27/10/2026

Hari Kedua Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Lumajang Ramp Check Belasan Truk di Pasirian



LUMAJANG ,Merdekanews.id Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menemukan empat kendaraan angkutan barang yang tidak memenuhi ketentuan saat menggelar pemeriksaan kendaraan atau ramp check pada hari kedua Operasi Patuh Semeru 2026.

Pemeriksaan berlangsung di Cek Point MBLP (Mineral Batuan Bukan Logam), Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan Satlantas Polres Lumajang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang, tim penguji kendaraan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang, serta Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Lumajang.

Petugas memeriksa kendaraan truk yang melintas satu per satu. Pemeriksaan teknis meliputi sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, wiper, dan klakson. Polisi juga memeriksa kelengkapan dokumen pengemudi, termasuk surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Dari total 14 kendaraan yang menjalani pemeriksaan, petugas menemukan empat kendaraan dengan pelanggaran berupa masa berlaku uji berkala atau KIR yang telah habis serta SIM yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan angkutan barang yang memiliki risiko tinggi apabila tidak memenuhi persyaratan teknis dan administrasi.

Menurut dia, kondisi kendaraan dan kelengkapan dokumen pengemudi menjadi aspek penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan raya memenuhi ketentuan keselamatan.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan barang dalam kondisi layak jalan dan pengemudinya memenuhi persyaratan berkendara. Kami juga mengingatkan para sopir agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kendaraan, petugas BNN Kabupaten Lumajang bersama Urkes Polres Lumajang melakukan tes urine dan pemeriksaan kesehatan terhadap enam sopir angkutan barang.

Hasilnya, seluruh sopir yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba berdasarkan tes urine dan dalam kondisi sehat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas kepada para pengemudi. Imbauan ini ditujukan untuk menekan angka pelanggaran serta meminimalkan risiko dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

AKP Bayu menegaskan, Operasi Patuh Semeru 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Operasi Patuh Semeru 2026 dilaksanakan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Lumajang berharap kesadaran pengemudi dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Lumajang dapat terjaga.

Perketat Pengamanan Lapas Lumajang, Polres dan Petugas Jaga Tingkatkan Sinergitas


LUMAJANG, Merdekanews.id Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lumajang kembali meningkatkan intensitas patroli wilayah dengan menyasar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang, Jawa Timur.

​Patroli Perintis Presisi ini digencarkan guna memperketat pengamanan dan memastikan situasi di lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

​Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto menyampaikan, kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus menekan potensi tindak kejahatan di sekitar area vital.

​"Patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kondusifitas wilayah. Langkah ini sekaligus menjadi keberadaan yang memicu efek jera (show of force) bagi para pelaku tindak pidana yang hendak melancarkan aksinya," ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin.

​Agus menambahkan, koordinasi dan sinergi antara pihak kepolisian dan petugas Lapas Kelas IIB Lumajang berjalan sangat baik. Personel di lapangan secara berkala melakukan pengecekan langsung guna memastikan keamanan seluruh penghuni lapas.

​Berdasarkan pemeriksaan dan koordinasi terbaru dengan petugas jaga lapas, seluruh penghuni berada dalam kondisi aman dan sehat.

​"Saat ini jumlah total warga binaan di Lapas Kelas IIB Lumajang sebanyak 673 orang, dengan rincian 653 pria dan 20 wanita. Semuanya terpantau lengkap dan dalam kondisi sehat," kata Agus.

​Pihak Lapas Kelas IIB Lumajang turut menyambut positif dan menyampaikan apresiasinya atas kehadiran rutin tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lumajang dalam membantu menjaga kestabilan keamanan di lingkungan lapas.

Cegah Kriminalitas Malam Hari, Polsek Pasrujambe Intensifkan Patroli di Jalur Rawan


LUMAJANG,Merdekanews.id Polsek Pasrujambe, Polres Lumajang, Jawa Timur, meningkatkan patroli malam untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Petugas menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kriminalitas.

