30/11/2023

Kapala Rutan memberikan arahan kepada warga binaan dalam mengikuti penyuluhan hukum.


Merdeka News id.
Karimun 30/11/2023.
Rumah Tahanan Negara Kelas II B Tanjung Balai Karimun bekerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum Sahabat Anak Indonesia (LBH Sado) dalam memberikan penyuluhan hukum kepada warga binaannya bertempat di Aula Sahardjo Rutan Karimun, (30/11/2023).

Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan pemasyarakatan  yang lebih baik tentang undang-undang, peraturan dan prosedur hukum yang berlaku, sehingga warga binaan memiliki kesadaran hukum.

Adapun pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala Rutan Karimun Arjiunna dan dilanjutkan pemaparan materi oleh pihak LBH Sado yang diikuti oleh puluhan warga binaan berstatus tahanan.

Dalam sambutannya Kepala Rutan berharap LBH Sado dapat memberi fasilitas bantuan hukum terhadap warga binaan yang ada di Rutan Karimun serta mengawal proses persidangannya hingga selesai.

"Teruntuk warga binaan agar tetap fokus dalam menjalani masa tahanan maupun pidana karena selama disini lebih banyak waktu luang untuk beribadah dan muhasabah diri.

Warga binaan yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 30 orang dan berstatus tahanan. 

Dalam kesempatan tersebut selain mendengarkan paparan dari pemateri warga binaan juga diberi kesempatan bertanya, terutama pada kasusnya.



Penulis LBS.

UPAYA TINGKATKAN INFESTASIDI KOTA MOJOKERTO, PEMKOT GELAR FORUM BISNIS 2023.

                        Kota Mojokerto - Merdekanews.id-Pemkot Mojokerto melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) menggelar Forum Bisnis Tahun 2023 di Hall Prajna Wijaya lantai 4 Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Rabu (29/11/2023). Melalui forum yang mempertemukan para pelaku usaha ini, diharapkan dapat makin meningkatkan realisasi investasi di Kota Mojokerto.

Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari hadir secara virtual membuka acara. Dalam sambutannya, ia menjelaskan banyaknya potensi investasi yang menjanjikan di Kota Mojokerto. Berdasarkan data yang dirilis oleh BPS Kota Mojokerto, ada beberapa sektor tertinggi yang mendominasi di Kota Mojokerto.


"Pertama adalah jasa transportasi dan pergudangan, mencapai 15,19 persen. Kedua ada akomodasi, nah ini di dalamnya termasuk jasa perhotelan, dan makan minum yang ternyata ada 7,75 persen ," terang sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.


Pihaknya optimis, angka di tahun 2023 akan lebih tinggi. Mengingat, selama setahun kebelakang jumlah wisatawan yang datang ke Kota Mojokerto untuk berwisata kuliner meningkat. Selain itu, event-event pariwisata dan budaya yang digelar, baik oleh Pemkot maupun event organizer, terbukti menyedot perhatian massa, tidak hanya masyarakat lokal melainkan juga luar kota.


Lebih lanjut, Pemkot juga sudah menyiapkan dokumen investasi sebagai bahan acuan bagi para pengusaha yang ingin berinvestasi di Kota Mojokerto. Dokumen tersebut hasil dari beberapa kajian, berupa peta atau roadmap investasi, project prospectus terkait investasi di bidang pariwisata, serta hasil kajian terkait dengan informasi investasi secara menyeluruh yang diintegrasikan dengan peta RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) yang berisi tentang zona-zona di Kota Mojokerto, berdasarkan fungsi lahannya dan jenis usaha yang diperbolehkan.


“Harapan kami kedepan, investor bisa dengan mudah mendapat informasi terkait potensi investasi, sehingga ada kepastian, ada progress positif, ada reward yang jelas dari investasi yang telah ditanamkan di Kota Mojokerto,” ujar Ning Ita.


Selain itu, Pemkot juga berupaya agar perijinan bisa dilayani dengan cepat dan mudah. Saat ini berlaku sistem perijinan yang terintegrasi dari pusat, yaitu OSS-RBA, yang mana terkadang masih dijumpai beberapa kendala, khususnya terkait persetujuan bangunan Gedung. Namun, Pemkot berupaya meminimalisir hal tersebut melaui coaching, pendampingan, dan juga ada menyediakan layanan desk di lantai 2 MPP Gajah Mada untuk mendapatkan informasi dan pendampingan cara mengakses OSS-RBA secara tepat.


“Harapan kami, berbagai upaya tersebut bisa menambah dari tarik bagi investor agar semakin banyak menanamkan modalnya di Kota Mojokerto. Sehingga kedepan, Kota Mojokerto ini menjadi pusat dari wilayah aglomerasi, menjadi pusat perdagangan dan jasa. Yang mana ini tentunya berdampak kepada pertumbuhan ekonomi secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.yn.

29/11/2023

Gaman Semeru Gerilya Sosialisasi P4GN di Rungkut Surabaya bersama BNNK Surabaya


Surabaya,Merdekanews Gaman (Gerakan Masuarakat Anti Penyalahgunaan Narkoba) Semeru Indonesia (GSI) sinergi secara maraton dengan BNN Kota Surabaya dalam mensosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba diwilayah Kerja Kecamatan Rungkut Kota Surabaya yang terdapat salah satu Kelurahan berkategori Zona Merah. Kali ini agenda kegiatan di Kelurahan Medokan Ayu adalah Kelurahan terakhir yang ada di Rungkut untuk jadwal safari Gaman Semeru dengan narasumber Novi Eva Afiana, S.I.Kom, Penyuluh Muda BNN (Badan Markotika Nasional) Kota Surabaya (23-11-2023).

Maskur, SH.MH, Camat Rungkut dalam sambutannya sekaligus membuka Sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) menyampaikan , "Gaman Semeru yang bersinergi dengan BNN Kota Surabaya telah melaksanakan Sosialisasi P4GN di seluruh kelurahan di Kecamatan Rungkut, saya berharap tidak berhenti disini info-info yang kita terima dari BNN Kota Surabaya maupun Gaman Semeru agar manfaatnya dapat dirasakan juga oleh saudara-saudara kita, tetangga dilingkungan masing-masing, kami juga berharap agar dengan bantuan Gaman Semeru dan BNN Kota Surabaya untuk Kelurahan di wilayah kerja kecamatan Rungkut mendapatkan lebel Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba. Red)," ucap.nya. Lurah Medokan Ayu, Zainul Abidin, S.Sos juga mengatakan, "dengan adanya Sosialisasi P4GN ini saya berharap dapat kita teruskan ke lingkungan wilayah RT RW Bapak Ibu yang hadir malam ini, karena wilayah kita ini masuk 24 Kelurahan yang rawan akan penyalahgunaan Narkoba", tegasnya. Ia juga menambahkan pentingnya untuk kita serap informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba ini salah satunya yang di serang adalah saraf otak bagi yang menyalahgunakan pemakaian narkoba.

Babinsa Koramil 0831/05 Rungkut, Serda Ahmad Qodri saat dimintai komentar tentang sosialisasi tersebut mengatakan , "saya Serda Qodri Babinsa Kelurahan Medokan Ayu pada malam hari ini sosialisasi P4GN dari BNN Kota Surabaya dan Garman Semeru yang mana pada malam hari ini karang taruna, Ketua RW, Ketua RT, KSH generasi penerus bangsa agar diharapkan meneruskan sosialisasi ini kepada kawan-kawan atau kerabatnya terdekat tentang bahayanya narkoba wilayah ini termasuk wilayah teritorial dari Koramil 0831 05 Rungkut semoga bagi seluruh Pemuda bagi orang-orang tua yang hadir pada malam hari ini menyampaikan bahayanya narkoba ini kepada anak-anak ", tegasnya. Sosialisasi yang dihadiri oleh Ketua RW, Ketua RT, Kader Surabaya Hebat (KSH) serta Karang Taruna tersebut dengan tema, “PAHAMI CARA BARU PENYEBARAN NARKOBA ” dari Bidang Ahli penyuluh Muda BNN Kota Surabaya.

Ketua Umum DPP Gaman Semeru, Dadang Buana menegaskan, "sosialisasi Gaman Semeru kami sampaikan ke Bapak Ibu bahwa Gaman Semeru tidak ada biaya apapun, hanya air mineral atau kopi saja seikhlasnya", tutupnya dalam sambutan yang didampingi oleh Sekjen Gaman Semeru, Mikhael Markus. Lima jenis narkoba yang banyak dikonsumsi, adalah (1) ganja, (2) sabu, ekstasi dan amphetamine, (3) dextro, (4) nipam, (5) pil koplo. Mayoritas jenis narkoba yang pertama kali dikonsumsi adalah ganja (59,1%), shabu (23,8%), dan dextro (4,3%). Rata-rata umur pertama kali menggunakan narkoba adalah 19 tahun tinggal di perdesaan dan 20 tahun menetap di perkotaan. Hal tersebut disampaikan oleh narasumber dari BNN Kota Surabaya yang di mulai dari pukul 19:10 wib hingga pukul 21:20 wib .(Mark|Harsono)

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Ikfina Launching Aplikasi Siap Ramah Milik RSUD Soekandar

MOJOKERTO,Merdekanews.id Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meresmikan sistem aplikasi rawat luka di rumah (Siap Ramah) berbasis platform digital milik RSUD Prof. dr. Soekandar. Terobos ini dilakukan oleh RSUD Prof dr Soekandar sebagai strategi peningkatan pelayanan perawatan pasien bedah pasca operasi.
Peresmian aplikasi yang berlangsung di Command Center RSUD Prof. dr. Soekandar, pada Selasa (28/11) pagi. Juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat, Kepala BPKAD Kabupaten Mojokerto Mieke Juli Astutik, Ketua Dewan Pengawas Arief Alamsyah, dan  Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar, dr. Djalu Naskutub.

