25/10/2026

Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan, Polsek Padang Gelar Razia Motor Malam Hari



LUMAJANG,Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Padang memperketat pengamanan wilayah dengan menggelar patroli malam dan razia kendaraan bermotor di sejumlah titik rawan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Langkah ketat ini diambil sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, khususnya tindakan kriminalitas 3C (pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor) serta tindak pidana pembegalan. 

Dalam operasi rutin yang ditingkatkan tersebut, sejumlah personel Polsek Padang menyisir kawasan lintasan yang dinilai rawan potensi gangguan kamtibmas. 

Petugas menghentikan para pengendara sepeda motor yang melintas di jalur-jalur sepi pada malam hari untuk dilakukan pemeriksaan intensif. 

Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas diri pengendara, hingga penggeledahan barang bawaan serta isi jok sepeda motor guna mengantisipasi adanya kepemilikan senjata tajam, obat-obatan terlarang, maupun barang hasil kejahatan.

Kapolsek Padang Iptu Buriantoro menjelaskan bahwa kegiatan patroli presisi ini difokuskan pada area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama akses jalan penghubung antardesa yang minim penerangan dan sepi dari aktivitas pemukiman pada malam hari.

"Langkah pencegahan ini kami fokuskan untuk menyisir jalan-jalan sepi yang kerap dimanfaatkan para pelaku kejahatan jalanan. Kami melakukan pemeriksaan langsung terhadap kendaraan roda dua yang melintas, baik kelengkapan dokumen berkendara maupun pemeriksaan fisik barang bawaan di dalam jok motor," ujar Iptu Buriantoro saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Menurut Iptu Buriantoro, kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat pada jam-jam rawan bertujuan untuk menutup ruang gerak para pelaku tindak kejahatan. Kehadiran lampu rotator biru (Blue Light Patrol) dan Razia secara acak terbukti efektif menekan niat serta kesempatan kelompok kriminal dalam melancarkan aksinya. 

"Kami tidak ingin memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku begal maupun kejahatan 3C untuk beraksi di wilayah hukum Polsek Padang. Kehadiran petugas di lapangan adalah bentuk jaminan rasa aman bagi seluruh warga yang masih harus beraktivitas hingga larut malam," tegasnya.

Dari hasil pelaksanaan patroli dan razia kendaraan tersebut, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Padang terpantau aman, lancar, dan terkendali. 

Petugas tidak menemukan adanya indikasi barang berbahaya maupun aktivitas yang mencurigakan, sehingga kondisi jalanan yang semula diakui rawan kini dapat dipastikan aman untuk dilalui masyarakat.

Iptu Buriantoro juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mandiri saat berkendara di malam hari. Ia meminta pengguna jalan untuk menghindari rute yang terlalu gelap dan sebisa mungkin tidak berkendara seorang diri jika melintasi jalur yang sepi.

"Kami mengimbau warga masyarakat agar selalu berhati-hati, melengkapi surat-surat kendaraan, serta segera melapor ke polsek terdekat atau memanfaatkan kontak darurat kepolisian apabila melihat ada hal-hal yang mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal maupun di jalan raya," pungkas Iptu Buriantoro.

118 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Pencak Organisasi di Lumajang



LUMAJANG , Merdekanews.id Sebanyak 118 peserta mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk hijau dan kuning Pencak Organisasi (PO) Tahun 2026 di Padepokan Pencak Organisasi, Dusun Kebonarang, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung mulai Jumat (23/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026) tersebut dibuka oleh Sekretaris Jenderal Pencak Organisasi Pusat, H. Bukasan, S.Pd., M.M. Acara pembukaan turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Sukodono Ipda Syaiful Anwar, S.H., M.H., Ketua Cabang PO Lumajang Suhanto, serta jajaran pengurus ranting dan peserta ujian.

Dalam sambutannya, Syaiful Anwar mengingatkan para peserta agar menjaga kedisiplinan, mengendalikan emosi, serta menghindari sikap sombong dan arogan, terutama ketika berada di lingkungan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kemampuan bela diri harus diiringi dengan pembentukan karakter dan tanggung jawab.

“Semakin tinggi ilmu yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab untuk mengendalikan emosi. Peserta harus tetap rendah hati serta menjaga nama baik Pencak Organisasi dan keluarga,” demikian pesan Syaiful dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, seluruh peserta juga perlu saling mengingatkan untuk menjaga perilaku dan menjunjung nilai-nilai persaudaraan selama mengikuti rangkaian ujian.

Peserta Diminta Hindari Konflik di Luar Gelanggang

Sekjen Pencak Organisasi Pusat, H. Bukasan, mengatakan bahwa UKT merupakan bagian dari proses regenerasi sekaligus peningkatan kemampuan anggota melalui penerapan kurikulum perguruan.

Ia berharap anggota PO dapat mengembangkan kemampuan bela diri untuk meraih prestasi melalui kompetisi resmi, bukan menggunakannya untuk mencari masalah di luar gelanggang.

“Kami ingin anggota Pencak Organisasi berprestasi di dalam gelanggang. Bukan justru bertengkar, berkelahi, atau melakukan pengeroyokan di luar arena,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Bukasan juga mengingatkan para pengurus agar memberikan pembinaan kepada anggota sehingga tidak terlibat konflik yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik perguruan.

Menurut dia, perkembangan media sosial membuat berbagai tindakan kekerasan mudah tersebar dan menjadi perhatian publik. Karena itu, setiap anggota harus mampu menjaga sikap serta mengendalikan diri ketika menghadapi persoalan.

Ia menambahkan, PO diharapkan mampu mencetak atlet berprestasi dalam kejuaraan resmi, termasuk kompetisi pencak silat yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Bagian dari Regenerasi dan Pembinaan Anggota

Ketua Cabang Pencak Organisasi Lumajang, Suhanto, meminta seluruh peserta mengikuti ujian dengan serius dan mematuhi arahan pelatih maupun penguji.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, persaudaraan, serta nama baik perguruan selama tiga hari pelaksanaan UKT.

Suhanto juga mengingatkan peserta agar menghormati hak milik orang lain dan menjaga sikap terhadap sesama anggota.

