25/10/2026

118 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Pencak Organisasi di Lumajang



LUMAJANG , Merdekanews.id Sebanyak 118 peserta mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk hijau dan kuning Pencak Organisasi (PO) Tahun 2026 di Padepokan Pencak Organisasi, Dusun Kebonarang, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung mulai Jumat (23/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026) tersebut dibuka oleh Sekretaris Jenderal Pencak Organisasi Pusat, H. Bukasan, S.Pd., M.M. Acara pembukaan turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Sukodono Ipda Syaiful Anwar, S.H., M.H., Ketua Cabang PO Lumajang Suhanto, serta jajaran pengurus ranting dan peserta ujian.

Dalam sambutannya, Syaiful Anwar mengingatkan para peserta agar menjaga kedisiplinan, mengendalikan emosi, serta menghindari sikap sombong dan arogan, terutama ketika berada di lingkungan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kemampuan bela diri harus diiringi dengan pembentukan karakter dan tanggung jawab.

“Semakin tinggi ilmu yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab untuk mengendalikan emosi. Peserta harus tetap rendah hati serta menjaga nama baik Pencak Organisasi dan keluarga,” demikian pesan Syaiful dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, seluruh peserta juga perlu saling mengingatkan untuk menjaga perilaku dan menjunjung nilai-nilai persaudaraan selama mengikuti rangkaian ujian.

Peserta Diminta Hindari Konflik di Luar Gelanggang

Sekjen Pencak Organisasi Pusat, H. Bukasan, mengatakan bahwa UKT merupakan bagian dari proses regenerasi sekaligus peningkatan kemampuan anggota melalui penerapan kurikulum perguruan.

Ia berharap anggota PO dapat mengembangkan kemampuan bela diri untuk meraih prestasi melalui kompetisi resmi, bukan menggunakannya untuk mencari masalah di luar gelanggang.

“Kami ingin anggota Pencak Organisasi berprestasi di dalam gelanggang. Bukan justru bertengkar, berkelahi, atau melakukan pengeroyokan di luar arena,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Bukasan juga mengingatkan para pengurus agar memberikan pembinaan kepada anggota sehingga tidak terlibat konflik yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik perguruan.

Menurut dia, perkembangan media sosial membuat berbagai tindakan kekerasan mudah tersebar dan menjadi perhatian publik. Karena itu, setiap anggota harus mampu menjaga sikap serta mengendalikan diri ketika menghadapi persoalan.

Ia menambahkan, PO diharapkan mampu mencetak atlet berprestasi dalam kejuaraan resmi, termasuk kompetisi pencak silat yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Bagian dari Regenerasi dan Pembinaan Anggota

Ketua Cabang Pencak Organisasi Lumajang, Suhanto, meminta seluruh peserta mengikuti ujian dengan serius dan mematuhi arahan pelatih maupun penguji.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, persaudaraan, serta nama baik perguruan selama tiga hari pelaksanaan UKT.

Suhanto juga mengingatkan peserta agar menghormati hak milik orang lain dan menjaga sikap terhadap sesama anggota.

Menurut dia, UKT tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan teknik bela diri, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, dan tanggung jawab anggota.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekjen Pencak Organisasi Pusat, dilanjutkan penyematan kartu identitas peserta oleh Ketua Dewan Pendekar PO Pusat serta pembacaan doa.

Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan materi kepemimpinan dan hukum yang disampaikan Nurhadi, S.H.

Selama pelaksanaan UKT, jajaran pengurus ranting juga diharapkan berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Polsek Padang Lumajang Gelar Razia Kendaraan, Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan



LUMAJANG ,Merdekanews.id Anggota Polsek Padang, Polres Lumajang, Jawa Timur, menggelar patroli malam untuk mengantisipasi aksi pembegalan dan tindak kriminalitas jalanan, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan razia kendaraan bermotor serta menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kriminalitas, terutama jalanan sepi pada malam hari.

Patroli ini dilakukan untuk mencegah potensi tindak kejahatan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Padang.

