30/08/2026

Patroli Dini Hari di Pasirian, Polisi Sisir Jalan Sepi Cegah Kejahatan 3C


Lumajang ,Merdekanews.id Suasana sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Di tengah kondisi malam yang sepi, kendaraan patroli Polsek Pasirian bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kriminalitas. Lampu biru kendaraan patroli menyala sebagai penanda kehadiran polisi sekaligus upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang masih melintas.

Patroli tersebut merupakan kegiatan antisipasi 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Personel Polsek Pasirian memantau situasi di sepanjang jalur yang relatif sepi. Petugas tidak hanya memperhatikan kondisi arus lalu lintas, tetapi juga mengamati aktivitas masyarakat dan kemungkinan adanya hal-hal mencurigakan.

Sesekali kendaraan patroli memperlambat laju ketika melewati ruas jalan yang minim aktivitas. Polisi memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang melakukan aktivitas berpotensi mengganggu keamanan maupun pengguna jalan yang membutuhkan bantuan.

Kehadiran polisi pada jam rawan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk mencegah tindak kriminal sebelum terjadi.

Kapolsek Pasirian Iptu Loni Roi Madhona mengatakan, patroli dini hari dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya di lokasi yang sepi dan minim aktivitas masyarakat.

"Patroli kami lakukan untuk mengantisipasi kejahatan 3C, terutama di ruas jalan yang sepi dan rawan kriminalitas. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana," ujar Loni.

Menurut dia, patroli juga menyasar masyarakat yang masih melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari.

Polisi ingin memastikan warga yang melintas dapat merasa aman dan nyaman selama berada di perjalanan.

"Selain mencegah kejahatan, kami juga ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang masih melintas di jalan pada dini hari," katanya.

Loni menambahkan, patroli dengan menyalakan lampu biru kendaraan atau kegiatan yang dikenal sebagai "membirukan langit" merupakan salah satu bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Dengan cara tersebut, masyarakat dapat melihat langsung bahwa polisi melakukan penjagaan dan pemantauan pada waktu-waktu yang dianggap rawan.

"Kami terus mengingatkan anggota untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaksanakan patroli. Jika menemukan situasi yang mencurigakan, segera dilakukan pengecekan dan langkah pencegahan sesuai prosedur," ucapnya.

Selain menyusuri jalan sepi, personel juga memantau kawasan yang berpotensi menjadi titik rawan terjadinya aksi kriminalitas. Pemantauan dilakukan secara bergerak agar jangkauan patroli lebih luas.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah ketika berkendara pada malam hari. Pengguna jalan diimbau memilih jalur yang aman, memastikan kendaraan dalam kondisi baik, serta tidak berhenti di lokasi yang sepi tanpa alasan yang mendesak.

Bagi masyarakat yang melihat aktivitas mencurigakan, polisi meminta segera melaporkannya kepada petugas kepolisian terdekat.

"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi membutuhkan peran serta masyarakat," ujar Loni.

Dari hasil patroli, situasi di sejumlah wilayah hukum Polsek Pasirian yang menjadi sasaran pemantauan terpantau aman dan terkendali.

Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Patroli pada jam rawan tersebut menjadi salah satu langkah Polsek Pasirian untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Polisi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada waktu dan lokasi yang memiliki potensi kerawanan.

Di tengah sunyinya jalanan menjelang pagi, lampu biru kendaraan patroli terus bergerak. Bagi pengendara yang melintas, kehadiran tersebut menjadi pengingat bahwa meski sebagian besar warga telah beristirahat, polisi tetap berjaga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar