06/06/2024

Kapolres Lumajang Tinjau Pencarian Korban Tanah Longsor di Pronojiwo


Lumajang, Merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik langsung meninjau lokasi bencana alam tanah longsor di di area pertambangan pasir Dusun Supit Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang.

Pada saat peninjuan, Kapolres Lumajang didampingi Wakapolres Lumajang melihat langsung proses pencarian korban yang dilakukan personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI hingga Polri.

Nampak 5 unit alat berat, 1 ekor anjing pelacak, dan 1 unit drone juga diterjunkan untuk mencari keberadaan korban yang hilang tertimbun material longsor.

"“Kita harapkan dengan penambahan personil gabungan dan penggunaan anjing palacak serta drone ini mudah-mudahan korban dapat segera kita temukan,” ucap kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik.

Kapolres mengajak semua orang untuk memanjatkan doa meminta kepada Allah SWT agar korban segera ditemukan.

“Kita berdoa agar warga yang tertimbun bisa segera ditemukan dan kita tetap berharap ada keajaiban semoga korban dalam keadaan selamat. Dan kita bersama unsur terkait akan berupaya maksimal untuk melakukan evakuasi ini,” ungkap Kapolres.

Seperti yang diketahui, tanah longsor menimpa empat orang penambang pasir di Dusun Supit tepatnya berada di aliran lahar Gunung Semeru yang bersebelahan dengan kawasan perhutani petak 4.



Sekitar pukul 11.30 WIB pada hari Selasa (4/6/2024), kawasan hutan produksi milik perhutani setinggi 100 meter ini mengalami longsor yang mengakibatkan empat orang tertimbun material tanah. 



Dari keempat korban, dua  yang berhasil ditemukan atas nama Kusnadi (40) warga Dusun Tulungagungan Desa Pronojiwo, dan Dwi Suprapto (35) warga Dusun Supit Desa Pronojiwo. Sedangkan, untuk 2 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

*Polisi Kembali Berhasil Amankan 2 Tersangka Curanmor di Lumajang*


Lumajang,Merdekanews.idPolres Lumajang berhasil menangkap dua pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di desa Oro-oro Ombo, kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang.

Keduanya, berinisial T (21) dan MY (16) warga desa Oro-oro Ombo, kecamatan Pronojiwo.

"Dengan kejadian itu korban melapor sepeda motor miliknya hilang saat terpakir di halaman depan rumah," ujar Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K, usai melakukan rekontruksi.

Korban mengetahui sepeda motor hilang setelah bangun tidur. Ia pun berusaha mencari sepeda motornya tapi tidak berhasil ditemukan.

"Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku dirumahnya masing-masing," terangnya.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti sepeda motor milik korban yang sudah dalam bentuk pretelan.

"Dalam aksinya melakukan pencurian motor milik korban, terlebih dulu pelaku mengendarai sepeda motor miliknya, kemudian berhenti di rumah korban," ungkapnya.

Selain itu juga turut disita kendaraan pelaku yang diduga digunakan dalam melancarkan aksinya. Kedua pelaku di jerat Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.

05/06/2024

*Polres Lumajang Kerahkan K9 Cari Korban Tertimbun Longsor di Lumajang*

Lumajang, Merdekanews.id Polres Lumajang mengerahkan anjing K-9 untuk membantu pencarian korban tanah longsor di area tambang pasir di dusun Supit, desa Pronojiwo, kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang.

Pencarian juga melibatkan lima unit alat berat untuk melakukan pencarian dengan cara mengeruk setiap sisi dari material longsor.

Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K. mengatakan, anjing K9 dibawa ke lokasi untuk membantu proses pencarian korban.

"Kita punya satuan anjing K9 dan itu kita perbantukan untuk mempercepat pencarian korban," kata AKBP Rofik di lokasi longsor.

Pantauan di lokasi, tim K9 membawa kaos milik korban yang dibawa oleh pihak keluarga. Bahkan beberapa kali mengendus gundukan tanah longsor.

Sementara itu, Pawang Anjing Pelacak Unit K9 Polres Lumajang, Aipda Fajar mengatakan, kendalanya adalah timbunan tanah longsor yang cukup tebal sehingga menyulitkan proses pencarian menggunakan anjing pelacak.

Diketahui tanah longsor menimpa empat orang penambang pasir di dusun Supit, desa Pronojiwo, kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (4/6/2024). Lokasinya berada di aliran lahar Gunung Semeru yang bersebelahan dengan kawasan perhutani petak 4.

*Anggota Polsek Tempeh Laksanakan Patroli Dialogis*


Lumajang, Nerdekanews.id Mengatisipasi segala potensi gangguan Kamtimbmas, Anggota Polsek Tempeh Rutin melaksanakan Patroli Dialogis dengan Masyarakat di wilayah hukum Polsek Tempeh.

Kali ini anggota Polsek Tempeh melaksankan dialogis dengan warga di desa Lempeni. Kegiatan itu sebagai upaya untuk mengingatkan masyarakat agar dapat mengambil peran dalam menjaga kamtibmas dilingkungannya.

Kapolsek Tempeh Iptu Syamsul Arifin,  mengungkapkan, bahwa kegiatan dialogis dengan masyarakat itu di lakukan, untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat serta untuk memantau situasi kamtibmas di wilayah hukum Tempeh.

"Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan Polri lebih dekat dengan masyarakat," Ucap Iptu Syamsul

Menurutnya, dengan seringnya polisi berdialog langsung dengan masyarakat, tentu akan menciptakam pola komunikasi yang dapat berpengaruh terhadap Harkamtibmas yang di dukung oleh peran aktif masyarakat setempat, 

“menghadirkan Kamtibmas yang  kondusif, diperlukan sinergitas masyarakat dan polri serta seluruh elemen masyarakat lainya," jelasnya.

