Langsung ke konten utama

MOJOKERTO,Merdekanews.idBupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berkomitmen akan memaksimalkan pelayanan dan pembangunan fasilitas kesehatan di Kabupaten Mojokerto. Hal tersebut diungkapkan saat ia menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD Dr. Soekandar yang ke 24, Minggu (28/4) pagi.

Pada acara puncak HUT tersebut, dengan mengusung tema 'Pelayanan Hebat, Pembangunan Pesat, Masyarakat Hebat', Bupati Ikfina mengutarakan bagaimana nanti pengaplikasian tema tersebut di lingkungan medis, khususnya di RSUD Dr. Soekandar.

"Jadi bagaimana pelayanan didukung oleh SDM yang terus diperbaharui, dan juga dengan meningkatkan teknologi serta sarana dan prasarana kesehatan kedokteran," ungkapnya.

Lalu untuk poin pertama yaitu pembangunan pesat, Bupati yang juga pernah berprofesi sebagai seorang dokter itupun menerangkan bahwa dalam setahun terakhir, di RSUD Dr. Soekandar telah menyelesaikan pembangunan IGD terpadu dan Poliklinik terpadu, guna memudahkan masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk memperoleh layanan kesehatan yang maksimal.

Sedangkan untuk poin kedua yaitu 'masyarakat sehat', Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu berharap, agar masyarakat Kabupaten Mojokerto senantiasa sehat, mengingat terdapat giat jalan sehat sebagai pengingat komitmen untuk selalu menjaga kesehatan.

"Yang ketiga, jalan sehat Ini adalah salah satu komitmen kita untuk menyehatkan badan kita sekaligus untuk menunjukkan kepada masyarakat di sekitar bahwa rumah sakit ini sedang berulang tahun," bebernya.

Di penghujung arahannya, Bupati Ikfina berharap agar RSUD Dr. Soekandar yang merupakan rumah sakit rujukan di Kabupaten Mojokerto mampu menjalankan fungsinya dengan baik dan mampu menjadi wajah akan fasilitas kesehatan yang mumpuni di Kabupaten Mojokerto.

"Mudah-mudahan rumah sakit Prof. dr. Soekandar di usia 24 ini semakin maju, betul-betul bisa eksis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan betul-betul bisa mendapatkan tempat di hati masyarakat khususnya di wilayah selatan sungai, karena nanti (RSUD Dr. Soekandar) menjadi rumah sakit rujukan yang peralatannya lengkap dan pelayanannya bagus," pungkasnya.

Diketahui pada acara tersebut turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Para Kepala OPD Kabupaten Mojokerto beserta Perwakilan, Forkopimca Mojosari beserta Kepala Desa Setempat dan Jajaran Civitas RSUD Dr. Soetomo.(EVA)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...