24/09/2026

Kawal Program Asta Cita, Polsek Lumajang Kota Pantau Pertumbuhan Jagung Petani.

LUMAJANG ,Merdekanews.id Jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Lumajang Kota, Polres Lumajang, terus menunjukkan aksi nyata dalam mengawal Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan. Petugas turun langsung ke lahan pertanian guna membantu serta mendorong masyarakat dalam mengoptimalkan sektor pertanian dan pemanfaatan pekarangan pangan bergizi, Kamis (24/9/2026).

Dalam dokumentasi di lapangan, tampak seorang personel Bhabinkamtibmas berseragam dinas lengkap turun ke areal kebun jagung. Petugas terlihat membungkuk seraya memegang dan meneliti secara cermat kondisi helai daun jagung muda yang mulai tumbuh rapat guna memastikan tanaman dalam keadaan sehat serta terhindar dari ancaman hama. 

Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Zainul Abidin, S.H., menegaskan bahwa pendampingan rutin ini merupakan wujud nyata sinergi antara jajaran Polri dan masyarakat setempat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional dari tingkat akar rumput.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan dorongan motivasi serta memastikan pengelolaan lahan dan pekarangan gizi berjalan dengan baik demi hasil yang optimal," ujar Iptu Zainul Abidin, S.H.

Kapolsek Lumajang Kota menjelaskan bahwa selain mendampingi proses pertanian, personel Bhabinkamtibmas juga berinteraksi langsung dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi serta memetakan kendala yang dihadapi di lapangan.

"Sinergi Polri dan masyarakat merupakan kunci penting. Kami siap mendampingi warga agar produksi komoditas pangan serta ketercukupan gizi berbasis pekarangan di wilayah Lumajang Kota terus terjaga," jelasnya.

Melalui pendampingan yang intensif ini, Polsek Lumajang Kota berharap sektor pertanian dan kemandirian pangan warga dapat berkembang pesat serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

"Harapan kami, pemanfaatan lahan dan pekarangan pangan bergizi yang optimal ini dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkas Iptu Zainul .

Polsek Gucialit Sasar Titik Rawan untuk Cegah 3C

Lumajang , Merdekanews.id Anggota Polsek Gucialit, Polres Lumajang, meningkatkan patroli kewilayahan pada siang hari untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut menyasar sejumlah lokasi di wilayah hukum Polsek Gucialit. Kegiatan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kriminalitas yang memanfaatkan momentum maupun aktivitas masyarakat.

Kapolsek Gucialit AKP I. Gusti Ngurah Bagus Puspanadi, S.H., mengatakan patroli rutin merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, keberadaan personel di tengah masyarakat diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan.

“Patroli kewilayahan kami laksanakan secara rutin, baik siang maupun malam hari. Kehadiran anggota di lapangan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKP Bagus Puspanadi.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas, terutama aksi 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, kawasan yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas, termasuk lokasi wisata, turut menjadi perhatian petugas.

Patroli tidak hanya dilakukan dengan pemantauan situasi, tetapi juga melalui patroli dialogis. Anggota kepolisian berkomunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Masyarakat diimbau turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Informasi dari masyarakat sangat penting bagi kepolisian untuk melakukan deteksi dini dan merespons setiap potensi gangguan keamanan dengan cepat,” katanya.

Kapolsek menambahkan, kehadiran polisi di ruang publik juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Selain mengantisipasi 3C, patroli kewilayahan juga diarahkan untuk mencegah berbagai gangguan kamtibmas lainnya, seperti aksi premanisme, tawuran, balap liar serta gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

Menurut AKP Bagus, patroli akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Patroli ini akan terus kami tingkatkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat sekaligus meminimalisir kesempatan maupun niat para pelaku melakukan aksi kriminal,” ujarnya.

Polisi Pastikan Tak Ada Titik Api di Kawasan TNBTS Ranupani


Lumajang, Merdekanews.id Aparat gabungan melakukan monitoring dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Resort Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut dilakukan menyusul adanya permohonan bantuan personel dari pihak TNBTS untuk melakukan pemantauan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan di wilayah kerja Resort Ranupani.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso, S.H., mengatakan monitoring melibatkan personel gabungan dari Polsek Senduro, Koramil, petugas TNBTS serta masyarakat peduli api (MPA).

"Monitoring dan pencegahan dilakukan bersama-sama untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman dari potensi kebakaran, khususnya di jalur Jantur," kata Wahono.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Petugas melakukan pemantauan di sejumlah titik yang berada di wilayah Desa Ranupani dan Desa Argosari, Kecamatan Senduro.

Sekitar pukul 11.30 WIB, petugas melakukan pemantauan dari Blok Bantengan, Desa Ranupani, serta Blok B29, Desa Argosari.