Ia juga menegaskan selain melakukan patroli dan berdialog dengan masyarakat, pihaknya juga memberikan pesan-pesan kamtibmas.

“Kami juga mensosialisasikan call center 110 dan program Wayae Lapor Cak Kapolres 085933800900,” pungkasnya.

04/06/2024

*Polres Probolinggo Kota Menetapkan Dua Orang Tersangka Baru, Buntut Tawuran Antar Gank Motor*


Probolinggo Kota, Merdekanews.id Kejadian pembubaran gank motor yang akan tawuran berbuntut panjang. Setelah menetapkan 1 orang tersangka karena melakukan pembacokan kepada 2 (dua) orang anggota Polri, kini Polres Probolinggo Kota kembali menetapkan dua orang tersangka. Satu orang karena membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit sedangkan satunya terkait dengan provokasi / penghasutan.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa'bani melalui Plt. Kasi Humas Iptu Zainullah menerangkan setelah melalui penyidikan lebih lanjut, penyidik menetapkan dua orang anggota Gank Motor GAZA sebagai tersangka baru.

“  Dia adalah AHJ, 19, warga Jl. Brigjen Katamso Kota Probolinggo yang tidak lain ketua geng motor Gaza ( sekaligus koordinator geng motor American Probolinggo yaitu Tim Gukguk, Gaza, Selatan Society, dan Gazstack ) dan MBP, 19, warga Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang “, jelasnya kepada Tribratanews, selasa (04/06/24).

AHJ, dikenakan pasal 160 KUHPidana sebab telah menghasut anggota gank lainnya untuk berkumpul, menyerang, dan membawa sajam. Sedangkan MBP dikenakan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 karena membawa sajam jenis celurit.

“ Saat ini, ketiganya ditahan di Mapolres Probolinggo Kota. Khusus tersangka AI (pelaku pembacokan anggota Polri), menempati kamar tersendiri untuk anak-anak. Sebab usianya masih di bawah umur,” terangnya.

Secara keseluruhan, anggota geng motor yang diamankan karena terlibat tawuran berjumlah 23 orang. Tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan 20 lainnya dikembalikan pada orang tua masing-masing.

“Mereka sudah dikembalikan ke orang tua masing-masing. Namun, hukum tetap berjalan. Sebanyak 20 anggota geng yang dipulangkan akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) berdasarkan pasal 503 KUHPidana. Rencana sidang hari rabu besok di PN Probolinggo “, pungkasnya.(suh)

Polisi dan Warga Evakuasi Kerangka Mayat di Sungai Rejali Pasirian



Lumajang, Merdekanews.id Warga temukan kerangka mayat di Sungai Rejali, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Anggota Polsek Pasirian yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi.

Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto mengatakan, mayat ditemukan tersebut dalam kondisi kerangka serta sudah membusuk dan sebagian sudah kelihatan tulangnya serta tulang lengan kanan, lengan bagian kiri, kerangka tulang rusuk, kerangka tulang kaki kanan dan kiri. 

"Kerangka mayat awalnya ditemukan oleh warga  saat sedang menyebrang sungai. Mayat itu dalam posisi tersangkut di bebatuan besar," ujarnya.

AKP Agus Sugiharto mengatakan, kerangka mayat yang ditemukan berasal dari dari pemakaman yang terletak di Dusun Liwek, Desa Gondoruso. Saat itu makam digerus banjir lahar dingin Gunung Semeru.

"Jenazah tersebut diketahui bernama Ikhsan (70) warga Dusun Glendangpetung, Desa Gondoruso," katanya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Ikhsan meninggal dunia sekitar 18 Agustus 2023 dan dimakamkan di pemakaman umum Dusun Glendang petung.

"sekitar 8 bulan yang lalu setelah pemakaman terjadi banjir sehingga makam jenazah Ikhsan ikut tergerus banjir dan hanyut terbawa banjir," terangnya.

*Kapolsek Turun Langsung Lakukan Pengaturan Arus Lalu Lintas*



LUMAJANG   Merdekanews.id Kapala Kepolisian Sektor Ranuyoso, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Pasar Gedang, desa Wates Wetan, kecamatan Ranuyoso, kabupaten Lumajang.

Upaya ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas di area pasar yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kapolsek Ranuyoso Iptu Imam Soepardi, S.Pd., bersama anggotanya berada di sejumlah titik strategis di sekitar pasar untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan. 

Pasar Gedang setiap pagi hari menjadi pusat perhatian warga dan jalur utama dari Lumajang menuju Probolinggo, sehingga pengaturan lalu lintas menjadi langkah yang penting untuk mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan.

Iptu Imam Soepardi mengatakan,  pengaturan arus lalu lintas di sekitar Pasar Gedang ini adalah bagian dari komitmen Polisi untuk menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat. 

"Kami ingin memastikan bahwa aktivitas pasar berjalan lancar tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitarnya," Ungkapnya. 

Selain pengaturan lalu lintas, petugas polisi juga memberikan himbauan kepada para pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, parkir kendaraan dengan tertib, dan tidak menghalangi jalur pejalan kaki. 

Langkah-langkah preventif ini diambil untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar pasar.

Warga sekitar menyambut baik kehadiran petugas polisi dan upaya pengaturan arus lalu lintas ini. Mereka menganggap langkah ini sebagai bentuk perhatian Polsek Ranuyoso terhadap keselamatan masyarakat dan kelancaran kegiatan ekonomi di pasar setempat.