Langsung ke konten utama

Kapolres Lumajang Hadiri Bumikan Sholawat di Lumajang



Lumajang, Kabarejember.com
----(29 Agustus 2019)---- Lebih dari 3000 warga memadati acara sholawat akbar bersama Kapolres Lumajang dan Syubbanul Muslimin dari Kabupaten Probolinggo. Berbicara masalah sholawat, sholawat sendiri dari kalimat puja dan puji kepada Rosululloh SAW. Setiap kali seseorang melafadzkan 100x bacaan sholawat, niscaya Allah SWT akan mengabulkan 100 hajatnya, yaitu 30 hajat dikabulkan di dunia dan 70 hajat akan dikabulkan di akhirat bagi orang tersebut.
 
  Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM yang memang menjadi idola baru bagi masyarakat Lumajangpun mendapat sambutan meriah dari para warga saat naik ke panggung. Dalam sambutannya, Kapolres Lumajang menyampaikan untuk membumikan sholawat di Lumajang  “mari kita bumikan sholawat di Lumajang. Dengan sholawat, Insya Allah Lumajang akan jadi Kabupaten yang aman, maju, hebat, dan bermartabat. Sesuai janji Allah dengan bersholawat maka apa yang menjadi hajat masyarakat Lumajang pasti akan tercapai” ungkap Arsal

“Perlu diketahui bahwa Lumajang memiliki Potensi pariwisata yang luar biasa. Ada Potensi wisata Alam seperti negeri diatas awan, pendakian gunung semeru dan tumpak sewu. Selain itu ada wisata religi  adanya makam Syekh Abdurrahman Assyaibani Al Baghdadi guru spritual Arya Wiraraja dan ada pula Pura Mandara Giri yang merupakan mekkahnya bagi umat Hindu. Bahkan ada juga potensi wisata Sejarah di situs biting yang menceritakan tentang kerajaan Lamajang serta awal mula berdirinya kerajaan majapahit dan bahkan dapat dikatakan Kerajaan Lamajang merupakan kerajaan Islam tertua di pulau jawa walaupun hal ini masih debatable. selain itu juga Budaya suku Tengger menjadi mahnet tersendiri bagi wisatawan. Semoga dengan terus bersholawat dan terus ikhtiar maka potensi-potensi yang kita miliki tadi dapat cepat berkembang sehingga kelak Lumajang menjadi Kabupaten yang aman, maju, hebat dan bermartabat ” terang alumni Akademi Kepolisian tahun 1998 tersebut

Kegiatan sholawat ini ramai dihadiri ribuan syubban lover dari berbagai penjuru pelosok Lumajang, seperti Syubban lover Jember, Syubban lover Lumajang, Syubban lover Probolinggo dan juga para sahabat Tim Cobra serta Sahabat M.A.S.

 Farhat yang merupakan syubban lover asal Kabupaten Jember mengatakan bahwa meskipun lokasinya jauh dari rumahnya namun tak menyurutkan semangatnya datang ke acara tersebut. “I love syubbanul muslimin, I Love sholawat, I Love Tim Cobra. Jarak yang Jauh tidak menyurutkan niat kami untuk datang bersholawat bersama syubbanul muslimin” ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa acara ‘Kertosari Bersholawat’ yang dihadiri Kapolres Lumajang dan  Syubbanul muslimin diprakarsai oleh Pranoto dalam rangka Walimatul ‘Ursy putranya.
Sholawat Akbar tersebut sendiri dilaksanakan di Desa Kertosari Kecamatan Pasru Jambe Kabupaten Lumajang. (Suatman )


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...