Dari hasil pengamatan di kedua lokasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya kepulan asap maupun titik api di wilayah Kabupaten Lumajang.

"Pada saat dilakukan pemantauan, tidak terlihat adanya kepulan asap maupun titik api di wilayah yang dipantau," ujar Wahono.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga melakukan penyekatan dan sterilisasi terhadap pelintas jalur pintas yang menghubungkan kawasan Blok Bantengan, Desa Ranupani, dengan Blok B29, Desa Argosari.

Petugas melakukan pemeriksaan identitas serta barang bawaan terhadap warga yang melintas. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan agar aktivitas manusia tidak memicu terjadinya kebakaran di kawasan hutan.

Menurut Wahono, pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya karhutla.

"Pelintas jalur Jantur dilakukan pemeriksaan identitas dan barang bawaan sebagai langkah antisipasi serta untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran," jelasnya.

Monitoring akan terus dilakukan secara bersama-sama dengan unsur terkait, terutama pada kawasan yang dinilai memiliki potensi rawan kebakaran.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan TNBTS sekaligus mencegah meluasnya dampak apabila sewaktu-waktu ditemukan titik api.

Kapolsek Senduro menegaskan, berdasarkan hasil pemantauan pada Rabu siang hingga sore, kondisi di lokasi yang menjadi sasaran monitoring terpantau aman dan tidak ditemukan titik api maupun kepulan asap.

Polsek Senduro Perketat Pengawasan Jalur Jantur TNBTS untuk Cegah Karhutla

LUMAJANG ,Merdekanews.id Polsek Senduro bersama Koramil dan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan monitoring dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Resort Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB tersebut menyasar jalur Jantur yang menghubungkan wilayah Desa Ranupani dan Desa Argosari.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi munculnya kembali kebakaran di kawasan hutan TNBTS.

"Monitoring dan pencegahan dilakukan bersama-sama dengan petugas TNBTS, Koramil serta masyarakat peduli api (MPA). Kami memantau sejumlah titik di kawasan hutan untuk memastikan tidak ada titik api maupun kepulan asap," kata Wahono.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan di Blok Bantengan, Desa Ranupani, serta Blok B29, Desa Argosari.

Hasil pemantauan sekitar pukul 11.30 WIB, petugas tidak menemukan adanya kepulan asap maupun titik api di wilayah yang dipantau.

Selain monitoring, petugas juga melakukan penyekatan dan sterilisasi terhadap jalur pintas yang dikenal masyarakat sebagai jalur Jantur.

Pemeriksaan dilakukan terhadap pelintas jalur tersebut, termasuk identitas dan barang bawaan. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi terjadinya kebakaran akibat aktivitas manusia di kawasan hutan.

"Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap pelintas jalur Jantur, termasuk identitas dan barang bawaan. Ini sebagai langkah antisipasi agar tidak ada aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran," ujar Wahono.

Menurutnya, pengawasan kawasan hutan perlu dilakukan secara bersama-sama, terutama pada jalur yang menjadi akses keluar-masuk masyarakat.

Petugas juga mengingatkan masyarakat yang melintas agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta ikut menjaga kelestarian kawasan TNBTS.

Wahono menambahkan, monitoring akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dari potensi kebakaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan. Jika menemukan adanya asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepatnya," katanya.

Kegiatan monitoring dan pencegahan tersebut melibatkan unsur kepolisian, TNI, petugas TNBTS serta MPA. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla di kawasan TNBTS, khususnya wilayah Resort Ranupani.

Patroli Perintis Presisi Polres Lumajang Sasar Jalan Sepi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas


LUMAJANG ,Merdekanews.id Satuan Samapta Polres Lumajang menggelar patroli perintis Presisi dengan menyasar sejumlah ruas jalan yang sepi di wilayah hukum Polres Lumajang.

Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, patroli perintis Presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Lumajang.

"Kami melakukan patroli secara mobile dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan atau sepi. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas," ujar Agus.

Menurutnya, ruas jalan yang sepi menjadi salah satu sasaran patroli karena minimnya aktivitas masyarakat pada malam hari dapat meningkatkan kerawanan terhadap tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan pemantauan situasi di sepanjang jalur yang dilalui. Petugas juga memastikan kondisi lingkungan tetap aman serta mengantisipasi adanya aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Agus mengatakan, patroli tidak hanya dilakukan di jalan utama, tetapi juga menyasar sejumlah titik yang minim penerangan dan aktivitas masyarakat.

"Patroli ini merupakan bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman ketika beraktivitas maupun saat melintas di jalan pada malam hari," katanya.

Selain melakukan pemantauan, personel juga mengimbau masyarakat yang ditemui agar tetap berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari. Warga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya kejadian atau aktivitas yang mencurigakan.

