02/09/2026

Polisi dan Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Semeru


Lumajang ,Merdekanews.id Kepolisian Resor (Polres) Lumajang kembali mengerahkan personel untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Semeru, yang berada di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

Petugas gabungan melakukan penyekatan dan pemadaman secara manual karena kondisi medan yang sulit dijangkau. Sejumlah titik kebakaran berada di kawasan dengan kontur terjal dan tebing curam.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, personel gabungan masih melakukan upaya pemadaman sekaligus pemantauan terhadap perkembangan kebakaran.

"Dengan alat manual, personel Polres Lumajang bersama petugas gabungan melakukan upaya penyekatan dan pemadaman api secara manual mengingat medan yang terjal serta tebing curam," kata Suprapto menyampaikan keterangan Kapolres Lumajang.

Personel yang diterjunkan berasal dari Sat Samapta Polres Lumajang serta sejumlah polsek, yakni Polsek Senduro, Polsek Pasrujambe, Polsek Padang, dan Polsek Gucialit.

Berdasarkan pemantauan sementara, kebakaran terjadi di sejumlah kawasan hutan TNBTS. Di wilayah Kabupaten Lumajang, titik kebakaran berada di sekitar Blok Kalimati Gunung Semeru.

Sementara itu, titik kebakaran lainnya berada di kawasan Gunung Kepolo dan Oro-Oro Ombo yang masuk wilayah Kabupaten Malang.

Adapun kebakaran di kawasan Ledok Bedor, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, berada di sekitar Blok Pusung Tengah.

Hingga kini, luasan kawasan hutan yang terbakar belum dapat dipastikan. Pihak TNBTS masih melakukan asesmen untuk mengetahui luas area terdampak sekaligus jenis vegetasi yang terbakar.

Vegetasi di kawasan tersebut antara lain pohon stigi hutan, cemara gunung, pohon rimba, ranting, serta rerumputan kering dan basah.

Pemadaman dari Udara Belum Dilakukan

Upaya pemadaman melalui jalur udara menggunakan helikopter belum dilakukan pada hari ini.

Helikopter yang sebelumnya menjadi salah satu opsi penanganan kebakaran saat ini digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pulau Kalimantan.

"Untuk sementara, hari ini tidak dilaksanakan pemadaman menggunakan helikopter karena helikopter digunakan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Pulau Kalimantan," ujar Suprapto.

Meski demikian, pemantauan terhadap titik-titik kebakaran terus dilakukan. Kepulan asap masih terpantau dari arah Desa Ranupani dan Desa Argosari.

Petugas gabungan juga terus berupaya melakukan penanganan secara manual untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan lainnya.

Namun, proses pemadaman tidak mudah. Selain keterbatasan akses, kondisi medan yang curam dan terjal menjadi salah satu kendala utama bagi petugas di lapangan.

Polres Lumajang memastikan personel tetap melakukan pemantauan dan membantu penanganan bersama petugas TNBTS serta unsur gabungan lainnya.

Upaya penyekatan dilakukan untuk mengendalikan pergerakan api, sementara pemadaman manual terus dilakukan pada lokasi yang memungkinkan dijangkau petugas.

Petugas juga mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran mengingat kawasan tersebut merupakan wilayah hutan dengan vegetasi yang cukup beragam dan terdapat material kering yang mudah terbakar.

Polsek Tempursari Pantau Pertumbuhan Jagung dan Serap Kendala Petani di Desa Tempurejo.

Lumajang ,Merdekanews.id Menyukseskan Program Ketahanan Pangan Presiden RI (Asta Cita), jajaran Polsek Tempursari Polres Lumajang melalui personel Bhabinkamtibmas terus mengintensifkan pendampingan di sektor pertanian. Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui pemantauan kondisi tanaman jagung sekaligus berdialog langsung dengan para petani di Dusun Tempurejo, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari.
Di lokasi pertanian, Bhabinkamtibmas Polsek Tempursari turun langsung ke tengah lahan untuk melakukan pengecekan fisik tanaman jagung. Petugas memeriksa perkembangan helai daun, kecukupan pasokan irigasi, serta mengantisipasi potensi munculnya gangguan hama tanaman sejak dini agar masa pertumbuhan berjalan optimal.

Tak hanya fokus pada aspek teknis tanaman, Bhabinkamtibmas memanfaatkannya untuk berkomunikasi intensif dengan para petani lokal. Melalui interaksi aktif di saung dan area galengan sawah, petugas mendengarkan berbagai masukan, kendala pengolahan lahan, hingga kesiapan sarana pertanian demi menjaga kelancaran masa tanam.

Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, S.H., menjelaskan bahwa kombinasi antara pemantauan fisik tanaman dan komunikasi dua arah dengan petani merupakan strategi efektif Kepolisian dalam mendukung produktivitas pangan desa.

"Aksi Bhabinkamtibmas Polsek Tempursari yang mengecek langsung kondisi tanaman jagung sekaligus membangun komunikasi aktif dengan petani di Dusun Tempurejo ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan kendala di lapangan dapat terdeteksi sejak awal," ujar Iptu Sukirno.

Iptu Sukirno, S.H. menambahkan, dialog langsung di areal pertanian memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat tani dalam menjaga keandalan produksi komoditas jagung daerah.

"Melalui komunikasi yang terbuka dengan para petani, Bhabinkamtibmas tidak hanya memantau kesehatan tanaman jagung, tetapi juga menyerap kebutuhan dan aspirasi warga di lapangan. Pola ini penting agar semangat kerja para petani tetap terjaga," terangnya.

Kapolsek Tempursari menegaskan jajarannya akan konsisten hadir mendampingi seluruh aktivitas pertanian di wilayah hukumnya demi mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan yang tangguh.

"Sinergitas dan komunikasi yang erat antara Polri dan masyarakat tani di lokasi pertanian adalah kunci utama terwujudnya kedaulatan pangan. Polsek Tempursari siap terus mengawal aktivitas warga dari masa tanam hingga panen," pungkas Iptu Sukirno.

01/09/2026

Polsek Ranuyoso Sasar Jalur Rawan, Cegah Begal hingga Curanmor


LUMAJANG ,Merdekanews.id Saat sebagian besar warga mulai terlelap, dua anggota Polsek Ranuyoso justru masih menyusuri jalan raya di wilayah Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Menggunakan kendaraan patroli, anggota kepolisian melakukan pengamanan jalur sekaligus patroli “Membirukan Langit”. Kegiatan ini menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan kriminalitas.

Patroli dimulai sekitar pukul 00.35 WIB. Petugas memantau situasi arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat di sepanjang jalur wilayah hukum Polsek Ranuyoso.

Di tengah suasana malam yang relatif sepi, kehadiran kendaraan patroli menjadi bentuk pencegahan. Polisi ingin memastikan pengendara roda dua maupun roda empat tetap merasa aman saat melintas.

Dua personel yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut yakni Bripda Ario Aziz dan Bripda Hafis Fahmiansyah.

Kapolsek Ranuyoso AKP Sajito, S.H., M.H., mengatakan patroli “Membirukan Langit” merupakan bagian dari upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Patroli ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pengendara yang melintas di jalur wilayah hukum Polsek Ranuyoso pada malam hingga dini hari,” kata AKP Sajito.

Menurut Sajito, patroli tidak hanya berorientasi pada penindakan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan sebelum aksi terjadi.

Sasaran patroli meliputi titik-titik rawan, terutama lokasi yang minim aktivitas masyarakat. Polisi mengantisipasi berbagai bentuk kriminalitas jalanan, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), perampasan, begal, jambret, maupun tindak pidana lainnya.

“Dengan anggota berada di lapangan, masyarakat bisa melihat langsung kehadiran polisi. Ini sekaligus sebagai langkah pencegahan agar orang yang berniat melakukan tindak kriminal mengurungkan niatnya,” ujarnya.

Polisi Hadir Saat Jalan Mulai Sepi

Memasuki dini hari, aktivitas kendaraan di sejumlah ruas jalan mulai berkurang. Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas karena jalan yang sepi berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencari korban.

Petugas kemudian menyusuri jalur secara berkala sambil mengamati situasi sekitar dan kendaraan yang melintas.

Pengamanan jalur juga dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap berlangsung aman dan lancar.

Bagi pengendara yang masih melintas tengah malam, keberadaan polisi di jalur menjadi bentuk pelayanan sekaligus memberikan rasa tenang.

“Selain mengantisipasi kriminalitas, anggota juga memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Sajito.

Menurut dia, pola patroli semacam ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari kegiatan rutin kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian sehingga bisa ditindaklanjuti,” katanya.

Bukan Sekadar Patroli

Istilah “Membirukan Langit” yang digunakan kepolisian menggambarkan upaya menghadirkan sosok polisi secara nyata di tengah masyarakat.

Patroli dilakukan bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan. Sebaliknya, polisi hadir lebih awal di titik-titik yang dinilai berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.

Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan kehadiran aparat sekaligus pelaku kejahatan diharapkan berpikir ulang untuk menjalankan aksinya.

AKP Sajito menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas polisi. Peran serta masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami dari kepolisian akan terus hadir melalui patroli dan pelayanan kepada masyarakat, namun dukungan serta kewaspadaan masyarakat juga sangat penting,” ujar Sajito.

