16/07/2022

Rinaldi kritisi PT Titan group tentang aktivitas stockfile batubara didekat permukiman masyaraka.

Sumatera Selatan,Merdekanews.id  Sabtu (16/07/2022) stockfile batubara didesa lunas jaya kecamatan tanah Abang kabupaten pali disinyalir merusak kesehatan masyarakat setempat terhadap aktivitas lalu lalang mobil truck-truck pengangkutan batubara
Buntut viralnya berita tentang keluhan masyarakat yang butuh hidup sehat dan menginginkan alam sekitar kembali asri, Sabtu (16/07/2022) Sebelumnya, di sore hari mereka mengelilingi sekitar wilayah desa termasuk di lokasi Stockfile batubara, Diketahui juga dilokasi ini terdapat stockfile batubara dilintasan jalan PT Servo Lintas Raya menuju sungai Musi dari Kabupaten Lahat,

Photo pemuda desa lunas jaya yang lagi main voli
Aktivis Sumsel Rinaldi davinci menerima keluhan masyarakat di desa lunas jaya dalam kesehatan terhadap masyarakat yang ada didesa tersebut,

Dimana debubatubara yang secara terbuka di hembuskan oleh angin masuk ke permukiman masyarakat sehingga menyebabkan rumah-rumah Masyarakat di desa lunas jaya ikut bercampur dengan debu batubara,

Aktivitas anak-anak, pemuda dan ibu-ibu yang bermain poli disetiap sorenya dan lokasi mereka sekitar 120 meter dari stockfile batubara tersebut otomatis akan terganggu kesehatannya.

Sehingga menurut Rinaldi davinci ini harus dikaji lebih ulang soal izin karena tempat penampung tersebut dekat dengan permukiman masyarakat , dimana masyarakat berhak mendapatkan hidup yang lebih sehat, dan alam yang bersih.

Lingkungan hidup yang sehat adalah hak seluruh masyarakat di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia tetapi hari ini stock file yang ada di desa lunas jaya disinyalir mengganggu konsumsi hak udara sehat bagi masyarakat di sekitar stockfile , ujarnya

Pemerintah kabupaten Pali provinsi sumatera selatan saat ini harus bersama masyarakat dan penuhi hak hidup sehat dan lingkungan yang sehat bagi masyarakat di kabupaten Pali , tegasnya
Red ( jhony ) Media Merdeka News Sum-Sel."

Soal PPDB TA 2022/2023 berharap ada KOMBINASI

Denpasar, Merdekanews.id
Meski SOP PPDB 2022/2023 masih belum turun namun sejumlah sekolah favorit berharap tahun ini keinginan setiap sekolah bisa terwujud yakni ada nya kombinasi dalam menjaring siswa baru . artinya dalam PPDB , sekolah di libatkan bukan hanya terima matang nya dari penjaringan secara online namun sekolah lebih leluasa memilih potensi murid berdasar skill jurusan yang di pilih.  Salah satu nya ungkapan itu berasal dari Kasek SMKN 3 Denpasar sebut saja AA Ngurah Bagus Wijaya Kusuma. Dia mengungkapkan keinginan itu kepada merdeka Bali,  Selasa siang (12/04/2022) di ruang kerja nya di kawasan pariwisata,  Sanur Denpasar. Kombinasi kata dia sekolah di berikan keleluasaan untuk melakukan wawancara , dengan begitu sesuai jurusan yang di miliki sekolah terlebih sekolah kejuruan seperti SMKN 3 Denpasar . “kita inginkan ada nya kombinasi biar sekolah bisa leluasa memfilter skill murid sesuai potensi nya “tandas pria yang akrab di panggil Gung Ajik kepada merdeka bali. 
Dia pun secara rinci menjelaskan 4 jurusan yang di miliki SMKN 3 Denpasar, di mana orientasi nya adalah pariwisata.  jurusan itu meliputi Pariwisata Perhotelan,  Tata Boga,  Wisata dan Kecantikan. Seluruh jurusan yang di miliki sekolah tersebut, murid nya memiliki dasar potensi itu. PPDB online menurut Gung Bagus sangat  bagus, akan tetapi lebih bagus jika di kombinasi arti nya sekolah di libatkan. 
Tercatat PPDB pada TA 2022/2023 di SMKN 3 Denpasar ini memiliki  kuota 14 rombel dengan masing masing rombel kuota nya 36 siswa . “kami memiliki 14 Rombel dan berharap pada PPDB tahun ini sistem nya bisa di kombinasi “ pungkas pria yang di angkat sebagai kepala sekolah itu pada tahun 2015 lalu menyudahi pembicaraan.
(Anw)

