28/05/2024

Kapolsek Kedungjajang Berikan Sosialisasi Bahaya Narkotika dan Napza Kepada Warga


Lumajang, Merdekanews.id Guna memerangi maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, Kapolsek Kedungjajang menghadiri penyuluhan Hukum bahaya penyalahgunaan Narkotika, psikotropika dan zat adiktif ( napza)

Kegiatan itu dilaksanakan di Balai Desa Umbu, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya Kapolsek Kedungjajang Iptu Maryanto, Kepala BNN Kabupaten Lumajang diwakili Muhammad Muwafiq, Camat Kedungjajang Lukman Purnama, dan Kepala Desa Umbul. 

Kapolsek Kedungjajang Iptu Maryanto menjelaskan, bahwa narkoba, yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya, dapat merusak masa depan generasi muda.

Kegiatan penyuluhan ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampak buruk yang ditimbulkannya.

“Dengan memahami bahaya narkoba, diharapkan generasi muda dapat terhindar dari jeratan penyalahgunaan narkoba dan menjadi penerus bangsa yang tangguh,” tutur Iptu Maryanto. 

Maryanto juga berharap dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, masyarakat di Desa Umbul dapat terhindar dari bahaya narkoba dan menjadi agen anti narkoba di lingkungannya.

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba demi mewujudkan generasi muda yang sehat dan bebas narkoba," Tegasnya.

Patroli Dialogis Polsek Pasrujambe Ajak Peran Pemuda Dalam Menjaga Kondusifitas Kamtibmas


Lumajang, Merdekanews.id Dalam mencegah adanya gangguan Kamtibmas, Kepolisian Sektor Pasrujambe kian memasifkan patroli dialogis dengan masyarakat.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif kepolisian dalam mencegah dan meminimalisir adanya gangguan Kamtibmas di Wilayah hukum Polsek Pasrujambe. 

Seperti halnya yang dilakukan tiga anggota Polsek Pasrujambe melaksanakan patroli dialogis di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.

Kapolsek Pasrujambe Iptu Purwaningsih mengatakan, peran masyarakat dan emuda sangatlah diperlukan dalam menjaga lingkungan tempat tinggal, dengan aktifnya pemuda tentu bisa bersama dengan Polisi menjaga Kamtibmas agar selalu aman dan kondusif.

“Pihak kepolisian tentunya tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas, dimana peran pemuda juga diperlukan untuk mewujudkan situasi Kamtibmas," Ujarnya. 

Apabila ada informasi berkaitan dengan kamtibmas segera kordinasi dan menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek atau Polres terdekat.

“Jangan ragu-ragu menyampaikan kepada pihak Kepolisian apabila terjadi gangguan Kamtibmas, sampaikan agar kita bisa mengambil langkah antisipasi,” pungkas Iptu Purwaningsih.

TNI-Polri Lakukan Pengamanan Syiar Sholawat bersama Gus Khoir Dan MRM.



Lumajang, Merdekanews.id Dalam rangka menciptakan rasa aman, TNI – Polri bersinergi antara Polsek dan Koramil Sumbersuko, untuk melaksanakan pengamanan Syiar Sholawat bersama Gus Khoir dan MRM (Majelis Rijalul Mukhlisin) di Dusun Srebet, Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan pengamanan tersebut adalah dalam rangka Peringatan memperingati aul H. Poniman, Bambang dan Sutajam.

Adapun hadir dalam kegiatan sebagai berikut K.H. Khoiruddin Ghozali atau Gus Khoir (Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhlisin Bayeman - Citrodiwangsan - Lumajang) dan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lumajang Indah Amperawati Masdar.

Kapolsek Sumbersuko AKP Nurkamim, S.H., mengatakan, kehadiran TNI-Polri adalah wujud nyata kekompakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat sehingga kehadirannya mempunyai dampak positif di masyarakat. 

"Pengamanan untuk tercipta situasi yang aman dan kondusif. Sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman dilingkungan warga masyarakat," jelasnya.

