02/06/2024

Polsek Ranuyoso Mengikuti Pengajian Bersama warga



Lumajang, Merdekanews.id Anggota Polsek Ranuyoso mengikuti pengajian pengajian dan dzikir bersama warga di RT 05, RW 03, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

"Hari ini para Personel Polsek Ranuyoso mengikuti pengajian rutin bersama warga masyarakat untuk meningkatkan keimanan” ujar Kapolsek Ranuyoso Iptu Imam Soepardi.

selain untuk meningkatkan keimanan, momen ini juga bisa lebih mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Tentu, kegiatan ini akan kita galakkan, karna melalui kegiatan ini juga bisa mempererat kedekatan kita dengan masyarakat,” ungkapnya.

Iptu Imam Soepardi mengatakan,  selain mengikuti pengajian, para Personel juga tetap menyampaikan himbauan kamtibmas kepada para Jemaah yang mengikuti kegiatan penggajian tersebut.

"Selain untuk meningkatkan silaturahmi antar polsek Ranuyoso dengan masyarakat juga untuk meningkatkan iman dan taqwa," tutupnya

Patroli Polsek Tempeh Berikan Himbauan Kamtibmas


Lumajang, Merdekanews.id Anggota Polsek Tempeh melaksanakan sambang malam ke Pos kamling yang ada di wilayah Dusun Timur Sawah, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut dilakukan guna menumbuhkan kesadaran warga tentang pentingnya pelaksanaan Siskamling.

Dalam kegiatan itu, petugas Polsek Tempeh tidak lupa menyampaikan pesan - pesan Kamtibmas pada warga yang sedang melaksanakan ronda, agar pelaksanaan ronda malam lebih meningkatkan kewaspadaan pada lingkungan sekitar.

"Dengan adanya kehadiran Polri dilapangan dapat meningkatkan motivasi warga yang Kamling  untuk menjaga keamanan lingkungan,' jelas kapolsek Tempeh Iptu Syamsul Arifin.

Iptu Syamsul Arifin mengatakan bahwa sambang malam tersebut rutin di lakukan guna memberikan semangat kepada warga yang melaksamakan ronda malam sehingga bisa tercipta keamanan dan kenyamanan pada warga sedang beristirahat malam.

“Harapannya jika warga aktif ronda malam, maka keamanan dari level terkecil yaitu mulai dari RT di tiap desa bisa terjaga. Sehingga terciptalah situasi aman dan kondusif di wilayah Desa pandanwangi," ungkapnya

*Tangkap Pelajar Anggota Gank Motor Yang Bawa Sajam akan tawuran, 2 Anggota Polri Jadi Korban*


Adanya beberapa Genk motor yang sering berkumpul di wilayah Kota Probolinggo dan memposting kegiatan mereka di medsos ditengarai menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran pada masyarakat. Hal ini terbukti, dengan adanya informasi tawuran gank motor antara GAZA dan All Star.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa'bani melalui Plt. Kasi Humas Iptu Zainullah menerangkan bahwa anggota Polres Probolinggo Kota menerima informasi bahwa akan ada tawuran antar gank motor.

" Awalnya kami mendapatkan informasi adanya rencana tawuran pada hari Minggu tanggal 2 Juni 2024 jam 01.00 di Rusun Bestari Mayangan Kota Probolinggo. Informasi ini lalu disampaikan ke Piket Reskrim dan Patroli Samapta dimana diperoleh fakta bahwa gank GAZA berada di Jalan W.R. Supratman dan salah satu anggotanya membawa Sajam jenis celurit yang akan digunakan untuk tawuran", jelasnya kepada Tribratanews, Minggu (02/05/24).

Hal ini lalu ditindaklanjuti oleh petugas untuk meluncur ke lokasi yang mana diketahui bahwa gank tersebut sudah berusaha dibubarkan oleh warga namun tidak diindahkan.

" Karena tidak ingin terjadi korban pada warga sekitar, akhirnya kedua anggota kami yang tidak berseragam berusaha untuk mengamankan pelaku namun justru pelaku mengeluarkan celurit dari pinggang kirinya, dan langsung mengayun-ayunkan celurit dari atas ke kanan dan ke kiri serta ke bawah ke arah tubuh anggota kami atas nama Bripda ARR, dan mengenai tangan kirinya (telapak tangan) saat akan berusaha mengamankan celuritnya. Selain itu, pelaku juga melukai pipi kiri dan dada kiri Bripda AFF", tambahnya.

Mengetahui Bripda AFF terluka parah karena sabetan celurit, Bripda ARK yang saat itu berada di belakang Bripda AFF berusaha merebut celurit dari tangan pelaku dengan cara memegang bagian tajam pelaku dengan menggunakan kedua tangan kosong hingga akhirnya membuat telapak tangan kiri dan jari jari tangan kiri mengenai bagian tajam celurit pelaku.

" Beruntung piket Reskrim dan tem Samapta polres Probolinggo kota akhirnya berhasil mengamankan 22 orang dari beberapa kelompok geng termasuk yang membawa Sajam jenis celurit, dan yang melakukan pembacokan kemudian membawanya menuju Kantor Polres Probolinggo Kota, untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan.