Patroli dan pengamanan jalur berlangsung hingga selesai dengan situasi aman dan terkendali.

Di tengah sunyinya jalanan Ranuyoso pada dini hari, lampu kendaraan patroli yang bergerak menyusuri jalur menjadi tanda bahwa polisi tetap hadir menjaga keamanan, ketika sebagian masyarakat sedang beristirahat.

Polsek Klakah Sasar Jalur Rawan 3C dan Obyek Vital


LUMAJANG ,Merdekanews.id Anggota Polsek Klakah melaksanakan patroli kewilayahan pada siang hari sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli dilakukan dengan menyasar sejumlah jalur protokol, permukiman warga hingga obyek vital di wilayah Kecamatan Klakah.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli di antaranya wilayah Desa Ranupakis, Desa Tegalrandu, Desa Kebonan dan Desa Klakah.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga melakukan strong point di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi tindak kriminalitas.

Kapolsek Klakah AKP Ilham Ade Putra mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak kriminalitas jalanan.

"Patroli ini kami lakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi tindak pidana seperti curanmor, begal, pencurian dengan kekerasan maupun kejahatan lainnya," kata Ilham.

Menurut dia, keberadaan anggota di lapangan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan yang melintas di wilayah Klakah.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menyerap informasi sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas.

"Kami juga melakukan dialogis dengan masyarakat. Kami mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas," ujarnya.

Patroli juga difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas di jalur protokol serta pemantauan sejumlah obyek vital.

Dari hasil kegiatan, kondisi jalur protokol dan jalan raya maupun obyek vital di wilayah Kecamatan Klakah terpantau aman, lancar dan terkendali.

Ilham menegaskan, kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya Polsek Klakah menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

"Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," pungkasnya.

Patroli Siang Polsek Sumbersuko Sasar Permukiman dan Daerah Rawan Kriminalitas


LUMAJANG ,Merdekanews.id Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Salah satunya melalui kegiatan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) cipta kondisi yang dilaksanakan anggota Polsek Sumbersuko.

Patroli tersebut berlangsung mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi tindak kriminalitas serta kawasan permukiman penduduk di wilayah Kecamatan Sumbersuko.

Kegiatan itu dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, khususnya aksi 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kapolsek Sumbersuko AKP Catur Juriyanto, S.H. mengatakan, patroli KRYD merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

"Patroli ini kami laksanakan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas, terutama tindak kriminalitas 3C. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata Catur saat dikonfirmasi, Senin.

Dalam pelaksanaan patroli, personel Polsek Sumbersuko tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.

Petugas mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga dan memelihara keamanan lingkungan masing-masing.

Menurut Catur, upaya menciptakan lingkungan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan, segera sampaikan kepada pihak kepolisian," ujarnya.

Selain itu, warga diingatkan agar tetap waspada terhadap orang yang tidak dikenal dan tidak mudah memberikan kepercayaan kepada pihak yang mencurigakan.

Imbauan tersebut diberikan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai kemungkinan tindak kriminalitas yang dapat terjadi di lingkungan permukiman.

Salah satu perhatian petugas dalam patroli tersebut adalah potensi pencurian kendaraan bermotor.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi tanpa pengamanan, meskipun hanya untuk waktu singkat.

Warga diminta selalu memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan menggunakan kunci pengaman tambahan atau kunci ganda.

"Untuk mengantisipasi curanmor, kami mengimbau masyarakat agar selalu mengunci kendaraan dan menggunakan kunci ganda. Jangan meninggalkan kendaraan begitu saja dalam kondisi tidak terkunci," kata Catur.

Menurutnya, kebiasaan meninggalkan barang berharga di kendaraan dapat menarik perhatian pelaku kejahatan dan meningkatkan risiko terjadinya pencurian.

"Barang-barang berharga sebaiknya tidak ditinggalkan di dalam kendaraan, termasuk di dalam jok atau bagasi. Ini merupakan langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak kriminal," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Sumbersuko juga menyampaikan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan kepolisian.

Warga diminta segera melapor kepada Polsek terdekat apabila mengalami atau mengetahui kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Catur menegaskan, laporan masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan tindakan secara cepat dan tepat.

"Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk segera melapor apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Informasi dari masyarakat sangat penting bagi kami untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," katanya.

Patroli KRYD tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam aktivitas warga.

Dengan kegiatan patroli dan dialogis secara rutin, kepolisian berharap potensi gangguan keamanan dapat ditekan serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

"Patroli akan terus kami tingkatkan secara berkala sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan wilayah Sumbersuko tetap aman, kondusif, dan masyarakat merasa nyaman dalam beraktivitas," pungkas Catur.

