29/05/2023

Blue Light Patrol, Polsek Pasirian Tekan Potensi Kejahatan di Malam Hari


Lumajang, Merdekanews.id Untuk mencegah gangguan kamtibmas, Personil Polsek Pasirian melakukan patroli dengan cara membirukan langit malam di wilayah hukum Polsek Pasirian.

Personil Polsek Pasirian menggunakan mobil patroli dengan menyalakan lampu rotator menyusuri jalan-jalan yang biasa digunakan pelaku kejahatan.

Dalam pelaksanaan patroli malam, mobil patroli membirukan rotator dan membunyikan sirine keong sebagai tanda bahwa Polisi ada di lingkungannya.

“Mobil patroli membunyikan klason atau sirine keong ini biar masyarakat merasa nyaman, bahwa polisi telah melaksanakan patroli,” terang Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto.

Agus menjelaskan, blue Light Patrol dilaksanakan guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya kejahatan jalanan, dan akhir-akhir ini marak terjadi pencurian.

“Blue Light Patrol memang kita fokuskan pada malam hari sampai dengan pagi hari pada saat patroli wilayah. Dengan menyalakan lampu rotator biru di kendaraan patroli pada malam hari, masyarakat mengetahui adanya kehadiran polisi di sekitarnya sehingga dapat memberikan rasa aman. Jika ada orang yang berniat jahat, seperti kejahatan jalanan, dan lain sebagainya maka pelaku kejahatan akan berpikir panjang dan mengurungkan niat jahatnya karena merasa ada kehadiran polisi di sekitarnya untuk mengamankan dan mengawasi tempat tersebut,” tuturnya.

Patroli Blue Light ini di gelar dari malam hingga dini hari, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal terutama saat masyarakat istirahat malam.

“Dengan patroli Blue Light ini mampu mencegah terjadinya kejahatan baik Curat, Curas maupun Curanmor. diharapkan situasi di Kecamatan Pasirian tetap aman dan terkendali,” tandas AKP Agus Sugiharto.

Polsek Tempeh Patroli Malam Hari Mencegah Kejahatan Jalanan



Lumajang, merdekanews.id Personil Polsek Tempeh  tingkatkan Patroli malam secara rutin,  dan memberikan himbauan dialogis kepada masyarakat.

Patroli malam hari pukul 22.30 WIB menyasar Perempatan Pancasila Jalan Raya Tempeh Pasirian, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Kapolsek Tempeh Iptu Lugito mengatakan patroli malam ini dilaksanakan sesuai petunjuk dan arahan dari Bapak Kapolres Lumajang guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan terkendali juga menghindari tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

"Petugas Patroli juga melakukan Himbauan agar selalu menjaga Kamtibmas di sekitar tempat tinggal serta gangguan Kamtibmas lainnya," ujarnya

Polsek Gucialit Gelar Patroli Blue Light Antisipasi 3C


Lumajang, Merdekanews.id Antisipasi adanya gangguan kamtibmas pada siang maupun malam hari Polsek Gucialit mengambil langkah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) atau patroli Blue Light antisipasi 3C dan gangguan kamtibmas lainnya

Kegiatan patroli ini dipimpin dua personil Polsek Gucialit yang mulai melaksanakan patroli pukul 21.00 WIB yaitu jam jam rawan terjadinya kriminalitas oleh karena itu perlu adanya langkah antisipatif agar tidak terjadi kriminalitas.

Sasaran Patroli Blue light Desa Pakel - Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Kapolsek Gucialit Iptu Arie Udiyanto menjelaskan bahwa patroli dilakukan baik siang ataupun malam,

“Patroli intensif kita lakukan di wilayah hukum Polsek Gucialit terutama pada malam hingga dini hari, Harapannya semoga para warga yang merasa aman dan nyaman dengan kehadiran petugas,” jelasnya.

Iptu Arie Udiyanto mengatakan dengan kehadiran Polri di tengah tengah masyarakat ini mampu mencegah terjadinya tindak kejahatan 3C yakni Curat, Curas dan Curanmor. Patroli Blue Light ini juga menghimbau warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi Kamtibmas.

“Patroli ini di harapkan dapat menekan aksi kejahatan serta memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas saat malam hari,” pungkasnya.

Pengguna Sabu Ditangkap Satresnarkoba Polres Lumajang Saat Berada di warung Kopi


Lumajang, Merdekanews.id Seorang pelaku penyelanggunaan narkona diringkus oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang dari sebuah warung kopi di Dusun Jombang, Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, kabupaten Lumajang.

Terduga pengguna sabu berinisial WZ (27) warga Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember.

Kasat Narkoba Polres Lumajang AKP Ari Hartono menyampaikan, penangkapan ini berawal saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lumajang mendapat informasi bahwa di warung kopi tersebut ada dugaan penyalahgunaan narkotika.

"Setibanya di lokasi, petugas mendapati pelaku sedang santai di warung kopi tersebut, sehingga tanpa pikir panjang langsung mengamankan dan dilakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Hasilnya, jelas Ari Hartono, dari penggeledahan polisi menemukan satu bungkus rokok berisi 5 poket yang berisi serbuk kristal warna putih diduga sabu seberat 1,48 gram, dan satu ponsel 

"Tersangka juga sudah mengakui bahwa barang bukti yang disita tersebut adalah benar miliknya," jelasnya.

Atas perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) Jo. 127 (1) huruf a UURI No.35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman minimal 20 tahun penjara. 

"Saat ini tersangka berikut barang bukti sudah diamankan ke Polres Lumajang untuk proses lebih lanjut," tandas AKP Ari Hartono.

