06/06/2026

Patroli Dini Hari di Perbatasan Lumajang-Probolinggo, Polisi Cegah Aksi Kejahatan Jalanan

Lumajang , Merdekanews.id Jajaran Polsek Ranuyoso, Polres Lumajang, meningkatkan patroli malam hingga dini hari guna mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), di wilayah perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo.

Patroli yang dilaksanakan anggota Polsek Ranuyoso tersebut menyasar jalur utama di Jalan Raya Ranuyoso yang menjadi akses penghubung antardaerah dan kerap dilalui kendaraan pada malam hari.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan kondisi jalur perbatasan tetap aman dari potensi gangguan kriminalitas maupun aksi balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Selain melakukan patroli mobile, petugas juga memantau sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya tindak kejahatan jalanan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas maupun melintas pada malam hingga dini hari.

Kapolsek Ranuyoso, AKP Imam Soepardi, mengatakan patroli rutin merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Ranuyoso.

"Patroli malam hingga dini hari terus kami intensifkan, terutama di jalur perbatasan yang memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan mencegah terjadinya tindak pidana 3C serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar AKP Imam Soepardi.

Menurutnya, wilayah perbatasan menjadi salah satu fokus pengawasan karena merupakan jalur keluar masuk kendaraan dari dua kabupaten. Oleh karena itu, pengawasan dilakukan secara berkala guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

AKP Imam Soepardi menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Jika melihat hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti," katanya.

Selama pelaksanaan patroli, situasi di sepanjang Jalan Raya Ranuyoso hingga kawasan perbatasan Lumajang-Probolinggo terpantau aman, lancar, dan kondusif. 

Kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kapolres Lumajang Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Senduro


Lumajang , Merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang mendampingi kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) Tahap IV yang menjadi bagian dari program strategis Kodam V/Brawijaya dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Dalam rombongan Pangdam V/Brawijaya turut hadir Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI M. Aidi, S.I.P., M.Si., M.Han., serta Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han.

Kedatangan Pangdam disambut oleh Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, S.H., Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Hj. Oktaviani, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lumajang Armansyah Siregar, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Selain meninjau lokasi pembangunan Yonif TP, Pangdam V/Brawijaya juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 10 warga Desa Burno sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa pembangunan Yonif TP merupakan bagian dari strategi penguatan ketahanan wilayah yang terintegrasi dengan pembangunan daerah.

“Di Kodam V/Brawijaya saat ini sudah berjalan empat tahap pembangunan Yonif TP dan ke depan akan terus dikembangkan. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat maupun pembangunan wilayah,” ujar Pangdam.

Menurutnya, keberadaan Yonif TP tidak hanya berfungsi sebagai penguatan aspek pertahanan negara, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan Yonif TP yang dinilai dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

“Polres Lumajang siap mendukung seluruh tahapan pembangunan Yonif TP di Kabupaten Lumajang. Kehadiran satuan ini diharapkan dapat semakin memperkuat stabilitas keamanan serta memberikan dampak positif bagi perkembangan wilayah dan kesejahteraan masyarakat,” kata AKBP Alex Sandy Siregar.

AKBP Alex menambahkan, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan yang aman, kondusif, dan berkelanjutan.

"Kehadiran Pangdam V/Brawijaya bersama jajaran Forkopimda menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung program strategis nasional sekaligus memperkuat pembangunan dan ketahanan wilayah di Kabupaten Lumajang," Pungkasnya.

05/06/2026

Sisir Jalur Rawan Kejahatan, Polsek Candipuro Perkuat Pengamanan Malam Hari

Lumajang , Merdekanews.id Lampu rotator biru kendaraan patroli tampak menyala memecah gelap malam di sejumlah ruas jalan wilayah Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.  Di saat sebagian warga mulai beristirahat, anggota Polsek Candipuro justru meningkatkan kewaspadaan dengan menyisir titik-titik yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas.

Patroli Blue Light yang digelar pada malam hari itu menjadi salah satu langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama kejahatan jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas).

Sejumlah personel tampak bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain. Mereka menyusuri jalur utama, kawasan permukiman, hingga beberapa titik yang kerap menjadi lokasi aktivitas masyarakat pada malam hari.

Di beberapa lokasi, petugas menghentikan kendaraan yang melintas untuk melakukan pemeriksaan secara humanis. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan situasi tetap aman sekaligus mengantisipasi adanya pelaku kejahatan yang memanfaatkan kondisi jalan yang sepi pada malam hari.

Tidak hanya melakukan pemantauan, anggota kepolisian juga berdialog dengan masyarakat yang ditemui selama patroli. Warga diberikan imbauan agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan melalui layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses selama 24 jam.

Keberadaan patroli berseragam lengkap dengan lampu rotator biru yang menyala di sepanjang rute patroli mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan dinilai mampu memberikan rasa aman, terutama bagi pengguna jalan yang masih beraktivitas pada malam hari.

Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, mengatakan bahwa kegiatan Patroli Blue Light merupakan agenda rutin yang terus ditingkatkan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurutnya, patroli tidak hanya bertujuan untuk menindak pelaku kejahatan, tetapi juga mencegah terjadinya tindak kriminalitas melalui kehadiran polisi secara langsung di lapangan.

"Patroli Blue Light kami laksanakan secara rutin, khususnya pada jam-jam rawan. Fokus utama kami adalah mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, terutama kriminalitas seperti curanmor, curas maupun bentuk kejahatan jalanan lainnya," kata AKP Lugito.

Ia menjelaskan, kehadiran petugas di lokasi-lokasi strategis diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

"Prinsipnya, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepolisian agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa khawatir," ujarnya.

AKP Lugito juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas atau melalui Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Dengan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Candipuro berharap angka kriminalitas dapat ditekan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Di tengah suasana malam yang mulai lengang, lampu biru kendaraan patroli yang terus berkeliling menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat. Bukan sekadar rutinitas, patroli tersebut merupakan upaya nyata kepolisian untuk memastikan setiap sudut wilayah Candipuro tetap berada dalam kondisi aman, tertib dan kondusif.

04/06/2026

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Rowokangkung Pantau Lahan Jagung.


LUMAJANG, Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Rowokangkung menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Komitmen ini bukan sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata jajaran kepolisian di tingkat tapak yang langsung turun ke sektor pertanian.

Langkah konkret tersebut ditunjukkan melalui peninjauan lapangan yang intensif oleh personel Bhabinkamtibmas, Kamis (4/5/2026). Petugas kepolisian mendatangi langsung area persawahan guna berdialog dan melihat langsung kondisi riil di lapangan.

Pengecekan berkala kali ini menyasar komoditas tanaman jagung milik warga yang berada di Dusun Pondok Asri, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. Upaya pemantauan ini diambil secara rutin guna memastikan seluruh proses produktivitas lahan pertanian warga berjalan optimal tanpa kendala berarti.

Kapolsek Rowokangkung Iptu Nur Mofit, S.A.P. menegaskan bahwa peran institusi kepolisian saat ini telah berkembang dan tidak lagi terbatas pada aspek menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) konvensional. Polri kini memosisikan diri sebagai motor penggerak serta pendamping aktif bagi masyarakat dalam menyukseskan berbagai sektor strategis.

"Ketahanan pangan adalah salah satu pilar utama dari stabilitas nasional. Oleh karena itu, melalui fungsi dan kehadiran Bhabinkamtibmas, kami ingin berada langsung di tengah-tengah petani," ujar Iptu Nur Mofit.

Ia menambahkan, kehadiran personelnya di lapangan bertujuan untuk memberikan motivasi bagi para petani. Selain itu, kepolisian juga berkomitmen membantu mengawal jalur distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran, serta memastikan seluruh proses produksi pertanian dari hulu ke hilir berjalan aman dan lancar.

Melalui sinergi yang kuat antara Polri, pemangku kepentingan, dan sektor pertanian di Rowokangkung ini, diharapkan hasil panen daerah dapat meningkat secara signifikan. Produktivitas yang melonjak tersebut pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi para petani lokal. 

"Kami berharap wilayah ini dapat menjadi salah satu lumbung pangan yang tangguh di tingkat kabupaten," pungkasnya.

03/06/2026

Polsek Kunir Tingkatkan Patroli Dini Hari, Pastikan Kendaraan Melintas Bukan Hasil Curian

Lumajang , Merdekanews.id Personel Polsek Kunir melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan serta pengecekan nomor mesin dan nomor rangka kendaraan roda dua maupun roda empat saat patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan yang melintas bukan kendaraan bodong maupun hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pemeriksaan dilakukan secara selektif dan humanis terhadap sejumlah pengendara yang melintas di beberapa ruas jalan yang menjadi sasaran patroli. 

Selain memeriksa dokumen kendaraan, petugas juga mencocokkan identitas kendaraan dengan kondisi fisik guna mengantisipasi peredaran kendaraan ilegal di wilayah hukum Polsek Kunir.

Patroli yang berlangsung sejak dini hari hingga menjelang matahari terbit itu menyasar sejumlah titik strategis dan jalur yang relatif sepi, di antaranya Jalan Raya Kunir Lor, Jalan Desa Sukosari, Jalan Desa Sukorejo, Jalan Desa Karanglo, serta Jalan Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

Kehadiran polisi di lapangan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kendaraan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama tindak kejahatan jalanan yang kerap terjadi pada jam-jam rawan.

Di sejumlah titik, petugas menghentikan kendaraan secara acak untuk dilakukan pemeriksaan. 

Pengendara diminta menunjukkan dokumen kendaraan seperti SIM dan STNK, sementara anggota melakukan pengecekan nomor mesin dan nomor rangka untuk memastikan kesesuaian data kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan kendaraan yang terindikasi sebagai hasil kejahatan maupun kendaraan tanpa dokumen yang sah. 

Selain itu, polisi juga tidak menemukan adanya senjata tajam, minuman keras maupun narkoba yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindak pidana.

Kapolsek Kunir, Iptu Muljoko, mengatakan kegiatan patroli KRYD merupakan salah satu langkah preventif yang terus ditingkatkan untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus menekan angka kriminalitas di wilayahnya.

"Kami melaksanakan patroli secara intensif pada waktu-waktu yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Salah satu fokus kegiatan adalah melakukan pemeriksaan kendaraan beserta kelengkapan dokumennya, termasuk pengecekan nomor mesin dan nomor rangka untuk memastikan kendaraan yang melintas bukan kendaraan hasil curian ataupun kendaraan bodong," kata Iptu Muljoko saat dikonfirmasi.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya pelaku curanmor yang sering memanfaatkan jalur-jalur sepi untuk memindahkan atau menyembunyikan kendaraan hasil kejahatan.

"Selain mengantisipasi curanmor, patroli juga kami arahkan untuk mencegah tindak kriminalitas lainnya seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, balap liar, peredaran minuman keras, narkoba, maupun gangguan keamanan lainnya yang meresahkan masyarakat," ujarnya.

Selama patroli berlangsung, anggota juga menyempatkan berdialog dengan masyarakat yang ditemui di sepanjang jalur patroli. Warga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas pada malam hingga dini hari di ruas jalan yang minim penerangan dan aktivitas masyarakat.

Iptu Muljoko menegaskan bahwa kehadiran anggota kepolisian di lapangan tidak hanya bertujuan melakukan penegakan hukum, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

"Kami ingin memastikan masyarakat yang melintas di jalan-jalan sepi tetap merasa aman. Kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menciptakan situasi yang kondusif," jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya tindak pidana di wilayahnya.

Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi faktor penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Informasi dari masyarakat sering kali menjadi pintu masuk bagi aparat dalam mengungkap maupun mencegah tindak kejahatan.

Patroli KRYD yang berlangsung hingga menjelang pagi tersebut berjalan aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama kegiatan berlangsung. Situasi di seluruh titik patroli terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Polsek Kunir memastikan kegiatan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang, khususnya Kecamatan Kunir.

Patroli Dini Hari Polsek Pasrujambe Sasar Jalur Rawan Kriminalitas, Antisipasi Aksi 3C dan Curanmor


Lumajang , Merdekanews.id Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, anggota Polsek Pasrujambe melaksanakan patroli dini hari di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas.

Patroli dilakukan menggunakan kendaraan dinas patroli dengan menyalakan lampu rotator biru sebagai tanda kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus upaya preventif untuk mencegah niat para pelaku kejahatan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyisir kawasan Dusun Tambakrejo Wetan, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang mendapatkan perhatian khusus karena memiliki ruas jalan yang relatif sepi pada malam hingga dini hari sehingga berpotensi dimanfaatkan pelaku kriminal untuk melakukan aksinya.

Selama patroli berlangsung, anggota melakukan pemantauan situasi di sepanjang jalur yang dilalui serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman. Kehadiran petugas di lokasi juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat di rumah.