Dalam laporannya, Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar, dr. Djalu Naskutub menjelaskan, bahwa aplikasi Siap Ramah ini sebagai kemudahan pasien bedah pasca operasi dalam mendapatkan perawatan di rumah, sehingga pasien tidak perlu datang ke rumah sakit serta dapat mengurangi terjadinya infeksi setelah pasca operasi.

"Ini adalah strategi pelayanan pasca operasi, salah satunya dengan strategi kita supaya tidak hilang pasien setelah operasi dan dari kita mengikuti sampai rumah melihat kondisi pasien setelah operasi dan akan terpantau terus terkait dengan operasi. Sehingga betul-betul pasien bisa puas setelah operasi di RSUD Soekandar, terbantu terus," ucapnya.

Djalu juga mengatakan, aplikasi Siap Ramah telah memakai sistem pembayaran non tunai, sehingga Ia menilai, dapat meningkatkan transparansi di RSUD Prof. dr. Soekandar.

"Nanti dengan adanya aplikasi pembayaran non tunai, transparansi lebih terjaga, karena bayarnya sudah pakai aplikasi. Jadi teman-teman datang hanya merawat luka ringan, sedang, dan berat. semua sudah ada tarifnya," bebernya.

Djalu juga mengatakan, pada tahun 2024 aplikasi Siap Ramah akan terus dikembangkan termasuk dalam sistem pemesanan ambulans.

Sementara itu, Bupati Ikfina sangat mengapresiasi atas di launchingnya aplikasi Siap Ramah yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Prof. dr. Soekandar.

"Selamat atas di launching aplikasi Siap Ramah yang menjadi salah satu bentuk strategi peningkatan pelayanan perawatan pasien bedah paska paska operasi di RSUD Prof. dr. Soekandar, Kabupaten Mojokerto, mudah-mudahan ini nanti memberikan kemanfaatan yang lebih besar dan menjadi upaya meningkatkan kecintaan masyarakat kepada RSUD Prof dr Soekandar sebagai rumah sakit pemerintah yang melayani masyarakat," ucapnya.

Orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menjelaskan, sebagai ASN juga dituntut keluar dari kebiasaannya dengan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, sehingga dengan adanya aplikasi Siap Ramah akan sangat membantu pasien setelah operasi dalam membutuhkan perawatan.

"Ini adalah bentuk pelayanan yang menarik untuk pasien bedah pasca operasi yang pastinya banyak yang membutuhkan, mudah-mudahan ini betul-betul menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan," harapnya.

Selain itu, Bupati Ikfina Juga mengimbau, agar sebelum aplikasi ini dijalankan, RSUD Prof dr Soekandar dapat memastikan para staf yang bertugas mengerti terkait alur pekerjaan, pemetaan peta zona petugas, dan pasien yang diprioritaskan.

"Sebelum benar-benar ini nanti jalan, segala sesuatunya semuanya harus ready, siap dan rapi. Setiap petugas yang terlibat mengerti paham posisinya dan tanggung jawabnya apa," pungkasnya. (EVA)

28/11/2023

RSUD DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO PERINGATI HUT KE - 11,ADAKAN GELAR TALK SHOW KESEHATAN

  
KOTA MOJOKERTO. Rangkaian peringatan HUT ke-11, RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo menggelar Talk Show Kesehatan di lantai dasar Sunrise Mall, Senin (27/11/2023). Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari turut hadir membuka acara tersebut.
"Ini adalah bagian dari upaya untuk mempromosikan pola hidup sehat kepada masyarakat. Mengingat, dalam 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan di dalamnya ada terkait penyakit degeneratif, yang timbul karena pola hidup kurang sehat," ujar wali kota.
Lebih lanjut, wali kota juga mengharap agar promosi dan edukasi kesehatan dapat berlangsung rutin dan bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Dinkes P2KB.
"Dalam rangka memberikan pelayan terbaik bagi masyarakat, kita tidak bisa melakukan sendiri. Kita harus terus melakukan sinergi, kolaborasi dengan berbagai pihak," terang sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.