Sedangkan korban pembacokan Bripda AFF dan Bripda ARK langsung dievakuasi menuju rumah sakit Dr Saleh Kota Probolinggo untuk mendapatkan pertolongan medis ", jelasnya.

Pelaku yang masih berstatus pelajar ini diketahui berinisial AI (17 tahun) warga Dusun Pasar Desa Banyuanyar Lor Kec. Gending Kab. Probolinggo.


" Dari kejadian ini, petugas menyita barang bukti antara lain 1 Bilah senjata tajam jenis celurit dengan panjang 50 cm dengan gagang terbuat dari kayu warna cokelat tua dengan tali pengikat warna merah,  1 Unit sepeda motor Merk Honda CBR warna Merah Putih, No. Pol : tidak terpasang,  1 (satu) Unit Handphone, kaos, jaket hoodie dan celana yang dipakai oleh pelaku ", rincinya.


Bahwa dari hasil penyidikan telah didapati minimal 2 alat bukti yang cukup untuk penyidik melakukan upaya penangkapan dan penahanan, dimana terhadap tersangka AI dijerat dengan perbuatan tindak pidana barang siapa sengaja melukai orang lain yang mengakibatkan luka berat dihukum penjara selama lamanya lima tahun penjara, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat 2 KUHPidana.(suh)

01/06/2024

Putra Daerah Mencalonkan diri Sebagai Cabub Lumajang

            

             Lumajang, Merdeka News - Bursa calon kepala daerah Lumajang bertambah, mulai muncul tokoh-tokoh yang berani mencalonkan diri menjadi bupati.

Kandidat anyar adalah Kepala Pusdatin atau Pusat Data dan Informasi KPU RI Nur Wakit Ali Yusron, pada beberapa hari yang lalu. Mendaftar sebagai Calon Bupati Lumajang di Kantor PDIP Kabupaten Lumajang.

Nur Wakit Ali Yusron bukanlah orang asing bagi masyarakat Kabupaten Lumajang, Sebelum menapakkan kariernya di KPU RI Pusat Jakarta. Nur Wakit pernah menduduki berapa jabatan penting di Pemerintah Kabupaten Lumajang.

“Saya pernah menjadi sekretaris di Kelurahan Rogotrunan selama selama kurang lebih 3 tahun. Saya juga pernah menjadi lurah di Kelurahan Tompokersan dan pernah menjadi sekcam di kecamatan kota Lumajang, kepala kantor diklat, kepala BKD sampai asisten hingga sekretaris daerah,” ungkapnya.

 “Pengalaman-pengalaman inilah yang menjadi dasar kepada saya untuk mengambil jalur pengabdian kepada masyarakat ternyata tidak hanya di birokrasi saja, tentu saya memandang jalur politik juga merupakan lahan pengabdian yang luar biasa,” imbuhnya.

Nur Wakit menyatakan tekadnya untuk maju sebagai calon Bupati Lumajang sudah bulat. Bahkan, ia rela menanggalkan kariernya sebagai seorang ASN. Meski masa pensiunnya masih sembilan tahun lagi.

Nur Wakil Ali Yusron saat melakukan pendaftaran bakal calon bupati Partai PDI Perjuangan Lumajang, pada beberapa hari yang lalu.

“Masa pensiun saya itu masih sembilan tahun lagi, jadi kalau misalnya berkarir, kesempatan untuk menjadi eselon satu dalam hal ini bisa dirjen, kepada badan, peluang itu ada. Tapi, saya berniat bagaimana pengabdian saya bersama teman-teman tentunya untuk rakyat Lumajang,” pungkasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang Solikin menyampaikan, dari 7 orang.  Sampai saat ini hanya ada 3 orang Calon yang telah mengembalikan formulir ke Kantor PDI Perjuangan.

Ketiganya diketahui bukan merupakan kader PDI Perjuangan. Pertama, Mantan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati. Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Agus Setiawan dan Kepala Pusat Data dan Informasi KPU RI Nur Wakit Ali Yusron.

 “Ada tiga yang mengembalikan, semuanya bukan kader internal, jadi kita tunggu saja nanti keputusan DPP seperti apa,” ujar Solikin sembari mengatakan jika partainya sudah dipastikan akan berkoalisi dengan Partai Gerindra di Pilkada Kabupaten Lumajang 2024.

Datangi WARKOP KETAN, POLRI Berikan Himbauan Kamtibmas


Lumajang , Merdekanews.id  Dua Anggota Polsek Tempeh melaksanakan patroli dialogis dan memberikan himbauan kamtibmas kepada warga. 

Kegiatan ini dilaksanakan di warung kopi dan ketan Sumberjaya dusun Sumberjaya kecamatan Tempeh kabupaten Lumajang.

