23/12/2022

Musdes Insidentil Laporan Pertanggung Jawaban Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur Desa Karang Winongan Kecamatan Mojoagung Jombang


JOMBANG,,Merdekanews.id Desa Karang Winongan kecamatan Mojoagung kabupaten Jombang adakan Musdes Insidentil sekaligus laporan Pertanggung jawaban Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur terkait program pemberdayaan Bumdes" Lentera Jaya ", kegiatan ini diadakan di balai desa Karang Winongan berjalan lancar dan kondusif, Rabu (21/12/2022).
Acara tersebut, disamping dihadiri Camat Mojoagung, tokoh masyarakat, Ketua BPD beserta pengurus.

Dalam sambutannya, kepala desa.
Karang Winongan" H. Iknan " menyampaikan dengan adanya Bumdes Lentera Jaya ini sangat membantu khususnya masyarakat desa Karang Winongan dan masyarakat luar desa Karang Winongan.

Harapan kami, dengan adanya Bumdes Lentera Jaya desa Karang Winongan kecamatan Mojoagung kabupaten Jombang semakin maju sesuai harapan masyarakat.

Diterarangkan pula oleh Kepala desa Karang Winongan, Bumdes ini yang awalnya unit Simpan pinjam, unit masker, unit catring dengan Bantuan Keuangan (BK) sebesar 100 Juta berjalan lancar, sedangkan Bantuan Keuangan yang akan datang sebesar 75 juta akan kami kembangkan melalui unit perdagangan.

Disisi lain, kami sampaikan kepada bpk Camat bahwa sebetulnya desa Karang Winongan ini pinginnya maju namun dari OPD belum ada turun ijin yang kami sampaikan dan itu menjadi kendala, maka dari itu mohon bantuannya disampaikan ke OPD yang terkait, ucapnya.

Sementara itu, Camat Mojoagung" Muchtar, S.IP. M.Si. dalam sambutannya, dengan Musdes Insidentil terkait Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur tahun 2022 bisa disampaikan secara keseluruhan kepada masyarakat desa Karang Winongan dan perlu saya tambahkan bahwa Bumdes Lentera Jaya merupakan salah satu Bumdes yang ada di kecamatan Mojoagung merupakan badan usaha dimana perkembangannya yang sangat luar biasa muda mudahan kedepan semakin sukses.

Dan saya masih ingat modal awal 100 Juta yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang semakin sukses, apalagi mayoritas pekerja adalah ibu ibu (memperdayakan ibu ibu) setiap harinya mendapat upah antara 60 ribu sampai 70 ribu per hari.

Selanjutnya program provinsi maupun pemerintah Kabupaten Jombang memberikan modal sekaligus pembinaan terhadap Bumdes Bumdes yang sekiranya bisa di pacu di maksimalkan terutama aktivitas dan pendalamannya, saya katakan lagi semoga desa Karang Winongan semakin maju dengan adanya pengelolaan badan usaha milik desa,ucapnya.

Disamping itu, Direktur Bumdes Lentera Jaya " Masrifah" menyampaikan kepada awak media, dengan bantuan awal 100 Juta di tahun 2015 sudah berkembang dan dirasakan oleh masyarakat Desa Karang Winongan, bisa memperdayakan ibu ibu untuk menambah kebutuhan atau ekonomi sehari hari dengan hasil yang sangat fantastis antara 60ribu sampai 70 ribu per harinya, semoga dengan adanya Bumdes ini harapan kami desa Karang Winongan semakin maju dan berkembang.

Selanjutnya, dengan kesepakatan bantuan provinsi sebesar 75 juta akan kami kembangkan dengan unit Perdagangan, terkait dengan laporan pelaksanaan kita bacakan mulai dari Roundom pengajuan sampai dengan musdes LPJ, sosialisasi yang dilaksanakan di Malang tanggal 15 sampai 17 Maret 2022, setelah itu kita laksanakan musyawarah desa Insidentil untuk uji kelayakan pada tanggal 23 Maret 2022.

Penyusunan dan pengajuan bantuan kita mulai pada bulan September 2022 sedang berverifikasi Provinsi pada bulan Oktober 2022, setelah terjadi Verifikasi dana tersebut telah di transfer ke rekening desa pada tanggal 11 Nopember 2022.