Agus menambahkan, patroli perintis Presisi akan terus dilakukan secara berkala dengan menyesuaikan situasi dan kondisi wilayah.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera informasikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti," ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Lumajang dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan di wilayah hukumnya.

23/09/2026

Polsek Tempursari Pantau Pertumbuhan Jagung Petani


LUMAJANG ,Merdekanews.id Jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Tempursari, Polres Lumajang, terus menunjukkan aksi nyata dalam mengawal Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan. Petugas turun langsung ke lahan pertanian guna membantu serta mendampingi masyarakat dalam memaksimalkan budidaya tanaman jagung.

Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, S.H., menegaskan bahwa pendampingan rutin ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menyokong keberhasilan sektor pertanian lokal.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas di kebun jagung warga bertujuan untuk memberikan dorongan motivasi serta memastikan proses perawatan tanaman berjalan dengan baik demi hasil panen yang optimal," ujar Iptu Sukirno, S.H.

Kapolsek Tempursari menjelaskan bahwa selain memantau kondisi fisik tanaman, personel Bhabinkamtibmas juga berinteraksi dengan para petani guna menyerap berbagai aspirasi terkait pengelolaan lahan dan kendala yang dihadapi selama masa tanam.

"Sinergi Polri dan masyarakat merupakan kunci penting. Kami siap mendampingi petani agar produksi komoditas pangan, khususnya jagung di wilayah Tempursari, terus terjaga kualitasnya," jelasnya.

Melalui pendampingan yang intensif ini, Polsek Tempursari berharap sektor pertanian di wilayah Tempursari dapat berkembang pesat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.

"Harapan kami, penanaman jagung yang optimal ini dapat memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkasnya.

22/09/2026

Polsek Senduro Bersama TNBTS dan MPA Pantau Kawasan Hutan, Cegah Kebakaran di Jalur Jantur


LUMAJANG ,Merdekanews.id Polsek Senduro bersama Koramil dan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) serta masyarakat peduli api (MPA) melakukan monitoring dan pencegahan kebakaran hutan di wilayah kerja TNBTS Resort Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi munculnya titik api sekaligus memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dari potensi kebakaran.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan permohonan bantuan personel dari pihak TNBTS untuk melakukan pemantauan dan pencegahan kebakaran hutan.

"Personel gabungan melakukan monitoring di wilayah Desa Ranupani dan Desa Argosari, khususnya kawasan yang menjadi jalur Jantur," ujar Wahono.

Dari hasil pemantauan sekitar pukul 11.30 WIB, petugas tidak menemukan adanya kepulan asap maupun titik api di wilayah kawasan hutan yang dipantau.

"Untuk hasil monitoring, di Blok Bantengan maupun Blok B29 tidak terlihat adanya kepulan asap ataupun titik api," kata Wahono.

Selain melakukan pemantauan, petugas gabungan juga melakukan penyekatan dan sterilisasi terhadap jalur pintas yang menghubungkan kawasan Blok Bantengan Desa Ranupani dengan Blok B29 Desa Argosari.

Pemeriksaan dilakukan terhadap para pelintas, termasuk pemeriksaan identitas dan barang bawaan. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir potensi aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan.

Wahono menegaskan, kegiatan monitoring dan pencegahan akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan hutan yang memiliki kerawanan.

"Kami bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan pencegahan. Pemeriksaan terhadap pelintas juga dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat memicu kebakaran," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat maupun para pelintas kawasan hutan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kepulan asap," kata Wahono.

Kegiatan monitoring tersebut melibatkan unsur Polsek Senduro, Koramil, petugas TNBTS dan masyarakat peduli api (MPA).

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan sekaligus menjaga keamanan kawasan TNBTS, khususnya wilayah Resort Ranupani.

Polisi Ketok Digencarkan, Polsek Padang Patroli Dialogis Sasar Warga dan Pemuda


Lumajang ,Merdekanews.id Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polsek Padang, Polres Lumajang. Salah satunya melalui program Polisi Ketok yang diwujudkan dengan patroli dialogis menyambangi warga dan tokoh masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Kapolsek Padang Iptu Buriantoro, S.H., bersama anggota di wilayah Desa Padang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.

Patroli dimulai sekitar pukul 22.30 WIB. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi warga dan pemuda yang masih beraktivitas pada malam hari sekaligus berdialog secara langsung untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Padang Iptu Buriantoro mengatakan, patroli dialogis merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya gangguan keamanan dan kriminalitas.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti," ujar Iptu Buriantoro.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga.

Dalam patroli tersebut, personel juga memberikan imbauan agar warga dan para pemuda turut menjaga situasi lingkungan tetap kondusif serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

"Kegiatan patroli dialogis seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat," tambahnya.