Menurut dia, UKT tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan teknik bela diri, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, dan tanggung jawab anggota.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekjen Pencak Organisasi Pusat, dilanjutkan penyematan kartu identitas peserta oleh Ketua Dewan Pendekar PO Pusat serta pembacaan doa.

Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan materi kepemimpinan dan hukum yang disampaikan Nurhadi, S.H.

Selama pelaksanaan UKT, jajaran pengurus ranting juga diharapkan berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Polsek Padang Lumajang Gelar Razia Kendaraan, Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan



LUMAJANG ,Merdekanews.id Anggota Polsek Padang, Polres Lumajang, Jawa Timur, menggelar patroli malam untuk mengantisipasi aksi pembegalan dan tindak kriminalitas jalanan, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan razia kendaraan bermotor serta menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kriminalitas, terutama jalanan sepi pada malam hari.

Patroli ini dilakukan untuk mencegah potensi tindak kejahatan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Padang.

Kapolsek Padang Iptu Buriantoro mengatakan, patroli malam merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif.

Menurut dia, kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Selain melakukan patroli, petugas juga memeriksa kendaraan bermotor sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Padang akan terus meningkatkan kegiatan patroli, khususnya pada jam-jam rawan dan di ruas jalan yang relatif sepi.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada saat berkendara pada malam hari serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, polisi berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Padang tetap terjaga.

F Wamipro Matangkan Persiapan OKK Bersama UPM Probolinggo, Tingkatkan Kompetensi Wartawan



Probolinggo ,Merdekanews.id 
Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F Wamipro) menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang dijadwalkan pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo sebagai langkah meningkatkan kompetensi jurnalistik sekaligus memperkuat pemahaman anggota terhadap organisasi.

Rakor yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026) tersebut dipimpin langsung Ketua F Wamipro, M. Suhri, dan dihadiri seluruh anggota. Pertemuan ini membahas kesiapan teknis, materi, narasumber, hingga kedisiplinan anggota dalam mengikuti kegiatan OKK.

Dalam penyampaiannya, Ketua F Wamipro M. Suhri menjelaskan bahwa pelaksanaan OKK merupakan langkah awal untuk mempersiapkan anggota menuju Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Meski rencana pelaksanaan UKW pada tahun ini harus ditunda karena sejumlah pertimbangan, pihaknya tetap berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas wartawan melalui kegiatan orientasi tersebut.

“Sebetulnya tahun ini kami berencana melaksanakan UKW. Namun, karena beberapa pertimbangan, pelaksanaannya ditunda. Karena itu, OKK ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan teman-teman menuju kompetensi yang lebih baik,” ujar M. Suhri.

Ia menerangkan, kegiatan OKK tidak hanya berfokus pada pengetahuan jurnalistik, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga tata kelola organisasi, sikap, serta perilaku sebagai bagian dari sebuah lembaga kewartawanan.

Menurutnya, pemahaman terhadap organisasi menjadi hal penting agar seluruh anggota dapat menjalankan tugas secara profesional, memahami aturan, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan roda organisasi.

“Selama ini, kita tidak cukup hanya menjadi wartawan dan memiliki media. Kita juga harus memahami ilmu jurnalistik dan bagaimana bersikap di dalam organisasi. Melalui OKK ini, teman-teman diharapkan mendapatkan bekal yang bermanfaat untuk menjalankan tugas di lapangan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, F Wamipro berencana menghadirkan tiga narasumber dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan wartawan. Narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai tugas jurnalistik, termasuk teknik konfirmasi, mitigasi dalam peliputan, serta tata cara penulisan berita yang baik dan benar.

Sementara itu, undangan kegiatan direncanakan melibatkan empat instansi, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Probolinggo, Diskominfo Kabupaten Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, serta Polres Probolinggo.

M. Suhri meminta seluruh anggota mengikuti setiap materi dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan saat menjalankan tugas jurnalistik di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota diwajibkan hadir tepat waktu dan mengikuti rangkaian kegiatan sesuai jadwal yang telah dibagikan melalui grup komunikasi organisasi.

“Teman-teman harus hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal sampai selesai. Saya berharap materi dari para narasumber benar-benar dipahami sehingga bisa menjadi bekal ketika melakukan peliputan di lapangan,” tegasnya.

Berdasarkan rencana kegiatan, peserta diminta sudah berada di lokasi mulai pukul 08.00 WIB untuk melakukan persiapan dan pengisian daftar hadir. Acara seremonial dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber. Setiap narasumber direncanakan mendapat waktu sekitar satu jam, termasuk sesi tanya jawab pada bagian akhir kegiatan.

Dalam acara pembukaan, panitia juga merencanakan sejumlah sambutan dari unsur F Wamipro, perwakilan pemerintah daerah melalui Diskominfo Kota dan Kabupaten Probolinggo, serta Rektor Universitas Panca Marga Probolinggo.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia akan menyiapkan seminar kit berupa buku, pulpen, dan perlengkapan pendukung lainnya. Seluruh anggota juga diminta mengenakan seragam terbaru F Wamipro berwarna hitam.

Selain memperoleh materi pembelajaran, peserta yang mengikuti kegiatan OKK juga direncanakan mendapatkan sertifikat dari Universitas Panca Marga Probolinggo. Proses penerbitan sertifikat akan dilakukan setelah kegiatan selesai.

M. Suhri menilai kerja sama dengan UPM menjadi salah satu terobosan penting bagi F Wamipro dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kewartawanan.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh anggota untuk terus belajar, memperbaiki kualitas pemberitaan, memahami etika jurnalistik, serta memperkuat solidaritas dan kedisiplinan dalam berorganisasi.

“Ini merupakan kebanggaan bagi F Wamipro karena bisa melakukan terobosan melalui kerja sama dengan UPM. Saya berharap seluruh anggota memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Jangan sampai ada yang menyia-nyiakan kesempatan untuk menambah ilmu dan meningkatkan kemampuan sebagai wartawan,” pungkasnya.

Polsek Jatiroto Cek Lahan Jagung dan Stok Pupuk Petani di Lumajang


LUMAJANG ,Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiroto mendatangi kawasan pertanian warga untuk meninjau langsung perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan ketersediaan pupuk di Dusun Pondok Telo, Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026) pagi.