15/07/2022

Buntut laporan LSM Kampak Mas RI ke Polresta Banyuwangi Kontraktor “T”TUDING GALIAN YANG PERLU DI “OBOK OBOK “BUKAN CV SI


Banyuwangi,  merdekanews.id
Owner CV Semut Ireng yang beralamat di Ds Gendoh, Kecamatan Sempu Kab Banyuwangi inisial “T” menyatakan tak gentar dengan laporan lembaga apapun apalagi penulisan di media sekalipun . Komentar itu mencuat saat di konfirmasi oleh awak media soal proyek CV SI yang di duga menggunakan material illegal  Galian C di daerah Gladak , Kecamatan Rogojampi Kab Banyuwangi yang di sinyalir milik Didik . CV spesialis paling banyak memperoleh proyek “ PL” di lingkungan Dinas di Banyuwangi itu justru menyarankan agar meng “obok obok” galian yang tidak punya ijin.  “lalu kenapa CV saya yang di persoalkan  kenapa tidak galian nya yang di persoalkan,  kalau ingin menulis silahkan tulis saja “ tandas Tony Owner CV Semut Ireng , Senin sore (11/07/22) dengan nada menantang dengan menutup telpon. 
Konfirmasi itu mencuat pasal nya CV SI di tuding menggunakan material dari galian C yang tidak berijin.  Menyikapi hal itu,  LSM Kampak Mas RI Banyuwangi telah melaporkan dugaan itu kepada Polresta Banyuwangi.  Dan menurut data yang di peroleh merdeka bahwa  ,  berkas laporan LSM Kampak Mas RI itu sudah turun di unit II Pidsus  Satreskrim Polresta Banyuwangi . “benar , laporan kami sudah turun di unit II Pidsus Polresta Banyuwangi “ ungkap Yanto  pihak pelapor dari LSM Kampak Mas RI itu melalui sambungan whatsap. " tunggul tanggal main nya "pungkas Yanto.  (Anw)

14/07/2022

Kapolres Lumajang Buka Lomba Tarik Tambang Tradisional


Lumajang , Merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan S.I.K M.H, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang membuka secara simbolis, ajang perlombaan tarik tambang di Dusun Krajan 2 Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono, Rabu (13/7/2022) malam.

Dalam sambutannya, AKBP Dewa mengingatkan tentang pentingnya sportivitas. Menggarisbawahi dalam sebuah perlombaan, rasa persaudaraan tidak boleh dihilangkan, kendati dalam posisi lawan tanding.

"Ini luar biasa sekali. Saat ini berkumpul ada Dandim 0821, Danyon 527/By, Bupati atau yang mewakili, begitu juga jajaran Forkopimcam Sukodono ( Kapolsek, Danramil dan Camat ), dan yang terkhusus pemerintahan desa ( Kepala Desa ), beserta masyarakat, dalam perlombaan tarik tambang tradisional," ucap Kapolres Lumajang membuka sapa.

Berikut diwaktu yang sama, orang nomer satu di Kepolisian Resor Lumajang itu turut mengulas tentang kearifan lokal. Kapolres begitu menghargai senada mengajak masyarakat tetap berpaku pada keyakinan masing - masing.

"Mudah - mudahan kegiatan ini membawa dampak positif. Salah satunya pada sektor perekonomian. Disamping itu juga tentu harus aman dalam pelaksanaan lomba sedari awal sampai akhir," imbuhnya.

