03/03/2025

Patroli Subuh Antisipasi Balap Liar, Polsek Pasrujambe Amankan Jalanan


Lumajang , Merdekanews.id  Anggota Polsek Pasrujambe Polres Lumajang melaksanakan patroli rutin di Jalan Sawahan Suco, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.

Patroli yang dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB ini bertujuan untuk mengantisipasi aksi balap liar yang sering meresahkan masyarakat, terutama setelah waktu sahur.

Kapolsek Pasrujambe, Iptu Purwaningsih, menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan. 

"Kami meningkatkan intensitas patroli, terutama pada jam-jam rawan seperti setelah sahur, untuk mencegah terjadinya balap liar yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan," ujarnya.

Dalam patroli tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas balap liar. Namun, kehadiran polisi di lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku yang berniat melakukan aksi balap liar.

"Kami akan terus melakukan patroli secara rutin, tidak hanya di Jalan Sawahan Suco, tetapi juga di titik-titik rawan lainnya di wilayah Pasrujambe," imbuhnyam

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan tidak memberikan kesempatan bagi pelaku balap liar untuk beraksi 

"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya

Serah Terima Jabatan Walikota Dan Wakil Walikota Probolinggo Periode 2025-2030 Serta Rapat Paripurna Penyampaian Visi Dan Misi



Probolinggo, Merdekanews.id 
Prosesi serah terima jabatan (sertijab) Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo periode 2025-2030 berlangsung khidmat di Paseban Sena, Kota Probolinggo, dengan dihadiri berbagai pejabat penting. Acara ini juga dirangkaikan dengan Rapat Paripurna Penyampaian Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo serta Press Release oleh Pemkot Probolinggo. Senin (03/03/2025).  
Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa, Walikota Probolinggo. dr. H. Aminuddin Dan Wakil Walikota Probolinggo. Hj. Ina Dwi Lestari, Sekda Kota Probolinggo  Ninik Ira Wibawati, Ketua DPRD Kota Probolinggo, Beserta Anggota DPRD Kota Probolinggo serta Forkopimda Kota Probolinggo, di antaranya Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Arm Heri Budiasto, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian P, serta beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.  

Acara ini menjadi momen penting dalam transisi kepemimpinan dari Taufik Kurniawan, yang telah menjabat sebagai Walikota Probolinggo selama lima bulan terakhir, kepada pasangan terpilih dr. H. Aminuddin dan Hj. Ina Dwi Lestari (Mbak Ina), yang akan memimpin Kota Probolinggo hingga 2030.  

Dalam pidatonya, Walikota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk memimpin Kota Probolinggo. Ia mengapresiasi kepemimpinan sebelumnya dan berkomitmen untuk melanjutkan serta meningkatkan pembangunan kota.  

"Kami hadir di ruang sidang DPRD Kota Probolinggo sebagai Walikota dan Wakil Walikota yang baru, mengemban amanah besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi," ujarnya.  

Sebagai langkah awal, dr. Aminuddin memaparkan 12 program prioritas yang akan menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya, 

1.Kartu Amanah, untuk membantu warga kurang mampu.
  
2.Modal kerja Rp1 juta per UMKM, guna mendorong perekonomian masyarakat.
  
3.Peningkatan honor, bagi guru ngaji, guru sekolah, guru Minggu, kader Posyandu, serta ketua RT/RW.
  
4.Jaminan kesehatan yang lebih baik, bagi masyarakat Kota Probolinggo.
  
5.Ketersediaan pupuk bagi petani, agar sektor pertanian tetap produktif.
  
6.Pengembangan destinasi wisata baru, guna meningkatkan sektor pariwisata.  

7.Penyesuaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), agar lebih proporsional.
  
8.Pemanfaatan aset daerah yang lebih produktif, untuk kepentingan publik.
  
9.Efektivitas dana kelurahan, untuk mendukung pembangunan wilayah.  

10.Pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

11.Program "1 RW 1 Kota Sampah" untuk meningkatkan kebersihan lingkungan.
  
12.Penanganan banjir secara sistematis, demi menciptakan lingkungan yang nyaman dan asri.  