Langkah ini dilakukan jajaran kepolisian setempat sebagai bentuk komitmen dalam mengawal serta mensukseskan program Asta Cita Sambang Desa, khususnya pada sektor penguatan ketahanan pangan nasional di tingkat pedesaan.

Dalam kegiatan turun ke lapangan tersebut, personel Polsek Jatiroto menyambangi areal perkebunan jagung seluas ratusan meter persegi milik Slamet (45), salah seorang petani setempat. 

Petugas berdialog langsung dengan para petani guna memantau kondisi fisik tanaman yang saat ini telah memasuki masa tanam produktif, sekaligus memetakan berbagai kendala pertanian yang kerap dihadapi di lapangan.

Kapolsek Jatiroto AKP Imam Soepardi menjelaskan bahwa peninjauan ini tidak hanya sekadar pemantauan rutin, melainkan upaya mendasar untuk memastikan siklus komoditas pangan utama di wilayahnya berjalan optimal tanpa hambatan distribusi material pendukung.

"Kehadiran anggota kami di tengah ladang warga merupakan wujud nyata kepolisian dalam mengawal program Asta Cita Ketahanan Pangan. Kami ingin memastikan proses pertanaman jagung oleh warga berjalan lancar, mulai dari fase penanaman awal hingga masa perawatan," ujar AKP Imam.

Fokus utama dalam peninjauan tersebut tertuju pada kepastian pasokan pupuk selama fase penting pertumbuhan jagung yang membutuhkan waktu sekitar 70 hari atau sembilan minggu hingga masa panen tiba. 

Berdasarkan hasil pemantauan dan interaksi langsung di lokasi, ketersediaan pupuk bagi para petani di kawasan Dusun Pondok Telo dipastikan aman dan mencukupi melalui skema swadaya masyarakat.

AKP Imam Soepardi menambahkan, pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian secara berkala diharapkan mampu memberikan dorongan motivasi serta rasa tenang bagi kalangan petani dalam mengelola lahan produktif mereka secara berkelanjutan. 

"Dari hasil pengecekan hari ini, ketersediaan pupuk terpenuhi secara swadaya oleh petani. Kami memantau perkembangan tanam jagung yang sudah berjalan beberapa minggu ini di kawasan Kecamatan Jatiroto demi menjamin stabilitas pasokan pangan lokal," tuturnya.

Selain memantau kondisi komoditas pertanian, kegiatan Sambang Desa ini juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah antara aparat penegak hukum dan para produsen pangan lokal. 

Jalur dialog informal yang terbangun di area persawahan dinilai sangat efektif untuk menyerap aspirasi, mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas, serta memupuk sinergi dalam menjaga kestabilan ekonomi perdesaan.

Pihak Polsek Jatiroto menegaskan akan terus menjalin koordinasi erat dengan instansi terkait dan kelompok tani di seluruh wilayah Kecamatan Jatiroto guna mengawal ketahanan pangan nasional secara konsisten dari tingkat tapak.

"Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat tani menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kami akan terus hadir mendampingi para petani agar produksi hasil pertanian di wilayah Jatiroto dapat terus meningkat serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga," pungkas AKP Imam Soepardi.

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Randuagung Cek Lahan Jagung Warga.

Lumajang ,Merdekanews.id Polsek Randuagung Polres Lumajang mengintensifkan pendampingan sektor pertanian guna menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait Ketahanan Pangan Nasional. Komitmen ini ditunjukkan melalui peran proaktif Kanit Binmas bersama Bhabinkamtibmas yang memantau langsung lahan pertanian warga, Sabtu (24/10/2026).

Kapolres Lumajang melalui Kapolsek Randuagung, Iptu Edi Kuswanto, menegaskan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan wujud pengawalan program strategis pemerintah di tingkat desa.

"Kehadiran Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas di lapangan adalah bentuk komitmen Polsek Randuagung dalam mengawal Program Asta Cita Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Iptu Edi Kuswanto.

Ia menjelaskan, pemantauan berkala penting untuk memitigasi potensi hambatan pertanian sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga ketersediaan pangan.

"Pendampingan ini bertujuan memastikan tanaman jagung warga tumbuh baik. Kami juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung pangan bergizi secara mandiri," jelasnya.

Sinergi antara kepolisian dan masyarakat petani di Kecamatan Randuagung diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan pangan secara berkelanjutan.

"Dengan gotong royong dan pendampingan yang konsisten, kita optimistis target swasembada pangan nasional dapat terwujud optimal," pungkas Iptu Edi Kuswanto.

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Ranuyoso Cek Lahan Jagung Warga.


Lumajang – Polsek Ranuyoso Polres Lumajang mengintensifkan pendampingan sektor pertanian guna menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait Ketahanan Pangan Nasional. Komitmen ini ditunjukkan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang memantau langsung lahan pertanian warga, Minggu (25/10/2026).

Kapolsek Ranuyoso, AKP Sajito, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran anggota di persawahan merupakan wujud pengawalan program strategis pemerintah di tingkat desa.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan merupakan bentuk komitmen nyata Polsek Ranuyoso dalam mengawal Program Asta Cita Presiden untuk memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional," ujar AKP Sajito. 

Ia menjelaskan, pemantauan berkala penting untuk memastikan seluruh proses perawatan tanaman berjalan optimal serta meningkatkan produktivitas komoditas pangan warga.

"Melalui pendampingan ini, anggota kami memastikan pertumbuhan tanaman jagung warga berjalan baik. Kami juga mendorong pemanfaatan pekarangan pangan bergizi agar ketersediaan pangan keluarga dapat terjamin secara mandiri," jelasnya.

Sinergi yang kokoh antara kepolisian dan masyarakat petani di Kecamatan Ranuyoso diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kedaulatan pangan secara berkelanjutan.

"Sinergi antara Polisi dan warga adalah kunci utama. Dengan gotong royong dan pendampingan yang konsisten, kita optimistis target swasembada pangan nasional dapat terwujud secara optimal," pungkasnya.

Timsus Polres Lumajang Sasar Jalan Semeru Sumbersuko


LUMAJANG, Merdekanews.id Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang menggelar patroli antisipasi kejahatan 4C di Jalan Semeru, Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian hewan ternak (curhewan).