Kegiatan yang melibatkan Iptu Buriantoro bersama Aipda Chusaini dan Bripka Herdian tersebut berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

Polsek Padang memastikan kegiatan patroli dan komunikasi dengan masyarakat menjadi salah satu langkah preventif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.

Polsek Sumbersuko Gencarkan Patroli KRYD, Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas


LUMAJANG ,Merdekanews.id Polsek Sumbersuko jajaran Polres Lumajang melaksanakan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) cipta kondisi (Cipkon) di wilayah Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya 3C yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kapolsek Sumbersuko AKP Catur Juriyanto mengatakan, patroli KRYD dilakukan dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya gangguan kamtibmas.

"Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami menyambangi daerah rawan, permukiman warga, kawasan wisata dan pertokoan," ujar Catur Juriyanto.

Dalam pelaksanaan patroli, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat. Warga diajak berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Polisi mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal serta tidak mudah memberikan kepercayaan kepada pihak yang mencurigakan.

Selain itu, perhatian khusus diberikan terhadap keamanan kendaraan. Warga diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci saat diparkir dan menggunakan kunci pengaman tambahan untuk mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor.

"Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok maupun bagasi kendaraan. Kendaraan yang diparkir tetap harus dikunci dan, bila memungkinkan, gunakan kunci ganda," kata Catur.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Karena itu, kepolisian tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan patroli dialogis.

"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas. Keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat," jelasnya.

Petugas juga mengimbau warga segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.

Dengan adanya patroli secara rutin, diharapkan ruang gerak pelaku kejahatan dapat dipersempit sekaligus mencegah munculnya kesempatan untuk melakukan tindak kriminalitas.

"Apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, jangan ragu untuk segera melapor kepada Polsek Sumbersuko atau kantor polisi terdekat. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan penanganan secara cepat," pungkas Catur.

Patroli KRYD cipta kondisi tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Sumbersuko dalam menjaga harkamtibmas sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kawal Program Asta Cita, Polsek Pronojiwo Pantau Pertumbuhan Jagung Petani

LUMAJANG ,Merdekanews.id Jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Pronojiwo, Polres Lumajang, terus menunjukkan aksi nyata dalam mengawal Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan. Petugas turun langsung ke lahan pertanian guna membantu serta mendampingi masyarakat dalam memaksimalkan budidaya tanaman jagung, Selasa (22/9/2026).

Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto, menegaskan bahwa pendampingan rutin ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menyokong keberhasilan sektor pertanian lokal.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas di kebun jagung warga bertujuan untuk memberikan dorongan motivasi serta memastikan proses perawatan tanaman berjalan dengan baik demi hasil panen yang optimal," ujar AKP Soegeng Susanto.

Kapolsek Pronojiwo menjelaskan bahwa selain memantau kondisi fisik tanaman, personel Bhabinkamtibmas juga berinteraksi dengan para petani guna menyerap berbagai aspirasi terkait pengelolaan lahan dan kendala yang dihadapi selama masa tanam.

"Sinergi Polri dan masyarakat merupakan kunci penting. Kami siap mendampingi petani agar produksi komoditas pangan, khususnya jagung di wilayah Pronojiwo, terus terjaga kualitasnya," jelasnya.

Melalui pendampingan yang intensif ini, Polsek Pronojiwo berharap sektor pertanian di wilayah Pronojiwo dapat berkembang pesat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.

"Harapan kami, penanaman jagung yang optimal ini dapat memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkasnya.

21/09/2026

Polsek Gucialit Gencarkan Patroli, Polisi Sasar Titik Rawan Kejahatan dan Tempat Wisata


LUMAJANG ,Merdekanews.id Polsek Gucialit meningkatkan kegiatan patroli terbuka untuk mengantisipasi tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Patroli dilakukan di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Gucialit menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Polisi juga memantau kawasan yang berpotensi menjadi sasaran pelaku kejahatan, termasuk titik rawan aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Patroli kali ini dilaksanakan oleh Aiptu Sunanto, S.H. dan Aiptu Mu'anas. Kehadiran personel di lapangan sekaligus menjadi langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas.

Kapolsek Gucialit AKP Gusti Ngurah Bagus Puspanadi mengatakan, patroli rutin merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

"Patroli kami lakukan secara rutin sebagai langkah pencegahan. Kehadiran anggota di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya kesempatan bagi pelaku untuk melakukan tindak kriminal," ujar Gusti Ngurah Bagus Puspanadi.

Menurutnya, patroli tidak hanya dilakukan dengan berkeliling menggunakan kendaraan dinas. Petugas juga melakukan patroli dialogis dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban.

Melalui komunikasi langsung tersebut, masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan hal yang mencurigakan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat," katanya.