"Pesan saya jaga kekompakan, ini merupakan perlombaan. Jangan lengah, meski juga dalam hal Covid - 19 di Lumajang terus menurun, harus tetap waspada salah satunya taat protokol kesehatan," tukasnya.

Diwaktu yang sama, Kepala Desa Kutorenon H.Faizal Rizal S.E juga menyampaikan jika kegiatan tersebut sudah digagas jauh waktu sebelumnya, sempat terhenti sebab terjadinya Covid - 19. Bahkan, sempat dideklarasikan oleh FORMI ( Federasi Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia ) Provinsi Jatim.

"Saat itu dihadiri oleh Wabup, dan dari peserta yang ada saat ini sudah disahkan dalam catatan Cabor FORMI, disaksikan oleh DR. Atik dari Universitas Adi Buana Surabaya, didampingi oleh jajaran Forkopimcam," kata Kades.

Sebagai informasi, lomba tarik tambang tradisional itu diikuti oleh warga dari beberapa kecamatan di Lumajang, dan pemenang akan memperoleh penghargaan dan hadiah langsung, sapi dan kambing dari panitia pelaksana.

Satreskrim Polres Lumajang Kembali Menangkap Para Pelaku Kriminalitas Yang Meresahkan Masyrakat



Lumajang , Merdekanews.id Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur, dibawah kepemimpinan AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H, kembali membuktikan keseriusannya dalam menangkap para pelaku kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

Seperti halnya ditunjukkan dalam press release di Lobby Mapolres, Jum'at (8/7/2022) pagi, sejumlah tersangka dihadirkan dihadapan sejumlah awak media, yang merupakan kelompok aksi curanmor. Tangkapan ini, secara tidak langsung menambah catatan pelaku kejahatan yang berhasil diamankan.

Mereka diantaranya inisial 'FY' (27) warga Desa Wonosari Tekung, inisial 'A' (26) warga Desa Ranu Wurung Randuagung, inisial 'MP' (27) warga Desa Sumberwringin Klakah, inisial 'RM' (21) warga Desa Pajarakan Randuagung, inisial 'Y' (30) dan 'S' (25) warga Desa Pandanwangi Tempeh, serta inisial 'R' (25) warga Desa Jatigono Kunir, serta satu dalam pengejaran.

AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H memaparkan, satu dari sejumlah pelaku yang diamankan, diketahui ada kaitan dengan kelompok pelaku yang diamankan di waktu sebelumnya.

"Ini merupakan hasil ungkap sejak akhir bulan Juni kemarin. Yang mana satu tersangka merupakan DPO dari kejadian yang sebelumnya, yakni inisial 'RM'. 'RM' ini partner atau bersama - sama melakukan pencurian sepeda motor dengan tersangka 'T' dan saat ini sudah di proses hukum," kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, jika hasil ungkap tersebut, merupakan upaya dari tim resmob Satreskrim dan Timsus Polres Lumajang yang selalu berkolaborasi di lapangan. Sehingga, tindak kejahatan curanmor bisa diungkap secara optimal.

"Kami terus fokus pengembangan dan mencari barang bukti, karena beberapa penadah masih kita cari juga," imbuhnya.

'RM' mengakui akan perbuatannya, berikut dengan siapa ia beraksi. Hingga dihadapan penyidik, ia terang menyebutkan jika sudah beraksi di 19 TKP di Kabupaten Lumajang. "RM ditangkap pasca beraksi di salah satu tempat parkir di wilayah hukum Polsek Kota Lumajang," imbuh Kapolres.

Sementara inisial 'A' dan 'MP' juga diamankan pasca aksinya yang juga di wilayah hukum Polsek Kota Lumajang, di parkiran sebuah cafe. "Dari tangan 'A' dan 'MP' kami temukan berang bukti berupa kunci palsu dan sejumlah alat untuk melakukan kejahatan. Bahkan dari himpunan data yang kami kumpulkan, diketahui 'MP' ini adalah DPO dari wilayah lain, '' jelas Kapolres Lumajang. 

