Polsek Ranuyoso Intensifkan Patroli Dialogis di Perlintasan KA, Imbau Petugas dan Pengguna Jalan Waspada


Lumajang , Merdekanews.id Guna mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api, anggota Polsek Ranuyoso melaksanakan patroli dialogis di JPL 43 C yang berada di Dusun Krajan, RT 1 RW 1, Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyasar penjaga palang pintu serta para pengguna jalan yang melintas di perlintasan rel kereta api. Dialog langsung dilakukan dengan penjaga palang pintu, Fikri, guna memberikan imbauan kamtibmas terkait pentingnya kewaspadaan saat bertugas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, anggota kepolisian mengingatkan agar penjaga perlintasan selalu siaga dalam mengoperasikan palang pintu, khususnya saat kereta api melintas. Ketepatan waktu dalam menutup dan membuka palang pintu dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang.

Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu, serta tidak menerobos palang pintu saat sudah dalam posisi tertutup.

Kapolsek Ranuyoso, AKP Imam Soepardi, mengatakan bahwa patroli dialogis ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api.

“Kami melakukan pendekatan secara humanis melalui dialog langsung dengan penjaga palang pintu maupun masyarakat pengguna jalan. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api,” ujarnya.

Ia menegaskan, peran penjaga palang pintu sangat vital dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, sehingga diperlukan kesiapsiagaan dan ketelitian dalam menjalankan tugas.

“Petugas harus selalu waspada, memastikan palang pintu ditutup tepat waktu saat kereta api akan melintas dan dibuka kembali setelah kondisi aman. Ini sangat penting untuk menghindari kecelakaan,” tambahnya.

Selain kepada petugas, AKP Imam juga mengimbau masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi rel kereta api. Ia menekankan agar pengguna jalan tidak terburu-buru dan selalu mengutamakan keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menerobos palang pintu dan selalu berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri sebelum melintas. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan kesadaran masyarakat dan petugas di lapangan semakin meningkat, sehingga potensi kecelakaan di perlintasan kereta api dapat diminimalisir.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.

Post a Comment

0 Comments