Dalam 100 hari pertama, pasangan Walikota dan Wakil Walikota akan berkantor di kelurahan guna mendengar langsung aspirasi masyarakat.  

"Ini bukan sekadar simbolis, melainkan upaya untuk lebih dekat dengan warga, memastikan bahwa kebijakan pemerintah benar-benar menjangkau kebutuhan masyarakat," tegas dr. Aminuddin.  

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya kesinambungan antara program pemerintah pusat dan daerah.  

"Hari ini adalah hari ketiga saya menghadiri sertijab di berbagai daerah. Serah terima jabatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan titik awal bagi Walikota dan Wakil Walikota untuk menyiapkan RPJMD yang selaras dengan program nasional," ungkapnya.  

Ia juga menyebut 5 misi utama Kota Probolinggo yang harus diintegrasikan dengan 8 program prioritas nasional (Quick Win) dari pemerintah pusat. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi fokus utama pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.  

"Anggaran terbesar di beberapa negara, termasuk India, adalah untuk makanan bergizi. Kita harus memetakan bagaimana program ini bisa diimplementasikan di Kota Probolinggo," lanjutnya.  

Selain itu, gubernur juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk deteksi dini penyakit melalui "pap smear" guna menekan angka kematian ibu. Ia menegaskan bahwa stabilisasi harga sembako dan mitigasi perubahan iklim juga menjadi prioritas yang harus diwaspadai menjelang musim kemarau.  

"Kolaborasi dan komunikasi yang intens antara pemerintah daerah dan provinsi sangat diperlukan agar pembangunan berjalan efektif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas," tutupnya.  

Usai rapat paripurna, Pemkot Probolinggo menggelar "Press Release" untuk menyampaikan arah kebijakan ke depan.  

Dalam kesempatan ini, Walikota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, menegaskan bahwa dirinya dan Mbak Ina akan bekerja secara profesional dan tidak akan terpengaruh oleh kepentingan politik tertentu.  

"Kami ingin fokus pada pencapaian program-program yang telah kami susun. Tidak ada tempat bagi kepentingan pribadi atau kelompok. Semua harus berlari bersama demi kemajuan Kota Probolinggo," ujarnya.  

Ia juga telah menginstruksikan Inspektorat untuk memantau dan mendampingi semua program pemerintah, memastikan bahwa tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaannya.  

"Kami tidak akan menunggu 100 hari untuk evaluasi. Jika ada program yang tidak sesuai dengan ritme kerja kami, dalam satu bulan pertama kami akan segera melakukan penyesuaian," tegasnya.  

Serah terima jabatan dan penyampaian visi-misi Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo periode 2025-2030 menjadi momentum penting dalam transisi kepemimpinan kota.  

Dengan 12 program prioritas, komitmen 100 hari pertama, serta sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat, kepemimpinan dr. H. Aminuddin dan Hj. Ina Dwi Lestari bertekad menjadikan Kota Probolinggo lebih tangguh, sejahtera, dan adaptif di masa depan.  

Mari kita nantikan realisasi program-program unggulan mereka untuk kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo. Dalam Kegiatan tersebut diakhiri dengan pelepasan merpati Oleh Walikota Dan Wakil Walikota Beserta OPD Lainnya.(suh)

28/02/2025

Polsek Padang Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Aman Jelang Ramadan


Lumajang , Merdekanews.id Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1446 H, Polsek Padang, Polres Lumajang, melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Kedawung, Desa Kedawung, Kecamatan Padang, Lumajang. 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Padang, Iptu Buriantoro, pada Jumat (28/2/2025) pagi.

"Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Padang mencukupi dan harganya stabil menjelang bulan Ramadan," ujar Iptu Buriantoro.

Dari hasil pengecekan, didapatkan data harga 9 bahan pokok sebagai berikut:
 - Beras: Rp. 14.500/kg
 - Gula pasir: Rp. 17.000/kg
 -Minyak goreng: Rp. 19.000/kg
 - Daging sapi: Rp. 120.000/kg
 - Daging ayam: Rp. 35.000/kg
 -Telur: Rp. 29.000/kg
 -Susu: Rp. 19.500/kg
 -Jagung: Rp. 6.000/kg
 -Garam: Rp. 2.000/kg
 -LPG 3kg: Rp. 18.000/kg
 -Cabe srett: Rp. 80.000/kg
 -Bawang merah: Rp. 34.000/kg
 -Bawang putih: Rp. 36.000/kg

"Untuk saat ini, stok 9 bahan pokok di wilayah Kecamatan Padang masih aman. Namun, kami memprediksi adanya potensi kenaikan harga menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H," jelas Iptu Buriantoro.

