan waktu untuk berkenan silaturahmi di Masjid Nurul Jannah Desa Sawaran Lor. 

Selain menjalankan ibadah, safari Jumat ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

Dalam kesempatan safari Jumat, Kompol Andi Febrianto mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi keamanan, ketertiban dan ketenangan di tengah lingkungan masyarakat.

"Salam dari Kapolres Lumajang kepada seluruh warga Desa Sawaran Lor, untuk senantiasa menjaga Harkamtibmas di kampung, dusun dan desa masing-masing," terangnya di hadapan jamaah sholat Jum'at.

Andi menyampaikan, bahwa safari sholat Jumat program dari Bapak Kapolres dalam membangun jembatan hati untuk meningkatkan tali silaturahmi antara Instansi Polri dengan warga masyarakat, sehingga terciptanya harmonisasi dalam menciptakan keamanan.

"Safari Jumat, dapat menjadi ajang menjalin silahturahmi Polisi dengan masyarakat sekaligus wadah menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat secara langsung," bebernya.

Wakapolres Menghimbau kepada masyarakat Desa Sawaran Lor agar berhati-hati serta tidak mudah percaya terhadap kelompok tertentu yang bersifat memecah belah dan mengajarkan ajaran menyimpang.

"Instansi Polri sebagai forum menyerap dan menampung aspirasi dari masyarakat terkait masalah-masalah keamanan Ketertiban masyarakat, yang mana dari semua aspirasi akan ditampung untuk ditindaklanjuti sehingga masyarakat merasakan hasilnya," ungkapnya.

Wakapolres berpesan, untuk mencegah terjadinya tindakan kriminalitas yakni pencurian dan perampokan di jalan perkampungan untuk dibuatman portal atau pengamanan lainnya.

"Kepada masyarakat untuk membuat dan aktifkan kembali kandang kumpul untuk mengantisipasi pencurian sapi," imbuhnya.

Diakhir sambutan,  Wakapolres memberikan himbau kepeda masyarakat Desa Sawaran Lor untuk memfilter dan menghindari obat obat terlarang atay Narkoba.

Usai melaksanakan Sholat Jum'at  dilanjutkan dengan pemberian sarana kontak seperti sajadah atau Al-Qur'an dari Kapolres Lumajang oleh Wakapolres kepada pengurus Masjid Nurul Jannah.

Sinergitas TNI-POLRI Amankan Perayaan Natal di Gereja GKJW Pasirian


Lumajang, Merdekanews.id Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan ibadah, Personil TNI-Polri bersinergi melaksanakan pengamanan bagi umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah memperingati perayaan Natal, Jumat (16/12/2022) malam.

Kali ini pengamanan perayaan natal dilakukan oleh 4 personil Polsek Pasirian, 2 personil koramil pasirian dan pam tup oleh kanit intelkam Polsek Pasirian.

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan di Gereja GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Panthan, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan perayaan Natal di Gereja GKJW yang dipimpin oleh Pendeta Joni Sukohadi dengan mengambil Tema "Pulanglah mereka ke Negerinya melalui jalan lain"  diikuti oleh 150 jamaah.

Kasubsi Penmas Subbag Humas Polres Lumajang Aipda Eko Budi Laksono mengatakan, bahwa pengamanan perayaan natal melibatkan petugas gabungan seperti TNI dan Polri agar pelaksanaan natal berjalan aman dan lancar.

"Pengamanan sinergitas TNI/Polri guna memastikan pelaksanaan ibadah perayaan natal berjalan aman dan lancar, terhindar dari hal-hal yang sifatnya mengganggu," tegasnya.

Sebelum pelaksanaan perayaan natal, dilakukan sterilisasai baik di lokasi gereja maupun undangan yang masuk.

"TNI-Polri akan selalu memberikan pengamanan kepada Agama apapun yang akan melakukan ibadah, ini merupakan bentuk keragaman dan kerukunan antar umat beragama untuk saling menghormati agama lain dalam menjalankan ibadahnya masing-masing,” tegas Eko.