Kapolsek Pasrujambe, AKP Purwaningsih, mengatakan bahwa patroli dini hari merupakan salah satu langkah preventif yang rutin dilaksanakan guna mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

"Patroli dini hari kami fokuskan pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas, terutama jalan-jalan yang sepi dan minim aktivitas masyarakat. Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan agar para pelaku kejahatan tidak memiliki kesempatan untuk melakukan aksinya," ujar AKP Purwaningsih.

Menurutnya, kehadiran anggota kepolisian yang berpatroli secara rutin di lapangan menjadi salah satu cara efektif untuk menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.

"Anggota kami melakukan patroli secara mobile dengan menyisir titik-titik rawan. Selain memantau situasi keamanan, patroli juga bertujuan memberikan efek cegah dan tangkal terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk aksi pencurian kendaraan bermotor yang sering menyasar kendaraan yang diparkir tanpa pengamanan memadai," jelasnya.

AKP Purwaningsih juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, terutama pada malam hingga dini hari. Warga diminta memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, menggunakan kunci ganda, serta tidak meninggalkan barang berharga di lokasi yang mudah dijangkau pelaku kejahatan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila melihat orang asing yang mencurigakan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada petugas kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti," tambahnya.

Selain patroli rutin, Polsek Pasrujambe juga terus menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan kelompok ronda malam sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Menurut AKP Purwaningsih, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Dengan adanya kerja sama yang baik, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.

Patroli yang dilakukan pada dini hari tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi di wilayah Dusun Tambakrejo Wetan, Desa Karanganom, terpantau kondusif tanpa adanya kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang berarti.

Polsek Pasrujambe menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan patroli, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Pasrujambe.

Polsek Pasirian Intensifkan KRYD Dini Hari, Antisipasi Curas dan Curat di Jalur Rawan Kejahatan

Lumajang , Merdekanews.id Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Pasirian terus meningkatkan kegiatan patroli melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), khususnya pada jam-jam rawan terjadinya tindak kriminalitas.

Seperti yang dilakukan dua personel Polsek Pasirian  Mereka melaksanakan patroli KRYD dengan menyasar kawasan Dusun Umbul, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, yang merupakan salah satu jalur yang kerap dilintasi kendaraan pada malam hingga dini hari.

Patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan, terutama tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemantauan situasi di sepanjang jalur yang dilalui serta melaksanakan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan yang melintas. Pemeriksaan dilakukan secara humanis dan profesional guna memastikan tidak adanya aktivitas mencurigakan maupun potensi pelanggaran hukum yang dapat mengganggu keamanan wilayah.

Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, petugas juga menyempatkan diri berdialog dengan warga yang sedang melaksanakan ronda malam maupun berjaga di lingkungan sekitar. Dalam kesempatan tersebut, anggota Polsek Pasirian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan.

Petugas mengimbau agar warga tidak lengah saat beraktivitas pada malam hari, selalu memastikan kendaraan dalam kondisi aman saat diparkir, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan orang atau aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madhona, mengatakan bahwa patroli KRYD merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

"Kegiatan patroli KRYD kami laksanakan secara rutin, terutama pada waktu-waktu yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Iptu Loni Roi Madhona saat dikonfirmasi.

Menurutnya, patroli dini hari menjadi salah satu strategi yang efektif untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan yang kerap memanfaatkan situasi sepi dan minim aktivitas masyarakat.

"Kami terus berupaya melakukan pencegahan melalui patroli mobile, pemeriksaan kendaraan yang melintas, serta dialog dengan masyarakat. Harapannya, potensi tindak pidana seperti curas, curat maupun kejahatan jalanan lainnya dapat dicegah sejak dini," jelasnya.

Iptu Loni menambahkan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mengajak warga untuk terus menjaga kepedulian terhadap situasi di lingkungan masing-masing.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari. Apabila melihat hal-hal yang mencurigakan, segera informasikan kepada petugas kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti," tambahnya.

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas guna memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Pasirian. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu berhati-hati selama perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di jalan raya.

Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat pada jam-jam rawan mendapat respons positif dari warga. Mereka merasa lebih tenang dan aman dengan adanya patroli yang dilakukan secara rutin oleh Polsek Pasirian.

Selama kegiatan KRYD berlangsung, situasi di wilayah Dusun Umbul, Desa Sememu, terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas yang menonjol.

Polsek Pasirian memastikan kegiatan patroli dan KRYD akan terus ditingkatkan sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Pasirian. 

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terpelihara.