Langsung ke konten utama

Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah Menghadiri Pemusnahan Barang Bukti yang Telah Mempunyai Kekuatan Hukum Tetap (Incracht) Tahun 2022 dalam Rangka Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang Ke-62 di Kantor Kejaksaan Negeri OKU. (Selasa, 19/07/2022).


OKU, Merdekanews.id Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Asnath Anytha Idatua Hutagalung S.H, M.H., Menyampaikan bahwa pada hari ini kita akan melaksanakan dalam rangka melakukan pemusnahan barang bukti, barang sitaan, dan juga barang rampasan di Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu, selanjutnya, kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Forkopimda dan OPD atas dukungan dan partisipasinya pada kegiatan ini. 
Bahwa dalam penegakan hukum pidana, jaksa di Republik Indonesia ini adalah sebagai dominos kritis artinya pemegang perkara, tidak ada satupun institusi lain di Republik ini yang memiliki kewenangan seperti itu, karena walaupun perkara/hasil penyidikan yang kami terima dari penyidik, walaupun berkas perkara itu telah lengkap kami selaku jaksa yang akan menentukan apakah sebuah perkara layak untuk dinaikkan dibawa kepengadilan/persidangan. 
Dalam kesempatan ini, dasar dari kita melaksanakan kegiatan pada hari ini ialah pada Pasal 46 ayat 2 KUHAP ditentukan bahwa, apabila perkara sudah diputus, maka benda yang dikenakan penyitaan dikembalikan kepada orang atau kepada mereka yang disebut dalam putusan tersebut, benda itu dirampas untuk negara, untuk dimusnahkan atau untuk dirusakkan sampai tidak dapat dipergunakan lagi atau jika benda tersebut masih diperlukan sebagai barang bukti dalam perkara lain. 

Dalam rangka itulah kita semua berkumpul disini dengan putusan hakim yang telah menyatakan barang bukti yang diperoleh pada tindak pidana sebagaimana kita lihat pada hari ini, nantinya kita akan musnahkan bersama-sama. 

Selanjutnya, pada hari ini Selasa 19 Juli 2022 dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-62 Kejaksaan Negeri OKU akan melakukan pemusnahan barang bukti dari berbagai tindak pidana. 

Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah., Menyampaikan bahwa kegiatan hari ini pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri OKU merupakan implementasi transparansi hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap pelaku kriminal dan tindak pidana perbuatan melawan hukum. 

Jaksa selaku eksekutor perkara tindak pidana sebagaimana telah diamanatkan UU Nomor 16 Tahun 2004 pasal 30 dijelaskan disana tentang tugas dan fungsi dari kejaksaan. 

Selanjutnya, kegiatan dihari ini sangat baik sekali, karena selain untuk mensosialisasikan edukasi masyarakat tentang tindak pidana juga tujuannya adalah untuk menghindari barang-barang sitaan ini bisa hilang, serta untuk menghindari dari disalahgunakannya oleh yang tidak bertanggung jawab. 

Kami atas nama Pemkab OKU mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kerja keras dan upaya-upaya dari Kejaksaan Negeri OKU dalam rangka penegakan hukum di wilayah Kabupaten OKU, serta kami yakin dan percaya upaya yang dilakukan Kejaksaan Negeri OKU ini adalah dalam rangka mendukung Pemkab OKU menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten OKU.


Turut hadir, Kapolres OKU, Dandim 0403 OKU, Ketua Pengadilan Negeri Baturaja, Asisten I Setda OKU, Rupbasan Baturaja, OPD dan Kabag Terkait, Pejabat Kejaksaan Negeri OKU serta Undangan Lainnya.




DUM..Terima Kasih 
Protokol&Komunikasi Pimpinan Pemkab OKU
Red (JN /AK)  Media Merdeka News Oku ."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...