Langsung ke konten utama

Personil Polsek Gucialit, Kawal Jalanya Perlombaan Peraturan Baris Berbaris.


Lumajang, Merdekanews.id
Ribuan Warga Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang,memadati jalan raya gucialit menyaksikan lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB), sebagai bentuk suka cita masyarakat merayakan HUT-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pantauan Merdekanews.id, di lokasi, Selasa (29/08/2023), sekitar 500 ribu warga Desa Gucialit, dan sekitarnya memadati sepanjang rute lomba PBB yang diikuti 86 regu paserta kategori  SD, SMP, Desa dan umum. 

Rute lomba PBB yang dimulai pukul 09.00 WIB, Start dimulai dari depan kecamatan sampai menuju finis gapura PTPN XXIII Kertowono. 

Terlihat juga peserta dari Desa Tunjung, mengikuti lomba PBB sekecamatan Gucialit. 

Hj.Sari,"Kepala Desa Tunjung, mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan satu regu lomba PBB tahun ini, terdiri perangkat desa berserta satuan keamanan desa ( SKD ).

Dikatakan Sari, selain memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI, keiikutsertaan Desa Tunjung, dalam lomba PBB ini ialah dalam rangka mengingatkan kembali perjuangan para pejuang terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan. Dan semangat."ujarnya

Sementara itu camat Gucialit,"SISWANTO,S.pt, Diadakannya lomba PBB (Peraturan Baris Berbaris) ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap Siswa-Siswi yang tegas dan tangkas serta rasa persatuan, disiplin dan secara tidak langsung juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam pribadi masing-masing. Perlombaan PBB ini sangat penting bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa untuk menanamkan rasa Nasionalisme, cinta tanah air, kesadaran bela Negara dan jiwa patriotisme sehingga kedepannya dapat menjadi pemimpin bangsa yang beretika, berakhlak, disiplin dan bertanggung jawab. 

Kegiatan Lomba PBB yang diikuti oleh Siswa-Siswi Tingkat Pendidikan (Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama,Umum di Wilayah Kecamatan Gucialit. Perserta yang mengikuti lomba PBB tersebut kurang lebih 86 Peserta/Tim Lomba PBB.

Masih lokasi perlombaan terlihat juga Kapolsek Gucialit Iptu Arie Udiyanto, mengatakan dalam pengamanan lomba PBB ini dilaksanakan dengan cara pengamanan tertutup maupun dengan pengamanan terbuka, yang berada di sekitar acara tersebut diadakan.

Dengan harapan adanya pengamanan dari anggota Polsek Gucialit ini warga yang hadir dalam acara tersebut menjadi aman dan juga nyaman, katanya.

“Kegiatan pengamanan yang berlangsung beberapa jam tersebut mulai awal sampai berakhirnya kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya. ( Arifin)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...