Pengamanan yang dilakukan oleh anggota Polsek Sumbersuko adalah wujud tanggung jawab anggota Polisi untuk selalu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

"laporkan apabila ada kerawanan kamtibmas untuk cepat diantisipasi sedini mungkin, mari wujudkan kondusifitas selama kegiatan berlangsung," pungkasnya

*Dinas PU Bina Marga Pasuruan: Proyek untuk Perbaikan Jalan Rusak*


Pasuruan - Merdekanews.id, Bukan hanya jalan Orobulu-Rembang yang bakal segera dibenahi. Puluhan jalan rusak lainnya di Kabupaten Pasuruan, segera bakal didandani.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Sasangka menyampaikan, tender proyek jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) sudah dirampungkan. Bahkan, persiapan untuk pembenahan tengah dilakukan. “Dalam bulan ini, pekerjaan pembenahan jalan tersebut akan dilakukan,” jelas Hanung saat di temui di kantor nya, Selasa (28/5/2024).

Menurut Hanung, ada 36 titik jalan rusak yang akan dibenahi. Selain jalan Orobulu-Rembang, ada puluhan jalan rusak lain yang diperbaiki. Seperti jalan Blarang, Kecamatan Tutur atau jalan Tanggul, Desa Baujeng, Kecamatan Beji dan beberapa jalan rusak lainnya.

Sebagian merupakan proyek tender dan sudah dilelang. Sebagian lainnya, penunjukan langsung karena di bawah Rp 200 juta. “Sekarang sudah tahap pengukuran ulang,” imbuhnya.

Menurut Hanung, enam jalan yang diperbaiki itu ialah ruas Sengonagung--Pager, Kecamatan Purwosari dan Semut-Ngembal di Kecamatan Purwodadi, serta Tutur. Empat ruas jalan lainnya  ruas Jimbaran-Kronto, ruas jalan Kedawung-Banyubiru, ruas jalan Lecari-Kayoman, dan ruas jalan Kronto-Wonorejo. Total anggaran untuk pengerjaan jalan tersebut digelontor Rp 19,3 miliar.

Puluhan titik perbaikan jalan itu, dianggarkan hingga Rp 24 miliar. Targetnya, Desember sudah diselesaikan.

“Waktunya 90 hari. Kami akan pacu agar pembangunan jalan setempat bisa selesai tepat waktu,” jelasnya. Muhammad

27/05/2024

*Kapolres lumajang Jenguk Anggota Yang Sedang Terbaring Sakit*


Lumajang, Merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K., menjenguk 2 anggota polres lumajang yang sedang terbaring sakit di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

Didampingi beberapa pejabat utama, Orang nomor satu dijajaran Polres Lumajang ini bertandang ke Rumah Sakit Bhayangkara lumajang untuk meninjau secara langsung kondisi kesehatan Aiptu Mohammad Ikwan Dan Aiptu Imam Mawardi Anggota Polres Lumajang. 

“Jadi hari ini kami menjenguk 2 Anggota Polres Lumajang Yang saat ini sedang sakit dan dirawat di rumah sakit Bhayangkara Lumajang.” Ujar Akbp Zainur Rofik.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian pimpinan kepada anggotanya yang sedang mengalami musibah sekaligus memberikan dukungan moral dan motivasi dalam menjalani perawatan kesehatannya.

Akbp Zainur Rofik menambahkan, guna mengoptimalkan proses pemulihan kesehatan, pihaknya menginstruksikan Sidokkes Polres Lumajang untuk terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan memantau setiap perkembangan hingga benar-benar pulih seperti sediakala.

“Kita doakan bersama-sama agar segera sembuh dan bergabung kembali, melaksanakan tugas seperti sedia kala dan Kita bantu semaksimal mungkin agar yang bersangkutan bisa segera sembuh” Imbuhnya.

Masih kata AKBP Zainur Rofik, menjenguk anggota yang sakit merupakan salah satu bentuk kepedulian dan upaya membangun kesolidatan dan jiwa korsa yang kuat bagi seluruh anggotanya sehingga tumbuh rasa kebersamaan dan satu rasa sebagai sesama anggota Polri.