Selama kunjungan tersebut, Bripka Donny Fibrianto dan Bripa Rino Sujar berinteraksi dengan warga yang sedang berkumpul di warung kopi. Ia menyampaikan imbauan kamtibmas, mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan dan mengajak mereka untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

“Kami berharap dengan sering berinteraksi dan memberikan imbauan secara langsung, masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga kamtibmas di lingkungan mereka. Silaturahmi seperti ini juga penting untuk membangun hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat,” terang Bripka Dony. 

Ia mengatakan, kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilakukan ini bagian dari upaya Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. 

“Kami  bersama anggota terus aktif turun ke lapangan, berinteraksi dengan masyarakat, dan memberikan himbauan kamtibmas. Ini merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kami,” imbuhnya.

Polsek Candipuro Gelar Patroli Dialogis, Berikan Rasa Aman Masyarakat

 
Lumajang,Merdekanews.id Untuk mengantisipasi kejadian 3 C ( Curas, Curat dan Curanmor) Polsek Candipuro gelar patroli dialogis.

Tiga personel Polsek Candipuro melaksanakan Patroli dialogis di Tirtosari view Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro. 

Kapolsek Candipuro AKP Lugito melalui Kasubsi si Humas Ipda Sugiarto mengatakan, patroli seperti dimaksud sudah berjalan secara rutin dilaksanakan oleh anggota Polsek Candipuro untuk mencegah tindak pidana 3C.

"Tujuannya patroli ini tidak lain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang melakukan aktifitasnya," Ujar Ipda Sugiarto. 

Kegiatan patroli tersebut akan terus di tingkatkan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas pada jam – jam rawan.

"Kita juga terus melakukan patroli implementasi program prioritas Kapolri dalam rangka Harkamtibmas sebagai wujud pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat," Ungkapnya. 

Dalam kegiatan patroli, petugas menitipkan pesan kamtibmas kepada warga. Apabila mendengar atau mengetahui informasi sekecil apapun tentang potensi ancaman gangguan kamtibmas, segera menginformasikan kepada bhabinmkamtibmas desa binaan atau anggota piket yang ada di Polsek Candipuro

*Satreskrim Polres Lumajang Berhasil Meringkus Tiga Pelaku Pencurian Sapi*

Lumajang,Merdekanews.id Satreskrim  Polres Lumajang kembali menangkap tiga pelaku pencurian ternak sapi di wilayah kabupaten Lumajang.

Ketiga pelaku SL (25) warga Jatisari kecamatan Kedungjajang, Y (30) warga desa Curah Petung kecamatan Kedungjajang dan FH (23) warga desa Madurejo kecamatan Pasirian.

Mereka ditangkap usai membawa kabur sapi milik Mukyadi warga dusun Kedungrejo, desa Kabuaran, kecamatan Kunir, pada Minggu (19/5/2024).

Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K. mengatakan, ketiga tersangka ditangkap setelah korban melaporkan kasus pencurian sapi yang dialaminya pada 19 Mei 2024. Berbekal laporan ini, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Para pelaku ditangkap ditempat yang berbeda. Polisi awalnya menangkap SL dirumahnya dan ditemukan barang bukti sapi yang berada di kandang milik pelaku.

"Sapi ditemukan di dalam kandang setelah polisi mengamankan handphone milik SL, dimana terdapat percakapan antara SL dan Y bahwa Y telah menitipkan 1 ekor sapi," ujar AKBP Rofik usai menggelar rekontruksi di dusun Kedungrejo, desa Kabuaran, kecamatan Kunir, Sabtu (1/6/2024).

Berdasarkan keterangan dari tersangka SL, polisi berhasil menangkap Y saat berada di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, saat akan berangkat ke Kalimantan Tengah.

"Setelah menangkap SL, polisi esok harinya bergerak melakukan penangkapan terhadap F saat berada di rumahnya di desa Madurejo," imbuhnya.

Kepada polisi tersangka mengaku mencuri dengan cara masuk ke kandang. Selanjutnya tali di lepas dan di tuntun ke luar kandang.

"Sebelum melakukan pencurian sapi, pelaku membawa sepeda motor menuju tempat sasaran yang sudah ditentukan sebelumnya," ungkap AKBP Rofik.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku berbagi tugas, ada yang masuk ke dalam kandang, mengawasi, dan mengendarai mobil untuk mengakut sapi.

"Dari salah satu pelaku berisial Y merupakan residivis curat 2013 dan curwan 2023," katanya.

Dikatakan AKBP Rofik dari hasil pengakuan pelaku, sapi yang di curi para pelaku di jual ke kabupaten Probolinggo.

"Dalam aksi pencurian sapi ada 7 orang pelaku. Tiga orang sudah amankan, sisanya masih dalam pengejaran polisi," terangnya.

Kapolres menuturkan, kejadian itu bermula pada Sabtu (18/5/2024) sekitar pukul 02.00 WIB istri Juki bernama Munir saat hendak ke kamar mandi melihat kandang sapi sebelah barat terbuka.

"Saat dilihat 1 ekor sapi yang sebelah barat tidak ada, hanya menemukan potongan tali tampar pengikat sapi yang ditinggal ditempat pakan (palungan)," terangnya.

Ketiga tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.