Perlu diketahui dana Bantuan sebesar 75 juta diambil 3 juta untuk biaya operasional desa tak lain untuk musyawarah Insidentil sedangkan 17 Nopember 2022 dari rekening desa masuk kerekenind Bumdes 72 juta, untuk realisasi mulai Desember sampai hari ini 22 Desember 2022 akan kami lakukan untuk unit usaha Perdagangan, tutupnya.(EVA)

22/12/2022

Tergiur Iming-iming Proyek PL- an Pria Asal Tebuireng Tertipu 25 Juta


Jombang, Merdekanews.id – Awalnya dijanjikan proyek PL- an (penunjukkan langsung), pria berinisial An (37) warga Dusun Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ini, telah menyerahkan uang sebesar 25 juta kepada WZ inisial sejak dua tahun lalu.

An mengatakan, kepada awak media (Rabu, 21/12/22) saat ditemui di lapak area makam Gus Dur, kejadian yang dia alami sekitar awal pandemi melanda Kabupaten Jombang. Saat itu, dirinya mengaku tergiur dengan tawaran mengerjakan proyek, meski ada embel-embel harus membayar per CV 5 juta, Proyek yang dijanjikan, merupakan proyek PL-an (penunjukan langsung) yang nilainya antara Rp 50 hingga Rp 100 juta.

“Waktu itu, katanya ada  proyek PL-an di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, namun untuk mendapatkan proyek tersebut saya dimintai sejumlah uang. Untuk setoran sejumlah Rp 5 juta satu CV dan  mengerjakan sebanyak 3 titik proyek,"ungkap An.

“Nah, saya setor sebanyak 3 tahap, pertama Rp 5 juta, kemudian Rp 10 juta dan lagi Rp 10 juta. Kalau CV-nya saya siapkan waktu itu. Kejadiannya saat itu, sekitar April 2020, mau puasa,” rincinya.

“Uang sudah saya setor ke WZ tiga tahap secara tunai di rumah pak Mu, di kawasan desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang,” imbuhnya.

Meski sudah setor uang sebanyak itu, An mengaku tidak pernah mendapatkan proyek seperti yang dijanjikan WZ, pada tahun 2020.

“Sampai akhir tahun 2020, ketika saya tagih, dia selalu bilang masih nunggu rilis,” ujarnya.

Setelah ditagih dan hingga pergantian tahun pun An masih cukup bersabar menunggu untuk mendapatkan proyek yang dijanjikan. Namun, kondisinya sama, proyek tersebut tak kunjung dia dapatkan sepanjang 2021.

An kemudian memutuskan untuk menagih WZ agar uangnya kembali. Pasalnya, dia juga diburu orang lain agar uang yang dia pinjam itu, juga kembali.

“Sebagian dari uang itu, saya juga pinjam ke orang lain,” katanya.

Karena terus ditagih dan uang Rp 25 juta di WZ itu tak kunjung kembali, An kemudian merelakan sepeda motornya digadaikan untuk menutup utangnya tersebut.

“Dua motor saya gadaikan untuk bayar utang saya itu,” sambungnya.

Atas kondisi ini. An mengaku, bahtera rumah tangganya sedikit terganggu dengan kejadian ini. “Karena waktu itu istri nggak tau soal ini. Nah ketika tahu, ya istri pasti marah dan sering ribut,” ujarnya.

Harapannya WZ memiliki itikad baik dan segera mengembalikan uangnya. Dia sudah tidak mau berharap sejumlah proyek yang dijanjikan WZ.

“Saya pingin uang saya balik saja. Saya sudah nggak mau dengan proyek itu. Apabila  WZ tidak ada itikad baik, saya akan melakukan upaya hukum karena saya sudah capek nagih dan janji-janji nya,” pungkasnya. (Kay/Mac)

Ratusan Personil Polres Jombang, Amankan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023


Jombang, Merdekanews.id - Kepolisian Resor (Polres) Jombang bersinergi dengan instansi terkait siap melaksanakan pengamanan perayaan  natal 2022 dan tahun baru 2023 di wilayah Jawa Timur.
Itulah tajuk pada apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2022 di lapangan Polres Jombang dalam rangka pengamanan peringatan hari Natal 2022 dan tahun baru 2023.

Apel dipimpin wakil bupati Jombang, Sumrambah didampingi Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat dan Dandim 0814 Jombang, Letkol Inf Muhammad Hanafi dan Dansat radar 222 Kabuh Letkol Lek Yudi Amrizal.