Kemudian insial 'FY' diamankan pasca aksinya di wilayah Kecamatan Yosowilangun bersama seorang rekannya 'RH' yang masih dalam pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai DPO atau Daftar Pencarian Orang.  

Dan yang terakhir, inisial 'Y', 'S' dan 'R' diamankan di Kecamatan Kunir pasca aksinya. Kapolres berterima kasih pada masyarakat setempat yang sudah membantu dalam mengamankan.

"Tiga pelaku ini ketahuan saat mengambil sepeda motor di samping rumah korban, sehingga korban berteriak. Namun salah satu dari ketiga pelaku mengacungkan celurit pada korban. Diwaktu bersamaan, warga lain mendengar dan mengkepung. Kemudian Motor milik korban ditinggal oleh para pelaku dan mereka berlarian. Karena warga banyak, akhirnya lari ke tengah sawah dan motor pelaku juga ditinggalkan, lalu merekapun berhasil ditangkap masa," terang Kapolres.

Beruntung, komunikasi masyarakat dengan kepolisian sektor Yosowilangun baik, dan juga tim resmob berada tak jauh dari tempat kejadian, maka akhirnya bergerak cepat mengamankan ke tiga pelaku. 

"Semua pelaku yang sudah diamankan ini sudah berstatus tersangka dan ditahan di rutan Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum. Juga terancam dengan pasal pidana 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara," tegas Kapolres.

Disisi lain, orang nomer satu di Polres Lumajang itu berharap, hukuman yang menjerat para tersangka akan membuatnya jera. Kendati tersangka sempat beralibi, akan aksi yang dilakukan didorong oleh kebutuhan terhadap rupiah.

"Kami tentu akan terus berupaya menciptakan kenyamanan dan keamanan pada masyarakat dengan mengungkapkan kejadian - kejadian. Terlepas dari itu semua, kami berpesan pada masyarakat agar tetap waspada dan berhati - hati.

11/07/2022

POLRES BANYUWANGI AMANKAN TUJUH PELAKU PENGEROYOKAN DAN PERAMPASAN

Banyuwangi,  merdekanews.id Polresta Banyuwangi akhirnya kembali berhasil mengamankan tujuh orang pelaku pengeroyokan dan perampasan yang terjadi pada Senin (27/06/2022) lalu. Tujuh pelaku tersebut, empat diantaranya masih dibawah umur.
Sedangkan ketiga pelaku yang bukan anak dibawah umut yaitu berinisial GM, 19; Kecamatan Muncar, MA, 19; Kecamatan Srono, dan AOH, 19, Kecamatan Muncar. Ketujuh pelaku tersebut, diduga melakukan pengeroyokan terhadap tiga anak korban yaitu PA, 19; VD, 18; dan MS, 16, ketiganya warga Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.
Salah satu korban bahkan mengalami luka, hingga harus mendapatkan perawatan medis akibat dipukul dengan besi. Aksi pengeroyokan terhadap tiga orang korban yang terjadi pada Senin (27/6) lalu itu, unit Resmob Polresta Banyuwangi sudah mengamankan tujuh orang yang diduga sebagai pelaku.
Keberhasilan tersebut, dibeberkan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Deddy Foury Millewa di halaman Polresta Banyuwangi, Senin (11/7/2022). Dihadapan sejumlah awak media itu, Kapolresta Banyuwangi membeberkan kronologi kejadian yang dilakukan ketujuh pelaku.
Kapolresta Banyuwangi mengatakan, ketujuh pelaku tersebut telah diamankan di Polresta Banyuwangi. Ketujuhnya diduga yang melakukan aksi pengeroyokan dan perampasan di wilayah Kecamatan Cluring. “Keenamnya melakukan aksinya dengan mengendarai sepeda motor,” katanya.
Peristiwa tersebut, lanjut Kapolresta, terjadi sekitar pukul 01.00. Saat itu, ketiga korban berjalan-jalan mengedarai satu sepeda motor ke RTH Benculuk, Kecamatan Cluring. Setelah jalan-jalan mereka kemudian keluar dari RTH Benculuk. 
“Saat dalam perjalanan dengan mengendarai sepeda motor, korban dibuntuti lima unit sepeda motor yang tidak dikenal,” ungkapnya.
Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), para pelaku itu mendahului motor korban. Selanjutnya, mereka menghentikan motor korban. Setelah motor korban berhenti, tanpa basa basi para pelaku mengeroyok ketiga korban.
“Ketiga korban di pukuli dengan menggunakan tangan dan kaki, para pelaku menghajar korban,” terangnya.
Kapolresta menambahkan, para pelaku tersebut bukan hanya melakukan pemukulan kepada korban. Melainkan barang-barang bawaan korban juga dirampas oleh para pelaku.
“Jadi barang bawaan korban juga dirampas, kemudian para pelaku langsung meninggalkan para korban. Para pelaku tersebut dikenakan pasal 365 ayat 2 ke 1E, 2E, KUHP atau pasal 170 ayat 2 ke 1E KUHP,” tegasnya.(HMS/anw)

