09/10/2026

Polsek Gucialit Jaga Kamtibmas dan Antisipasi 3C


LUMAJANG ,Merdekanews.id Polsek Gucialit Polres Lumajang terus meningkatkan kegiatan patroli kewilayahan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli terbuka tersebut dilaksanakan  mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai. Kegiatan menyasar sejumlah wilayah hukum Polsek Gucialit dengan mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Gucialit Aiptu Sunanto, S.H. dan Aiptu Mu'anas melakukan pemantauan situasi sekaligus patroli dialogis dengan masyarakat.

Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

Kapolsek Gucialit AKP I. Gusti Ngurah Bagus Puspanadi, S.H. mengatakan, patroli rutin merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar AKP I. Gusti Ngurah Bagus Puspanadi.

Menurutnya, patroli juga difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas, termasuk aksi 3C yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta lokasi yang menjadi tempat aktivitas masyarakat dan objek wisata.

Selain melakukan pemantauan, anggota juga membangun komunikasi dengan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan informasi secara langsung mengenai perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.

“Patroli dialogis juga penting untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat. Kami mengajak warga ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan kejadian atau sesuatu yang mencurigakan,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk premanisme, tawuran, balap liar maupun tindak kriminalitas lainnya.

Polsek Gucialit juga terus melakukan patroli secara rutin, baik siang maupun malam hari, termasuk melalui kegiatan Blue Light Patrol.

“Dengan patroli yang dilakukan secara rutin, kami berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Gucialit tetap aman, lancar dan kondusif. Kami akan terus memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Polsek Padang Lumajang Gelar Patroli Malam, Warga Diimbau Waspadai Kriminalitas


LUMAJANG ,Merdekanews.id Anggota Polsek Padang meningkatkan patroli dialogis di wilayah Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).
Patroli tersebut dilaksanakan 
mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar sejumlah lokasi di Desa Padang dan Desa Kedawung.

Dalam kegiatan itu, petugas berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap orang maupun aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Kapolsek Padang, Iptu Buriantoro, mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mencegah tindak kejahatan sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap orang yang mencurigakan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan,” ujar Buriantoro.

Menurut dia, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu kepolisian dalam mencegah tindak kriminalitas. Kewaspadaan warga dan komunikasi yang baik dengan petugas diharapkan dapat mempersempit peluang terjadinya kejahatan.

Melalui patroli rutin tersebut, Polsek Padang berupaya menjaga situasi keamanan di wilayah hukumnya tetap kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

"Polsek Padang akan terus mengintensifkan patroli untuk mencegah kriminalitas dan menjaga keamanan wilayah agar tetap kondusif, " Pungkasnya

Polres Lumajang dan Brimob Gelar Patroli Skala Besar di HGU PT Kalijeruk


LUMAJANG , Merdekanews.id Personel Polres Lumajang bersama Satuan Brimob Polda Jawa Timur menggelar patroli skala besar di area lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Kalijeruk, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) sekaligus menciptakan kondisi yang aman di kawasan perkebunan.

Kegiatan patroli gabungan berada di bawah kendali Pamenwas Kompol Jauhar Ma'arif, S.Sos., M.H. yang juga menjabat Kabag Ops Polres Lumajang.

Pasukan yang diterjunkan terdiri dari dua ton Kompi Satbrimobda Polda Jatim di bawah kendali Padal Danki Brimob AKP Hariyanto, dua ton Kompi Siaga Polres Lumajang dengan Padal AKP Agus Sugiharto, S.H., M.H., serta satu regu patroli Polsek Randuagung di bawah kendali Kapolsek Randuagung Iptu Edi Kuswanto.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan patroli di sejumlah area perkebunan sekaligus berdialog dengan para pekerja. Dari hasil pemantauan, aktivitas pekerja perkebunan berlangsung seperti biasa dan situasi terpantau aman serta kondusif.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi melalui Kasubsi Pidm Sie Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, patroli dilakukan untuk memastikan situasi keamanan di kawasan HGU PT Kalijeruk tetap terjaga.

"Personel melakukan patroli dan dialogis dengan pekerja perkebunan. Dari hasil pemantauan, situasi aman dan kondusif serta aktivitas pekerja berjalan seperti biasa," kata Ipda Suprapto.