*Konser Slank Berlangsung Aman, Kapolres Lumajang Apresiasi Kinerja Personel Gabungan*


Lumajang, Merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson S., S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi kinerja personel gabungan yang memungkinkan konser grup musik Slank beberapa hari yang lalu berakhir aman tanpa insiden apapun. Ia pun memuji kedewasaan penonton yang hadir pada konser bertahuk Lumajang Untuk Indonesia di Lapangan Batalyon Infanteri 527 tersebut. 

"Kerjasama yang apik oleh seluruh personel gabungan berhasil memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat serta memastikan konser berjalan lancar hingga selesainya acara. Target bahwa konser berlangsung tanpa kericuhan atau tawuran berhasil kita capai bersama-sama," kata AKBP Boy. 

"Terimakasih juga kepada penonton yang memperlihatkan kedewasaan dan jauh dari hal-hal negatif. Intinya, hari ini semua bisa merasakan kebahagiaan dalam kebersaman," ucapnya. 

AKBP Boy Jeckson memang turun langsung memimpin pengamanan konser grup musik legendaris Indonesia yang dimulai pukul 13.00 WIB itu. Ia menyebut keberhasilan pengamanan bisa terwujud berkat koordinasi semua pihak sejak awal. Berbagai rapat koordinasi digelar untuk memastikan kesiapan petugas pengamanan.

"Sekali lagi, terimakasih kepada seluruh personel gabungan, baik dari Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, Yonif 527, Satbrimob, Polres Probolinggo, Polres Bondowoso, Pemkab Lumakang, Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, dan semua pihak yang turut serta dalam kegiatan pengamanan. Saya sudah melaporkan kepada Kapolda Jatim dan Beliau juga menyampaikan rasa terimakasih kepada semua rekan yang terlibat. Apresiasi serupa juga datang dari Bapak Danrem 083 Baladhika Jaya," tuturnya.

Personel Polsek Tekung Mediasi Kasus Penganiayaan di Desa Tukum


Lumajang, Merdekanews.id POlsek Tekung bersama melaksanakan problem solving kasus dugaan penganiyaaan yang terjadi Dusun Krajan, Desa Tukum, Kecamatan Tekung- lumajang

Kegiatan Problem Solving tersebut dilaksanakan di Kantor Balai Desa Tukum, Kecamatan Tekung dengan melibatkan kedua belah pihak bermasalah dan keluarga masing masing serta aparat desa.

Kapolsek Tekung Iptu Sujianto mengatakan penganiayaan dialami Susilo dan pelakunya Abdul Rohman, keduanya sama-sawa warga Dusun Krajan, Desa Tukum, Kecamatan Tekung.

Dirinya menjelaskan, kejadian dugaan penganiayaan dilakukan Abdul Rohman melakukan penganiayaan tersebut dengan menggunakan alat kunci linggis yang mengakibatkan Susolo mengalami luka pada kepala sehingga mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam Lumajang.

"Korban mengalami luka kepala sehingga mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam Lumajang sebanyak 12 jahitan," ujarnyya.

Keduanya sudah saling meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi dan tidak saling dendam atas kejadian itu.

Iptu Sujianto mengatakan deangan adanya Problem Solving ini, permasalah setiap warga binaan dapat terselasikan dengan musyawarah sehingga tidak samapai ke rana hukum.

Dirinya menambahkan , sebagi anggota Polri kita berperan penting dalam menciptakan dan menjaga Kondustifitas Kamtibmas.

“ Kewajiban Kita itu harus selalu hadir dan juga membantu menyelesaikan ataupun memecahkan Permasalahan (Probelm Solving) oleh warga binaan,” tutupnya.

Kapolres Lumajang Hadiri Air War Show Sikatan Daya 2023


Lumajang  Merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson, S.H, S.I.K, M.H beserta jajaran Forkopimda Lumajang menghadiri  Air War Show Sikatan Daya 2023 yang digelar oleh Koopsau II bertempat di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi Kabupaten Lumajang.

Air War Show Sikatan Daya 2023 merupakan latihan rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh TNI Angkatan Udara yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur khususnya personel Satuan jajaran Koopsau II dengan segala aspek pendukungnya.

Kegiatan latihan tersebut diawali dengan manuver lapangan yang mengerahkan pesawat tempur dari jajaran Koopsau II untuk melakukan penembakan dan pengeboman di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi Lumajang.

Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya (Marsdya) TNI M. Tonny Harjono mengatakan, dalam latihan ini melibatkan 400 personel dari jajaran Koopsud II dan Wing II Pasgat.

"Latihan ini sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional untuk melaksanakan tugas operasi militer perang maupun operasi militer selain perang," jelasnya.

Dalam latihan ini melibatkan penembak udara ke darat dan penghancuran tank dengan jarak 300 meter dan atraksi terjun payung.

"Sedangkan Pesawat Angkut C-130 Hercules dan Cassa-212, melaksanakan Operasi Mobilitas Udara (OMU) berupa penerjunan pasukan dan dropping logistik bekal ulang di medan operasi," terangnya.

Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson melalui Kasi humas Ipda Novandy Helda Prasetya mengungkapkan Air War Show Sikatan Daya 2023 merupakan Latihan TNI AU yang berkolaborasi dengan Pemkab Lumajang untuk meningkatkan military tourism yang bertujuan peningkatan perekonomian warga sekitar AWR.

“Masyarakat yang datang juga sangat antusias. Atraksi pengeboman dari pesawat menjadi penampilan yang banyak ditunggu oleh masyarakat, karena atraksi ini yang memacu adrenalin,” pungkas Ipda Novandy Helda Prasetya