02/10/2026

Bhabinkamtibmas Polsek Rowokangkung Turun ke Lahan Jagung Desa Sidorejo.

Lumajang – Bhabinkamtibmas Desa Sidorejo Polsek Rowokangkung, Polres Lumajang, Brigpol Dimas Reo Tantra, aktif mengimplementasikan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam rangka mewujudkan Swasembada Pangan Nasional. Langkah ini diwujudkan melalui peran nyata sebagai "Polisi Penggerak Ketahanan Pangan" dengan mendatangi langsung lahan pertanian jagung milik Usman di Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Kamis (1/10/2026).

Bhabinkamtibmas Brigpol Dimas Reo Tantra yang mengenakan seragam dinas lengkap beserta ban lengan Bhabinkamtibmas tampak berdiri di tepi parit irigasi, mendampingi Usman yang tengah beraktivitas mengolah lahan di antara rimbunnya tanaman jagung.

Petugas mengamati langsung kondisi pertumbuhan vegetasi jagung serta ketersediaan pasokan air irigasi guna memastikan tanaman berkembang optimal dan terbebas dari ancaman hama. Pendekatan humanistis di area persawahan ini sekaligus menjadi ruang dialog aktif untuk memetakan serta menyerap aspirasi terkait kendala perawatan yang dihadapi petani. 

Kapolsek Rowokangkung, Iptu Nur Mofit, S.A.P., menjelaskan bahwa peninjauan dan pendampingan langsung di lapangan merupakan bentuk komitmen nyata kepolisian dalam mengawal kedaulatan pangan daerah.

"Program ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional melalui pendampingan berkelanjutan bagi para petani di desa binaan," ujar Iptu Nur Mofit.

Selain memantau perkembangan tanaman, kehadiran personel kepolisian di tengah persawahan bertujuan memberikan dorongan motivasi serta memitigasi sejak dini berbagai potensi hambatan produksi pertanian warga.

"Sinergi yang erat antara Bhabinkamtibmas dan para petani adalah modal utama. Kami berkomitmen untuk terus mengawal sektor pertanian lokal agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkasnya.

Bhabinkamtibmas Polsek Kunir Turun ke Lahan Cabai Desa Jatigono.

 
Lumajang ,Merdekanews.id Bhabinkamtibmas Desa Jatigono Polsek Kunir, Polres Lumajang, Brigpol Tinto Gama Pamungkas, S.H., aktif mengimplementasikan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam rangka mewujudkan Swasembada Pangan Nasional. Langkah ini diwujudkan melalui peran nyata sebagai "Polisi Penggerak Ketahanan Pangan" dengan mendatangi langsung lahan perkebunan cabai milik Wagito di Desa Jatigono, Kecamatan Kunir, Rabu (30/9/2026).

Bhabinkamtibmas memeriksa dari dekat kondisi fisik serta vegetasi tanaman cabai guna memastikan komoditas hortikultura tersebut bebas dari ancaman hama. Pendekatan humanistis di area persawahan ini sekaligus menjadi ruang dialog persuasif dalam memetakan serta menyerap aspirasi seputar kendala perawatan yang dihadapi petani di lapangan. 

Kapolsek Kunir, Iptu Muljoko, S.H., menjelaskan bahwa peninjauan dan dialog langsung di area persawahan/perkebunan ini merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap produktivitas petani lokal. 

"Program ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung dan berkelanjutan bagi para petani di desa binaan," ujar Iptu Muljoko, S.H. 

Selain memantau perkembangan fisik tanaman, kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan juga bertujuan untuk menyerap aspirasi serta memitigasi sejak dini berbagai kendala yang dihadapi petani, mulai dari perawatan tanaman hingga ketersediaan sarana produksi pertanian. 

"Sinergi yang erat antara Bhabinkamtibmas dan para petani menjadi kunci utama. Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan dorongan motivasi serta mengawal sektor pertanian lokal agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya ketahanan pangan nasional," pungkasnya.

30/09/2026

Timsus Polres Lumajang Patroli Jalur Rawan di Ranuyoso Antisipasi 4C


LUMAJANG , Merdekanews.id Suasana sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Di tengah kondisi tersebut, anggota Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang bergerak melakukan patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas.

Patroli menyasar wilayah Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso. Anggota Timsus menggunakan sepeda motor patroli untuk menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan dan minim aktivitas masyarakat.

Dari pantauan di lapangan, petugas bergerak secara mobile dengan memperhatikan kondisi sekitar. Jalan yang lengang menjadi perhatian petugas, terutama pada jam-jam rawan ketika sebagian besar masyarakat masih beristirahat.

Patroli tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah aksi 4C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta pencurian hewan (curhewan).

Padal Timsus A2 Polres Lumajang, Ipda Sugiarto, mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus memastikan situasi keamanan tetap kondusif pada jam rawan.

“Kami melaksanakan patroli antisipasi 4C dengan menyasar jalan-jalan yang sepi dan rawan kriminalitas. Kegiatan ini untuk mencegah adanya kesempatan bagi pelaku kejahatan,” kata Sugiarto saat ditemui di sela patroli.