Kapolsek Padang juga menambahkan bahwa kegiatan pengecekan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan.

"Kami akan terus memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok di pasar-pasar wilayah Kecamatan Padang. Jika ditemukan adanya indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar, kami akan segera mengambil tindakan tegas," pungkasnya.

Kegiatan pengecekan ini berjalan dengan tertib dan lancar, serta mendapat apresiasi dari para pedagang dan pengunjung pasar.

Jelang Ramadan, Polsek Tempursari Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Stabil


Lumajang, Merdekanews.id Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polsek Tempursari bersama Forkopimka (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) melaksanakan pengecekan Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Tradisional dan pertokoan sembako, Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, memimpin langsung kegiatan pengecekan tersebut.

 "Kami melakukan pengecekan ini untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan. Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir akan kekurangan bahan makanan," ujar Iptu Sukirno.

Dari hasil pengecekan, didapatkan informasi mengenai harga 9 bahan pokok di Pasar Tempursari, antara lain, beras: Rp 15.000/kg, gula pasir: Rp 17.500/kg, Minyak goreng/mentega: Rp 17.000/kg, Daging ayam: Rp 38.000/kg, telur ayam: Rp 30.000/kg dan Gas elpiji 3kg: Rp 22.000/tabung

"Dari hasil pengecekan, kami melihat bahwa ketersediaan barang selama bulan Ramadan tercukupi. Harga bahan kebutuhan pokok juga terpantau stabil, tidak ada kenaikan yang melonjak," jelas Iptu Sukirno.

Iptu Sukirno menambahkan bahwa kegiatan pengecekan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok. 

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan terpenuhi," tegasnya.

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan masyarakat Tempursari dapat menyambut bulan Ramadan dengan tenang dan nyaman.

"Kami akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan harga tetap stabil dan tidak ada penimbunan yang merugikan masyarakat," pungkas Iptu Sukirno

Longsor Piket Nol Lumajang, Polisi Berlakukan Buka-Tutup Jalur



Lumajang, Merdekanews.id Longsor kembali terjadi di Jalur Piket Nol, Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, beberapa hari yg lalu sekitar pukul 09.00 WIB. Material longsoran berupa batu raksasa dengan diameter lebih dari 10 meter dan tinggi sekitar 5 meter jatuh dari tebing setinggi 50 meter di KM 58.

Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, menyampaikan bahwa material longsor yang berada di sisi batu besar sudah bisa dibuka, sehingga jalur dari arah Malang ke Lumajang maupun sebaliknya saat ini dapat dilalui dengan sistem buka-tutup.

"Alhamdulillah, untuk material di sisi batu besar itu bisa dibuka, sehingga jalur baik dari Malang ke Lumajang maupun sebaliknya bisa digunakan dengan sistem buka-tutup. Jadi untuk sementara ini, baik roda dua maupun roda empat masih bisa difasilitasi," ujar AKP Lugito.

Meski demikian, batu besar yang masih menutup sebagian jalan memerlukan alat berat breaking stone untuk dipecah sebelum evakuasi total bisa dilakukan. Diperkirakan proses ini akan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 hari.

"Untuk evakuasi material ini butuh waktu sekitar 2 atau 3 hari karena menunggu alat breaking stone untuk alat pemecah batu," jelasnya.

AKP Lugito menambahkan bahwa longsor kali ini terjadi akibat kondisi tanah yang labil, meskipun saat kejadian cuaca dalam keadaan cerah.

"Longsoran terjadi berupa material tanah dan batu besar. Karena kalau tidak menggunakan alat berat breaking stone, material tersebut tidak bisa diatasi," imbuhnya.

Mengingat situasi ini, pengendara yang melintas di jalur Malang-Lumajang diimbau untuk berhati-hati. Untuk sementara, kepolisian juga menyarankan agar pengguna jalan memilih jalur alternatif melalui Probolinggo guna menghindari potensi kemacetan.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk mempercepat proses evakuasi dan memastikan kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Polres Lumajang Turut Serta dalam TMMD ke-123, Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Senduro

Lumajang , Merdekanews.id  Anggota Polres Lumajang turut serta dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (27/2/2025) dengan fokus pada renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Tukimin di Dusun Mlambing.

Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, mewakili Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa keikutsertaan anggota Polres Lumajang dalam TMMD ini adalah bentuk sinergi antara Polri dan TNI dalam membantu masyarakat.

"Kami dari Polres Lumajang sangat mendukung kegiatan TMMD ini. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ipda Untoro.

Anggota Polres Lumajang bersama Bhabinkamtibmas Desa Burno dan Satgas TMMD Kodim 0821/Lumajang terlihat bahu-membahu mencangkul pasir dan membantu proses renovasi rumah Bapak Tukimin. 

Selain kegiatan fisik, anggota Polres Lumajang juga melaksanakan kegiatan non-fisik di Balai Desa berupa penyuluhan dan pembinaan masyarakat.

"Kami juga memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya kami untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah ini," tambah Ipda Untoro.

Bapak Tukimin, pemilik rumah yang direnovasi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI dan Polri yang telah membantu merenovasi rumah saya. Rumah saya yang tadinya tidak layak huni, sekarang menjadi lebih baik. Semoga kebaikan Bapak-bapak semua dibalas oleh Tuhan," ungkap Tukimin dengan haru.

Kegiatan TMMD ke-123 ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Burno, khususnya bagi Bapak Tukimin dan keluarganya. Sinergi antara TNI dan Polri dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam melayani dan membantu masyarakat.

Polres Lumajang Gelar Baksos Polri Presisi Sambut Ramadhan, Libatkan Mahasiswa dan OKP


Lumajang- Merdekanews.id Polres Lumajang menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Polri Presisi bersama mahasiswa, aliansi BEM, dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

"Kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi antara Polri, TNI, mahasiswa, dan OKP dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami ingin kehadiran kami dapat dirasakan, terutama dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah ini," ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Dalam kegiatan ini, Polres Lumajang menyiapkan 200 paket bantuan yang berisi beras, minyak goreng, gula, dan mie instan. Bantuan tersebut disalurkan kepada mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Lumajang serta masyarakat di sekitar lingkungan kampus dan sekretariat ormek.

"Kami menyasar mahasiswa yang membutuhkan serta masyarakat di sekitar lingkungan kampus. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka, terutama dalam menyambut Ramadhan," tambah Kapolres.

Kegiatan Baksos Polri Presisi ini juga merupakan bagian dari upaya cipta kondisi (cipkon) dan penggalangan terhadap mahasiswa terkait isu nasional yang berkembang. 

AKBP Alex Sandy Siregar menekankan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah. Mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kedamaian dan toleransi," ajak Kapolres.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dandim 0821 Lumajang, perwakilan dari berbagai perguruan tinggi, serta organisasi kepemudaan. Acara diawali dengan mengikuti program Baksos Polri Presisi secara virtual dengan Mabes Polri, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis, dan pelepasan konvoi Baksos Polri Presisi.

"Kami sangat mengapresiasi sinergitas dan dukungan yang diberikan oleh semua pihak. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," jelas KBP Alex Sandy Siregar.

Kapolres Lumajang juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

"Kami berharap kegiatan ini bisa membawa manfaat dan berkah bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, ini juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan mahasiswa dalam mendukung ketenteraman bersama," tambahnya.

Acara diawali dengan mengikuti program Baksos Polri Presisi secara virtual bersama Mabes Polri. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan mahasiswa menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Mereka menegaskan bahwa meskipun berasal dari almamater yang berbeda, semangat kebersamaan dalam membangun bangsa tetap menjadi tujuan utama.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya, menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen mahasiswa dan pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari mahasiswa dan OKP dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kebersamaan ini harus terus dipertahankan demi Indonesia yang lebih baik," ujar Jendral Listyo Sigit