Sehingga, RSUD ini dapat menjadi rumah sakit yang memiliki daya saing yang mempu menjawab kebutuhan dan tuntutan masyarakat dan kedepan menjadi salah satu yang terbaik di wilayah aglomerasi.

Sebagai informasi, sejumlah topik yang diangkat dalam acara tersebut antara lain Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker, serta Program Hamil Alami, Inseminasi, dan Bayi Tabung. Setiap topik terbagi menjadi sejumlah sub topik dan disampaikan oleh narasamber dokter spesialis terkait.Selain Talk Show, beragam agenda digelar dalam agenda peringatan HUT tahun ini, seperti jalan santai dan operasi kateterisasi jantung (Cath Lab) gratis bagi warga berkolaborasi dengan KORPRI Kota Mojokerto. (EVA)

"PERINGATAN HUT KE-11", RSUD DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO GELAR TALK SHOW KESEHATAN


 
 
 
 

Kota Mojokerto-Merdekanews.id- Rangkaian peringatan HUT ke-11, RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo menggelar Talk Show Kesehatan di lantai dasar Sunrise Mall, Senin (27/11/2023). Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari turut hadir membuka acara tersebut.
"Ini adalah bagian dari upaya untuk mempromosikan pola hidup sehat kepada masyarakat. Mengingat, dalam 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan di dalamnya ada terkait penyakit degeneratif, yang timbul karena pola hidup kurang sehat," ujar wali kota.
Lebih lanjut, wali kota juga mengharap agar promosi dan edukasi kesehatan dapat berlangsung rutin dan bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Dinkes P2KB.

"Dalam rangka memberikan pelayan terbaik bagi masyarakat, kita tidak bisa melakukan sendiri. Kita harus terus melakukan sinergi, kolaborasi dengan berbagai pihak," terang sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.

Sehingga, RSUD ini dapat menjadi rumah sakit yang memiliki daya saing yang mampu menjawab kebutuhan dan tuntutan masyarakat dan kedepan menjadi salah satu yang terbaik di wilayah aglomerasi.


Sebagai informasi, sejumlah topik yang diangkat dalam acara tersebut antara lain Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker, serta Program Hamil Alami, Inseminasi, dan Bayi Tabung. Setiap topik terbagi menjadi sejumlah sub topik dan disampaikan oleh narasamber dokter spesialis terkait.Selain Talk Show, beragam agenda digelar dalam agenda peringatan HUT tahun ini, seperti jalan santai dan operasi kateterisasi jantung (Cath Lab) gratis bagi warga berkolaborasi dengan KORPRI Kota Mojokerto. yn.

27/11/2023

"HUT KE-11 RSUD DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO, WALI KOTA DORONG PENINGKATAN LAYANAN DAN PENGEMBANGAN ILMU KESEHATA



Kota Mojokerto-Merdekanews.id- Menghadiri Jalan Sehat dan Resepsi Puncak Peringatan HUT ke-11 RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berpesan agar rumah sakit daerah tersebut kedepan dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

"Saya berharap kedepan tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan, namun juga bisa mengembangkan ilmu, pendidikan terkait kedokteran dan kesehatan yang bisa memberi manfaat lebih besar lagi untuk seluruh Jatim dan Indonesia," ujar wali kota di halaman depan Gedung Bedah Terpadu RSUD, Sabtu (25/11/2023).


Mengingat saat ini RSUD dr Wahidin Sudirohusodo termasuk kategori Tipe B Pendidikan yang bekerjasama dengan tiga perguruan tinggi Jawa Timur yang memiliki Fakultas Kedokteran.



Tak lupa, wali kota juga mengapresiasi segenap pihak yang telah terlibat dalam 48 tahun perjalanan melayani masyarakat Mojokerto dan sekitarnya.



"11 tahun lalu RSUD milik pemkot berpindah lokasi di Surodinawan. Semua perjalanan sejarah, sampai dengan capaiam hari ini adalah kontribusi seluruh pihak, baik yg masih mendedikasikan diri maupun sudah purna tugas. Saya ucapkan terima kasih semua," tutur sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.



Agar dapat melanjutkan sejarah dan mencapai tujuan yang ada, Ning Ita pun berharap seluruh SDM yang saat ini sedang menjalankan tugas di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo harus memiliki keterikatan secara lahir dan batin.


"Kita ini keluarga besar di bawah naungan Pemerintah Kota Mojokerto. Maka Kekompakan, kesatuan visi untuk menuju titik yang sama ini, harus senantiasa tersampaikan dan terdistribusikan dari level pimpinan sampai di level pelaksana," pungkas Ning Ita.yn.