Dalam patroli tersebut, anggota kepolisian melakukan pemantauan di sejumlah titik, terutama ruas jalan yang sepi dan berpotensi menjadi lokasi tindak kejahatan. Petugas juga menyalakan lampu rotator kendaraan patroli sebagai tanda kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari.

Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto mengatakan, patroli malam menjadi salah satu upaya kepolisian untuk mencegah tindak kriminalitas dan memastikan situasi wilayah tetap kondusif.

“Patroli kami lakukan secara rutin, terutama pada malam hari dengan menyasar lokasi yang dinilai rawan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Sujianto.

Menurut dia, patroli tidak hanya berfokus pada pemantauan situasi, tetapi juga menjadi bentuk kesiapsiagaan personel dalam merespons potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pasrujambe.

Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, warga diimbau tetap waspada, memastikan keamanan rumah dan kendaraan, serta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Polsek Pasrujambe berharap, patroli yang dilaksanakan secara berkelanjutan dapat menekan potensi kriminalitas dan menjaga situasi keamanan di wilayah Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, tetap aman dan kondusif.

Polres Lumajang Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Tekankan Edukasi hingga Penindakan ETLE

LUMAJANG ,Merdekanews.id Polres Lumajang resmi memulai pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 selama dua pekan, terhitung mulai Senin (26/10/2026) hingga 8 November 2026. 

Langkah ini diambil guna meningkatkan disiplin pengendara sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Lumajang.

Kesiapan personel ditandai melalui Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, di halaman Mapolres Lumajang, Senin (26/10/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Riki Yariandi menyematkan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan personel TNI, Polri, serta Dinas Perhubungan (Dishub). Kegiatan apel turut dihadiri oleh jajaran Wakapolres, Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang, unsur Satpol PP, hingga Kapolsek se-Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, menyampaikan bahwa operasi ini berfokus pada pendekatan edukatif dan persuasif kepada pengendara, tanpa mengabaikan langkah penegakan hukum.

"Pelaksanaan operasi kita kedepankan secara profesional dan humanis. Fokus utama adalah edukasi serta pencegahan, namun penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan melalui ETLE Mobile, ETLE Statis, maupun teguran simpatik," ujar Riki saat membacakan amanat Kapolda Jawa Timur.

Riki juga menginstruksikan seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk menjaga sikap dan menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat.

"Saya minta seluruh anggota menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat merusak citra Polri. Tunjukkan pelayanan yang simpatik di lapangan," tegasnya.

Selain itu, Riki menyoroti pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memastikan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tetap kondusif.

"Sinergi antarinstansi—baik TNI, Polri, Dishub, maupun Satpol PP—menjadi kunci utama agar Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Lumajang dapat terwujud dengan aman dan tertib," pungkasnya.

26/10/2026

Timsus Polres Lumajang Sisir Banyuputih Lor untuk Antisipasi 4C dan Balap Liar




LUMAJANG – Anggota Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang melaksanakan patroli keamanan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 4C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian hewan (curhewan).

Patroli tersebut berlangsung pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Kegiatan dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Timsus Polres Lumajang, Ipda Suprapto, dengan menyasar wilayah Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dalam kegiatan itu, petugas menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas, terutama lokasi sepi yang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan.

Selain mengantisipasi 4C, patroli juga diarahkan untuk mencegah aksi balap liar yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Padal Timsus Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan patroli dini hari merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurut dia, kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Patroli kami fokuskan pada lokasi-lokasi yang sepi dan rawan kriminalitas. Selain mengantisipasi tindak pidana 4C, kami juga melakukan pencegahan terhadap aksi balap liar,” ujar Suprapto.

Ia menambahkan, patroli secara berkala diperlukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya pada jam-jam rawan ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas. Warga diminta memastikan kendaraan terkunci dengan aman serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Melalui patroli tersebut, Timsus Polres Lumajang berupaya menjaga keamanan wilayah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat pada malam hingga dini hari.