Personel gabungan dari Kodim 0814 Jombang, Polres Jombang, Satpol PP, Dishub, BPBD, dan Ormas terdiri-dari Banser, Senkom mitra Polri, RAPI serta ORARI mengikuti apel tersebut, Kamis (22/12/2022).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang mengatakan Operasi Lilin adalah Operasi kemanusiaan pengamanan natal dan tahun baru yang dilaksanakan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya bagi umat kristiani saat menjalankan ibadah natal.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapsiagaan baik personil maupun sarana prasarana  peralatan pengamanan, soliditas unsur terkait seperti TNI, Pemkab dan mitra kamtibmas  lainnyayang dilibatkan . serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merasakan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Menurut Sumrambah, beberapa hal yang harus diperhatikan terkait kesiapan pengamanan natal 2022 dan tahun baru 2023 di Wilayah Jombang. Yakni bahwa sampai saat ini Pemerintah pusat belum mencabut status pandemi covid 19 dan masih memberlakukan PPKM.

"Maka protokol kesehatan dan peningkatan vaksinasi Boster untuk lansia perlu ditingkatkan," kata Sumrambah. 

Terkait dengan peringatan Natal, dikatakan dia, pasti akan ada arus pergerakan mudik atau semacamnyadan mungkin berlibur sekalian tahun baru. Maka pergerakan massa ini tentu harus memperhatikan hal yang berkaitan dengan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan.

"Tentu ini nanti harus mendapatkan perhatian dari BPBD dan Dinas Kesehatan untuk menyiapkan personelnya," ujarnya.

Disampaikan Sumrambah, perlu kerjasama yang bagus antar instansi untuk membantu dan berpartisipasi agar tetap terpelihara ketertiban dan keamanan di wilayah Jombang. 

Karena, kata Sumrambah, terpeliharanya Kamtibmas merupakan tanggungjawab bersama, bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah dan TNI polri semata. 

"Sehingga dengan demikian diharapkan semua kegiatan masyarakat berkaitan dengan perayaan natal dan tahun baru 2023 dapat dilaksanakan dengan khidmat dan harmonis,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP  Moh. Nurhidayat mengatakan, dalam mengamankan natal 2022 dan tahun baru 2023 , Polres Jombang menyiapkan sebanyak 424 personel yang terdiri 236 Polri dan 188 instansi samping .

“Personel kita sebar di sejumlah titik, di antaranya di 86 gereja di wilayah Jombang yang akan melaksanakan ibadah natal, Pos Pelayanan yang terletak  di Pos Kota (Simpang empat Jl. KH. Wakhid Hasyim) dan pos pengamanan antara lain Exit Tol Tembelang, Exit tol Bandar Kedungmulyo, Rest area 678 A, Res Area 678 B dan RTH Mojoagung,” ujar AKBP Nurhidayat.

Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Lumajang Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2022


Lumajang, Merdekanews.id -Polres Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2023 di halaman Mapolres Lumajang.

Jumlah personel yang diturunkan ada ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polres Lumajang, Kodim O821/Lumajang, Dishub, Satpol PP, Senkom, pramuka saka bhayangkara dan dinkes  dalam membantu pelaksanaan Ops Lilin Semeru.

Operasi Lilin Semeru 2022 akan dilaksanakan selama 11 hari dimulai tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023 yang difokuskan pada pengamanan di Gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru dan terminal.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan membacakan sambutan dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terkait Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022.

Demi menciptakan situasi yang kondusif, Polri dibantu unsur TNI, Pemerintah daerah, mitra kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 Hari dimulai tanggal 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023. 

Selanjutnya akan dilaksanakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) pada tanggal 3 Januari Hingga 9 Januari 2023.

Hal tersebut dipersiapkan dalam rangka mengamankan kegiatan nataru agar masyarakat merasa nyaman dan aman sebagaimana perintah Presiden Jokowi.

"Seluruh sektor dan stakeholder untuk mengantisipasi setiap gangguan dan masalah saat Natal dan Tahun Baru  betul betul disiplapkan, agar masyarakat merasa nyaman dan juga aman,” kata Kapolres saat membacakan amanat Kapolri.

Pada pengamanan nataru terdapat berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai pada sisi kesehatan kita harus tetap waspada terhadap potensi terjadi lonjakan covid 19 terlebih saat ini muncul varian baru yakni virus yang lebih cepat menular.

"Pada sisi keamanan terdapat potensi gangguan yang perlu diwaspadai seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, jalan serta penyebrangan antar pulau, serta kepedatan bandara, terminal dan pelabuhan," ungkapnya.

Kapolres berpesan, pengamanan Operasi Lilin 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang harus dapat di selesaikan. Oleh sebab itu, seluruh personel pengamanan agar senantiasa memperkuat sinergitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas.