Bhabinkamtibmas Polsek Pronojiwo Pantau Kondisi Tanaman Jagung di Lahan Warga.


Lumajang ,Merdekanews.id Jajaran Polsek Pronojiwo Polres Lumajang terus memperkuat pengawalan terhadap ketahanan pangan dalam rangka menyukseskan Program Asta Cita Presiden RI. Aksi nyata tersebut ditunjukkan oleh personel Bhabinkamtibmas melalui pemantauan dan pemeriksaan langsung kondisi fisik tanaman jagung di lahan pertanian warga.

Kegiatan pemantauan tersebut difokuskan di areal pertanaman jagung milik warga Dusun Kebonsenen, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Di lokasi, Bhabinkamtibmas Polsek Pronojiwo menyusuri jalur lahan pertanian untuk mengecek langsung tingkat kesuburan serta kesehatan tanaman jagung yang sedang berkembang.

Dalam peninjauan tersebut, Bhabinkamtibmas memeriksa kondisi helai daun, kecukupan pasokan air irigasi, serta memastikan tidak ada indikasi serangan hama tanaman jagung. Pengecekan secara berkala di lahan ini dilakukan guna mengantisipasi kendala pertanian sejak dini agar potensi gagal panen dapat ditekan.

Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto, menjelaskan bahwa fokus pemantauan langsung pada tanaman jagung di lahan warga merupakan wujud kepedulian Kepolisian dalam menjaga kestabilan hasil produksi pertanian lokal.

"Aksi Bhabinkamtibmas Polsek Pronojiwo yang turun langsung memantau tanaman jagung di lahan warga Dusun Kebonsenen ini adalah bentuk dukungan penuh kami terhadap Program Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan kondisi fisik tanaman jagung warga tumbuh dengan baik dan sehat," ujar AKP Soegeng Susanto.

AKP Soegeng Susanto menambahkan, komoditas jagung membutuhkan pengawasan rutin pada fase pertumbuhan agar hasil panen yang didapat para petani bisa maksimal.

"Pemantauan langsung di lahan sangat penting untuk memastikan tanaman jagung bebas dari gangguan hama. Dengan pertumbuhan yang terjaga, kita berharap produksi jagung dari Desa Sidomulyo ini dapat menyokong ketersediaan pangan daerah," terangnya.

Kapolsek Pronojiwo menegaskan bahwa jajarannya siap terus hadir mendampingi masyarakat tani di lapangan demi mewujudkan kemandirian pangan yang tangguh.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah lahan pertanian adalah kunci dalam membangun sinergitas bersama warga. Polsek Pronojiwo akan terus melakukan pemantauan berkala demi terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkas AKP Soegeng Susanto.

31/08/2026

Patroli Siang Polsek Gucialit Sasar Titik Rawan Kriminalitas, Warga Diimbau Jaga Kamtibmas


Lumajang ,Merdekanews.id Polsek Gucialit meningkatkan patroli kewilayahan pada siang hari untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.

Patroli yang dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB tersebut dilakukan secara terbuka dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan, termasuk titik rawan tindak kriminalitas dan kawasan wisata.

Dalam kegiatan itu, personel Polsek Gucialit yang terdiri dari Aiptu Sunanto dan Aiptu Mu'anas melakukan pemantauan sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang sedang beraktivitas.

Kapolsek Gucialit AKP I. Gusti Ngurah Bagus Puspanadi mengatakan, patroli merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli rutin kami lakukan sebagai upaya pencegahan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” kata AKP Bagus.

Menurutnya, petugas juga mengantisipasi aksi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, patroli diarahkan untuk mengantisipasi potensi premanisme, tawuran, balap liar, maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

“Kami juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga. Melalui komunikasi langsung, anggota dapat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus memperoleh informasi mengenai situasi keamanan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

AKP Bagus menambahkan, patroli kewilayahan juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini. Dengan pemantauan secara langsung, petugas dapat mengetahui potensi gangguan keamanan dan merespons laporan masyarakat dengan cepat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan. Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan pencegahan dan penanganan secara cepat,” tuturnya.

Ia menegaskan, patroli tidak hanya dilakukan pada siang hari, tetapi juga dilaksanakan secara rutin pada malam hari, termasuk melalui kegiatan Blue Light Patrol.

“Patroli akan terus kami tingkatkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kami ingin memastikan wilayah Gucialit tetap aman dan kondusif serta meminimalisir kesempatan dan niat pelaku untuk melakukan tindak kriminal,” pungkasnya.