“Ikuti semua petunjuk dari dokter dan perawat. Nanti Sidokkes akan memberikan pendampingan. Tetap semangat pak, semoga cepat sembuh” Pungkasnya.

Atasi Kerusakan Bangunan Sekolah, Pemerintah KabupatenPasuruan Anggarkan 24 M



Pasuruan - Merdekanews.id, Dibalik gegap gempita semangat belajar para siswa di Kabupaten Pasuruan, tersembunyi sebuah ancaman bahaya.

Ratusan sekolah kondisinya rusak parah. Pemerintah daerah, ibarat menanti hujan di musim kemarau.

Alih-alih menanggung dana perbaikan sendiri, melainkan menggantungkan kucuran anggaran pemerintah pusat.

Keterbatasan anggaran dan skema SIPD yang kaku, menjadi hambatan yang ada.

Kondisi memprihatinkan masih melanda ratusan sekolah SD di Kabupaten Pasuruan.

Kerusakan bangunan sekolah, mulai dari ringan hingga berat, menjadi ancaman bagi kenyamanan dan keamanan siswa dalam belajar.

Berdasarkan inventarisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, 30 persen dari total 657 bangunan SD di wilayahnya, mengalami kerusakan.

“Skala kerusakannya bervariasi. Mulai ringan sedang dan berat,” kata Tri Agus Budhiarto, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan. Kerusakan berat bahkan memaksa beberapa sekolah untuk dikosongkan. Senin (27/5/2024)

Seperti SDN Winong dan SDN Watukosek, Kecamatan Gempol. Atau SDN Sukoreno, Kecamatan Prigen serta SDN Jeruk di Kecamatan Kraton.

Keputusan ini diambil demi keselamatan siswa, mengingat kondisi bangunan yang membahayakan.

Dari 657 bangunan SD se-kabupaten, ada sekitar 200 sekolah yang mengalami kerusakan berdasarkan pendataan 2023.

Sebagian, juga sudah diusulkan perbaikan tahun ini. Belum tersentuh rehab, baru-baru ini ada tambahan sekolah yang rusak.

Yakni SDN Tosari, yang mengalami kerusakan pada 3 ruangannya, imbas terjangan angin kencang.

“Memang kerusakan bangunan tidak bisa diprediksi. Ada yang memang karena faktor usia, ada juga yang diakibatkan bencana,” imbuh Tri Agus.

Tahun ini, pemerintah baru mengalokasikan anggaran untuk perbaikan di 90 titik sekolah.

“Jumlahnya 1/6 dari seluruh sekolah rusak. Artinya, dari enam sekolah rusak, 1 yang akan diperbaiki,” bebernya.

Perbaikan sekolah yang rusak, juga dipastikan mendapat suntikan anggaran dari DAK (Dana Alokasi Khusus), sebesar Rp24 miliar.

“Meskipun masih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan, kami harap dengan upaya ini, kualitas pendidikan di Kabupaten Pasuruan dapat terus meningkat,” Pungkasnya. Muhammad

Polsek Sukodono Patroli Dialogis Antisipasi 3C di Desa Kebonagung

Lumajang, Merdekanews.id Anggota Polsek Sukodono melaksanakan patroli dialogis dan antisipasi 3C di Desa Kebonagung, kecamatan Sukodono, Lumajang.

Selama kegiatannya, para personil melakukan patroli berkeliling dan mengawasi situasi di sekitar Jalan desa, mengantsipasi adanya tanda-tanda tindak kejahatan 3C.

Dalam kegiatan patroli kali ini, anggota Polsek Sukodono memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan guna terhindar dari tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).

"Kami menghimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap pelaku kejahatan Curat, curas, curanmor dan curwan dilingkungan sekitar / desa," ujar Briptu Aditya

Kapolsek Sukodono AKP Ernowo mengatakan, hal ini dilaksanakan secara rutin setiap hari di berbagai lokasi guna mencegah adanya tindak kriminalitas dan menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat agar bisa hidup dengan tenang. 

"kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota tersebut merupakan bentuk pelayan polri, dalam memberikan pengamanan di tengah-tengah masyarakat," jelasnya