Kapolsek Padang Iptu Buriantoro mengatakan, patroli malam merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif.

Menurut dia, kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Selain melakukan patroli, petugas juga memeriksa kendaraan bermotor sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Padang akan terus meningkatkan kegiatan patroli, khususnya pada jam-jam rawan dan di ruas jalan yang relatif sepi.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada saat berkendara pada malam hari serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, polisi berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Padang tetap terjaga.

F Wamipro Matangkan Persiapan OKK Bersama UPM Probolinggo, Tingkatkan Kompetensi Wartawan



Probolinggo ,Merdekanews.id 
Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F Wamipro) menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang dijadwalkan pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo sebagai langkah meningkatkan kompetensi jurnalistik sekaligus memperkuat pemahaman anggota terhadap organisasi.

Rakor yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026) tersebut dipimpin langsung Ketua F Wamipro, M. Suhri, dan dihadiri seluruh anggota. Pertemuan ini membahas kesiapan teknis, materi, narasumber, hingga kedisiplinan anggota dalam mengikuti kegiatan OKK.

Dalam penyampaiannya, Ketua F Wamipro M. Suhri menjelaskan bahwa pelaksanaan OKK merupakan langkah awal untuk mempersiapkan anggota menuju Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Meski rencana pelaksanaan UKW pada tahun ini harus ditunda karena sejumlah pertimbangan, pihaknya tetap berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas wartawan melalui kegiatan orientasi tersebut.

“Sebetulnya tahun ini kami berencana melaksanakan UKW. Namun, karena beberapa pertimbangan, pelaksanaannya ditunda. Karena itu, OKK ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan teman-teman menuju kompetensi yang lebih baik,” ujar M. Suhri.

Ia menerangkan, kegiatan OKK tidak hanya berfokus pada pengetahuan jurnalistik, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga tata kelola organisasi, sikap, serta perilaku sebagai bagian dari sebuah lembaga kewartawanan.

Menurutnya, pemahaman terhadap organisasi menjadi hal penting agar seluruh anggota dapat menjalankan tugas secara profesional, memahami aturan, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan roda organisasi.

“Selama ini, kita tidak cukup hanya menjadi wartawan dan memiliki media. Kita juga harus memahami ilmu jurnalistik dan bagaimana bersikap di dalam organisasi. Melalui OKK ini, teman-teman diharapkan mendapatkan bekal yang bermanfaat untuk menjalankan tugas di lapangan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, F Wamipro berencana menghadirkan tiga narasumber dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan wartawan. Narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai tugas jurnalistik, termasuk teknik konfirmasi, mitigasi dalam peliputan, serta tata cara penulisan berita yang baik dan benar.

Sementara itu, undangan kegiatan direncanakan melibatkan empat instansi, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Probolinggo, Diskominfo Kabupaten Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, serta Polres Probolinggo.

M. Suhri meminta seluruh anggota mengikuti setiap materi dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan saat menjalankan tugas jurnalistik di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota diwajibkan hadir tepat waktu dan mengikuti rangkaian kegiatan sesuai jadwal yang telah dibagikan melalui grup komunikasi organisasi.

“Teman-teman harus hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal sampai selesai. Saya berharap materi dari para narasumber benar-benar dipahami sehingga bisa menjadi bekal ketika melakukan peliputan di lapangan,” tegasnya.

Berdasarkan rencana kegiatan, peserta diminta sudah berada di lokasi mulai pukul 08.00 WIB untuk melakukan persiapan dan pengisian daftar hadir. Acara seremonial dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber. Setiap narasumber direncanakan mendapat waktu sekitar satu jam, termasuk sesi tanya jawab pada bagian akhir kegiatan.

Dalam acara pembukaan, panitia juga merencanakan sejumlah sambutan dari unsur F Wamipro, perwakilan pemerintah daerah melalui Diskominfo Kota dan Kabupaten Probolinggo, serta Rektor Universitas Panca Marga Probolinggo.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia akan menyiapkan seminar kit berupa buku, pulpen, dan perlengkapan pendukung lainnya. Seluruh anggota juga diminta mengenakan seragam terbaru F Wamipro berwarna hitam.