"Pengaman Nataru sebagai kebanggaan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis dan pahami tugas maupun fungsinya masing masing," ujarnya. (Hms polres lmj)

Patroli Dialogis Polsek Tempeh Tangkal Berita Hoax dan Paham Radikalisme Pemecah Persatuan


Lumajang , Merdekanews.id Anggota Kepolisian Sektor Tempeh Polres Lumajang Jawa Timur, melaksanakan patroli dialogis menyampaikan imbauan kepada masyarakat di Desa Besuk Kecamatan Tempeh.

Bersinergi dengan anggota TNI dari Koramil setempat, petugas senada bersilaturahmi, dengan parah tokoh masyarakat, menyampaikan imbauan - imbauan penting.

Selain pesan kamtibmas, imbauan mengenai kewaspadaan pada paham radikal yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, turut menjadi bingkai komunikasi. Hingga, pemahaman pada berita yang belum tentu kebenarannya, bahkan berita hoax / bohong.

"Dalam kegiatan patroli dialogis kali ini, kami ( Polsek dan Koramil Tempeh ) menyampaikan imbauan kepada warga untuk mewaspadai paham radikalisme yang dapat memecah belah persatuan. Salahsatunya, paham radikalisme yang mengatasnamakan suatu agama tertentu. Berikut juga mewaspadai berita hoax yang dapat memecah belah persatuan," kata Kapolsek Tempeh Iptu Lugito, pada awak media.

Iptu Lugito berharap, tokoh masyarakat bisa menguatkan kebersamaan. Menjadi semua unsur lapisan masyarakat kompak, demi keutuhan wilayah, minimal lingkup desa tempat tinggal, terlebih turut memberikan edukasi/pengertian pada yang lain.

"Keutuhan itu sendiri, meliputi diantaranya teguh dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Harmonis dan rukun antar sesama, tanpa membedakan satu golongan dengan golongan yang lain, dan perihal kekompakan juga meliputi salah satunya kompak menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," imbuh Kapolsek.

Disisi lain, Perwira Polisi berpangkat dua balok kuning emas itu menegaskan, kegiatan serupa digelar bertahap, hingga menyeluruh, di wilayah hukum yang ia pimpin.

Patroli Dialogis Antisipasi 3C, Polisi Berikan Himbauan Terkait Kamtibmas

Lumajang , Merdekanews.id  Dalam rangka untuk menciptakan situasi Kamtibmas wilayah hukum Polsek Randuagung yang aman dan kondusif terus dilakukan jajaran Polsek Randuagung Polres Lumajang.

Kali ini, dua polisi melaksanakan patroli dialogis antisipasi kejahatan di wilayah Desa Randuagung.

Dalam kegiatan patroli kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) dan dialogis, anggota Polsek menyambangi warga masyarakat desa Randuagung,  Kamis (22/12/2022) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB.

Dalam Pelaksanaan Patroli, polisi bertemu dengan warga menyampaikan pesan dan himbauan kamtibmas mengajak untuk bersama sama menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif, dari segala bentuk gangguan keamanan, yang dapat meresahkan warga pada malam hari.


Kapolsek Randuagung Iptu Darmanto mengungkapkan, Kegiatan patroli ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

"Kegiatan ini juga sekaligus sebagai sarana cipta kondisi untuk menjaga kondusifitas kamtibmas di lingkungan masyarakat," jelasnya.

Pihak berharap agar seluruh warga masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

"Meningkatkan giat patroli merupakan salah satu wujud pelayanan keamanan demi mewujudkan situasi yang aman dan kondusif," pungkasnya. (Hms lmj)

Kapolsek Bersama Forkopincam Hadiri Rapat Miniloka karya Di Puskesmas Randuagung


Lumajang,Merdekanews.id Kapolsek Randuangung Iptu Darmanto menghadiri kegiatan Miniloka karya di kantor Puskesmas Randuduang, Rabu (21/12/2022).

Acara Miniloka karya dihadiri Kapolsek Randuagung, Camat Randuagung, Danramil Randuagung dan UPT sek-wilayah Kecamatan Randuagung.

Kapolsek Randuangung Iptu Darmanto menyampaikan, rapat koordinasi Miniloka karya yang diselenggarakan Puskesmas Randuagung diikuti semua Kades  se- Kecamatan Randuagung.

"Diharapkan partisipasi dari Lintas sektor untuk bersama-sama menjaga dan menciptakan Situasi Wilayah kondusip serta  membuat masyarakat aman dan nyamanm," ucapnya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Puskesmas Randuagung. Adapun tujuannya untuk menyampaikan terkait pelayanan kesehatan masyarakat di semua bidang, serta untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"kami berharap dukungan dari lintas sektor dalam upaya mewujudkan masyarakat Randuagung yang sehat," pungkasnya.