26/03/2020

Paur Kesehatan Jelaskan Cara Pembuatan Desinfektan Pribadi

Lumajang, Kabarelumajang.com
----- Polres Lumajang - Di sela sela kegiatan penjemuran badan sebagai imunitas penangkal penyebaran virus corona, Kamis (26/03) pukul 10.00 wib Paur Kesehatan Polres Lumajang Hj.Tri Murti Amd Keb,S.ST memberikan contoh pembuatan desinfektan sendiri dengan harga yang terjangkau dan bahan mudah di dapatkan  

Bu Tri menuturkan bahwa Desinfektan Ini untuk membersihkan meja, kursi, lantai, hp, stop kontak, atau yang lainnya, yang sering berhubungan dengan kita.
Bisa menggunakan lisol, Wipol atau bisa menggunakan soklin lantai dipakai salah satu saja.

"Setiap 1 lt air, lisol 2 sendok, dikocok, lalu masukkan ke botol semprot kita semprotkan ke kanibo, lalu bersihkan meja, kursi, kaca, ganggang pintu bahkan di hp yang selalu kita pegang dengan satu arah, biarkan basah selama 10 menit" ujar nya. (Atman)  

Wajib Bagi Semua Anggota dan Masyarakat Sterilisasi Sebelum Masuk Mapolres



Lumajang, Kabarelumajang.com 
---- Polres Lumajang - Berlaku mulai hari ini, Kamis (26-03-20) bagi semua anggota Polres Lumajang, ASN, PHL maupun masyarakat yang datang ke Polres wajib hukum nya melewati kotak sterilisasi yang berada di samping penjagaan Mapolres 

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar S.I.K.M.Si melalui Ps Kasubbaghumas IPDA Catur Budi Baskoro menjelaskan bahwa seluruh anggota, tamu atau siapapun yang memasuki Polres wajib untuk melakukan stterilisasi bilik, usai sterilisasi diharapkan mencuci tangan dengan sabun yang telah disediakan, 

" Sebelum memasuki bilik sterilisasi silahkan untuk antri terlebih dahulu, tetap jaga jarak anda dengan orang lain dan pastikan anda mendapatkan pelayanan yang terbaik dari petugas, hal ini merupakan  salah satu upaya Polres Lumajang dalam mencegah penyebaran Virus Corona,"  jelasnya. (Atman) 

Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Desa Mojomulyo Berlangsung Singkat

Jember, Kabarejember.com 
---- Pelaksanaan sosialisasi Corona di aula kantor desa Mojomulyo pada Rabu (25/03/2020) jam 19.00 wib berlangsung singkat efektif dan efisien hanya sekitar 60 menit. Singkatnya waktu ini sengaja dilakukan sesuai dengan himbauan pemerintah untuk tidak mengadakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. 

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Mojomulyo bersama staf, BPD, Babinkamtibmas, Babinsa, RT, RW, Gapoktan. Secara bergantian sosialisasi diawali oleh Kapala Desa, selanjutnya bidan desa, babinsa dan babinkabtibmas.

Dalam acara ini Kepala Desa Mojomulyo, Edi Purwanto menghimbau agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dan  melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri untuk mencegah penyebaran virus Corona. Selain itu dihimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila ada kedatangan warga yang datang dari luar negeri maupun lokal, terutama dari daerah zona merah virus Corona yaitu Bali, Malang, Surabaya. 

Bulan ini banyak masyarakat kita yang punya hajat, misalnya kawin, sunat atau acara lain yang bersifat mengumpulkan massa diharapkan acaranya dibatalkan dan diundur dahulu waktunya. Hal ini sesuai dengan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam percegahan penyebaran virus corona (covid 19). "Lebih baik acara dibatalkan atau diundur daripada nanti dibubarkan oleh petugas."katanya. (heri)

25/03/2020

Penemuan Jasad Bayi Terbungkus Plastik di Desa Sumbersuko


Lumajang, Kabarelumajang.com
---- Warga di wilayah Kecamatan Sumbersuko geger penemuan mayat bayi laki-laki di jalan setapak, Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sumbersuko, Rabu (25/32020) sekira pukul 14.00.
Romlah (42) asal Dusun Rekesan, Desa/ Kecamatan Sumbersuko, menyampaikan
mayat bayi laki-laki dengan kondisi ari-ari masih menempel. “Mayat bayi dibalut selimut di dalam kantong plastik warna putih motif bunga,” terang Romlah.

Semula, Romlah tidak menyangka bau bangkai dijalan setapak merupakan mayat bayi. Sebab awalnya ia mengira bangkai kucing dan bermaksud menguburkannya.

“Awalnya saya kira itu bangkai kucing yang dibuang sembarangan, saya menggalih lubang di tanah untuk saya kubur,” terang Romlah.
Namun setelah tahu bahwa yang di dalam plastik putih itu adalah jasad bayi, akhirnya Romlah memberitahukan warga yang kemudian melaporkannya ke Mapolsek Sumbersuko.
Petugas Polsek Sumbersuko bersama Babinsa Koramil Sumbersuko mendatangi lokasi untuk memastikan laporan tersebut.
Setiba di lokasi, bayi naas itu masih dalam kondisi terbungkus plastik putih dan kain putih bermotif bunga-bunga. Setelah dilakukan olah TKP, petugas membawa jasad bayi itu ke Puskesmas Sumbersuko.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mencari tahu siapa pelaku pembuang bayi yang tak berdosa tersebut,” ungkap Kapolsek Sumbersuko, AKP Sugianto di puskesmas. (Atman)

Peduli Corona, Relawan Faida - Vian Bagi Hand Sanitizer Racikan Sendiri

Jember, Kabarejember.com 
---- Sejak virus Covid-19 (corona) mewabah di penjuru dunia, berbagai alat pelindung kesehatan pun mulai langka di pasaran. Tak terkecuali hand sanitizer. Namun di Jember, sekelompok pendukung Faida-Vian, berhasil meracik cairan pembersih tangan herbal botolan. 

