Langsung ke konten utama

121 Mahasiswa Berprestasi Terima Beasiswa dari Pemkab Lumjaang


Lumajang, Kabarejember.com
---- Sebanyak 121 mahasiswa berprestasi dari Lumajang telah menerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab.) Lumajang melalui Dinas Sosial Lumajang.

"Jadi total semua 121 mahasiswa  penerima beasiswa yang masing-masing melaksanakan kuliah di 14 perguruan tinggi negeri berbeda, di dalam maupun luar Kabupaten Lumajang," Ungkap Thoriqul Haq Bupati Lumajang (Cak Thoriq) saat beraudiensi dengan Penerima Beasiswa Mahasiswa Berprestasi tahun 2019, di ruang panti PKK Kabupaten Lumajang, Selasa sore (28/01/20).

Bupati menjelaskan ada 145 mahasiswa yang mendaftar beasiswa ke Dinas Sosial, namun yang lolos verifikasi hanya 121  mahasiswa, beberapa diantaranya mengundurkan diri karena sudah mendapatkan beasiswa bidik misi.

Lebih lanjut, Cak Thoriq mengungkapkan bahwa Program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu ini bisa digunakan semaksimal mungkin, sebab Pemkab Lumajang akan mengoptimalkan anggaran untuk beasiswa tersebut. Oleh karena itu dirinya berkeinginan agar mahasiswa penerima beasiswa untuk terus meningkatkan prestasinya.

Cak Thoriq juga meminta agar program beasiswa itu diinformasikan kepada seluruh pelajar yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri namun terkendala dalam biaya.

"Saya berharap sampaikan pada mereka, terutama adik-adik kelas yang berprestasi dan akan lulus sekolah SMA sederajat tetapi dari keluarga tidak mampu, bahwa ada beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, karena dengan begitu membantu kami juga dari Pemerintah  untuk supaya mereka tidak terhambat cita-cita dan masa depannya," harapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lumajang, Dewi Susiyanti  menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini sebagai motivasi bagi para mahasiswa berprestasi di Lumajang yang layak menerima beasiswa dari Pemkab Lumajang dengan memiliki Index Prestasi (IP) rata-rata diatas 3,00.

"Sebagai penyemangat untuk adik-adik (mahasiswa) bahwa yang menyerahkan beasiswa adalah Bupati Lumajang, serta disini kita (Dinas Sosial) juga melihat hasil pendidikan dari mereka selama satu semester dan apa bila nilainya turun maka mereka tidak akan menerima beasiswa lagi," jelasnya.

Ia berharap mahasiswa yang telah menerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk lebih meningkatkan prestasinya agar program ini terus berjalan, serta bisa meringankan beban orang tua untuk menguliahkan anaknya di perguruan tinggi negeri.
Reporter : Suatman121

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...