Selain menyasar permukiman dan pusat aktivitas warga, personel juga memberikan perhatian terhadap lokasi publik dan tempat wisata. Kehadiran polisi di lokasi tersebut diharapkan dapat mencegah berbagai gangguan, seperti aksi premanisme, tawuran, balap liar maupun bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

Gusti mengatakan, patroli juga menjadi sarana bagi anggota untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Dengan pemantauan secara langsung, polisi dapat lebih cepat merespons apabila terdapat laporan atau kejadian yang membutuhkan penanganan.

"Patroli merupakan salah satu bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Dengan melihat kondisi di lapangan, anggota bisa melakukan deteksi dini dan mengambil langkah cepat apabila ditemukan potensi gangguan keamanan," jelasnya.

Kegiatan patroli kewilayahan dilakukan secara berkelanjutan, baik siang maupun malam hari, termasuk melalui kegiatan Blue Light Patrol. Polsek Gucialit memastikan kegiatan tersebut akan terus ditingkatkan sesuai situasi dan kebutuhan di lapangan.

Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan rasa aman serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polsek Gucialit terpantau aman, lancar dan kondusif. Polsek Gucialit mengimbau masyarakat tetap menjaga kewaspadaan dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman.

"Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Peran serta masyarakat sangat penting. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman dan kondusif," pungkas Gusti.

Sat Samapta Polres Lumajang Gencarkan Patroli Perintis Presisi


LUMAJANG ,Merdekanews.id Satuan Samapta Polres Lumajang melaksanakan Patroli Perintis Presisi untuk mengantisipasi kriminalitas jalanan dan tindak pidana 3C di wilayah Kabupaten Lumajang.

Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada malam hari ketika aktivitas masyarakat dan pengguna jalan masih berlangsung.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, Patroli Perintis Presisi dilakukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Patroli Perintis Presisi kami laksanakan sebagai langkah pencegahan terhadap kriminalitas jalanan dan 3C. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan," ujar Agus Sugiharto.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Samapta melakukan patroli secara mobile dengan menyambangi sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas.

Patroli juga menjadi sarana untuk memantau aktivitas masyarakat serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Menurut Agus, kehadiran polisi secara langsung di lapangan menjadi salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat. Selain melakukan pemantauan, personel juga dapat memberikan imbauan kamtibmas apabila menemukan aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat beraktivitas atau berkendara pada malam hari. Apabila melihat sesuatu yang mencurigakan, segera informasikan kepada petugas kepolisian," katanya.

Agus menambahkan, patroli tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi lebih mengedepankan upaya pencegahan. Dengan patroli yang dilakukan secara berkala dan berpindah-pindah, polisi dapat menjaga situasi kamtibmas sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.

"Kami terus mengoptimalkan kegiatan patroli untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," jelasnya.

Selain mengantisipasi 3C, Patroli Perintis Presisi juga diarahkan untuk mencegah gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

Sat Samapta Polres Lumajang memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan secara rutin dengan menyesuaikan dinamika situasi keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang.

"Kami berharap dengan kehadiran personel di lapangan, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kamtibmas," pungkas Agus.

Patroli Perintis Presisi berlangsung dengan aman dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Lumajang dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kawal Program Asta Cita, Polsek Senduro Pantau Pertumbuhan Jagung Petani

​Lumajang , Merdekanews.id Jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Senduro, Polres Lumajang, terus menunjukkan aksi nyata dalam mengawal Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan. Petugas turun langsung ke lahan pertanian guna membantu serta mendampingi masyarakat dalam memaksimalkan budidaya tanaman jagung, Senin (21/9/2026). 

​Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santoso, menegaskan bahwa pendampingan rutin ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menyokong keberhasilan sektor pertanian lokal.

​"Kehadiran Bhabinkamtibmas di kebun jagung warga bertujuan untuk memberikan dorongan motivasi serta memastikan proses perawatan tanaman berjalan dengan baik demi hasil panen yang optimal," ujar AKP Wahono.

Kapolsek senduro juga menjelaskan ​Selain memantau kondisi fisik tanaman, personel Bhabinkamtibmas juga berinteraksi dengan para petani guna menyerap berbagai aspirasi terkait pengelolaan lahan dan kendala yang dihadapi selama masa tanam.

​"Sinergi Polri dan masyarakat merupakan kunci penting. Kami siap mendampingi petani agar produksi komoditas pangan, khususnya jagung di wilayah Senduro, terus terjaga kualitasnya," Jelasnya.

Ia juga mengatakan ​Melalui pendampingan yang intensif ini, Polsek Senduro berharap sektor pertanian di wilayah Senduro dapat berkembang pesat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.

​"Harapan kami, penanaman jagung yang optimal ini dapat memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkasnya.