Selain memperoleh materi pembelajaran, peserta yang mengikuti kegiatan OKK juga direncanakan mendapatkan sertifikat dari Universitas Panca Marga Probolinggo. Proses penerbitan sertifikat akan dilakukan setelah kegiatan selesai.

M. Suhri menilai kerja sama dengan UPM menjadi salah satu terobosan penting bagi F Wamipro dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kewartawanan.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh anggota untuk terus belajar, memperbaiki kualitas pemberitaan, memahami etika jurnalistik, serta memperkuat solidaritas dan kedisiplinan dalam berorganisasi.

“Ini merupakan kebanggaan bagi F Wamipro karena bisa melakukan terobosan melalui kerja sama dengan UPM. Saya berharap seluruh anggota memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Jangan sampai ada yang menyia-nyiakan kesempatan untuk menambah ilmu dan meningkatkan kemampuan sebagai wartawan,” pungkasnya.

Polsek Jatiroto Cek Lahan Jagung dan Stok Pupuk Petani di Lumajang


LUMAJANG ,Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiroto mendatangi kawasan pertanian warga untuk meninjau langsung perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan ketersediaan pupuk di Dusun Pondok Telo, Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026) pagi.

Langkah ini dilakukan jajaran kepolisian setempat sebagai bentuk komitmen dalam mengawal serta mensukseskan program Asta Cita Sambang Desa, khususnya pada sektor penguatan ketahanan pangan nasional di tingkat pedesaan.

Dalam kegiatan turun ke lapangan tersebut, personel Polsek Jatiroto menyambangi areal perkebunan jagung seluas ratusan meter persegi milik Slamet (45), salah seorang petani setempat. 

Petugas berdialog langsung dengan para petani guna memantau kondisi fisik tanaman yang saat ini telah memasuki masa tanam produktif, sekaligus memetakan berbagai kendala pertanian yang kerap dihadapi di lapangan.

Kapolsek Jatiroto AKP Imam Soepardi menjelaskan bahwa peninjauan ini tidak hanya sekadar pemantauan rutin, melainkan upaya mendasar untuk memastikan siklus komoditas pangan utama di wilayahnya berjalan optimal tanpa hambatan distribusi material pendukung.

"Kehadiran anggota kami di tengah ladang warga merupakan wujud nyata kepolisian dalam mengawal program Asta Cita Ketahanan Pangan. Kami ingin memastikan proses pertanaman jagung oleh warga berjalan lancar, mulai dari fase penanaman awal hingga masa perawatan," ujar AKP Imam.

Fokus utama dalam peninjauan tersebut tertuju pada kepastian pasokan pupuk selama fase penting pertumbuhan jagung yang membutuhkan waktu sekitar 70 hari atau sembilan minggu hingga masa panen tiba. 

Berdasarkan hasil pemantauan dan interaksi langsung di lokasi, ketersediaan pupuk bagi para petani di kawasan Dusun Pondok Telo dipastikan aman dan mencukupi melalui skema swadaya masyarakat.

AKP Imam Soepardi menambahkan, pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian secara berkala diharapkan mampu memberikan dorongan motivasi serta rasa tenang bagi kalangan petani dalam mengelola lahan produktif mereka secara berkelanjutan. 

"Dari hasil pengecekan hari ini, ketersediaan pupuk terpenuhi secara swadaya oleh petani. Kami memantau perkembangan tanam jagung yang sudah berjalan beberapa minggu ini di kawasan Kecamatan Jatiroto demi menjamin stabilitas pasokan pangan lokal," tuturnya.

Selain memantau kondisi komoditas pertanian, kegiatan Sambang Desa ini juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah antara aparat penegak hukum dan para produsen pangan lokal. 

Jalur dialog informal yang terbangun di area persawahan dinilai sangat efektif untuk menyerap aspirasi, mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas, serta memupuk sinergi dalam menjaga kestabilan ekonomi perdesaan.