Kegiatan patroli dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Timsus Polres Lumajang, Ipda Hendri Harimurti. Petugas menyasar kawasan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Padal Timsus Polres Lumajang Ipda Hendri Harimurti mengatakan, patroli 4C merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan, khususnya pada jam-jam rawan.

Menurut dia, kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah peluang terjadinya tindak kriminalitas.

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik sasaran untuk memantau situasi keamanan dan mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Polres Lumajang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan. Warga juga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

23/10/2026

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Jatiroto Dampingi Petani di Lahan Jagung.


Lumajang ,Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiroto Polres Lumajang mengintensifkan pendampingan sektor pertanian guna menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait Ketahanan Pangan Nasional. Komitmen ini ditunjukkan melalui aksi proaktif Kapolsek bersama jajaran Bhabinkamtibmas yang turun langsung membantu serta memotivasi masyarakat dalam mengelola pertanian lokal.

Petugas kepolisian bersama warga tampak melakkukan pemeriksaan terhadap fisik helai daun bibit jagung guna memastikan pertumbuhan tanaman berada dalam kondisi sehat serta bebas dari serangan hama. 

Kapolsek Jatiroto, AKP Imam Soepardi, S.Pd., menegaskan bahwa
Langkah konkret ini menjadi wujud nyata penguatan sinergi antara Polri dan masyarakat demi mewujudkan target swasembada pangan nasional dari tingkat desa. 

​"Kehadiran kami bersama jajaran Bhabinkamtibmas di lapangan merupakan bentuk komitmen nyata Polsek Jatiroto dalam mendukung Program Asta Cita Presiden untuk memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional," ujar AKP Imam Soepardi.

Ia juga menjelaskan, pendampingan proaktif ini bertujuan untuk mendorong produktivitas komoditas utama warga sekaligus mengoptimalkan potensi lahan pertanian sekitar.

​"Kami mendorong masyarakat tidak hanya fokus pada budidaya tanaman jagung, tetapi juga memanfaatkan pekarangan rumah untuk program pangan bergizi. Pendampingan ini penting agar produktivitas pertanian warga terus meningkat," jelasnya.

AKP Imam Juga mengatakan Sinergi yang kokoh antara kepolisian dan masyarakat petani di Kecamatan Jatiroto diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menjaga ketersediaan pangan daerah secara berkelanjutan.

​"​Sinergi antara Polri dan warga adalah kunci utama. Dengan gotong royong dan pendampingan yang konsisten, kita optimistis target swasembada pangan nasional dapat terwujud secara optimal dari tingkat tapak," tutupnya.

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare



Lumajang ,Merdekanews.id Polres Lumajang bersama personel gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan pinus di Petak 4B-2 Blok Rowobaung, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Petugas melakukan pemadaman secara manual dengan memukul kobaran api menggunakan dahan pohon serta menyekat perambatan api agar tidak meluas ke area hutan lainnya.

Kebakaran yang terjadi di kawasan hutan pinus milik Perhutani tersebut diperkirakan berdampak pada lahan seluas kurang lebih enam hektare. Area yang terbakar meliputi tanaman pinus dan semak belukar.

Personel gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran terdiri dari Polres Lumajang, Polsek Pronojiwo, Perhutani, Koramil Pronojiwo, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), relawan, serta masyarakat setempat.

Kasat Samapta Polres Lumajang, AKP Agus Sugiharto, mengatakan penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan upaya pengendalian api agar tidak merambat ke kawasan hutan yang lebih luas.

“Personel gabungan melakukan pemadaman secara manual dan penyekatan di sekitar titik kebakaran. Upaya ini dilakukan agar kobaran api tidak semakin meluas,” ujar Agus dalam keterangan terkait penanganan kebakaran tersebut.

Asap Terpantau Saat Patroli

Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu, petugas Perhutani yang melaksanakan patroli rutin melihat kepulan asap dari kawasan hutan pinus di Dusun Rowobaung, Desa Pronojiwo.

Mengetahui adanya kebakaran, petugas segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pronojiwo, Koramil Pronojiwo, TNBTS, dan BPBD Kabupaten Lumajang untuk meminta bantuan penanganan.

Sekitar pukul 09.30 WIB, personel dari berbagai unsur tiba di Dusun Rowobaung. Mereka kemudian berkoordinasi untuk menentukan langkah penanganan sebelum bergerak menuju titik kebakaran.

Pada pukul 10.00 WIB, tim gabungan mulai melakukan pemadaman di lokasi. Petugas berupaya meredam kobaran api dengan memukulnya menggunakan dahan pohon. Selain itu, penyekatan dilakukan dengan membabat semak belukar di sekitar titik kebakaran menggunakan peralatan sederhana, seperti parang dan sabit.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghambat perambatan api, terutama melalui vegetasi kering yang berada di sekitar area terbakar.

Upaya penanganan yang dilakukan hingga pukul 12.30 WIB berhasil menyekat kobaran api sehingga perambatannya dapat dikendalikan dan tidak menyebar ke area yang lebih luas.

Meski demikian, petugas belum dapat memastikan seluruh titik api benar-benar padam. Hingga sore hari, masih ditemukan bara pada sisa bonggol pohon pinus di kawasan yang terbakar.

Sekitar pukul 15.30 WIB, tim gabungan turun dari lokasi setelah melakukan upaya penyekatan. Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan kobaran api kembali membesar dan siap melakukan penanganan lanjutan apabila diperlukan.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 16.00 WIB, api telah berhasil disekat, tetapi belum sepenuhnya padam. Pemadaman lanjutan direncanakan dilakukan pada Jumat (23/10/2026), dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Kebakaran tersebut menjadi perhatian karena vegetasi berupa semak belukar dan tanaman pinus berpotensi membantu perambatan api, terutama ketika kondisi lingkungan kering.

Petugas gabungan terus berupaya mengendalikan situasi di kawasan hutan Rowobaung untuk mencegah kebakaran meluas. 

Masyarakat di sekitar kawasan hutan diharapkan turut menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila melihat kepulan asap atau tanda-tanda kebakaran.

