03/09/2026

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Lumajang Kota Cek Lahan Jagung.


LUMAJANG ,Merdekanews.id Polsek Lumajang Kota mengintensifkan pendampingan sektor pertanian demi menyukseskan Program Ketahanan Pangan (Asta Cita) Presiden RI. Langkah ini ditunjukkan personel Bhabinkamtibmas Desa Blukon dengan memantau langsung kesehatan tanaman jagung di lahan warga, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan pemantauan lapangan tersebut dilaksanakan di areal persawahan jagung milik masyarakat di Desa Blukon, Kecamatan Lumajang Kota, Kabupaten Lumajang. Di lokasi, Bhabinkamtibmas Polsek Lumajang Kota menyusuri lahan pertanian untuk mengecek secara teliti kondisi fisik batang dan helai daun tanaman jagung yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan fase vegetatif tanaman berjalan optimal, kecukupan pasokan irigasi, serta mengantisipasi potensi hama sejak dini. Momen di lahan pertanian ini juga dimanfaatkan Bhabinkamtibmas untuk berdialog dengan para petani terkait kendala perawatan tanaman.

Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Zainul Abidin, S.H., menjelaskan bahwa aksi pemeriksaan langsung tanaman jagung di lahan pertanian warga merupakan wujud pengawalan intensif Kepolisian demi menjaga keandalan produksi pangan daerah.

"Langkah Bhabinkamtibmas Desa Blukon memeriksa langsung lahan jagung warga merupakan komitmen Polsek Lumajang Kota dalam mengawal Program Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan pertumbuhan tanaman optimal dan terbebas dari serangan hama," ujar Iptu Zainul.

Iptu Zainul Abidin, S.H. menambahkan, komoditas jagung memiliki nilai strategis dalam menopang ketersediaan bahan pangan pokok, sehingga pengawasan rutin di lapangan sangat diperlukan.

"Jagung merupakan salah satu komoditas utama penopang ketahanan pangan. Melalui pemantauan langsung di lahan persawahan ini, kami berharap para petani di Desa Blukon dapat mengelola pertaniannya secara optimal hingga masa panen tiba," terangnya.

Kapolsek Lumajang Kota menegaskan bahwa jajarannya siap terus konsisten hadir mendampingi masyarakat tani guna mewujudkan kemandirian pangan nasional dari tingkat desa.

"Sinergitas yang erat antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat tani di lapangan adalah kunci suksesnya kemandirian pangan. Polsek Lumajang Kota siap selalu hadir mengawal aktivitas para petani dari pemeliharaan lahan hingga panen," pungkas Iptu Zainul.

Polsek Sumbersuko Lumajang Sasar Daerah Rawan dan Permukiman Warga


Lumajang ,Merdekanews.id Anggota Polsek Sumbersuko, Polres Lumajang, meningkatkan patroli kewilayahan pada malam hari untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tindak kriminalitas 3C dan 4C.

Patroli menggunakan kendaraan Backbone Sabhara tersebut dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai. Petugas menyasar sejumlah daerah yang dinilai rawan serta permukiman warga di wilayah hukum Polsek Sumbersuko.

Dalam patroli tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga yang ditemui.

Warga diminta turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas maupun kejadian yang mencurigakan.

Kapolsek Sumbersuko AKP Catur Juriyanto, S.H., mengatakan patroli malam merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

"Patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas, khususnya di lokasi yang dianggap rawan serta permukiman warga," kata Catur.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap orang yang tidak dikenal dan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Selain itu, warga diimbau memastikan kendaraan diparkir dalam kondisi terkunci serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan pencurian.

"Kami mengimbau masyarakat tidak menaruh barang berharga di dalam jok atau bagasi kendaraan. Langkah sederhana seperti ini penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminal," ujarnya.

Menurut Catur, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Karena itu, warga diminta tidak ragu melapor ke Polsek Sumbersuko atau kantor kepolisian terdekat apabila terjadi gangguan keamanan maupun hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

"Kami berharap masyarakat ikut bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan atau terjadi kejadian yang tidak diinginkan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti," pungkasnya.

Patroli kewilayahan tersebut diharapkan dapat mencegah peluang terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.

Tim Subdit Kamsel Polda Jatim Asistensi Kampung Tertib Lalu Lintas di Lumajang


LUMAJANG ,Merdekanews.id Satlantas Polres Lumajang menerima kunjungan Tim Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jawa Timur dalam rangka asistensi Kampung Tertib Lalu Lintas di Perumahan Amanda Regency, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut dipimpin AKP Yulita Rakhmawati, SH., MM., bersama Ba Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim. Turut hadir Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno, S.T.K., S.I.K., jajaran pejabat utama Satlantas, anggota Satlantas, Ketua RT Perumahan Amanda Regency, serta petugas keamanan perumahan.

Asistensi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, keberadaan Kampung Tertib Lalu Lintas diharapkan tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi mampu membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari lingkungan tempat tinggal.