Polsek Gucialit Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas


Lumajang ,Merdekanews.id Polsek Gucialit Polres Lumajang terus meningkatkan kegiatan patroli kewilayahan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli terbuka tersebut dilaksanakan  mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah lokasi di wilayah hukum Polsek Gucialit.

Kapolsek Gucialit AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi, S.H. mengatakan, patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Patroli rutin ini merupakan upaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ujar AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan, termasuk kawasan publik dan tempat wisata. Petugas juga memantau aktivitas masyarakat serta menyampaikan imbauan kamtibmas.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah munculnya niat melakukan tindak kriminal.

Selain mengantisipasi 3C, patroli juga diarahkan untuk mencegah aksi premanisme, tawuran, balap liar maupun gangguan kamtibmas lainnya.

“Anggota juga melakukan patroli dialogis dengan masyarakat. Kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, patroli kewilayahan dilaksanakan secara rutin, baik siang maupun malam hari, termasuk melalui kegiatan Blue Light Patrol. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri melakukan deteksi dini dan memberikan respons cepat terhadap berbagai persoalan keamanan di wilayah hukum Polsek Gucialit.

“Keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Patroli KRYD Polsek Klakah Sasar Daerah Rawan Kriminalitas dan Obyek Vital


Lumajang ,Merdekanews.id Anggota Polsek Klakah, Polres Lumajang, meningkatkan kegiatan patroli dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut digelar pada malam.
Patroli dilakukan dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan kriminalitas. Petugas juga menyambangi obyek vital serta memantau situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Polsek Klakah.

Kapolsek Klakah AKP Ilham Ade Putra mengatakan, patroli KRYD merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, terutama tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

"Patroli ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya 3C. Selain itu, anggota juga berdialog dengan warga untuk menyampaikan imbauan keamanan," kata Ilham.

Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog dengan masyarakat yang ditemui di sejumlah lokasi. Warga diajak bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan.

Menurut Ilham, kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas kepolisian," ujarnya.

Selain mengantisipasi kriminalitas, pemantauan arus lalu lintas juga menjadi bagian dari patroli. Petugas memastikan situasi di jalan tetap aman dan kondusif, terutama pada malam hari saat aktivitas masyarakat masih berlangsung.

Polsek Klakah memastikan kegiatan patroli KRYD akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Klakah.

Polsek Senduro Perketat Monitoring Jalur Jantur TNBTS, Cegah Karhutla


Lumajang ,Merdekanews.id Personel Polsek Senduro bersama anggota Koramil, petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan masyarakat peduli api (MPA) melakukan monitoring serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TNBTS Resort Ranupani, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan yang berlangsung  tersebut menyasar kawasan jalur Jantur yang menghubungkan wilayah Desa Ranupani dan Desa Argosari, Kecamatan Senduro.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai tindak lanjut permohonan bantuan personel dari pihak TNBTS untuk memantau kondisi kawasan hutan sekaligus mengantisipasi munculnya titik api.

"Personel gabungan melakukan monitoring dan pencegahan karhutla di wilayah Desa Ranupani dan Desa Argosari. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga sore hari," kata Wahono dalam keterangannya.

Menurut dia, pemantauan dilakukan di sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian, di antaranya Blok Bantengan di Desa Ranupani dan Blok B29 di Desa Argosari.

Hasil pemantauan hingga sekitar pukul 12.30 WIB menunjukkan kondisi kawasan terpantau aman. Petugas tidak menemukan adanya kepulan asap maupun titik api di wilayah yang dipantau.

"Dari hasil pantauan di Blok Bantengan maupun Blok B29, sudah tidak terlihat adanya kepulan asap ataupun titik api," ujarnya.

Meski kondisi terkendali, petugas tetap melakukan langkah pencegahan dengan menyekat dan mensterilkan jalur pintas yang dikenal sebagai jalur Jantur.

Pemeriksaan dilakukan terhadap masyarakat yang melintas melalui jalur tersebut. Petugas juga memeriksa identitas serta barang bawaan para pelintas.

Langkah itu dilakukan untuk meminimalkan potensi munculnya kebakaran akibat aktivitas manusia di kawasan hutan TNBTS.

"Selain monitoring, kami juga melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap pelintas jalur Jantur, termasuk pemeriksaan identitas dan barang bawaan. Ini sebagai upaya meminimalkan potensi terjadinya kebakaran di kawasan tersebut," jelas Wahono.

Kapolsek menegaskan, pemantauan kawasan hutan akan terus dilakukan secara bersama-sama dengan unsur terkait. Sinergi antara kepolisian, TNI, petugas TNBTS dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla.

Kegiatan monitoring tersebut sekaligus menjadi langkah antisipasi mengingat kawasan TNBTS memiliki kondisi medan dan vegetasi yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan.