Hingga penanganan pada Kamis sore, fokus petugas adalah menjaga agar api tetap terkendali dan mencegah munculnya kembali kobaran dari sisa bara di area yang terbakar.

Timsus Polres Lumajang Sisir Desa Boreng Dini Hari, Antisipasi Kejahatan 4C


Lumajang ,Merdekanews.id Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang mengintensifkan patroli dini hari untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 4C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian hewan (curhewan).

Patroli menggunakan sepeda motor tersebut dipimpin Danru Timsus Polres Lumajang Ipda Firdaus Nugraha Wiratama.
Petugas menyisir wilayah Desa Boreng, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan pada jam rawan, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga.

Danru Timsus Polres Lumajang Ipda Firdaus Nugraha Wiratama mengatakan, patroli dini hari menjadi salah satu upaya kepolisian untuk mencegah tindak kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Menurut dia, patroli dilakukan dengan menyusuri jalur dan lingkungan permukiman warga guna memantau situasi serta mengantisipasi kemungkinan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminalitas 4C, khususnya pada jam-jam rawan. Kami berupaya memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus lalu lintas di wilayah Desa Boreng terpantau sepi. Selama pelaksanaan patroli, petugas juga tidak menemukan kejadian kriminal maupun nonkriminal.

Firdaus menegaskan, kegiatan patroli akan terus menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten Lumajang. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat mencegah munculnya kesempatan bagi pelaku kejahatan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, memastikan kendaraan diparkir di tempat aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Melalui patroli rutin tersebut, Timsus Polres Lumajang berupaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Lumajang Ungkap 8 Kasus dan Amankan 7 Tersangka



Lumajang, Merdekanews.id Polres Lumajang, Jawa Timur, berhasil mengungkap delapan kasus tindak pidana dan mengamankan tujuh tersangka dalam pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang berlangsung selama 12 hari, mulai 10 hingga 21 Oktober 2026.

Pengungkapan tersebut didominasi kasus pencurian dengan pemberatan, termasuk pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian hewan (curhewan). Sejumlah barang hasil kejahatan juga berhasil diamankan polisi.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pengungkapan delapan perkara tersebut merupakan hasil kerja jajaran Satreskrim Polres Lumajang bersama polsek jajaran dalam menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya.

“Dalam kurun waktu 12 hari pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026, Alhamdulillah, Polres Lumajang berhasil mengungkap delapan perkara dengan tujuh tersangka di tempat kejadian perkara yang berbeda,” kata Riki saat menyampaikan hasil pengungkapan kasus.

Ia menjelaskan, tujuh tersangka yang diamankan masing-masing berinisial YS, MNY, EPR, A, AF, MA, dan DAP.

Pengungkapan kasus tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang, di antaranya Kecamatan Randuagung, Candipuro, Tempeh, Gucialit, dan Kedungjajang.

Menurut Riki, para pelaku curanmor umumnya menjalankan aksinya pada malam hari dengan memanfaatkan situasi ketika korban lengah atau sedang beristirahat.

“Para pelaku memanfaatkan situasi saat masyarakat sedang beristirahat. Karena itu, kami terus meningkatkan patroli dan melakukan penyelidikan untuk mengantisipasi serta mengungkap tindak pidana pencurian,” ujarnya.

Pelaku Curanmor Diduga Mengincar Kendaraan untuk Dijual

Kapolres mengungkapkan, dalam sejumlah kasus yang ditangani, polisi telah melakukan pemantauan terhadap aktivitas para pelaku sebelum akhirnya berhasil mengungkap tindak pidana tersebut.

Menurut dia, beberapa pelaku sebelumnya telah masuk dalam daftar target operasi (TO) kepolisian. Penyelidikan dan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian dari upaya mengungkap keberadaan mereka.

Dari hasil pemeriksaan awal, pencurian dilakukan untuk memperoleh keuntungan pribadi. Kendaraan maupun barang hasil curian diduga akan dijual kembali, termasuk ke wilayah lain di luar Kabupaten Lumajang.

“Motif para pelaku melakukan pencurian ini untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Hasil barang curian rata-rata sudah kami amankan, meskipun ada juga barang hasil kejahatan sebelumnya yang telah dijual ke daerah lain,” jelasnya.

Selain kasus curanmor, polisi juga mengungkap perkara pencurian hewan. Salah satu hewan yang berkaitan dengan perkara tersebut merupakan sapi jenis Limousin.

Tersangka Dijerat Pasal 477 KUHP

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP sebagaimana disampaikan Kapolres. Mereka juga telah menjalani proses penahanan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Riki menyebutkan, para tersangka terancam hukuman pidana penjara hingga sekitar tujuh tahun, bergantung pada penerapan ketentuan hukum terhadap perkara yang disangkakan.

Ia menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak terlepas dari koordinasi antara Polres Lumajang, polsek jajaran, serta dukungan masyarakat dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban.

Polres Lumajang, lanjutnya, akan terus meningkatkan kegiatan patroli, penyelidikan, dan penindakan terhadap pelaku kejahatan, khususnya tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

“Kami bersama seluruh elemen masyarakat dan jajaran polsek terus berupaya menekan angka kriminalitas di Kabupaten Lumajang, sehingga masyarakat merasa aman dan tidak dihantui ketakutan menjadi korban kejahatan,” pungkasnya.

Timsus Polres Lumajang Sisir Jembatan Grobogan Antisipasi 4C



Lumajang , Merdekanews.id Anggota Tim Khusus atau Timsus Polres Lumajang kembali menggelar patroli dini hari untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli berlangsung hingga menjelang matahari terbit .

Kali ini, patroli menyasar kawasan Jembatan Grobogan, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang dipantau karena berada di jalur penghubung dan berpotensi dilalui masyarakat pada malam hingga dini hari.

Patroli dipimpin Danru Timsus Polres Lumajang IPDA Arief Supriantoro. 

Bersama sejumlah anggota, Arief menyusuri jalur tersebut menggunakan sepeda motor. Pola patroli bermotor dipilih agar petugas lebih leluasa menjangkau titik-titik yang dinilai rawan, termasuk akses jalan kecil dan area sekitar jembatan.

