Langsung ke konten utama

SMPN 4 Lumajang Terapkan Program Pendidikan Berkarakter


Lumajang, Kabarejember.com
----Pendidikan karakter yang sekarang booming diperbincangkan para pendidik dan sedang di terapkan di setiap sekolah-sekolah Indonesia, mulai dilirik warga. Sasaran pendidikan karakter adalah semua warga sekolah, meliputi para peserta didik, guru, karyawan administrasi, dan pimpinan sekolah.

Pendidikan karakter di sekolah yang  didefinisikan sebagai pembelajaran yang mengarah pada penguatan dan pengembangan perilaku anak secara utuh, yang didasarkan pada suatu nilai tertentu yang dirujuk oleh sekolah.

Adapun tujuan pendidikan karakter adalah untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang, sesuai standar kompetensi kelulusan.

Karakter seseorang merupakan penggabungan dari tabiat, watak, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan yang digunakan sebagai landasan cara untuk ber pandang, bersikap, berfikir, dan bertindak.

Berbicara soal pembentukan karakter pada anak didik. SMPN 4 Lumajang salah satunya. SMPN 4 Lumajang, yang mempunyai sebutan Spenfourlu ini, selama dipimpin oleh kepala Sekolah  Is Indayati lebih mengutamakan pada pembentukan karakter, hal itu disampaikan oleh Kepala sekolah Is Indayati, saat di temui media ini di ruang kerjanya, Jum'at (26/07/2019) pagi.

Menurut, Is Indayati tujuan Sekolah sak Ngajine SMPN 4 Lumajang yaitu Membangun Generasi Qur'ani.

"Orientasinya karena sewaktu anak-anak di rumah, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk 'BER HP RIA' tanpa memperdulikan kewajiban yang seharusnya dilakukan, terutama Sholat, baca Al Qur'an dan belajar juga sebagian besar perintah orang tua saat ini terkalahkan oleh HP," jelasnya.

"Berangkat dari rasa prihatin inilah, maka kami sangat membutuhkan kerja sama orang tua (wali murid) dengan sekolah. tidak lain untuk  mewujudkan penguatan pendidikan karakter yang terdiri dari 5 aspek. Diantaranya yaitu, Religius, Nasionalis, Integritas, mandiri dan gotong royong. Namun sebagai dasar kekuatan peningkatan karakter, kwalitas akedemik/non akedemik adalah religius/ peningkatan Iman dan taqwa," ujarnya.

Kepala Sekolah (Kasek) beserta seluruh stake holder (pemergang kebijakan) sekolah berharap, agar wali murid meningkatkan kerja sama yang baik dalam hal pendidikan karakter anak, terutama di rumah, yang waktunya lebih banyak dibanding di sekolah. "Jadi, mari kita bersama-sama pasti bisa," harap Is Indayati..



Motto SMPN 4
Bersama SMPN 4 LMJ *ALHAMDULILLAH BERAKHLAQUL KARIMA
BERPRESTASI PEDULI LINGKUNGAN  YES.. YES.. YES...*
( Suatman )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...