Polsek Senduro juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di kawasan hutan agar mematuhi ketentuan yang berlaku dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan adanya asap atau titik api," pungkas Wahono.

Cegah 3C, Polsek Kedungjajang Patroli Malam di Jalur Wonorejo


Lumajang ,Merdekanews.id Anggota Polsek Kedungjajang Polres Lumajang melaksanakan patroli kewilayahanya.
 Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari cipta kondisi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan perhatian, salah satunya kawasan seputaran jalan lintas desa (Jlt) di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.

Pantauan petugas dilakukan untuk memastikan situasi di jalur tersebut tetap aman, terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

Petugas menyusuri kawasan tersebut sambil memantau kondisi lingkungan dan aktivitas warga. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Plt Kapolsek Kedungjajang Iptu Novandy Helda Prasetya mengatakan, patroli malam merupakan salah satu kegiatan rutin kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Patroli ini kami lakukan dalam rangka cipta kondisi dan mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya 3C. Anggota melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli,” kata Novandy saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Menurut dia, patroli tidak hanya dilakukan dengan melintas di jalan, tetapi juga dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Jika ditemukan situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, petugas dapat melakukan langkah pencegahan sesuai kondisi di lapangan.

Keberadaan polisi pada malam hari juga diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas maupun pengguna jalan yang melintas di wilayah Kecamatan Kedungjajang.

“Selain untuk mencegah tindak kriminalitas, kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan nyaman,” ujarnya.

Novandy menambahkan, upaya menjaga keamanan tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian. Peran masyarakat diperlukan untuk membantu menciptakan lingkungan yang aman dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi di sekitarnya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas atau orang yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal maupun di lokasi lain.

“Kalau masyarakat melihat sesuatu yang mencurigakan, jangan ragu untuk menyampaikan kepada petugas. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam upaya pencegahan gangguan kamtibmas,” kata Novandy.

Dari kegiatan patroli tersebut, personel Polsek Kedungjajang terus melakukan pemantauan situasi di wilayah hukum Polsek Kedungjajang. Kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif kepolisian.

Patroli malam sekaligus menjadi sarana bagi anggota untuk mengetahui kondisi keamanan secara langsung di lapangan. Dengan kegiatan tersebut, potensi gangguan dapat diantisipasi lebih awal sehingga tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

Polsek Kedungjajang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kewaspadaan dan komunikasi antara warga dengan kepolisian dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya pada malam hari.

Cegah Balap Liar dan Tawuran, Polsek Yosowilangun Patroli JLS Lumajang


Lumajang ,Merdekanews.id Anggota Polsek Yosowilangun Polres Lumajang meningkatkan patroli di sepanjang Jalan Lintas Selatan (JLS) wilayah Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aksi balap liar sekaligus mencegah terjadinya perkelahian antarkelompok pemuda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyisir sejumlah titik di sepanjang JLS yang dinilai berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya pemuda maupun aktivitas balap liar.

Kapolsek Yosowilangun Iptu Rusdi Rusdiq Sudarmanto mengatakan, patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan JLS.

“Patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi balap liar dan mencegah terjadinya perkelahian antarkelompok pemuda. Kami juga mengimbau masyarakat dan para pemuda agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu keamanan maupun pengguna jalan,” kata Rusdi.

Menurut dia, keberadaan petugas di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pemuda yang ditemui agar bersama-sama menjaga situasi keamanan di wilayah tersebut.

Dari hasil patroli, petugas tidak menemukan adanya kegiatan balap liar maupun kelompok pemuda yang berkumpul di sepanjang JLS wilayah Kecamatan Yosowilangun.

Situasi di lokasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan akses JLS.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jangan sampai JLS digunakan untuk balap liar atau kegiatan lain yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Rusdi.

20/09/2026

Bhabinkamtibmas Polsek Pasirian Dampingi Warga Olah Lahan Pertanian


​Lumajang ,Merdekanews.id Jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Pasirian, Polres Lumajang, terus aktif mendukung percepatan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor pertanian. Petugas turun langsung ke lapangan guna membantu serta mendorong masyarakat dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian dan pekarangan pangan bergizi di desa binaan.

​Langkah pendampingan ini menjadi bukti nyata sinergi yang kokoh antara jajaran Polri dan warga setempat dalam mengawal pencapaian swasembada pangan nasional dari tingkat akar rumput.

​Kapolsek Pasirian menyampaikan bahwa kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah-tengah petani bertujuan untuk memberikan dorongan motivasi sekaligus memastikan proses produksi pertanian berjalan lancar.

​"Kami menerjunkan Bhabinkamtibmas langsung ke lapangan untuk mendampingi para petani. Kami ingin memastikan pengolahan lahan dan pemanfaatan pekarangan pangan bergizi dapat terealisasi secara optimal," ujarnya.