Arief mengatakan, patroli dini hari dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas, terutama 4C, yakni curat, curas, curanmor, dan kejahatan jalanan lainnya.

"Patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya potensi 4C. Kami menyisir titik-titik yang dinilai rawan pada jam-jam kecil sampai menjelang pagi," kata Arief saat ditemui di lokasi patroli, Kamis.

Menurut Arief, kawasan jembatan dan jalur sepi menjadi perhatian petugas karena pada waktu tertentu aktivitas masyarakat mulai berkurang. Kondisi tersebut, kata dia, perlu diantisipasi agar tidak dimanfaatkan pelaku kejahatan.

Selain menyisir jalur utama, anggota Timsus Polres Lumajang juga melakukan pemantauan di sekitar area jembatan. Petugas memastikan situasi tetap kondusif serta memeriksa kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

"Prinsipnya kami hadir di lapangan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ketika ada petugas yang berpatroli, ruang gerak pelaku kejahatan bisa ditekan," ujar Arief.

Ia menambahkan, patroli dini hari tidak hanya dilakukan di satu titik. Timsus Polres Lumajang akan terus berpindah ke lokasi lain yang masuk dalam pemetaan kerawanan. Pola patroli juga menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.

Dalam kegiatan itu, petugas juga mengimbau warga yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari agar tetap waspada. Warga diminta segera melapor apabila melihat orang mencurigakan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, patroli rutin merupakan bagian dari upaya Polres Lumajang menjaga keamanan wilayah, terutama pada jam rawan.

Riki menyebut, kehadiran polisi di lapangan harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, jajaran Polres Lumajang diminta tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif melakukan pencegahan.

"Patroli seperti ini adalah langkah preventif. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, terutama pada jam-jam rawan terjadinya tindak kriminalitas," kata Riki.

Menurut Riki, pencegahan tindak kejahatan tidak bisa hanya dilakukan dengan penindakan setelah peristiwa terjadi. Kehadiran anggota di lokasi-lokasi rawan dinilai penting untuk mencegah niat dan kesempatan pelaku melakukan aksi kriminal.

Ia menegaskan, Polres Lumajang akan terus meningkatkan kegiatan patroli, baik oleh satuan fungsi maupun tim khusus. Sasaran patroli mencakup kawasan permukiman, jalur sepi, objek vital, hingga titik-titik yang kerap menjadi perhatian masyarakat.

"Anggota kami instruksikan untuk responsif terhadap situasi di lapangan. Bila ada potensi gangguan, segera lakukan langkah kepolisian secara terukur," ujar Riki.

Riki juga mengajak masyarakat ikut berperan menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Warga diminta tidak ragu menyampaikan informasi kepada polisi apabila menemukan aktivitas mencurigakan, terutama pada malam hari.

"Keamanan bukan hanya tugas polisi. Peran masyarakat sangat penting. Informasi sekecil apa pun akan kami tindak lanjuti untuk menjaga situasi Lumajang tetap kondusif," kata dia.

Berdasarkan pantauan di lapangan, patroli berlangsung dengan menyisir kawasan Jembatan Grobogan dan jalur sekitarnya. Sejumlah anggota tampak berhenti di beberapa titik untuk memantau situasi. Hingga patroli selesai, kondisi di lokasi terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

Polres Lumajang memastikan kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala. Patroli dini hari dinilai efektif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus menjaga rasa aman warga yang beraktivitas pada malam hingga pagi hari.

22/10/2026

Cegah Balap Liar dan Kriminalitas, Polsek Klakah Sisir Jalur Klakah-Randuagung

LUMAJANG, Merdekanews.id Polsek Klakah mengintensifkan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di jalur timur Jalan Provinsi Klakah-Randuagung, tepatnya di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C), serta mencegah aksi balap liar dan gangguan keamanan lainnya.

Kapolsek Klakah AKP Ilham Ade Putra mengatakan, patroli dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sepanjang jalur tersebut.

Menurut dia, jalur yang menjadi sasaran patroli perlu mendapat perhatian untuk mencegah aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.

“Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi kriminalitas dan balap liar, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyisir jalur timur Klakah-Randuagung, termasuk kawasan Prayuana yang merupakan area pertanian hingga simpang empat Prayuana.

Berdasarkan hasil patroli, petugas tidak menemukan adanya aktivitas balap liar di kawasan tersebut. Situasi di sepanjang jalur yang dipantau juga menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

AKP Ilham menegaskan, patroli akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Klakah.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan anak muda, agar tidak melakukan balap liar karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jika mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” katanya.

Melalui patroli rutin tersebut, Polsek Klakah berharap situasi keamanan di jalur Klakah-Randuagung tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menggunakan jalan dengan aman.

Timsus Polres Lumajang Sisir Jalan Sepi dan Rawan Kejahatan


LUMAJANG ,Merdekanews.id Anggota Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang mengintensifkan patroli dini hari hingga menjelang matahari terbit untuk mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB tersebut menyasar sejumlah ruas jalan sepi dan lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Lumajang.

Dengan mengendarai sepeda motor, personel Timsus bergerak menyusuri jalur-jalur yang minim aktivitas masyarakat. 

Kegiatan ini difokuskan pada upaya pencegahan kejahatan jalanan serta mengantisipasi tindak pidana 4C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian hewan ternak (curhewan).

Patroli dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Timsus Polres Lumajang, Ipda Eko Budi Laksono. Kehadiran personel kepolisian pada jam-jam rawan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sepanjang jalur patroli. Mobilitas menggunakan sepeda motor memungkinkan petugas menjangkau ruas jalan yang sepi dan melakukan pemantauan secara langsung.

Ipda Eko Budi Laksono mengatakan, patroli dini hari merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, terutama ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang dan kondisi jalan relatif lengang.

“Patroli ini kami laksanakan untuk mengantisipasi tindak pidana 4C, yaitu curat, curas, curanmor, dan curhewan. Kami menyasar jalur-jalur sepi serta lokasi yang berpotensi menjadi sasaran maupun tempat terjadinya tindak kriminalitas,” ujar Eko.

Menurut dia, patroli secara rutin menjadi salah satu upaya kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif. Pemantauan di lapangan juga dilakukan agar personel dapat mengetahui perkembangan situasi keamanan di wilayah yang dilalui.