Pada sekitar pukul 10.00 WIB, personel patroli skala besar juga melakukan penyisiran di area HGU PT Kalijeruk yang sebelumnya sempat menjadi lokasi aksi klaim dan blokade akses jalan menuju kawasan perkebunan.

Hasil penyisiran tidak menemukan adanya aktivitas kelompok massa yang tergabung dalam KPKGL maupun STL di area tersebut.

"Petugas tidak menemukan adanya kegiatan massa di lokasi. Personel juga melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak koordinator PT Kalijeruk untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan," jelasnya.

Ipda Suprapto menegaskan, kepolisian terus melakukan pemantauan untuk mencegah terjadinya gesekan antara kelompok pekerja perkebunan, kelompok massa maupun pihak perusahaan.

Langkah yang dilakukan antara lain monitoring secara intensif terhadap aktivitas kelompok pekerja perkebunan serta pengumpulan bahan keterangan terkait rencana kegiatan kelompok KPKGL dan STL.

Polisi juga melakukan pendekatan kepada para koordinator kelompok untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

Selain itu, personel melakukan deteksi dini terhadap sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi konsentrasi massa maupun terjadinya gesekan antara kelompok KPKGL, pekerja perkebunan dan pihak perusahaan.

"Koordinasi dengan Polsek Randuagung dan fungsi terkait terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi benturan. Kami mengedepankan upaya pencegahan dan menjaga situasi tetap kondusif," ujar Ipda Suprapto.

Dari hasil patroli skala besar tersebut, situasi di area HGU PT Kalijeruk terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas massa KPKGL di lokasi.

Sementara itu, pekerja perkebunan maupun pihak PT Kalijeruk dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.

Patroli Dinihari Polres Lumajang Sasar Lokasi Sepi, Antisipasi 4C dan Balap Liar


Lumajang , Merdekanews.id Suasana malam hingga menjelang matahari terbit menjadi perhatian personel Polres Lumajang untuk mengantisipasi aksi kriminalitas dan gangguan keamanan. Patroli dinihari digelar dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai sepi dan rawan.

Patroli tersebut dipimpin personel Timsus Polres Lumajang, Ipda Firdaus Nugraha Wiratama. Dengan mengendarai sepeda motor, petugas bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.

Pantauan di lapangan, petugas melakukan pemantauan di sejumlah titik yang minim aktivitas masyarakat. Kondisi jalan yang relatif sepi menjadi perhatian petugas karena dinilai berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Patroli dilakukan hingga menjelang matahari terbit. Selain menyasar lokasi rawan kriminalitas, petugas juga memantau aktivitas masyarakat dan kendaraan yang melintas pada jam-jam rawan tersebut.

Ipda Firdaus Nugraha Wiratama mengatakan patroli dinihari merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah terjadinya tindak kriminalitas, terutama kejahatan jalanan yang dapat meresahkan masyarakat.

"Kami menyasar lokasi-lokasi yang sepi dan rawan. Patroli ini untuk mengantisipasi 4C, yakni curat, curas, curanmor dan curhewan," kata Firdaus.

Menurut dia, patroli tidak hanya dilakukan dengan melintas di jalan utama. Petugas juga menyisir ruas jalan yang minim penerangan dan lokasi yang jarang dilalui masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dinihari.

"Kami tidak hanya berpatroli di jalan besar. Lokasi yang sepi juga menjadi perhatian karena biasanya minim pengawasan. Kami lakukan pemantauan secara mobile agar bisa mencegah potensi gangguan kamtibmas," ujarnya.

Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, patroli juga diarahkan untuk mencegah aksi balap liar. Aktivitas tersebut menjadi perhatian karena selain mengganggu ketertiban, balap liar dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Petugas melakukan pemantauan terhadap kendaraan yang melintas, terutama apabila ditemukan aktivitas yang mengarah pada aksi balap liar atau berkumpulnya pengendara di lokasi tertentu.

Firdaus menegaskan, kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan sebelum gangguan keamanan benar-benar terjadi.

"Kami mengedepankan pencegahan. Ketika ada potensi gangguan, kami berupaya melakukan tindakan lebih awal sehingga tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas," katanya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi melalui Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan patroli pada jam rawan akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Suprapto, pola patroli dilakukan secara mobile dengan menyasar lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana maupun gangguan ketertiban.

"Patroli merupakan bagian dari langkah preventif Polres Lumajang untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk 4C dan balap liar," kata Suprapto.

Ia menambahkan, kehadiran personel di lapangan tidak hanya bertujuan melakukan penindakan, tetapi lebih mengutamakan pencegahan. Dengan patroli yang dilakukan secara rutin pada waktu dan lokasi yang berbeda, polisi berharap ruang gerak pelaku kejahatan dapat dipersempit.

Suprapto juga mengimbau masyarakat ikut berperan menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau gangguan keamanan.

"Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada polisi agar bisa ditindaklanjuti," ujarnya.

Patroli dinihari tersebut menjadi salah satu upaya Polres Lumajang menjaga situasi tetap kondusif, terutama pada waktu ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang. Dengan menyasar titik-titik rawan secara langsung, polisi berupaya memastikan wilayah Lumajang tetap aman hingga pagi hari.

08/10/2026

Cegah Aksi Kriminal Saat Jam Rawan, Polisi Lakukan Blue Light Patrol di Jembatan Gesmu


LUMAJANG, Merdekanews.id Sejumlah personel Polsek Tempeh meningkatkan patroli malam dengan menyasar kawasan Jembatan Gesmu, Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Patroli tersebut dilakukan melalui kegiatan Blue Light Patrol, pemantauan dan strong point. Petugas menyusuri kawasan jembatan yang menghubungkan wilayah Gesang-Sememu serta sejumlah titik di sekitarnya.

Pantauan di lokasi, petugas kepolisian terlihat melakukan pemantauan situasi di sekitar jembatan. Arus aktivitas masyarakat diperhatikan untuk mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kehadiran polisi juga menjadi upaya mencegah terjadinya tindak kriminalitas yang kerap menjadi perhatian masyarakat pada malam hari, terutama pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor atau 3C.

Plt Kapolsek Tempeh Ipda Suheri mengatakan, patroli malam dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Tempeh.

"Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mencegah tindak kriminalitas dan gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan malam hari," kata Suheri saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Menurut dia, petugas tidak hanya melakukan patroli bergerak, tetapi juga berhenti di sejumlah titik untuk melakukan pemantauan. Pola tersebut dilakukan agar polisi dapat melihat langsung kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat.

"Kami melakukan pemantauan dan strong point di lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ujarnya.

Jembatan Gesmu yang berada di wilayah Desa Gesang menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam patroli malam. Petugas mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kriminal maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan.

Selain mencegah tindak pidana 3C, patroli juga menyasar potensi terjadinya Crime O'clock, yakni waktu yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas pada malam hingga dini hari.

Suheri menegaskan, kegiatan patroli akan dilakukan secara rutin dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan. Personel juga diminta tidak hanya berpatroli di jalan utama, tetapi memperhatikan lokasi yang minim aktivitas warga dan berpotensi menjadi titik rawan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada ketika beraktivitas pada malam hari. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada petugas kepolisian," tutur Suheri.

Dari hasil pemantauan, situasi di sekitar Jembatan Gesmu, Desa Gesang, dan wilayah sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung tanpa ditemukan gangguan kamtibmas menonjol.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga mendapat respons positif. Warga yang masih beraktivitas di sekitar kawasan jembatan merasa lebih aman dengan adanya petugas yang melakukan patroli.

Bagi Polsek Tempeh, patroli malam bukan sekadar kegiatan rutin. Kehadiran anggota di lapangan menjadi bagian dari pelayanan kepolisian untuk mencegah kejahatan sebelum terjadi sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

"Kami ingin masyarakat merasa aman dengan kehadiran polisi. Patroli seperti ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk pelayanan dan upaya menjaga keamanan wilayah," kata Suheri.

Polsek Kedungjajang Sasar Jalan Baru Wonorejo Antisipasi 3C


Lumajang , Merdekanews.id Polsek Kedungjajang, Polres Lumajang, menggelar patroli kewilayahan menggunakan kendaraan roda empat untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut menyasar kawasan Jalan Baru Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.