Menurut dia, waktu dini hari menjadi salah satu perhatian karena aktivitas masyarakat relatif berkurang. Kondisi tersebut membuat petugas meningkatkan mobilitas untuk memantau situasi di lapangan.

“Patroli kami lakukan secara mobile. Kami menyisir wilayah Wonoayu dan titik-titik yang dianggap rawan. Kalau ada situasi yang mencurigakan, kami langsung melakukan pengecekan,” ujarnya.

Sugiarto menambahkan, patroli tidak hanya berorientasi pada penindakan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Petugas juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya pencurian kendaraan bermotor maupun pencurian hewan yang kerap memanfaatkan situasi sepi pada malam hingga dini hari.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada. Kendaraan agar diparkir di tempat yang aman dan dikunci dengan baik. Begitu juga dengan hewan ternak supaya tidak dibiarkan tanpa pengawasan,” katanya.

Patroli terus dilakukan hingga menjelang matahari terbit. Anggota Timsus tetap bergerak menyusuri wilayah untuk memastikan tidak ditemukan gangguan keamanan maupun aktivitas mencurigakan.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan patroli pada jam rawan menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Riki, pola patroli dilakukan dengan menyesuaikan kondisi wilayah dan potensi kerawanan. Polisi tidak hanya hadir pada siang hari, tetapi juga meningkatkan kegiatan kepolisian pada malam hingga dini hari.

“Kami terus mengarahkan anggota untuk meningkatkan patroli, terutama di lokasi dan jam yang memiliki potensi kerawanan. Kehadiran polisi di lapangan merupakan bagian dari upaya pencegahan,” kata Riki.

Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat. Masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Apabila masyarakat melihat sesuatu yang mencurigakan, segera informasikan kepada petugas. Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan pencegahan dan penanganan gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Patroli Timsus Polres Lumajang di wilayah Ranuyoso tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran polisi pada waktu yang dianggap rawan. Dengan patroli rutin dan mobilitas anggota, kepolisian berharap potensi tindak kriminalitas dapat ditekan sehingga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang tetap kondusif.

Polisi Patroli Malam di Senduro, Sasar ATM hingga Jalan Raya Hutan Jatian

LUMAJANG ,Merdekanews.id Polsek Senduro meningkatkan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian di wilayah Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso bersama anggota melaksanakan patroli sekaligus cangkrukan kamtibmas bersama warga di Dusun Krajan, Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi polisi untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera sampaikan kepada petugas,” kata Wahono.

Patroli kemudian menyasar sejumlah fasilitas pelayanan publik, termasuk Bank Jatim Unit Senduro.

Di lokasi tersebut, petugas memantau aktivitas masyarakat yang sedang melakukan transaksi keuangan. Polisi juga memastikan satu unit mesin ATM dalam kondisi berfungsi dengan baik.

Petugas turut memberikan imbauan kepada petugas keamanan atau security agar meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas.

Menurut Wahono, kawasan perbankan menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan aktivitas transaksi keuangan masyarakat.

“Security kami minta tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas atau orang yang mencurigakan,” ujarnya.

Patroli dilanjutkan ke kawasan strong point Jalan Raya Hutan Jatian, Desa Sarikemuning.

Di lokasi tersebut, polisi melakukan patroli stasioner untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan maupun aktivitas balap liar.

Kehadiran petugas di titik tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas, terutama pada malam hingga dini hari.

“Patroli kami lakukan secara mobile maupun stasioner di sejumlah titik. Salah satunya kawasan Jalan Raya Hutan Jatian untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan balap liar,” kata Wahono.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sejumlah lokasi yang dipantau petugas terpantau aman dan kondusif.

Wahono menegaskan, setiap perkembangan situasi maupun kejadian yang ditemukan selama patroli akan segera dilaporkan kepada Siaga 17 dan pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Ia juga mengajak masyarakat tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian apabila membutuhkan bantuan.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga kamtibmas dan segera melapor apabila mengetahui adanya gangguan keamanan,” pungkasnya.

Polisi dan BPP Ranuyoso Koordinasi Ketahanan Pangan, Tanam Jagung Menunggu Musim Hujan


LUMAJANG ,Merdekanews.id Polsek Ranuyoso terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kapolsek Ranuyoso AKP Sajito bersama anggota melakukan silaturahmi kamtibmas sekaligus koordinasi dengan Kepala dan staf Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ranuyoso.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor BPP Pertanian Kecamatan Ranuyoso itu membahas perkembangan program ketahanan pangan, khususnya rencana penanaman tanaman jagung.

AKP Sajito mengatakan, koordinasi tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan program ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan pihak pertanian di wilayah Kecamatan Ranuyoso.

“Silaturahmi ini sekaligus untuk berkoordinasi terkait program ketahanan pangan dan menjaga komunikasi dengan pihak BPP Pertanian,” kata Sajito.

Dalam pertemuan tersebut, pihak BPP menyampaikan bahwa untuk tanaman jagung saat ini belum terdapat kegiatan penanaman.