Eko menambahkan, upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan juga diperlukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan.

Masyarakat diimbau memastikan kendaraan diparkir di tempat aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta meningkatkan pengawasan terhadap hewan ternak dan barang berharga. 

Warga juga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Secara terpisah, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi menegaskan bahwa upaya pemeliharaan kamtibmas perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan preventif dan kehadiran personel di tengah masyarakat.

Patroli pada waktu rawan menjadi salah satu langkah untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah hukum Polres Lumajang tetap terpantau.

“Pencegahan merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, kehadiran anggota di lapangan perlu terus dioptimalkan, khususnya pada jam-jam rawan dan di lokasi yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas,” ujar Riki.

Ia juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Informasi dari warga dapat membantu petugas melakukan langkah antisipasi secara lebih cepat dan tepat.

Melalui patroli dini hari tersebut, Polres Lumajang berupaya meningkatkan kewaspadaan personel sekaligus memperkuat langkah pencegahan terhadap kejahatan konvensional.

Kegiatan patroli diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang.

Polsek Jatiroto Cek Tanaman Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan di Lumajang


Lumajang ,Merdekanews.id Polsek Jatiroto, Polres Lumajang, terus mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan pengecekan tanaman jagung milik warga di Dusun Petung, Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Jatiroto melakukan pengecekan lahan pertanian milik Fredy (47), warga setempat, untuk memantau perkembangan kegiatan penanaman jagung sekaligus memastikan ketersediaan pupuk bagi petani selama masa tanam.

Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu hasil pertanian penting bagi masyarakat.

Selain memantau kondisi tanaman, anggota Polsek Jatiroto juga berkoordinasi dengan petani terkait ketersediaan pupuk yang dibutuhkan selama masa tanam. Berdasarkan hasil pengecekan, kebutuhan pupuk untuk tanaman jagung di lahan tersebut tersedia melalui swadaya.

Kapolsek Jatiroto, AKP Imam Soepardi, mengatakan bahwa keterlibatan kepolisian dalam mendukung sektor pertanian merupakan bentuk kepedulian terhadap upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jatiroto.

“Melalui kegiatan pengecekan langsung di lapangan, kami ingin mengetahui perkembangan penanaman jagung serta memastikan ketersediaan sarana pendukung, khususnya pupuk, agar kegiatan pertanian masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi dengan petani sangat penting untuk mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi anggota Polsek Jatiroto untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan warga, sehingga terbangun hubungan yang baik dalam mendukung berbagai program pembangunan di sektor pertanian.

AKP Imam Soepardi menambahkan, pihaknya berharap para petani dapat terus mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian dan menjaga keberlangsungan produksi jagung. Dengan demikian, upaya mewujudkan ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Harapannya, melalui kerja sama yang baik antara petani, masyarakat, dan seluruh pihak terkait, program ketahanan pangan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Polsek Jatiroto berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan pemantauan dan komunikasi dengan masyarakat, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Jatiroto, Polres Lumajang.

Cegah Narkoba dan Jeratan Media Sosial, Kapolres Lumajang Beri Edukasi ke Pelajar SMKN 1 Lumajang.


LUMAJANG ,Merdekanews.id Kepolisian Resor (Polres) Lumajang terus berkomitmen dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika serta dampak negatif era digital. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., di hadapan ratusan siswa-siswi SMKN 1 Lumajang.
Kegiatan edukasi yang berlangsung interaktif ini mengusung tema "Cerdas Tanpa Narkoba, Bijak Bermedia Sosial dan AI". Bertempat di aula sekolah, Kapolres Lumajang memberikan arahan secara langsung guna membentengi para pelajar dari berbagai potensi ancaman tindak pidana di lingkungan sekolah maupun ruang digital. 
Kapolres lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., menekankan pentingnya kesadaran generasi muda untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Menurutnya, masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas mental dan kesehatan para generasi penerusnya.
"Generasi muda, khususnya para pelajar, adalah aset paling berharga bagi masa depan bangsa. Jangan pernah sekali-kali menyentuh atau mencoba narkoba, karena sekali terjebak, masa depan yang sudah Anda cita-citakan akan hancur seketika. Jadilah generasi yang cerdas dan berani menolak narkoba," tegas AKBP Riki Yariandi. 

Selain bahaya narkoba, materi sosialisasi juga berfokus pada pentingnya etika serta kecermatan dalam memanfaatkan media sosial dan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, para siswa diimbau untuk selalu menyaring informasi sebelum membagikannya, guna menghindari bahaya hoax, cyberbullying, maupun tindak kejahatan siber. 

"Perkembangan teknologi seperti media sosial dan artificial intelligence (AI) bagaikan pisau bermata dua. Jika dimanfaatkan dengan bijak, teknologi bisa melatih kreativitas dan menambah pengetahuan. Namun, jika digunakan secara salah, bisa menjerat adik-adik ke dalam masalah hukum. Saring sebelum sharing dan jadilah pengguna media sosial yang beretika," lanjutnya. 

Di akhir sesi penyampaian materi, AKBP Riki Yariandi juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk terus berkolaborasi bersama Kepolisian dalam mengawasi serta membimbing tumbuh kembang para remaja. 

"Polres Lumajang tidak bisa bekerja sendirian. Sinergi antara Kepolisian, tenaga pendidik di sekolah, dan para orang tua di rumah sangat krusial untuk membentengi anak-anak kita dari pengaruh lingkungan yang negatif. Mari kita ciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman, kondusif, serta bebas dari narkoba," pungkas AKBP Riki Yariandi.

21/10/2026

Kawal Ketahanan Pangan Nasional, Personel Polsek Kunir Turun Langsung Cek Lahan Jagung Petani.


LUMAJANG – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kunir Polres Lumajang terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor Ketahanan Pangan Nasional. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui aksi proaktif personel kepolisian yang turun langsung mengecek perkembangan lahan pertanian masyarakat di wilayah hukum Polsek Kunir.

Dalam aksi lapangan tersebut, Polmas Polsek Kunir Aiptu Setyo Handu menyambangi areal perkebunan jagung milik Pak Misnan, warga setempat. Sambil berjongkok mendampingi petani yang sedang merawat ladangnya, Aiptu Setyo mengecek secara detail kondisi fisik batang, daun, hingga kesuburan tanaman jagung.

Pemantauan berkala ini bertujuan untuk mendeteksi serta memitigasi secara dini potensi kendala pertanian pada musim tanam kali ini.

Kapolres Lumajang melalui Kapolsek Kunir, Iptu Muljoko, S.H., menegaskan bahwa pengawasan dan pendampingan langsung di lapangan merupakan bentuk pengawalan Polri terhadap program strategis pemerintah. 

"Program ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa," ujar Iptu Muljoko.
Ia juga menjelaskan pentingnya peran aktif petugas Polmas dan Bhabinkamtibmas di lapangan untuk memastikan proses pertumbuhan komoditas pangan warga berjalan tanpa hambatan.

"Kehadiran anggota di areal lahan jagung ini bertujuan untuk memantau secara langsung perkembangan tanaman di lapangan. Kita ingin memastikan proses perawatan berjalan optimal sehingga produksi jagung warga dapat melimpah dan terhindar dari potensi kegagalan panen," jelas Iptu Muljoko.

Pihaknya menambahkan, pendampingan yang konsisten dari kepolisian diharapkan dapat memberikan rasa aman dan dorongan semangat bagi para petani lokal dalam mengelola lahan produktif mereka.

"Melalui pendampingan rutin di lahan pertanian seperti ini, kita berharap para petani semakin bersemangat dan merasa terayomi. Dengan sinergi yang kuat antara Polisi dan warga petani, kita optimistis kedaulatan serta ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan," pungkasnya.

Polres Lumajang Terjunkan Personel Gabungan dan Alat Berat Padamkan 3 Hektar Karhutla di Blok Bantengan TNBTS.


Lumajang ,Merdekanews.id Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus digencarkan. Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lumajang bersama tim gabungan menerjunkan puluhan personel dan armada taktis untuk memadamkan kobaran api di Blok Bantengan, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan pemadaman yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut menyasar area hutan yang teridentifikasi mengalami kebakaran dengan perkiraan luas lahan terdampak mencapai 3 hektar.

Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area konservasi lainnya.

"Kami menerjunkan 25 personel Polri yang berkolaborasi langsung di lapangan bersama 20 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dan 10 petugas TNBTS. Sinergi seluruh unsur ini sangat krusial agar penanganan titik api di Blok Bantengan dapat dilakukan secara cepat dan terukur," ujar AKBP Riki Yariandi.

Untuk menembus medan dan memaksimalkan proses pembasahan, tim gabungan mengoperasikan sejumlah kendaraan operasional serta perlengkapan pemadam. Armada yang dikerahkan meliputi 1 unit Truk Dinas Baglog Polres Lumajang sebagai pengangkut personel, 1 unit R4 Strada Polsek Senduro, 1 unit R4 Isuzu D-Max Sat Samapta Polres Lumajang, serta 1 unit R4 dan 1 unit R3 Triseda milik TNBTS.

Selain armada pengangkut, tim di lapangan juga memboyong 4 unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.000 liter beserta 4 unit alat semprot pemadam kebakaran untuk menyisir sisa-sisa bara api.

AKBP Riki Yariandi menjelaskan bahwa penggunaan sarana pendukung dan tandon air skala besar sangat membantu efektivitas petugas di lokasi.

"Pengerahan kendaraan taktis pendukung pasokan air dan tandon berkapasitas 1.000 liter ini kami maksimalkan untuk menyemprot serta membasahi area yang terbakar. Berkat kerja keras seluruh tim di lapangan, luas area terdampak dapat dilokalisir di kisaran 3 hektar dan seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berjalan dengan aman serta lancar," terangnya.

Meski kegiatan pemadaman pada hari Selasa telah berjalan dengan aman dan terkendali, pihak Polres Lumajang memastikan pemantauan situasi di kawasan TNBTS Resort Ranupani akan terus dilakukan secara berkala dan dinamis. Perkembangan kondisi di lapangan juga dilaporkan secara berjenjang kepada Polda Jawa Timur.

Menutup keterangannya, Kapolres Lumajang mengimbau masyarakat serta para wisatawan untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung kawasan TNBTS untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang memicu timbulnya titik api baru. Kami akan terus memantau perkembangan situasi Karhutla ini secara intensif dan melaporkan update kondisi terkini pada kesempatan pertama," pungkasnya.

20/10/2026

HUT ke-75 Humas Polri 2026, Polres Lumajang Gelar Donor Darah Bersama PMI



LUMAJANG – Polres Lumajang menggelar bakti sosial donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75 tahun 2026. Kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang tersebut berlangsung di Kantor PMI Lumajang, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh pejabat utama, anggota, serta pegawai negeri sipil (PNS) Polres Lumajang. Sebanyak 50 orang tercatat berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, dengan hasil pengumpulan 35 kantong darah.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasubsi Si Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah untuk menyambut Hari Jadi Humas Polri ke-75,” ujar Suprapto.

Menurutnya, kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan transfusi darah.

“Donor darah merupakan bentuk sederhana, tetapi bermakna dalam membantu sesama. Setiap kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Pemeriksaan Kesehatan Calon Pendonor

Sebelum proses pengambilan darah dilakukan, petugas medis PMI terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para calon pendonor.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah dan denyut jantung untuk memastikan kondisi kesehatan peserta memenuhi persyaratan donor darah.

Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat selanjutnya diarahkan ke ruang pengambilan darah untuk menjalani prosedur donor sesuai ketentuan medis.

Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keselamatan pendonor sekaligus memastikan proses donor darah berlangsung sesuai prosedur.

Suprapto mengatakan, peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 tahun ini mengusung tagline “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri”.

Menurutnya, semangat yang diusung dalam peringatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan tugas kehumasan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat.

Melalui kegiatan donor darah ini, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial diharapkan tidak berhenti pada momentum peringatan hari jadi, tetapi terus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Polres Lumajang berharap 35 kantong darah yang berhasil dikumpulkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat budaya saling membantu dan kepedulian terhadap sesama.