Seperti yang disampaikan penggerak Banteng Soduk Perjuangan, Taufik Hidayah, yang mengaku telah berhasil membuat hand sanitizer herbal berbahan daun sirih dan ekstrak jeruk nipis. "Seperti pesan Bu Faida dan Mas Vian, relawan harus mampu menciptakan inovasi yang mampu memberi solusi untuk masyarakat," katanya, di sela-sela pembagian gratis produk racikannya di simpang empar Pasar Tanjung, Rabu (25/3).

Produk Banteng Soduk Perjuangan itu, murni herbal serta ramah lingkungan. Sampai-sampai, botol yang dibuatnya pun bekas parfum yang sudah tak dipakai. "Corona ini wabah yang tak boleh dianggap enteng. Namun kita, bisa menghindarinya dengan pola hidup sehat yang higinies. Semua itu, bisa kita buat sendiri secara herbal," terangnya. 

Meniru kepedulian Faida dan Vian, mereka yang mengidolakan keduanya pun, turun jalan membagikan gratis, serta ikut mengedukasi pengguna jalan. "Corona bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Semua elemen masyarakat, perlu sadar untuk menanggulanginya," pungkasnya. 

Pantauan media, meski sejumlah pegiat sosial itu berkumpul di traffic light, namun keberadaannya tidak membuat macet lalulintas. Sebab pemberi hand sanitizer, turun ke tengah jalan saat lampu hijau dan kembali menepi, ketika lampu mulai merah. (Mia/tim *)

Cegah Virus, Jubir Satgas PBNPP Minta Warga Tingkatkan Kedisiplinan

Probolinggo, Kabarejember.com 
------ Juru bicara Satgas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan (PBNPP) COVID 19 Kota Probolinggo, dr Abraar HS Kuddah menyatakan, untuk menekan penyebaran virus ini adalah dengan cara meningkatkan kedisiplinan, salah satunya disiplin bermasyarakat.

Mulai tanggal 24 Maret 2020, jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) mencapai 112 orang, sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi 33 orang. Pasien Dalam Pengawasan masih tetap 1 orang.

“Tapi, kembali lagi, ayo kita bersama-sama melawan virus corona dengan meningkatkan kedisiplinan kita. Disiplin bermasyarakat, kalau tidak perlu keluar ya istirahat di rumah sampai 14 hari ke depan. Kenapa 14 hari? Karena 14 hari masa inkubasi virus ini,” jelas dokter spesialis bedah ini.

Menurut dr Abraar, yang juga Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh ini, peningkatan jumlah ODR disebabkan karena mobilitas dari masyarakat. Apalagi, secara geografis Kota Probolinggo dekar dengan zona merah yaitu Surabaya dan Malang.

“Apalagi banyak dari masyarakat yang tidak pernah melaporkan kepada kami, kalau mereka dari (kota) zona merah dan itulah penyebab ODR meningkat,” ungkap dr Abraar di kepada sejumlah jurnalis.

“Ayolah kita disiplin dan tanggung jawab pada Kota Probolinggo. Habis dari kota yang masuk zona merah, segera beritahu kami,” ajaknya.
dr Abraar percaya, berbagai upaya untuk meminta masyarakat tidak keluar rumah jika tidak mendesak sudah dilakukan oleh instansi terkait, kepolisian, TNI dan pelabuhan.  “Tapi, ya kadang harus berurusan dengan masyarakat dengan garis bawah, agak bandel,” imbuh pria berkacamata ini.

Saat ditanya soal fasilitas rumah sakit, dr Abraar menegaskan sudah dipikirkan oleh pemerintah pusat. Pihaknya pun sudah menyerahkan daftar kebutuhan peralatan untuk RSUD dr Mohamad Saleh. jelasnya (M.H)

Dilanda Wabah Virus Corona, Satpol PP dan Damkar Tetap Peringati HUT ke 70

Probolinggo, Kabarejember.com 
---- Di tengah mewabahnya virus COVID 19 saat ini, tidak menyurutkan semangat personil Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo untuk melakukan aksi sosial memeringati HUT Satpol PP ke 70, Damkar ke 101 dan Linmas ke 58 di tahun 2020 ini.

Hal ini terlihat saat apel pagi yang digelar di markas Satpol PP, Selasa (24/3) pagi, di Jalan Panglima Sudirman. Sebanyak lima kardus berukuran besar, berisi pakaian layak pakai diserahkan secara langsung kepada perwakilan Kelompok Peduli Probolinggo, Dimas.

“Semua pakaian layak pakai ini berasal dari para personil Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Efendi.

Jenis pakaian layak pakai tersebut, untuk laki-laki, perempuan dan anak-anak. “Kami berusaha membantu sesama dengan cara seperti ini, menyalurkan apa yang kami punya dan masih layak untuk masyarakat. Mengenai penyalurannya kami serahkan kepada kelompok tersebut. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat, insyallah ,” sambung pria yang hobby nyanyi ini.

Sementara itu, Dimas, dari Kelompok Peduli Probolinggo menyatakan ungkapan terima kasihnya kepada Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo yang telah menyerahkan bantuan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi, meski personil Satpol PP dan Damkar sangat sibuk menjalankan tugasnya sebagai satgas penanggulangan virus COVID 19 ini, masih peduli untuk kemanusiaan di hari ulang tahunnya. Saya ucapkan terima kasih, semoga membawa manfaat dan barokah. Aamiin,” seru Dimas dihadapan personil apel. (M.H)