Rencana penanaman jagung diperkirakan mulai dilakukan pada November hingga Desember 2026. Waktu tersebut menyesuaikan dengan dimulainya musim penghujan.

Menurut Sajito, koordinasi sejak awal diperlukan agar pelaksanaan program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik dan sesuai kondisi di lapangan.

Selain membahas ketahanan pangan, polisi juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada Kepala dan staf BPP Pertanian Kecamatan Ranuyoso.

“Kami juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, termasuk di lingkungan kerja dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sajito menambahkan, sinergi antara kepolisian dengan sektor pertanian akan terus dilakukan, terutama dalam mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait. Harapannya, program ketahanan pangan di wilayah Ranuyoso dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Polsek Jatiroto Cek Tanaman Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Lumajang


LUMAJANG ,Merdekanews.id Anggota Polsek Jatiroto, Polres Lumajang, melakukan pengecekan sekaligus pendampingan kegiatan penanaman jagung di Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (29/9/2026) siang.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional dalam rangka mendukung Asta Cita, khususnya melalui pengembangan komoditas tanaman jagung.

Petugas turun langsung ke lahan pertanian untuk melihat aktivitas petani yang sedang menanam jagung. Selain memastikan kegiatan penanaman berjalan, polisi juga mengecek ketersediaan pupuk yang dibutuhkan petani selama masa tanam.

Kapolsek Jatiroto AKP Imam Soepardi mengatakan, pendampingan dilakukan untuk memastikan program ketahanan pangan, khususnya tanaman jagung, dapat berjalan dengan baik di wilayah Kecamatan Jatiroto.

"Kami melakukan pengecekan di lapangan untuk melihat perkembangan penanaman jagung sekaligus memastikan kebutuhan dasar petani, termasuk ketersediaan pupuk," kata Imam.

Menurut dia, berdasarkan hasil pengecekan, ketersediaan pupuk bagi petani saat ini masih tersedia melalui swadaya. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendukung petani dalam menjalankan masa tanam jagung.

"Ketersediaan pupuk masih ada dari swadaya masyarakat. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan para petani agar kendala di lapangan bisa segera diketahui," ujarnya.

Selain melakukan pengecekan lahan, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anggota kepolisian untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Polisi juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan tanaman jagung selama masa tanam hingga memasuki tahap berikutnya.

Imam menambahkan, keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan bukan hanya sebatas pemantauan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian.

"Kami berharap kegiatan penanaman jagung ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang baik bagi petani. Ketahanan pangan perlu didukung bersama, termasuk melalui komunikasi antara petugas dengan masyarakat," katanya.

Polsek Jatiroto akan terus melakukan pemantauan dan menjalin koordinasi dengan masyarakat, khususnya para petani, guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan tanaman jagung di wilayah Kecamatan Jatiroto.

Patroli Blue Light Polsek Pasirian Sasar Jalur Rawan Kriminalitas di Lumajang

LUMAJANG ,Merdekanews.id Anggota Polsek Pasirian meningkatkan patroli malam hari untuk mengantisipasi aksi kriminalitas dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan kendaraan dinas dengan menyalakan lampu rotator sebagai tanda kehadiran polisi di tengah masyarakat. Patroli dilakukan secara mobiling dengan menyusuri sejumlah jalur yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas menyasar sejumlah ruas jalan di wilayah Desa Pasirian, Desa Bades, Desa Bago hingga Desa Selok Awar.

Petugas tidak hanya melintas di jalan utama. Sejumlah ruas jalan yang sepi dan berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak kriminal turut menjadi perhatian dalam patroli tersebut.

Selain itu, anggota juga mendatangi kawasan permukiman penduduk untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman. Kehadiran petugas diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya peluang bagi pelaku kejahatan.

Kapolsek Pasirian Iptu Loni Roi Madhona mengatakan, patroli blue light merupakan bagian dari kegiatan kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan.

"Patroli ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, terutama 3C, yakni curas, curat dan curanmor," kata Loni.

Menurut dia, pola patroli dilakukan secara mobiling dengan menyasar lokasi yang dianggap memiliki potensi kerawanan. Petugas juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat serta kondisi lingkungan di sepanjang jalur patroli.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan," ujarnya.

Dari hasil pemantauan petugas, situasi wilayah hukum Polsek Pasirian selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif.

Petugas juga masih menemukan masyarakat yang melaksanakan kegiatan ronda atau berjaga di pos kamling. Keberadaan warga yang melakukan ronda dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Kami mengapresiasi masyarakat yang masih aktif melaksanakan ronda di pos kamling. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan," tutur Loni.

Ia menambahkan, patroli akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif. Polisi juga mengajak masyarakat untuk tidak lengah terhadap situasi di lingkungan masing-masing.

Masyarakat diminta memastikan kendaraan maupun barang berharga berada di tempat yang aman serta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi lingkungan mulai sepi.

"Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," katanya.

Polsek Pasirian memastikan kegiatan patroli malam akan terus ditingkatkan sebagai upaya mencegah gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Pasirian.