Langsung ke konten utama

Profesor Doktor KH Asep Saifudin Khalim MA. Tanda tangani Prasasti Dalam Acara Deklarasi HMN


MOJOKERTO,Merdeka News.id
 DPP HMN (Dewan Pimpinan Pusat Harimau Mojokerto Nusantara) melaksanakan deklarasi, bertempat di sekretariat DPP Harimau Mojokerto Nusantara, Jalan Girinata Nomer 1, Dusun Pandan, Desa Pandanarum, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu malam (20/02/2022)
Acara deklarasi dihadiri oleh Sekda Kabupaten Mojokerto, serta Kakesbangpol Kabupaten Mojokerto, hadir pula pendiri Harimau Mojokerto Nusantara (HMN) Profesor Doktor KH Asep Saifudin Khalim MA. Dan seluruh jajajaran pengurus DPP dan DPC HMN se-Kabupaten Mojokerto.

Pada kesempatan itu pula dilakukan penandatangan Prasasti lahirnya HMN, oleh Prof. Dr. KH Asep Saifudin Khalim Ma. Yang sebelumnya ada penyerahan bantuan Laptop dan Printer dari masyarakat Kecamatan Ngoro untuk DPP Harimau Mojokerto Nusantara, oleh Bapak Sanadi kepada Ketua Umum DPP HMN Bapak sutiyarso.

Romo Kiyai Asep dalam sambutanya menyampaikan, "Dengan dideklarasikannya Harimau Mojokerto Nusantara Sudah sewajarnya dan seharusnya
di Mojokerto ini ada yang semacam ini, mungkin di Kabupaten lain tidak ada yang semacam ini. Tetapi di Mojokerto harus ada. Karena di Mojokerto ini tempat lahirnya Nusantara." Tegasnya.

Lebih lanjut Romo kyai Asep menjelaskan, Di Mojokerto ada seorang Raja yang sangat piawai didalam mendirikan Kerajaan, yaitu Kerajaan Majapahit, yang kemudian berhasil mendirikan dan menyatukan Nusantara, yaitu Raden Wijaya. Raden Wijaya diteruskan oleh putra beliau Jayanegara kemudian dilanjutkan oleh Putri Beliau yang bernama, Tribuana tunggadewi," terangnya.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Harimau Mojokerto Nusantara, Bapak Sutiyarso mengatakan, Lahirnya Harimau berawal dari mesin suksesi IKBAR, mengawal Ikfina dan Muhammad Albarra dalam pilkada Kabupaten Mojokerto, sehingga menjadi pemenang Pilkada tahun 2020. Bakti HMN tidak selesai sampai disitu HMN dibebani tanggung jawab moril, atas terpilihnya pasangan IKBAR sebagai Bupati dan Wakil Bupati, agar menjadi pejabat yang bertanggungjawab dan taat terhadap Hukum,' Ucapnya.

HMN bukan hanya mengawal saja, tapi turut andil secara langsung disetiap aspek pemberdayaan sumberdaya Manusia, bukan hanya mengkontrol dan mendorong jalannya pemerintahan Bupati Ikfina serta Wakil Bupati Muhammad Al-barraa. Tetapi HMN ikut bersam-bersama mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat sekala mikro," pungkasnya.

H. Endik Sugianto kerap dipanggil Panglima Harimau (pendiri Harimau) menceritakan asal mula Lahirnya Harimau, berasal pada saat Ibu nyai (Ibunya Muhammad Al-barraa ), Saat mau melahirkan Gus bara, Bu Nyai selalu diikuti dan dikawal Harimau. Hingga saat lahir Harimau itu berkalungkan Merah putih, maka kata Harimau itu kita ambil untuk mendirikan Lembaga Harimau Mojokerto Nusantara (HMN). Maka "Harimau Mojokerto Nusantara" adalah putra ideologi pemikiran romo Yai Asep yang ingin menjadikan Mojokerto sebagai Miniatur Indonesia. Sebagai murcusuar Indonesia." tuturnya. (heni)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...