Pihak Polsek Jatiroto menegaskan akan terus menjalin koordinasi erat dengan instansi terkait dan kelompok tani di seluruh wilayah Kecamatan Jatiroto guna mengawal ketahanan pangan nasional secara konsisten dari tingkat tapak.

"Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat tani menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kami akan terus hadir mendampingi para petani agar produksi hasil pertanian di wilayah Jatiroto dapat terus meningkat serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga," pungkas AKP Imam Soepardi.

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Randuagung Cek Lahan Jagung Warga.

Lumajang ,Merdekanews.id Polsek Randuagung Polres Lumajang mengintensifkan pendampingan sektor pertanian guna menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait Ketahanan Pangan Nasional. Komitmen ini ditunjukkan melalui peran proaktif Kanit Binmas bersama Bhabinkamtibmas yang memantau langsung lahan pertanian warga, Sabtu (24/10/2026).

Kapolres Lumajang melalui Kapolsek Randuagung, Iptu Edi Kuswanto, menegaskan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan wujud pengawalan program strategis pemerintah di tingkat desa.

"Kehadiran Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas di lapangan adalah bentuk komitmen Polsek Randuagung dalam mengawal Program Asta Cita Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Iptu Edi Kuswanto.

Ia menjelaskan, pemantauan berkala penting untuk memitigasi potensi hambatan pertanian sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga ketersediaan pangan.

"Pendampingan ini bertujuan memastikan tanaman jagung warga tumbuh baik. Kami juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung pangan bergizi secara mandiri," jelasnya.

Sinergi antara kepolisian dan masyarakat petani di Kecamatan Randuagung diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan pangan secara berkelanjutan.

"Dengan gotong royong dan pendampingan yang konsisten, kita optimistis target swasembada pangan nasional dapat terwujud optimal," pungkas Iptu Edi Kuswanto.

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Ranuyoso Cek Lahan Jagung Warga.


Lumajang – Polsek Ranuyoso Polres Lumajang mengintensifkan pendampingan sektor pertanian guna menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait Ketahanan Pangan Nasional. Komitmen ini ditunjukkan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang memantau langsung lahan pertanian warga, Minggu (25/10/2026).

Kapolsek Ranuyoso, AKP Sajito, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran anggota di persawahan merupakan wujud pengawalan program strategis pemerintah di tingkat desa.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan merupakan bentuk komitmen nyata Polsek Ranuyoso dalam mengawal Program Asta Cita Presiden untuk memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional," ujar AKP Sajito. 

Ia menjelaskan, pemantauan berkala penting untuk memastikan seluruh proses perawatan tanaman berjalan optimal serta meningkatkan produktivitas komoditas pangan warga.

"Melalui pendampingan ini, anggota kami memastikan pertumbuhan tanaman jagung warga berjalan baik. Kami juga mendorong pemanfaatan pekarangan pangan bergizi agar ketersediaan pangan keluarga dapat terjamin secara mandiri," jelasnya.

Sinergi yang kokoh antara kepolisian dan masyarakat petani di Kecamatan Ranuyoso diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kedaulatan pangan secara berkelanjutan.

"Sinergi antara Polisi dan warga adalah kunci utama. Dengan gotong royong dan pendampingan yang konsisten, kita optimistis target swasembada pangan nasional dapat terwujud secara optimal," pungkasnya.

Timsus Polres Lumajang Sasar Jalan Semeru Sumbersuko


LUMAJANG, Merdekanews.id Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang menggelar patroli antisipasi kejahatan 4C di Jalan Semeru, Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian hewan ternak (curhewan).

Kegiatan patroli dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Timsus Polres Lumajang, Ipda Hendri Harimurti. Petugas menyasar kawasan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Padal Timsus Polres Lumajang Ipda Hendri Harimurti mengatakan, patroli 4C merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan, khususnya pada jam-jam rawan.

Menurut dia, kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah peluang terjadinya tindak kriminalitas.

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik sasaran untuk memantau situasi keamanan dan mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Polres Lumajang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan. Warga juga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.