09/07/2022

Sosialisasi Perumdam Maja Tirta



Kota Mojokerto-Merdekanews.id-Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) “Maja Tirta” Kota Mojokerto terus berbenah, terbukti kualitas air dalam kondisi bersih dan sehat. Terlebih lagi respon cepat ketika ada pengaduan dari masyarakat pelanggan ketika terjadi gangguan. Tim Perumdam cepat bergerak untuk melakukan perbaikan. Hal ini yang membuat pelanggan merasa puas.

Seperti halnya yang dirasakan oleh salah satu pelanggan, Abdul Sugeng, warga Wates ini mengaku menjadi pelanggan Perumdam sudah beberapa tahun lalu, kini merasakan adanya peningkatan layanan yang sangat baik.


“Memang benar saya sendiri merasakan adanya peningkatan layanan dari Perumdam pada era kepemimpinan Bapak Direktur yang baru. Dibanding dengan dulu air sering keruh dan berubah warna, dan seringkali macet tidak lancar. Namun kini keluaran air lancar, bening sehingga saya lebih banyak menggunakan air PDAM (nama sebelumnya),” ungkapnya.


Direktur Perumdam Maja Tirta Bambang Ribut Sugiatmono saat dikonfirmasi menuturkan bahwa, sebagai salah satu BUMD di Kota Mojokerto Perumdam Maja Tirta telah memiliki sederetan rencana kerja dan strategi, bagaimana upayanya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, Jumat (8/7).


“Sebagai direktur baru saya memegang amanah Ibu Walikota Mojokerto untuk terus berbenah dalam penyediaan air yang bersih juga sehat bahkan aman untuk dikonsumsi. Saya dan tim berusaha respon cepat begitu ada laporan gangguan dari pelanggan pada jam berapapun,” lanjutnya.


Oleh karena itu ia berharap agar masyarakat yang belum akses air Perumdam “Maja Tirta” dapat segera memanfaatkannya mumpung pasang baru gratis. Saat ini jumlah pelanggan baru mencapai 14,8 %, untuk mencapai 100 % masih sangat jauh.


“Idealnya untuk memenuhi standar kota sehat, cakupan warga yang menggunakan air bersih harus 100%” tandasnya. Oleh karenanya perlu terus menambah pelanggan hingga 100%.


Untuk meningkatkan cakupan pelanggan pengguna air bersih dan sehat, Perumdam terus melakukan sosialiasi melalui forum-forum kelurahan dan kecamatan. Diantaranya dengan Kecamatan Magersari, pada forum pertemuan lurah dan camat serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Magersari ia mengajak segenap warga agar segera melakukan penyambungan baru gratis dan cukup menyertakan KTP dan KK warga Kota Mojokerto.


Untuk ini Camat dan Lurah se-wilayah Kecamatan Magersari turut serta mendukung dan siap bekerjasama. Sosialisasi juga akan dilanjutkan ke kelurahan lain di wilayah Kota Mojokerto.yn