"Melalui kegiatan asistensi ini, kami melakukan edukasi sekaligus evaluasi bersama agar Kampung Tertib Lalu Lintas dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Bayu.

Menurutnya, kesadaran tertib berlalu lintas perlu dibangun secara bersama-sama. Tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, termasuk pengurus lingkungan dan petugas keamanan.

Bayu menambahkan, edukasi lalu lintas sejak dari lingkungan permukiman menjadi salah satu langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan.

"Harapannya masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas, mulai dari penggunaan helm, mematuhi rambu dan marka, hingga mengutamakan keselamatan saat berkendara," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Subdit Kamsel Polda Jatim juga memberikan edukasi dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Kampung Tertib Lalu Lintas di Perumahan Amanda Regency.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan agar lingkungan perumahan semakin aman, tertib dan disiplin dalam berlalu lintas.

Bayu menegaskan, Satlantas Polres Lumajang akan terus mendorong kegiatan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang.

"Yang paling penting adalah bagaimana kesadaran masyarakat tumbuh dan menjadi kebiasaan. Dengan tertib berlalu lintas, kita bersama-sama dapat menekan pelanggaran dan mengurangi fatalitas korban kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.

Polsek Sumbersuko Lumajang Sasar Daerah Rawan dan Permukiman Warga


Lumajang ,Merdekanews.id Anggota Polsek Sumbersuko, Polres Lumajang, meningkatkan patroli kewilayahan pada malam hari untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tindak kriminalitas 3C dan 4C.

Patroli menggunakan kendaraan Backbone Sabhara tersebut dilaksanakan  mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai. Petugas menyasar sejumlah daerah yang dinilai rawan serta permukiman warga di wilayah hukum Polsek Sumbersuko.

Dalam patroli tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga yang ditemui.

Warga diminta turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas maupun kejadian yang mencurigakan.

Kapolsek Sumbersuko AKP Catur Juriyanto, S.H., mengatakan patroli malam merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

"Patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas, khususnya di lokasi yang dianggap rawan serta permukiman warga," kata Catur.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap orang yang tidak dikenal dan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Selain itu, warga diimbau memastikan kendaraan diparkir dalam kondisi terkunci serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan pencurian.

"Kami mengimbau masyarakat tidak menaruh barang berharga di dalam jok atau bagasi kendaraan. Langkah sederhana seperti ini penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminal," ujarnya.

Menurut Catur, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Karena itu, warga diminta tidak ragu melapor ke Polsek Sumbersuko atau kantor kepolisian terdekat apabila terjadi gangguan keamanan maupun hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

"Kami berharap masyarakat ikut bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan atau terjadi kejadian yang tidak diinginkan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti," pungkasnya.

Patroli kewilayahan tersebut diharapkan dapat mencegah peluang terjadinya tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.

02/09/2026

Patroli ke BRI dan ATM di Kedawung, Polisi Antisipasi Kejahatan 3C


LUMAJANG, Merdekanews.id Anggota Polsek Padang melaksanakan patroli dan pemantauan sejumlah objek vital di kawasan Pasar Kedawung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.

Patroli tersebut menyasar area perbankan, mesin ATM BRI hingga toko emas sebagai langkah antisipasi terjadinya tindak kriminalitas.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.10 WIB itu dilakukan oleh Kapolsek Padang Iptu Buriantoro, S.H., bersama Aiptu Siswanto dan Bripda Attila Akbar.

Petugas melakukan patroli dialogis sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada petugas keamanan bank dan penjaga toko emas.

Mereka diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap orang maupun aktivitas yang mencurigakan guna mencegah tindak kejahatan, khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor (3C).

Kapolsek Padang Iptu Buriantoro mengatakan, patroli di kawasan perbankan dan pusat perdagangan merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan.

“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi kriminalitas, khususnya di lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat dan transaksi ekonomi. Kami mengimbau petugas keamanan untuk selalu waspada terhadap orang atau aktivitas yang mencurigakan,” kata Iptu Buriantoro.

Menurutnya, keberadaan polisi di lokasi strategis juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar Pasar Kedawung.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga berdialog dengan satpam BRI dan penjaga toko emas untuk menggali informasi mengenai situasi keamanan di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.

Iptu Buriantoro menambahkan, patroli akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah objek vital dan lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan kriminalitas di wilayah hukum Polsek Padang.

“Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” katanya.

Selama patroli dan pemantauan berlangsung, situasi di sekitar BRI Unit Kedawung, ATM dan toko emas terpantau aman, tertib dan terkendali.

Patroli Siang di Gucialit, Polisi Sasar Titik Rawan 3C hingga Tempat Wisata


LUMAJANG, Merdekanews.id Anggota Polsek Gucialit melaksanakan patroli kewilayahan pada siang hari untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut dilakukan secara terbuka dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan kehadiran polisi, termasuk titik rawan kriminalitas, lokasi publik, objek vital hingga kawasan wisata.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Gucialit yang terdiri dari Aiptu A. Drajad P, Aipda Imron R dan Aipda Dedi S melakukan pemantauan situasi sekaligus berinteraksi dengan masyarakat yang sedang beraktivitas.

Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C.

Kapolsek Gucialit AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi mengatakan, patroli merupakan langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli kami lakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah niat maupun kesempatan pelaku melakukan tindak kriminal,” kata AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi.

Menurut dia, patroli tidak hanya dilakukan dengan berkeliling wilayah, tetapi juga mengedepankan komunikasi dengan masyarakat.

Melalui patroli dialogis, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat ikut berperan menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Selain mencegah aksi 3C, patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas lainnya, seperti premanisme, tawuran, balap liar maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Polri harus hadir di tengah masyarakat, terutama di lokasi publik dan objek vital. Dengan patroli rutin, kami dapat melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan sekaligus memberikan respons cepat apabila ada laporan dari masyarakat,” jelasnya.

AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi memastikan patroli kewilayahan akan terus dilakukan secara rutin, baik siang maupun malam hari, termasuk kegiatan patroli malam dengan lampu biru atau Blue Light Patrol.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas.

“Harapan kami masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Operasi Tumpas Narkoba 2026, Polres Lumajang Ungkap 23 Kasus dan Tangkap 29 Tersangka


Lumajang ,Merdekanews.id Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang mengungkap 23 kasus peredaran narkoba selama pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026.

Dalam operasi yang berlangsung selama 12 hari, mulai 12 hingga 23 Agustus 2026, polisi menangkap 29 tersangka yang terdiri dari 28 laki-laki dan satu perempuan.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, pengungkapan tersebut dilakukan di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Lumajang.

"Dari hasil Operasi Tumpas Narkoba 2026, Satresnarkoba Polres Lumajang berhasil mengungkap sebanyak 23 kasus di beberapa tempat kejadian perkara," kata Riki saat memberikan keterangan di Lumajang.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 172,62 gram sabu, 4.505 butir pil obat keras berbahaya (okerbaya), uang tunai Rp 29,8 juta, 27 unit telepon seluler, 11 sepeda motor yang digunakan para pelaku, empat timbangan digital, serta empat alat hisap sabu.

Menurut Riki, pengungkapan kasus tersebut dilakukan melalui serangkaian penyelidikan dan pengintaian terhadap para pelaku maupun pengguna narkoba.

Petugas juga menggunakan metode counter delivery untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Lumajang.

"Dalam proses pengungkapan, tentunya Satresnarkoba telah melakukan serangkaian penyelidikan, pengintaian, termasuk counter delivery terhadap para tersangka dan pengguna narkoba di Kabupaten Lumajang," ujarnya.

Modus Transaksi Online hingga Sistem Ranjau

Riki mengungkapkan, para pelaku menggunakan berbagai modus untuk mengedarkan narkoba. Selain transaksi secara langsung, sebagian pelaku memanfaatkan jaringan online dan jasa kurir.

Modus lain yang ditemukan yakni sistem ranjau. Dalam modus tersebut, pembeli terlebih dahulu melakukan pembayaran melalui transfer dana.

Setelah pembayaran diterima, pelaku mengirimkan titik lokasi melalui aplikasi komunikasi. Barang kemudian ditinggalkan di lokasi tertentu untuk diambil oleh pembeli.

"Modus operandinya bermacam-macam, baik penjualan secara online melalui kurir maupun menggunakan modus ranjau. Pelaku memberikan titik lokasi setelah transaksi pembayaran dilakukan, kemudian meninggalkan barang bukti untuk diambil pembeli," jelas Riki.

Dia mengatakan, sebagian besar pelaku yang diamankan merupakan warga Kabupaten Lumajang.

Riki mengajak masyarakat ikut berperan dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Masyarakat maupun media diminta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika.

"Masyarakat kami imbau untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam menekan angka peredaran narkotika. Apabila mendapatkan informasi terkait peredaran narkoba, silakan informasikan kepada Polres Lumajang atau melalui layanan 110," katanya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Lumajang Iptu Dwi Sugiyanto mengatakan, dari 29 tersangka yang diamankan, sebanyak 21 orang merupakan pengedar dan delapan lainnya pengguna.

Menurut Dwi, para tersangka rata-rata masih berusia muda. Mereka sebagian sudah bekerja dan berkeluarga.

"Yang terlibat dalam Operasi Tumpas Narkoba ini, kami menangkap 21 pengedar dan delapan pengguna," kata Dwi.

Dia menyebutkan, sebagian besar transaksi narkoba dilakukan menggunakan sistem ranjau dan secara online.

Polisi juga mengidentifikasi seorang bandar yang beroperasi di wilayah Kalipepe, Kabupaten Lumajang.

"Sementara ini ada satu bandar yang kemarin kami ungkap di daerah Kalipepe," ujarnya.

Dwi menambahkan, terhadap para tersangka yang berperan sebagai pengedar, penyidik menerapkan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Sementara terhadap tersangka yang berstatus pengguna, polisi menerapkan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.