​Dalam kegiatan peninjauan tersebut, anggota Bhabinkamtibmas turut berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi serta memetakan kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari perawatan tanaman hingga ketersediaan sarana pendukung pertanian.

​"Sinergi Polri dan masyarakat adalah modal utama. Keterlibatan kami di sektor pertanian ini merupakan bentuk komitmen untuk ikut serta menjaga kedaulatan serta kestabilan pangan warga," tambahnya.

​Melalui pendampingan yang intensif dan berkelanjutan ini, Polsek Pasirian berharap pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kecamatan Pasirian semakin meningkat pesat sehingga mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.

​"Harapan kami, pemanfaatan lahan dan pekarangan gizi ini dapat memperkuat kemandirian pangan keluarga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi swasembada pangan nasional," pungkasnya.

19/09/2026

PATAS Keluhkan Aktivitas Tambang Terhenti, DPRD Lumajang Janji Kawal Perpanjangan IUP


Lumajang , Merdekanews.id Personel Polres Lumajang melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan audiensi Paguyuban Pemuda Tambang Semeru (PATAS) Desa Pasrujambe dengan DPRD Kabupaten Lumajang.

Audiensi yang berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten Lumajang, Jalan Raya Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, tersebut membahas kondisi dan permasalahan pertambangan pasir rakyat di aliran Kali Mujur.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.57 WIB hingga sekitar pukul 10.11 WIB. Sebanyak 16 perwakilan PATAS hadir dalam audiensi tersebut.

Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, kehadiran personel kepolisian dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

"Personel melakukan pemantauan dan pengamanan selama kegiatan audiensi berlangsung. Secara umum situasi aman, tertib dan kondusif," kata Suprapto.

Dalam audiensi, perwakilan PATAS menyampaikan keresahan masyarakat terkait berhentinya aktivitas pertambangan manual setelah sejumlah izin usaha pertambangan (IUP) berakhir dan masih dalam proses perpanjangan.

Pendamping PATAS, Abdul Rohim, mengatakan kondisi tersebut berdampak terhadap masyarakat Desa Pasrujambe yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas pertambangan.

Menurutnya, masyarakat sebelumnya telah berkoordinasi dengan pemilik IUP agar aktivitas pertambangan dapat berjalan sesuai ketentuan. Namun, berakhirnya izin sejumlah perusahaan membuat masyarakat tidak dapat bekerja seperti sebelumnya.

PATAS kemudian meminta DPRD bersama pemerintah mencarikan solusi selama proses perizinan berlangsung.

Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah penerbitan SKAB sementara. Mereka juga mempertanyakan kemungkinan masyarakat memanfaatkan izin perusahaan yang bergerak di sektor batuan atau koral sambil menunggu proses perpanjangan IUP.

"Kami berharap ada solusi agar masyarakat tetap bisa bekerja dan memberikan kontribusi kepada daerah melalui kegiatan yang sesuai dengan ketentuan," ujar Abdul Rohim dalam audiensi.

Selain itu, PATAS meminta pemerintah melibatkan masyarakat dalam kegiatan normalisasi sungai sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana banjir.

Mereka juga mendorong pemerintah segera menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sehingga masyarakat dapat mengajukan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, pihak DPRD Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa proses perpanjangan sejumlah IUP masih berlangsung. Dari hasil koordinasi dengan pihak ESDM, terdapat dokumen yang masih perlu dilakukan pembenahan.

Anggota Komisi C DPRD Lumajang, Muhammad Yusuf, mengatakan proses perizinan diperkirakan dapat selesai sekitar November 2026. DPRD berkomitmen membantu mengawal proses tersebut sesuai kewenangannya.

DPRD juga menegaskan tidak dapat memberikan perlindungan hukum terhadap aktivitas pertambangan yang belum memiliki dasar perizinan.

Kabag Ops Polres Lumajang Kompol Jauhar Ma'arif dalam audiensi mengimbau masyarakat maupun pemilik izin untuk tetap mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pertambangan di luar titik atau koordinat yang telah ditentukan dalam izin.

"Polres tidak akan bertindak di luar kewenangan. Kami mengimbau seluruh pihak mengikuti ketentuan yang berlaku dan tidak melakukan aktivitas di luar titik atau koordinat izin karena dapat menimbulkan permasalahan hukum," ujar Jauhar.

DPRD selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak ESDM untuk mendapatkan kejelasan mengenai proses perpanjangan IUP.

Masyarakat PATAS juga disarankan melakukan audiensi dengan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang agar persoalan tersebut dapat dicarikan solusi sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Audiensi berakhir sekitar pukul 10.08 WIB. Para peserta kemudian meninggalkan Kantor DPRD Kabupaten Lumajang menuju Desa Pasrujambe.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.