Timsus Polres Lumajang Sisir Jalur Rawan hingga Dini Hari

 
LUMAJANG ,Merdekanews.id Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang menggelar patroli dini hari untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan dan potensi balap liar di sepanjang jalur utama Jalur Lumajang–Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli presisi yang berlangsung hingga menjelang matahari terbit tersebut difokuskan pada pencegahan tindak kriminalitas 4C, yakni pencurian dengan kejahatan berat (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta pencurian hewan (curhewan).

Dalam aksi pengetatan pengamanan tersebut, para personel Timsus bergerak menggunakan sepeda motor untuk menyisir kawasan rawan. 

Salah satu titik fokus pemantauan berada di area sepi sepanjang jalan raya Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Jatiroto, yang kerap dinilai rawan terjadinya aksi kriminalitas maupun ajang balapan liar pada jam-jam rawan.

Padal Timsus Polres Lumajang Ipda Sugiarto menyampaikan bahwa langkah preventif ini merupakan respons aktif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas pada malam hingga dini hari.

"Kami menyisir titik-titik sepi dan kawasan rawan kejahatan di jalur Lumajang menuju Jatiroto. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku tindak pidana 4C sekaligus mengantisipasi aksi balap liar yang meresahkan," ujar Ipda Sugiarto saat dikonfirmasi, Minggu pagi.

Menurutnya, pengawasan ketat dengan moda patroli roda dua terbukti efektif untuk meningkatkan mobilitas petugas dalam menjangkau lorong-lorong sepi maupun respons cepat saat memantau pergerakan kelompok pemuda yang berpotensi menggelar balapan liar.

Selain melakukan pemantauan visual di lokasi-lokasi rawan, petugas juga menyapa pengguna jalan serta memberikan imbauan kamtibmas agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di Jalur Banyuputih Lor pada waktu dini hari.

Ipda Sugiarto menegaskan, pihak Polres Lumajang tidak akan segan mengambil tindakan tegas terukur terhadap siapapun yang mencoba mengganggu ketertiban umum maupun melakukan tindak kejahatan jalanan di wilayah hukum Kabupaten Lumajang.

"Situasi secara umum hingga pagi hari terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas di jalan raya," pungkasnya.

Sat Samapta Polres Lumajang Sisir Jalanan Sepi dan Rawan



LUMAJANG,Merdekanews.id Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lumajang menggelar Patroli Kota menjelang tengah malam guna mengantisipasi kejahatan jalanan dan aksi kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor) di wilayah perkotaan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli presisi yang dimulai sekitar pukul 23.25 WIB hingga selesai tersebut difokuskan pada penyisiran jalan-jalan sepi serta titik-titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan kamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak empat personel Sat Samapta diterjunkan menggunakan armada patroli untuk memantau situasi keamanan secara langsung di area publik dan lintasan pemukiman yang sepi aktivitas warga saat larut malam.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto menyampaikan bahwa Patroli Kota ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

"Patroli malam hingga dini hari ini kami fokuskan pada area yang tergolong sepi dan rawan potensi kejahatan. Langkah ini penting untuk menutup ruang gerak para pelaku tindak kriminalitas 3C maupun aksi kejahatan jalanan lainnya," ujar AKP Agus Sugiharto saat dikonfirmasi sama awak media.

Menurut AKP Agus Sugiharto, keberadaan personel kepolisian dengan menyalakan lampu sirine biru Blue Light Patrol terbukti efektif menekan niat dan kesempatan para pelaku kejahatan. 

Kehadiran petugas juga menjadi sinyal tanggap quick response jika terjadi keadaan darurat di wilayah perkotaan.

Selain melakukan pemantauan visual di sepanjang jalur patroli, personel di lapangan juga mengamati pergerakan masyarakat serta bersiap memberikan bantuan jika ada pengendara yang mengalami kendala di area sepi.

"Secara umum dari hasil pemantauan semalam, situasi kamtibmas di kawasan perkotaan Lumajang terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya indikasi gangguan keamanan yang menonjol," terangnya.

AKP Agus Sugiharto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi jalur yang minim penerangan pada malam hari dan segera menghubungi layanan kepolisian terdekat jika mendapati hal-hal yang mencurigakan.