Petugas melakukan pemantauan di sepanjang jalur tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Plt. Kapolsek Kedungjajang Ipda Novandy Helda Prasetya mengatakan, patroli kewilayahan merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi kamtibmas sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana.

"Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan kondisi yang aman dan mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas, khususnya 3C," kata Novandy.

Menurut dia, sejumlah ruas jalan yang dinilai perlu mendapat perhatian akan terus dilakukan pemantauan secara berkala. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

"Anggota melakukan pemantauan secara mobile. Kami ingin memastikan situasi di wilayah hukum Polsek Kedungjajang tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Selain mengantisipasi 3C, patroli juga menjadi sarana bagi personel untuk mengetahui kondisi keamanan di wilayah yang dilalui. Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama ketika melintas atau beraktivitas pada malam hari.

Novandy juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak ragu melapor apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan," katanya.

Dari hasil kegiatan patroli, situasi di sepanjang Jalan Baru Desa Wonorejo dan wilayah yang menjadi sasaran pemantauan terpantau aman dan terkendali.

Timsus Polres Lumajang Sisir Wilayah Utara Antisipasi 4C


Lumajang , Merdekanews.id Personel Timsus Polres Lumajang meningkatkan patroli keamanan di wilayah utara Kabupaten Lumajang untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian, terutama kawasan jalan raya dan titik yang minim aktivitas masyarakat pada dini hari.

Danru Timsus Polres Lumajang Ipda Sugiarto mengatakan, patroli dilakukan sebagai upaya preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

"Patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi 4C, yakni curat, curas, curanmor dan curhewan, serta gangguan kamtibmas lainnya," kata Sugiarto saat ditemui dalam kegiatan patroli.

Patroli dimulai sekitar pukul 02.04 WIB. Personel Timsus terlebih dahulu menyambangi Desa Wonorejo untuk melakukan dialog dengan kepala desa setempat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak pemerintah desa bersama masyarakat untuk ikut menjaga situasi keamanan di lingkungannya.

Polisi juga mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan kepada kepolisian.

"Jika masyarakat mengetahui adanya gangguan kamtibmas atau persoalan yang membutuhkan penanganan polisi, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui layanan Call Center Polri 110," ujar Sugiarto.

Menurutnya, komunikasi langsung dengan perangkat desa menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman. Informasi dari masyarakat, kata dia, dapat membantu polisi melakukan pencegahan maupun penanganan secara lebih cepat.

Usai berdialog dengan kepala desa, personel Timsus melanjutkan patroli menuju Jembatan Grobokan, Desa Grobokan, Kecamatan Kedungjajang.

Sekitar pukul 03.00 WIB, petugas melakukan pemantauan di sekitar jembatan dan ruas jalan tersebut. Polisi menyisir kawasan untuk memastikan tidak terdapat aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan.

Pantauan di lapangan menunjukkan situasi di sekitar lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Setelah memastikan kondisi terkendali, personel kembali bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah utara Lumajang.

Patroli kemudian dilanjutkan menuju Jalan Raya Klakah, Kecamatan Klakah, sekitar pukul 03.30 WIB.

Di kawasan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap situasi lalu lintas dan lingkungan sekitar. Patroli dilakukan secara mobile hingga menjelang matahari terbit.

Sugiarto menegaskan, kegiatan patroli dini hari tidak hanya dilakukan ketika terjadi gangguan keamanan. Kehadiran polisi di lapangan juga menjadi langkah pencegahan agar tindak kriminalitas tidak terjadi.

"Kami ingin masyarakat merasa aman dengan adanya kehadiran polisi, terutama pada jam-jam rawan. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," tuturnya.

Selain melakukan pemantauan, personel Timsus juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pada waktu dini hari ketika aktivitas warga relatif sepi.

Menurut Sugiarto, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

"Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi. Peran serta masyarakat sangat penting. Apabila ada kejadian atau hal mencurigakan, segera informasikan kepada petugas," katanya.

Patroli tersebut menjadi bagian dari kegiatan preventif Timsus Polres Lumajang dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya di kawasan utara Kabupaten Lumajang.

Dengan patroli secara rutin dan dialog bersama masyarakat, polisi berharap potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga aktivitas warga dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.